Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UNILA Libatkan MDMC Wilayah Lampung dalam Mitigasi Pasca-Bencana di Desa Kunjir

UNILA Libatkan MDMC Wilayah Lampung dalam Mitigasi Pasca-Bencana di Desa Kunjir

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Lampung Selatan – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung atau dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Wilayah Lampung terlibat pada keegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Institusi Universitas Lampung. Pada Sabtu, 19 Oktober 2024 di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (UNILA) sebagai upaya peningkatan kapasitas pembangunan Desa berbasis Mitigasi Pasca-Bencana Masyarakat Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan dalam mendukung pencapaian SDGs Desa.

Pengabdian tersebut dilakukan oleh Dosen FISIP UNILA Dedy Hermawan, Moh. Nizar dan Astiwi Inayah. Dan dalam kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu Irfan Lazuardi dari ISKINDO (Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia) dan Tri Priyo Saputro MDMC Wilayah Lampung.

Dalam kegiatan ini peserta  terdiri dari kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalianda, Pemuda Desa Kunjir, dan Warga Desa.

Sebagai info, Desa Kunjir, pada tahun 2018 merupakan salah satu desa yang terdampak tsunami akibat longsoran Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Menurut Moh. Nizar, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dengan lembaga luar yang dipandang lebih expert baik secara pemahaman dan praktik di lapangan terkait mitigasi bencana. Dengan begitu, peserta akan memiliki pemahaman yang luas tentang kegiatan mitigasi bencana. Apalagi Indonesia sebagai negara kepulauan, dan juga terdapat gunung-gunung yang aktif  maka pengetahuan tentang kebencanaan tidak dapat diabaikan.

Irfan Lazuardi menyampaikan beberapa hal penting terkait mitigasi benca, seperti manajemen bencana, penanggulangan bencana, kesiapsiagaan dan mitigasi. “Yang paling penting adalah pendidikan kebencanaan, seperti halnya di Jepang itu rata-rata dilakukan di sekolah, dan di Indonesia pendidikan mengenai bencana harusnya masuk kurikulum, karena ini hubungannya dengan nyawa,” ujarnya.

Untuk daerah yang pernah terdampak bencana harus memiliki peta bencana selain hazard, jalur evakuasi, titik kumpul, dan break water. “Terlihat di desa kunjir ini belum tersedia hazard, atau malah sudah tersedia hazard tetapi warga tidak tahu. Dan jika belum tersedia hazard, masing-masing rumah dapat membuat kentongan untuk tanda bilamana nanti terjadi bencana, atau bisa juga digunakan masyarakat sebagai simulasi bencana,” tambah Irfan.

Tri Priyo Saputro dalam paparannya juga menjelaskan mengenai pentingnya kesiapsiagaan, terutama dalam mengkontrol kepanikan dengan edukasi dan simulasi bencana. “Panik saat bencana itu dapat mengakibatkan hal baik dan buruk, seperti saat panik yang tadinya kita tidak bisa melompati pagar yang tingginya 3 meter menjadi bisa, dan panik saat bencana dapat membuat kita yang tadinya tahu cara membuka pintu saat di dalam rumah menjadi tidak bisa membuka pintu sehingga saat bencana terkurung dalam rumah,” jelasnya.

Simulasi sangat dibutuhkan masyarakat dan baik dilakukan rutin satu atau tiga bulan sekali, agar saat bencana tidak menimulkan dampak yang lebih besar dan meminimalisir adanya korban. “Sebelum mengadakannya simulasi bencana, terlebih dahulu desa memanfaatkan karang taruna atau pemuda desa untuk menjadi relawan kebancaan. Anak Muda akan lebih mudah dan dekat pada pemahaman kebencanaan dan mampu memanfaatkan teknologi baik yang tradisional ataupun modern, seperti halnya yang tradisional itu kentongan, dan yang modern media sosial whatsapp dan dapat memahami aplikasi BMKG,” tambah Priyo.

Selain paparan materi, Tri Priyo Saputro memberikan simulasi saat terjadi bencana gempa, seperti berlindung dibawah meja, jangan berlindung di dalam lemari, memanfaatkan barang sebagai alat perlindungan diri dari runtuhan yang dapat melindungi kepala dan leher. Ia juga menyampaikan terkait pintu rumah warga yang masih belum sesuai, yang seharusnya membuka pintu itu mengarah keluar, tapi pintu rumah warga membukanya masih mengarah kedalam.

Edukasi kebencanaan tidak dapat dilakukan hanya satu kali dalam setahun, namun harus rutin dengan pola dan fokus pada bidang materi secara berjenjang, kemudian tindak lanjutnya adalah pengaplikasian dengan simulasi bencana. Edukasi Pengurangan Risiko Bencana merupakan salah satu upaya untuk memitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat memantik peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang di dapat kepada masyarakat secara luas khususnya di Desa Kunjir.

Kontributor : Tri Priyo Saputro, MDMC Wilayah Lampung

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOPIMU Hadir di Kopdar SUMU Jabar: Wujud Nyata Industrialisasi dari Hulu ke Hilir

    KOPIMU Hadir di Kopdar SUMU Jabar: Wujud Nyata Industrialisasi dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, JABAR – Semangat membangun ekosistem usaha yang maju menjadi salah satu pesan utama dalam Kopdar SUMU Jawa Barat 2026. Acara ini digelar di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, pada Ahad (9/8). Sekitar 150 pengusaha dan pelaku ekonomi Muhammadiyah dari berbagai wilayah Jawa Barat hadir dan sepakat menjadikan industrialisasi sebagai jalan menuju […]

  • Upacara Tabur Bunga dalam Rangka Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

    Upacara Tabur Bunga dalam Rangka Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MALANG – Pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Upacara Tabur Bunga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertempat di Makam Dusun Bengkaras, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah […]

  • Dracula Casino: Häufige Spielprobleme und Lösungsansätze

    Dracula Casino: Häufige Spielprobleme und Lösungsansätze

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Das dracula casino ist eine Online-Plattform, die für ihre vielfältigen Spielangebote und eine spannende Atmosphäre bekannt ist. Dennoch begegnen Spielern häufig verschiedene Probleme, die das Spielerlebnis beeinträchtigen können. In diesem Artikel werden die häufigsten Spielprobleme im Dracula Casino sowie mögliche Lösungsansätze näher betrachtet. Häufige Probleme im Dracula Casino Die Spieler des Dracula Casinos berichten gelegentlich […]

  • Syawalan AMM Banjar: Perkuat Kaderisasi dan Siapkan Muhammadiyah Kabupaten Banjar Menuju Satu Abad

    Syawalan AMM Banjar: Perkuat Kaderisasi dan Siapkan Muhammadiyah Kabupaten Banjar Menuju Satu Abad

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANJAR – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Syawalan pada Sabtu, 28 Maret 2026, bertempat di Aula BPBAT Mandiangin. Kegiatan ini mengusung tema “Kader Tangguh, Amanah Utuh, Menuju 1 Abad Muhammadiyah Kab. Banjar” sebagai bagian dari refleksi sekaligus proyeksi gerakan Muhammadiyah dalam menyongsong abad kedua. Ketua Panitia, Ahmad Tsaaqib, dalam laporannya menyampaikan […]

  • Bukan Sekadar Kemasan : PKK & Pemuda Lintas Iman Solo Selatan Sukses ‘Sulap’ Sampah Jadi Wajah Produk Berdaya Saing

    Bukan Sekadar Kemasan : PKK & Pemuda Lintas Iman Solo Selatan Sukses ‘Sulap’ Sampah Jadi Wajah Produk Berdaya Saing

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Upaya penguatan kemandirian ekonomi masyarakat di Solo Selatan memasuki babak baru. Eco Bhinneka Muhammadiyah melalui program SMILE melaksanakan Workshop Peningkatan Kapasitas Wirausaha Melalui Pelatihan Inovasi Kemasan dan Kreativitas Produk Daur Ulang pada Minggu 16 November 2025 di salah satu cafe di kawasan Solo Selatan. Dalam kegiatan tersebut sejumlah ibu-ibu PKK dan pemuda […]

  • Perawat Lulusan Muhammadiyah Diminati Luar Negeri karena Rajin dan Sopan

    Perawat Lulusan Muhammadiyah Diminati Luar Negeri karena Rajin dan Sopan

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) semakin memperluas kiprahnya di kancah global dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama PT. Al Habib Global Talent / PT. Timur Raya Jaya dan Perekrutan 100 Perawat bekerja di Saudi Arabia pada Jum’at (3/10) bertempat di Ruang Sidang BPH lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah UMS. Kerja sama ini membuka […]

expand_less