Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Golkar dan Muhammadiyah: Antara Kedekatan Kultural dan Komitmen Kebangsaan

Golkar dan Muhammadiyah: Antara Kedekatan Kultural dan Komitmen Kebangsaan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Andri Rifandi, Ketua Umum DPD IMM Kalimantan Timur

Pernyataan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia yang menyebutkan bahwa hubungan antara Partai Golkar dan Muhammadiyah ibarat “anak dan ibu”. pernyataan ini terkemuka di berbagai media setelah penyerahan bantuan pembangunan gedung asrama madrasah oleh Golkar kepada lembaga pendidikan Muhammadiyah. Pernyataan ini menimbulkan berbagai respons dari publik, termasuk dari kalangan kader muda Muhammadiyah.

Sebagai Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Timur, saya memandang perlu untuk memberikan pandangan yang konstruktif, tidak hanya melihat relasi ini dari kacamata politis semata, namun juga dari sisi historis, kultural, dan strategis dalam konteks kebangsaan. Karena pada hakikatnya, relasi antara Muhammadiyah dan partai politik adalah bagian dari dinamika panjang peran umat Islam dalam membangun Indonesia.

Hubungan Muhammadiyah dan Partai Politik: Sejarah Diaspora Kader

Muhammadiyah sejak awal berdirinya tahun 1912 oleh KH. Ahmad Dahlan telah mengambil posisi sebagai gerakan dakwah dan tajdid (pembaruan) dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kader-kader Muhammadiyah juga menyebar ke berbagai medan perjuangan, termasuk politik.

Fenomena ini dikenal sebagai diaspora kader politik Muhammadiyah, yakni keterlibatan kader Muhammadiyah di berbagai partai politik tanpa membawa institusi Muhammadiyah secara struktural ke dalam gelanggang politik praktis. Dalam sejarah, kader-kader Muhammadiyah tercatat aktif di Masyumi, PAN, Golkar, PKS, PDIP, bahkan partai-partai baru. Diaspora ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah tidak membatasi warganya untuk berkiprah dalam politik selama tidak membawa atribut organisasi untuk kepentingan partai tertentu.

Bahlil sendiri dalam pernyataannya menyebut kedekatannya secara personal dengan kalangan Muhammadiyah dan ingin mengembalikan hubungan Golkar dan Muhammadiyah seperti masa lalu. Ini bisa dibaca secara positif sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi kader-kader Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa, termasuk melalui jalur politik.

Politik Kebangsaan dan Kontribusi Muhammadiyah

Dalam konteks politik kebangsaan, Muhammadiyah telah menunjukkan komitmennya yang konsisten untuk membangun Indonesia yang berkemajuan, adil, dan beradab. Gerakan ini tidak menjadikan politik sebagai tujuan, melainkan sebagai instrumen dalam menjalankan amanat dakwah sosial dan kebangsaan. Muhammadiyah memiliki prinsip “khittah”, yakni garis kebijakan organisasi yang menegaskan independensi dari partai politik, namun tetap aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Maka, hubungan baik antara Muhammadiyah dan partai politik — termasuk Golkar — dapat dimaknai sebagai bagian dari dialog kebangsaan, selama tidak mereduksi independensi organisasi dan tidak menjurus pada politik transaksional. Kedekatan seperti ini bisa menjadi ruang kolaborasi dalam membangun pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat yang selama ini menjadi fokus utama Muhammadiyah.

Penyerahan gedung asrama oleh Golkar, jika dilakukan atas dasar penghargaan terhadap peran Muhammadiyah dalam dunia pendidikan, patut diapresiasi. Namun publik juga harus cermat, agar tidak menafsirkan langkah itu sebagai bentuk kooptasi politik atau upaya simbolik yang bertentangan dengan prinsip independensi.

IMM dan Sikap Kritis-Konstruktif

Sebagai bagian dari ortom Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memandang bahwa kader-kader muda harus terus menjaga sikap kritis-konstruktif dalam melihat dinamika relasi organisasi dengan partai politik. Kami menyambut baik setiap kolaborasi yang bermuara pada kemaslahatan umat dan bangsa. Namun, kami juga menolak segala bentuk politik simbolik yang bisa mereduksi nilai-nilai gerakan dakwah Muhammadiyah menjadi alat politik praktis.

IMM berkomitmen untuk mendidik kader yang cerdas, ideologis, dan berorientasi pada kemajuan bangsa. Dalam konteks diaspora politik, IMM tidak alergi terhadap politik, namun kami menekankan pentingnya etika politik dan keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Kader-kader IMM yang berkiprah di berbagai lini politik harus menjadi teladan dalam menjaga integritas, mengedepankan nilai, dan memperjuangkan kebijakan publik yang berpihak pada keadilan sosial. Politik bagi kader IMM bukanlah tujuan, melainkan medan dakwah dan pengabdian untuk membangun Indonesia yang berkemajuan.

Penutup

Hubungan antara Muhammadiyah dan partai politik — termasuk Golkar — seyogianya tidak dilihat sebagai hubungan transaksional, apalagi simbolik. Kedekatan yang dibangun haruslah berlandaskan pada nilai, etika, dan tujuan besar membangun peradaban bangsa. Pernyataan “anak dan ibu” dari Bahlil bisa dimaknai secara positif jika itu mencerminkan kedekatan historis dan penghormatan terhadap peran Muhammadiyah dalam membentuk wajah Indonesia.

Namun, tetap harus diingat bahwa independensi Muhammadiyah bukan untuk dikompromikan, melainkan untuk dijaga. IMM akan terus menjadi garda depan dalam mengawal nilai-nilai dakwah dan kebangsaan agar tetap jernih dari godaan politik pragmatis.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Pimpin IMM Kota Gorontalo, Yunus Pasau Tancapkan Komitmen Transformasi Total dari Akar Rumput

    Resmi Pimpin IMM Kota Gorontalo, Yunus Pasau Tancapkan Komitmen Transformasi Total dari Akar Rumput

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; GORONTALO – Musyawarah Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan yang baru, Periode 2026-2027 resmi menancapkan komitmen untuk melakukan transformasi total organisasi. Mengusung tema besar “Redesain Paradigma Gerakan Produktif Ikatan dalam Mengonstruksi Kepemimpinan yang Responsif-Solutif”, kepengurusan periode ini bertekad menghadirkan angin segar melalui gerakan yang berakar kuat dari tingkat basis (akar […]

  • Menggetarkan Jiwa! Antologi Puisi Pelukan Ramadan Hadirkan Refleksi Spiritual Mendalam

    Menggetarkan Jiwa! Antologi Puisi Pelukan Ramadan Hadirkan Refleksi Spiritual Mendalam

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 181
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Dalam momen penuh kehangatan dan kekhidmatan, antologi puisi berjudul “Pelukan Ramadan” karya Fathan Faris Saputro dan Nurul Iftiasanti resmi diterbitkan oleh Penerbit Eja. Buku ini hadir sebagai karya sastra yang menggali kedalaman spiritualitas, menghadirkan refleksi mendalam tentang makna Ramadan dalam kehidupan umat Muslim. Dengan menyajikan 99 puisi, “Pelukan Ramadan” memadukan kekayaan bahasa dengan […]

  • Mahasiswa FIK UMS Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sosialisasi Agrobisnis dan Kebun Gizi

    Mahasiswa FIK UMS Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sosialisasi Agrobisnis dan Kebun Gizi

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA –Mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UKM UPPM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS) melaksanakan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ormawa (PPO) bertajuk “Desa Tumbuh: Transformasi Ketahanan Pangan Desa Denggungan melalui Edukasi Pertanian, Greenhouse Keluarga, dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.” Ketua pelaksana kegiatan, Maulia Hidayah, menyampaikan bahwa program ini […]

  • Sinergi Kebaikan di Hari Raya Iduladha: PCM Muara Aman Gelar Qurban dan Khitanan Massal, Bupati Apresiasi Peran Muhammadiyah

    Sinergi Kebaikan di Hari Raya Iduladha: PCM Muara Aman Gelar Qurban dan Khitanan Massal, Bupati Apresiasi Peran Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Suasana di Komplek Perguruan Muhammadiyah Muara Aman tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti dan menyaksikan dua kegiatan besar yang digelar oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman bersama Kantor Layanan (KL) LAZISMU Muara Aman, yaitu pemotongan hewan qurban dan khitanan massal pada Sabtu (7/6/2025). Tahun ini, […]

  • Pelantikan PK IMM Buya Hamka Pekalongan : Membangun Kader Adaptif dan Berkemajuan

    Pelantikan PK IMM Buya Hamka Pekalongan : Membangun Kader Adaptif dan Berkemajuan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKALONGAN – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Buya Hamka Pekalongan periode 2026-2027 telah dilantik secara resmi. Prosesi pelantikan dilakukan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pekajangan, Sabtu (21/2/2026). Kepemimpinan baru dari PK IMM Buya Hamka ini diharapkan mampu meneguhkan komitmen dalam menjalankan roda organisasi yang sesuai dengan nilai, ideologi, dan garis perjuangan Ikatan Mahasiswa […]

  • Mahasiswa Prodi Administrasi Publik UM Bandung Perluas Wawasan Motivasi Kerja Lewat Guest Lecture Inspiratif

    Mahasiswa Prodi Administrasi Publik UM Bandung Perluas Wawasan Motivasi Kerja Lewat Guest Lecture Inspiratif

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar kegiatan ”Guest Lecture on Disnaker” dalam rangkaian mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik. Acara ini diikuti oleh delapan puluh mahasiswa semester lima dan berlangsung pada Senin (09/12/2024). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Jalan Martanegara Nomor 4, ini […]

expand_less