Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Gelar FGD RUU Sisdiknas Bersama Ketua Komisi X DPR RI

UMS Gelar FGD RUU Sisdiknas Bersama Ketua Komisi X DPR RI

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional” pada Jumat (19/9) di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS.

Agenda ini menghadirkan Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., sekaligus menjadi forum strategis dalam memberi masukan terhadap draf revisi UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pemaparan Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional” pada Jumat (19/9) di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS.

FGD tersebut dihadiri langsung Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., yang juga Direktur Pengembangan IT Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Hadir pula jajaran akademisi nasional, di antaranya Sekretaris Dewan Pembina Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (IPSI), Prof. Dr. Ahman, M.Pd.

Ketua Umum Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Ketua ISPI Jawa Tengah Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Si., serta Ketua Majelis Guru Besar UMS Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, M.Hum.

Selain itu, forum ini turut melibatkan Rektor Perguruan Tinggi se-Solo Raya, seperti Rektor UDB Dr. Singgih Purnama, Rektor UNS Prof. Dr. dr. Hartono, M.Si., dan Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Toto Suharto. Perwakilan organisasi mahasiswa UMS juga hadir, termasuk Presiden BEM Muh Naufal Fajat dan Ketua IMM Muhammad Fikri Azka.

Dalam paparannya, Hetifah menegaskan revisi UU Sisdiknas diperlukan agar lebih adaptif terhadap perubahan sosial, teknologi, dan tantangan global. Ia menyebut, UU No. 20/2003 sudah tidak memadai untuk mendukung pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan berorientasi pada pembelajaran sepanjang hayat. “Revisi ini bertujuan menyatukan regulasi pendidikan yang selama ini tumpang tindih, sekaligus menyederhanakan sistem hukum pendidikan agar lebih terpadu,” ujarnya.

Hetifah juga menekankan pentingnya forum diskusi di UMS sebagai bagian dari proses penyusunan kebijakan. “Alhamdulillah acara FGD di UMS ini sangat produktif sekali dan memberikan kami banyak pencerahan, informasi, maupun aspirasi yang nanti akan kami cermati. Semua masukan ini akan menjadi amunisi pada saat kami menyempurnakan naskah akademik dan menyusun batang tubuh dari revisi UU Sisdiknas yang saat ini sedang berlangsung,” ucapnya.

Ia menambahkan, berbagai isu penting muncul dalam forum, mulai dari akses pendidikan agar lebih inklusif, penjenjangan dari PAUD hingga perguruan tinggi, pembagian peran antara negeri dan swasta, hingga kurikulum, pendanaan, dan pembiayaan. “Ya, nanti di DPR setelah akhir bulan ini kami akan menyerahkan draf yang ada ke Baleg. Jika sudah disepakati, maka draf tersebut bisa mulai kami sebarkan ke publik dan dibahas melalui konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan setelah Baleg menyetujui, di awal Oktober publik sudah dapat mengaksesnya. Saat ini pun kami sudah membuka ruang bagi siapa saja yang ingin memberikan masukan ke Komisi X, baik melalui email maupun media lain yang tersedia. Semua pihak, termasuk mahasiswa, orang tua murid, pelajar, hingga guru, dipersilakan memberikan pandangan dan masukan terhadap RUU ini, ” lanjut Hetifah.

Dalam draf RUU, salah satu pokok penting adalah penyelenggaraan wajib belajar 13 tahun sejak PAUD hingga pendidikan menengah. Pasal 32–69 mengatur jalur pendidikan umum, vokasi, dan pendidikan khusus dengan kurikulum yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Penjaminan mutu dilakukan baik secara internal maupun eksternal. “Kebijakan ini akan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak pendidikan secara setara dan bermutu sejak usia dini,” jelas Hetifah.

Ketua Umum ALPTKSI / Rektor UMS Periode 2017/2024 Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Negara harus meletakkan pendidikan sebagai pilar pembangunan tidak hanya sekedar persoalan teknis “Kalau Negara itu pengen maju harus meletakkan pendidikan sebagai prioritas atau pilar pembangunan tak hanya soal sekedar persoalan teknis tapi yang paling diutamakan adalah anggaran pendidikan yang memadai,” katanya.

Ketua Umum ALPTKSI sekaligus Rektor UMS Periode 2017–2024, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., saat menyampaikan pandangan dalam Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS, Jumat (19/9)

Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno menegaskan komitmen UMS sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul. “UMS hadir untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi, pemerataan akses, dan penguatan karakter bangsa. Forum ini menjadi bagian penting kontribusi UMS dalam pembaharuan sistem pendidikan nasional,” jelasnya.

FGD ini juga menjadi wadah diskusi lintas pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga mahasiswa. Para peserta memberikan masukan mengenai urgensi digitalisasi pendidikan, akreditasi adaptif, hingga perluasan pendidikan inklusif.

Melalui forum ini, UMS menegaskan perannya sebagai pusat gagasan dan dialog strategis demi pendidikan nasional yang lebih maju, inklusif, dan progresif. Kehadiran berbagai tokoh pendidikan menandai UMS sebagai ruang kolaboratif untuk melahirkan kebijakan yang berpihak pada masa depan generasi bangsa.(Alvian/Humas)

Editor: Unaise albunayya

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Noor Alis Setiyadi: Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa

    Noor Alis Setiyadi: Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Sabtu (31/1/2026) pukul 13.30 WIB DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Riset Boot Camp #1 yang merupakan rangkaian dari Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah. Riset Boot Camp perdana ini bertajuk “Paradigma dan Etika Riset Mahasiswa”. Berlokasi di Ruang Siti Badilah, Perpustakaan UMS, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 […]

  • Haedar Nashir di UMS: Jadikan Karakter Ibadurrahman Napas Baru dalam Berorganisasi

    Haedar Nashir di UMS: Jadikan Karakter Ibadurrahman Napas Baru dalam Berorganisasi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pengajian Ramadan yang dirangkai dengan buka puasa bersama pada Kamis (12/3) di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UMS, civitas academica, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. Rektor UMS Prof. Dr. Harun […]

  • Dari Media ke Dunia, PCNA Grogol Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Kader Muda

    Dari Media ke Dunia, PCNA Grogol Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Kader Muda

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Grogol, Kabupaten Sukoharjo, menggelar pelatihan jurnalistik bertajuk Upgrading Skill esp. 1: “Dari Media, ke Dunia” pada Ahad (20/4/2025). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grogol, dengan menghadirkan Najihussalam, Pimpinan Redaksi kabarmuh.id, sebagai pemateri. Pelatihan ini mengangkat tema penulisan berita, dengan tujuan meningkatkan keterampilan literasi […]

  • MPKSDI Gelar Rakornas 2025: Transformasi Perkaderan di Era Society 5.0

    MPKSDI Gelar Rakornas 2025: Transformasi Perkaderan di Era Society 5.0

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jogyakarta, 21 Oktober 2025 – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2025 pada 24-26 Oktober 2025 atau bertepatan dengan 2-4 Jumadil Awal 1447 H di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Acara ini menjadi ajang strategis bagi sekitar 200 pengurus MPKSDI dari berbagai wilayah di Indonesia […]

  • KIAM, Mencerahkan Mualaf dengan Kajian Islam di Kubu Raya

    KIAM, Mencerahkan Mualaf dengan Kajian Islam di Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kubu Raya – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama LDK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan Pesantren Ramadhan berupa Kajian Intensif Al Islam untuk Mualaf (KIAM) pada Senin (17/3/2025). Kegiatan yang didukung penuh oleh LAZISMU ini berlangsung di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting Muhammadiyah […]

  • Mahasiswa KKN-Dik UMS Gelar Sosialisasi Pemulasaran Jenazah dan Program Infaq di Wonogiri

    Mahasiswa KKN-Dik UMS Gelar Sosialisasi Pemulasaran Jenazah dan Program Infaq di Wonogiri

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, WONOGIRI – Dalam rangka peningkatan pemahaman keagamaan serta menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat, kelompok KKN-Dik Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar kegiatan Sosialisasi Tata Cara Pemulasaran Jenazah dan Program Celengan Infaq pada Sabtu, (31/1). Kegiatan ini bertempat di Masjid Al Barokah Danan, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri. Eko Febryanto perwakilan KKN Dik UMS menjelaskan bahwa celengan infaq diharapkan […]

expand_less