Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kebocoran Data Terus Berulang, Bagaimana Kompetensi Keamanan Siber Nasional?

Kebocoran Data Terus Berulang, Bagaimana Kompetensi Keamanan Siber Nasional?

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH,ID.SURAKARTA – Di tengah meningkatnya ancaman siber dan tuntutan kepatuhan regulasi, pendekatan keamanan berbasis use case menjadi kunci dalam membangun sistem pertahanan digital yang efektif. Berulangnya kasus peretasan dan kebocoran data di berbagai institusi pemerintah menunjukkan persoalan mendasar dalam keamanan siber nasional belum sepenuhnya teratasi.

Dosen Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aditya Nur Cahyo, S.Kom, M.Eng., akademisi bidang keamanan siber menilai persoalan utama bukan semata teknologi, melainkan kompetensi pengelolaan dan proses keamanan yang belum berjalan konsisten.

Ia menyebut banyak insiden kebocoran data berasal dari kelemahan dasar pengelolaan sistem. Menurutnya, sejumlah kasus menunjukkan kelemahan dasar pengelolaan sistem, mulai dari pengaturan kata sandi, manajemen akses, hingga manajemen tata kelola sistem digital yang dinilai tidak ketat. Kondisi tersebut mencerminkan masih adanya celah dalam pengelolaan keamanan sistem di tingkat institusi.

Aditya menilai keamanan siber tidak bisa dipandang sebagai produk yang selesai dipasang, melainkan proses berkelanjutan. Sistem keamanan harus terus diperbarui karena serangan siber berkembang seiring waktu. “Keamanan itu proses. Harus terus di-update, ditambal, dan diawasi. Hacker dan defender itu seperti kucing dan tikus, saling mengejar,” ujarnya, Jum’at (13/2).

Ia juga menyoroti bahwa ancaman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam sistem. Kasus penyalahgunaan akses oleh ‘orang dalam’ menjadi risiko yang perlu diantisipasi dengan mengatur hak akses dan pengawasan yang berlapis. Tanpa pengawasan atau pemantauan berkelanjutan, keamanan siber rawan dan tidak cukup dalam menahan ancaman siber.

 

Aditya Nur Cahyo, S.Kom, M.Eng., akademisi bidang Keamanan Siber Pendidikan Teknik Informatika (PTI) UMS

Menurutnya, layanan publik yang berbasis digital harus menerapkan standar keamanan yang terukur dan diaudit secara berkala oleh pihak yang independen. Penggunaan vendor atau pihak ketiga juga harus disertai dengan mempertimbangkan kualitas layanan dan kepatuhan terhadap standar keamanan. Audit rutin dinilai penting untuk memastikan sistem tetap berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Aditya menilai sektor instansi pemerintah daerah dan sektor sekolah termasuk sektor yang rentan karena keterbatasan dalam pengelolaan teknis. Banyak sistem menggunakan platform yang membutuhkan pembaruan rutin, namun tidak selalu ditangani oleh administrator khusus. Kondisi ini membuka celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain penguatan keamanan di tingkat institusi, edukasi kepada masyarakat dinilai penting. Dampak kebocoran data sering langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti penipuan melalui nomor telepon atau aplikasi. Literasi digital dinilai perlu diperkuat agar masyarakat lebih waspada terhadap ancaman siber dan potensi penyalahgunaan data.

Aditya mendorong penguatan tata kelola keamanan digital berbasis standar, peningkatan kompetensi pengelola sistem, serta audit berkelanjutan. Pendekatan berbasis use case perlu diterapkan untuk menjaga sistem keamanan data, agar perlindungan data publik dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (Alvian/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dakwah Kultural Berkemajuan: Batik Bebas sebagai Bahasa Pendidikan di SMP Muhapuja

    Dakwah Kultural Berkemajuan: Batik Bebas sebagai Bahasa Pendidikan di SMP Muhapuja

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – Pendidikan bagi Muhammadiyah bukan sekadar proses pengajaran, melainkan jalan pencerahan. Spirit itulah yang terus dihidupkan secara konsisten di SMP Muhammadiyah Purwojati melalui kebijakan pemakaian batik bebas dan sepatu bebas setiap hari Rabu bagi seluruh peserta didik. Sebuah kebijakan sederhana, namun sarat makna ideologis dan kultural. Kebijakan tersebut bukan sekadar variasi seragam, tetapi […]

  • IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

    IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNAS bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0”. Kegiatan bertajuk DAMNas IMM Surakarta 2026 tersebut berlangsung di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta pada Rabu (20/5). Setelah pembukaan kegiatan, agenda dilanjutkan dengan sesi Stadium General yang menghadirkan dua pemantik diskusi. […]

  • Hemat Energi, Gaya Hidup Islami: Peran Ibu dalam Mewujudkan Rumah yang Berkelanjutan

    Hemat Energi, Gaya Hidup Islami: Peran Ibu dalam Mewujudkan Rumah yang Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dalam upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghematan energi di lingkungan rumah tangga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) bekerja sama dengan Program 1000 Cahaya Muhammadiyah dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Sosialisasi Konservasi […]

  • Prodi Arsitektur dan PPAr UMS Gelar Kuliah Tamu dan Workshop Arsitektur Biomimikri untuk Desain Pasif Bangunan

    Prodi Arsitektur dan PPAr UMS Gelar Kuliah Tamu dan Workshop Arsitektur Biomimikri untuk Desain Pasif Bangunan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Arsitektur (S1) bekerja sama dengan Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf profesional melalui Workshop dan Kuliah Tamu bertema “Arsitektur Biomimikri: Integrasi Desain Pasif untuk Penyejukan Alami Bangunan”. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (13/5) di Gedung Pascasarjana Lantai 5 UMS dan dihadiri lebih dari 200 […]

  • Bukan Sekadar Kemasan : PKK & Pemuda Lintas Iman Solo Selatan Sukses ‘Sulap’ Sampah Jadi Wajah Produk Berdaya Saing

    Bukan Sekadar Kemasan : PKK & Pemuda Lintas Iman Solo Selatan Sukses ‘Sulap’ Sampah Jadi Wajah Produk Berdaya Saing

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Upaya penguatan kemandirian ekonomi masyarakat di Solo Selatan memasuki babak baru. Eco Bhinneka Muhammadiyah melalui program SMILE melaksanakan Workshop Peningkatan Kapasitas Wirausaha Melalui Pelatihan Inovasi Kemasan dan Kreativitas Produk Daur Ulang pada Minggu 16 November 2025 di salah satu cafe di kawasan Solo Selatan. Dalam kegiatan tersebut sejumlah ibu-ibu PKK dan pemuda […]

  • Enam PRM-PRA di Kecamatan Bumiayu Brebes Gelar Musyran Secara Serentak

    Enam PRM-PRA di Kecamatan Bumiayu Brebes Gelar Musyran Secara Serentak

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 271
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Enam Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah di Wilayah Kerja PCM-PCA Bumiayu Brebes serentak menggelar Musyawarah Ranting pada hari Ahad (21 Robiul Akhir 1445 H/5/11/2023 M). Pertama, Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Adisana menggelar Musyran di MIM Adisana yang dimulai pada pukul 08.00 hingga pukul 13.20 WIB. Peserta Musyawarah Ranting telah mengamanahkan kepemimpinan […]

expand_less