PC IPM Leuwisari Gelar PPAI ke-34, Cetak Generasi Islami Tangguh di Era Modern

KABARMUH.ID, TASIKMALAYA — Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Leuwisari resmi membuka Pembinaan dan Pendidikan Agama Islam (PPAI) ke-34 di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (18/2/2025). Kegiatan yang berlangsung sepanjang 1–25 Ramadhan ini menjadi salah satu program pembinaan karakter Islami terlama dan paling konsisten di wilayah Tasikmalaya, menyasar siswa dari jenjang TK hingga SMA.

Memasuki usia ke-34 tahun, PPAI dinilai bukan sekadar agenda rutin Ramadhan, melainkan instrumen strategis dalam membentuk pelajar yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era modern. Program ini dijalankan secara intensif melalui pembelajaran kelas, praktik ibadah, kegiatan luar ruangan, lomba-lomba Islami, pawai ta’aruf, literasi buku, study tour, hingga kegiatan sosial dan buka puasa bersama.
Ketua Umum PD IPM Kabupaten Tasikmalaya, Barkah Kurniawan, menegaskan bahwa keberlangsungan PPAI selama lebih dari tiga dekade merupakan bukti nyata komitmen organisasi dalam menjaga kualitas kaderisasi pelajar Muslim.
“PPAI ini bukan sekadar kegiatan Ramadhan, melainkan sebuah budaya pembinaan yang harus dijaga dan dikembangkan. Selama 34 tahun, sudah banyak pelajar yang tumbuh, belajar, dan mendapatkan nilai-nilai kebaikan dari kegiatan ini,” ujar Barkah. Ia berharap PPAI terus melahirkan generasi yang cerdas, tertib belajar, tertib beribadah, dan tertib berorganisasi.
Ketua Umum PC IPM Leuwisari, Muhammad Taufiq Ridho, menyatakan bahwa PPAI dirancang untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi generasi muda saat ini. “Kami ingin PPAI mampu mencetak generasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari unsur pemerintah desa. Kasi Pemerintahan Desa Linggawangi, Ade Halim, yang hadir mewakili pemerintah desa sekaligus sebagai alumni PPAI, menyampaikan apresiasi dan dorongan penuh. “Kami mendukung penuh kegiatan ini. Semoga seluruh panitia tetap semangat dan ikhlas dalam melaksanakan estafet kebaikan ini, dan semoga menjadi ladang pahala serta amal jariyah yang terus berlanjut bagi generasi mendatang,” katanya.
Di tengah derasnya arus digitalisasi dan pergeseran nilai di kalangan remaja, PPAI hadir sebagai ruang kaderisasi terstruktur yang membekali pelajar dengan disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial nilai-nilai yang kian krusial di era modern. Dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade, program ini diharapkan terus menjadi benteng pembinaan karakter Islami sekaligus kawah candradimuka bagi pelajar berkualitas yang siap berkontribusi aktif bagi masyarakat.
Editor: Hammam Alghazy



