Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SUMU Gelar Saladin Camp Bahas “Roadmap” Nabawiyah Pembebasan Baitul Maqdis dan Kopdar Bisnis Nasional

SUMU Gelar Saladin Camp Bahas “Roadmap” Nabawiyah Pembebasan Baitul Maqdis dan Kopdar Bisnis Nasional

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Minggu lalu, Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menyelenggarakan Saladin Camp dengan tema “Roadmap” Nabawiyah Pembebasan Baitul Maqdis dan Kopdar Nasional para pengusaha SUMU di Yogyakarta dari tanggal 30-4 Mei 2024.

Acara Saladin Camp dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan masyarakat, mulai pengusaha, akademisi, hingga aktivis yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan ada juga peserta dari Malaysia dan Palestina. Acara ini mengundang Prof. Dr. Abd. Al-Fattah El-Awaisi, Pakar Pembebasan Baitul Maqdis dari Inggris sebagai narasumber utama.

Prof Abd. Al-Fattah adalah Guru Besar Hubungan Internasional dan merupakan Fellow dari Royal Historical Society, Inggris Raya dan merupakan Pendiri dari Studi Master dan Doktoral tentang Islamicjerussalem Bayt Al-Maqdis di universitas-universitas terkemuka di Inggris, Turkiye, dan Malaysia.

Ghufron Mustaqim selaku Pendiri dan Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menyampaikan bahwa yang membedakan pengusaha SUMU dengan yang lain adalah komitmen untuk memajukan usaha dalam rangka mengumpulkan harta yang dapat digunakan sebaik-baiknya untuk berjuang di jalan Allah. Dan kisah tragis genosida oleh Zionist yang terjadi di Gaza dan Rafah hari ini memberikan peluang emas semua umat Islam untuk berbuat sesuatu demi pembebasan Baitul Maqdis di masa depan.

Saladin Camp adalah camp pertama dan satu-satunya di Indonesia dari Syeikh Abd Al-Fattah El-Awaisi yang secara detail dan komprehensif membedah tentang “Roadmap” Nabawiyah yang berkaitan dengan periode-periode atau langkah-langkah yang dipraktikkan oleh Nabi dulu dalam membebaskan Baitul Maqdis.

“Untuk membebaskan Baitul Maqdis, tentu tidak hanya bisa dilakukan oleh satu elemen, tapi harus antar elemen, baik itu aktivis, akademisi, pemerintah, dan pengusaha harus bisa bersama-sama bersinergi untuk melakukan hal ini,” kata Ghufron saat memberikan sambutan pembukaan Saladin Camp pada Selasa (30/4/24).

“Saya yakin buat teman-teman yang coba membesarkan usahanya, menambah karyawan,  ekspansi bisnis, dan kemudian meniatkannya untuk berjuang di jalan Allah seperti juga diteladankan oleh KHA Dahlan dalam merintis Muhammadiyah, saya yakin seribu persen insya Allah usahanya akan penuh berkah,” ucap Ghufron.

Syeikh Abdul Fattah dalam camp tersebut menekankan bahwa Baitul Maqdis menempati posisi yang istimewa bagi umat Islam. Karena selain Masjidil Aqsa adalah kiblat pertama bagi umat Islam dan tempat Rasulullah SAW naik ke langit dalam rangkaian peristiwa Isra’ dan Mi’raj, banyak kisah para Nabi dan Rasul di Al-Qur’an berlatar belakang tempat di Bumi Baitul Maqdis.

“Baitul Maqdis adalah bagian dari aqidah umat Islam. Sebagai konsekuensi kita mencintai Allah dan Rasulullah SAW, kita wajib mencintai Baitul Maqdis,” sebutnya. Ia mempopulerkan kembali penggunaan Baitul Maqdis karena itulah istilah yang digunakan oleh Al-Qur’an dan Rasulullah SAW.

Saat ini, tutur Syeikh Abdul Fattah, Baitul Maqdis dalam keadaan terjajah. Prioritas umat Islam saat ini tidak hanya berhenti pada rasa emosi dan peduli terhadap peristiwa yang saat ini terjadi, karena emosi pasti hanya berlaku sementara. Energi dan perhatian umat harus mulai diarahkan untuk memperkuat pondasi keilmuan tentang Baitul Maqdis karena itulah yang akan mengantarkan kepada pembebasan Baitul Maqdis yang hakiki.

Ia menjelaskan, saat Rasulullah SAW dakwah di Mekah dan Madinah, Baitul Maqdis juga dalam keadaan terjajah sama seperti yang terjadi saat ini. Oleh karena itu, langkah-langkah untuk membebaskan Baitul Maqdis saat ini perlu mengambil referensi dari Rasulullah SAW bagaimana beliau mempersiapkan para sahabatnya.

Dari kajian Syeikh Abdul Fattah selama 35 tahun riset tentang topik ini, ia menyimpulkan bahwa persiapan keilmuan dan ma’rifat lah yang menjadi pijakan dasar Rasulullah SAW dan para sahabatnya sebelum upaya-upaya lain dikerjakan. Langkah diplomasi dan militer hanya akan berhasil dengan pondasi keilmuan tentang Baitul Maqdis yang kokoh. Dalam rangka itulah, Syeikh Abd Al-Fattah mendirikan program studi master dan doktoral tentang Baitul Maqdis di berbagai universitas ternama di berbagai benua.

Dirinya memberikan pernyataan yang sangat kuat, “Indonesia is the most suitable Muslim country to lead this knowledge preparation for the next liberation of Bayt Al-Maqdisi and its Al-Aqsa Mosque.” Indonesia diberkahi dengan populasi Muslim sangat besar, nilai-nilai keislaman yang tampak dalam kehidupan sehari-hari, ketinggian gairah dan etos pemuda-pemudi Muslim dalam menuntut ilmu, serta pemerintah yang dapat menjaga kedamaian dan persatuan. Indonesia memiliki syarat untuk menjadi pemimpin dunia dalam mempersiapkan ilmu untuk pembebasan Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsa.

Kopdar Nasional Pengusaha SUMU

Sedangkan untuk agenda Kopdar Nasional, para pengusaha SUMU memutuskan bahwa SUMU akan memprioritaskan tiga sektor ke depan yakni ritel, logistik, dan properti. Dalam tiga sektor tersebut, SUMU berupaya memperbanyak jaringan anggota yang saling melengkapi untuk terbangunnya sebuah ekosistem padu di semua value chain. Harapan jangka panjangnya tiga sektor ini dapat dikuasai oleh para pengusaha SUMU bekerjasama dengan pihak-pihak terkait.

Toni Firmansyah, Ketua LP UMKM PP Muhammadiyah yang juga sekaligus Penasihat SUMU berpesan, “Seorang pengusaha mempunyai peran penting dalam menentukan karakter suatu bangsa. Semoga dengan Saladin Camp (didalamnya ada Kopdar Nasional-red) yang sudah digelar 5 hari ini menambah wawasan dan pengetahuan baru. Sehingga bisa menentukan sikap tentang apa yang harus diperbuat dan apa yang harus diperjuangkan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi dengan PWM Kaltim, LDK Dorong Transformasi Dakwah Digital

    Audiensi dengan PWM Kaltim, LDK Dorong Transformasi Dakwah Digital

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat mendorong perubahan signifikan dalam metode dakwah Islam. Menyadari hal tersebut, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur menempatkan penguatan dakwah digital sebagai salah satu fokus utama program kerja tahun 2026. Komitmen itu disampaikan dalam audiensi silaturahim antara LDK PWM Kaltim dan PWM Kaltim yang berlangsung pada Sabtu, […]

  • UMS Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, Ada Potongan Hingga 10 Persen

    UMS Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, Ada Potongan Hingga 10 Persen

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk tahun akademik 2026/2027. PMB UMS dijadwalkan akan berlangsung hingga 29 Agustus 2026. Dengan sistem penerimaan yang dibuka lebih awal, calon mahasiswa berpeluang mendapatkan sejumlah keuntungan. Setelah satu jam pendaftaran dibuka, tercatat sudah ada 27 pendaftar, dan 15 di antaranya telah […]

  • PPK Ormawa IMM FKIP UMS Siapkan SOP Sistem Peringatan Dini Banjir Terintegrasi di Desa Carikan

    PPK Ormawa IMM FKIP UMS Siapkan SOP Sistem Peringatan Dini Banjir Terintegrasi di Desa Carikan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mempersiapkan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem peringatan dini banjir yang terintegrasi dengan Flood Early Warning System (FEWS) di Desa Carikan, Klaten. Kegiatan tersebut […]

  • Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

    Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Ditengah hiruk-pikuk dinamika politik di Indonesia dan nilai-nilai hukum yang semakin mengikis. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran menawarkan solusi, dengan menggelar Seminar Kebangsaan bertemakan “Revitalisasi Nilai Kebangsaan: Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia” di Ruang Pascasarjana UMS. Kegiatan ini sebagai ajang edukasi kepada mahasiswa agar melek […]

  • Mahasiswa UMS Observasi Pembelajaran Digital di MTs Blimbing

    Mahasiswa UMS Observasi Pembelajaran Digital di MTs Blimbing

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KAABARMUH.ID, BLIMBING — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) semester 1 melaksanakan observasi pembelajaran digital di MTs Blimbing sebagai bagian dari tugas mata kuliah Kemahiran Digital. Kegiatan meliputi pengamatan proses belajar serta wawancara dengan tiga siswa dan guru komputer, Mas Dimas. Dalam mata pelajaran komputer, siswa MTs Blimbing mempelajari desain digital menggunakan aplikasi Canva. Berbeda dari […]

  • Kemendikdasmen RI Perkuat Komunikasi Kebijakan melalui Temu Pegiat Media Daring

    Kemendikdasmen RI Perkuat Komunikasi Kebijakan melalui Temu Pegiat Media Daring

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dalam rangka memperkuat komunikasi kebijakan dan membangun kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) menyelenggarakan kegiatan Temu Pegiat Media Daring, yang dilaksanakan pada Jumat (18/7) bertempat di Media Kernel Office, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 69 peserta yang terdiri atas jurnalis media […]

expand_less