Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Gelar FGD RUU Sisdiknas Bersama Ketua Komisi X DPR RI

UMS Gelar FGD RUU Sisdiknas Bersama Ketua Komisi X DPR RI

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional” pada Jumat (19/9) di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS.

Agenda ini menghadirkan Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., sekaligus menjadi forum strategis dalam memberi masukan terhadap draf revisi UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pemaparan Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional” pada Jumat (19/9) di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS.

FGD tersebut dihadiri langsung Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., yang juga Direktur Pengembangan IT Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Hadir pula jajaran akademisi nasional, di antaranya Sekretaris Dewan Pembina Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (IPSI), Prof. Dr. Ahman, M.Pd.

Ketua Umum Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Ketua ISPI Jawa Tengah Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Si., serta Ketua Majelis Guru Besar UMS Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, M.Hum.

Selain itu, forum ini turut melibatkan Rektor Perguruan Tinggi se-Solo Raya, seperti Rektor UDB Dr. Singgih Purnama, Rektor UNS Prof. Dr. dr. Hartono, M.Si., dan Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Toto Suharto. Perwakilan organisasi mahasiswa UMS juga hadir, termasuk Presiden BEM Muh Naufal Fajat dan Ketua IMM Muhammad Fikri Azka.

Dalam paparannya, Hetifah menegaskan revisi UU Sisdiknas diperlukan agar lebih adaptif terhadap perubahan sosial, teknologi, dan tantangan global. Ia menyebut, UU No. 20/2003 sudah tidak memadai untuk mendukung pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan berorientasi pada pembelajaran sepanjang hayat. “Revisi ini bertujuan menyatukan regulasi pendidikan yang selama ini tumpang tindih, sekaligus menyederhanakan sistem hukum pendidikan agar lebih terpadu,” ujarnya.

Hetifah juga menekankan pentingnya forum diskusi di UMS sebagai bagian dari proses penyusunan kebijakan. “Alhamdulillah acara FGD di UMS ini sangat produktif sekali dan memberikan kami banyak pencerahan, informasi, maupun aspirasi yang nanti akan kami cermati. Semua masukan ini akan menjadi amunisi pada saat kami menyempurnakan naskah akademik dan menyusun batang tubuh dari revisi UU Sisdiknas yang saat ini sedang berlangsung,” ucapnya.

Ia menambahkan, berbagai isu penting muncul dalam forum, mulai dari akses pendidikan agar lebih inklusif, penjenjangan dari PAUD hingga perguruan tinggi, pembagian peran antara negeri dan swasta, hingga kurikulum, pendanaan, dan pembiayaan. “Ya, nanti di DPR setelah akhir bulan ini kami akan menyerahkan draf yang ada ke Baleg. Jika sudah disepakati, maka draf tersebut bisa mulai kami sebarkan ke publik dan dibahas melalui konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan setelah Baleg menyetujui, di awal Oktober publik sudah dapat mengaksesnya. Saat ini pun kami sudah membuka ruang bagi siapa saja yang ingin memberikan masukan ke Komisi X, baik melalui email maupun media lain yang tersedia. Semua pihak, termasuk mahasiswa, orang tua murid, pelajar, hingga guru, dipersilakan memberikan pandangan dan masukan terhadap RUU ini, ” lanjut Hetifah.

Dalam draf RUU, salah satu pokok penting adalah penyelenggaraan wajib belajar 13 tahun sejak PAUD hingga pendidikan menengah. Pasal 32–69 mengatur jalur pendidikan umum, vokasi, dan pendidikan khusus dengan kurikulum yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Penjaminan mutu dilakukan baik secara internal maupun eksternal. “Kebijakan ini akan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak pendidikan secara setara dan bermutu sejak usia dini,” jelas Hetifah.

Ketua Umum ALPTKSI / Rektor UMS Periode 2017/2024 Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Negara harus meletakkan pendidikan sebagai pilar pembangunan tidak hanya sekedar persoalan teknis “Kalau Negara itu pengen maju harus meletakkan pendidikan sebagai prioritas atau pilar pembangunan tak hanya soal sekedar persoalan teknis tapi yang paling diutamakan adalah anggaran pendidikan yang memadai,” katanya.

Ketua Umum ALPTKSI sekaligus Rektor UMS Periode 2017–2024, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., saat menyampaikan pandangan dalam Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS, Jumat (19/9)

Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno menegaskan komitmen UMS sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul. “UMS hadir untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi, pemerataan akses, dan penguatan karakter bangsa. Forum ini menjadi bagian penting kontribusi UMS dalam pembaharuan sistem pendidikan nasional,” jelasnya.

FGD ini juga menjadi wadah diskusi lintas pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga mahasiswa. Para peserta memberikan masukan mengenai urgensi digitalisasi pendidikan, akreditasi adaptif, hingga perluasan pendidikan inklusif.

Melalui forum ini, UMS menegaskan perannya sebagai pusat gagasan dan dialog strategis demi pendidikan nasional yang lebih maju, inklusif, dan progresif. Kehadiran berbagai tokoh pendidikan menandai UMS sebagai ruang kolaboratif untuk melahirkan kebijakan yang berpihak pada masa depan generasi bangsa.(Alvian/Humas)

Editor: Unaise albunayya

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manipulasi Kebaikan: Permainan Moral di Balik Jebakan Rasa “Nggak Enakan”

    Manipulasi Kebaikan: Permainan Moral di Balik Jebakan Rasa “Nggak Enakan”

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Penulis: M. Nur Isholattudin Pernahkah anda ketika sesorang meminta bantuan kepada kita, kita hamper tidak bisa menolaknya padahal ingin menolak? Ya, itu perasaan sungkan atau sering kita sebut tidak enakan (people pleser) yang mungkin tanpa sadar kita sudah termasuk golongan people pleasure. Sering terjadi di kehidupan kita, mungkin sesorang akan menganggap kita orang yang jahat […]

  • Sudut Pandang Pendidikan Menurut Paulo Freire

    Sudut Pandang Pendidikan Menurut Paulo Freire

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Oleh : Osaka Hayer (202110230311049) Saat ini kita manusia sedang berada pada masa moderensasi dan globalisasi. Kita berada di dalamnya dan kita tidak bisa keluar tentunya dari rana tersebut. Seperti yang kita tahu globalisasi merupakan proses terbentuknya penetrasi budaya yang berasal dari luar, baik berupa ekonomi, politik, sosial, dan pendidikan yang tentunya dipengaruhi oleh kemajuan […]

  • Mahasiswa UMS Ungguli UNS dan UNDIP, Wakili LLDIKTI Wilayah VI ke Pilmapres Nasional Kategori Sarjana

    Mahasiswa UMS Ungguli UNS dan UNDIP, Wakili LLDIKTI Wilayah VI ke Pilmapres Nasional Kategori Sarjana

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan konsistensinya dalam mencetak mahasiswa berprestasi. Mahasiswi UMS, Samiyem, terpilih mewakili LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2025 kategori sarjana, setelah mengungguli delegasi dari sejumlah perguruan tinggi besar seperti Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Diponegoro (UNDIP). Seleksi tingkat wilayah ini […]

  • Tim Profesi Fisioterapis UMS Edukasi Warga Gatak tentang Pencegahan Hipertensi

    Tim Profesi Fisioterapis UMS Edukasi Warga Gatak tentang Pencegahan Hipertensi

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pengabdian masyarakat di Puskesmas Gatak, Desa Krajan, Sukoharjo. Spanduk besar bertuliskan “Gerak Sehat, TekananDarah Terkendali” terpasang rapi di depan Posyandu, memberi tanda bahwa rangkaian pengabdian telah berlangsung. Acara tersebut dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah awal, kemudian dilanjutkan dengan senam terpadu sebagai salah satu […]

  • UMS Pelopori Riset Berdampak dan Menuju Akreditasi Global

    UMS Pelopori Riset Berdampak dan Menuju Akreditasi Global

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam kancah pendidikan nasional dan internasional. Saat menerima tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dalam asesmen lapangan akreditasi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD), Kamis (9/5). Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengungkapkan sejumlah capaian monumental yang memperkuat […]

  • Belajar dari Lapangan, Mahasiswa Fisioterapi UMS Aktif Sukseskan Penelitian Dosen

    Belajar dari Lapangan, Mahasiswa Fisioterapi UMS Aktif Sukseskan Penelitian Dosen

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan peran aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen. Keterlibatan mahasiswa telah dimulai sejak tahap awal, mulai dari observasi sekolah yang akan diperiksa, pelaksanaan kegiatan, hingga penyusunan laporan dari masing-masing sekolah. Salah satu penelitian yang melibatkan mahasiswa dilakukan oleh dosen Fisioterapi UMS Adnan Faris […]

expand_less