Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Balikpapan – Tingginya curah hujan yang melanda Kalimantan Timur dalam beberapa pekan terakhir tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memicu bencana tanah longsor di sejumlah wilayah.

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Kota Samarinda, Anderyan Noor, menyoroti lemahnya mitigasi bencana dan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah menghadapi krisis iklim yang makin nyata.

Maka dari itu, ia menekankan pentingnya langkah mitigasi serius dan sistematis yang perlu dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Karena curah hujan yang begitu tinggi akhir-akhir ini di Kalimantan Timur menyebabkan bencana banjir hingga tanah longsor. Ini harus ditangani dengan mitigasi serius dan solusi jangka panjang yang nyata,” ujar Anderyan melalui jaringan seluler pada Selasa (27/5/2025).

Menurutnya, berdasarkan data singkat bencana per Mei 2025, curah hujan bulanan di beberapa wilayah seperti Samarinda, Kutai Barat, dan Berau melampaui 400 mm, di atas ambang batas normal. Lebih dari 15 kecamatan terdampak banjir dan longsor, mengakibatkan ribuan warga mengungsi.

Begitu juga dengan kerusakan infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas umum, terjadi di lebih dari 20 titik kritis. Kerusakan ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga menghambat distribusi logistik.

Bencana yang terjadi tidak terlepas dari masifnya deforestasi dan berujung pada kerusakan lingkungan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pemulihan terhadap lingkungan di Kalimantan Timur.

Atas kondisi ini diperlukan upaya yang tidak hanya bersifat tanggap darurat, tetapi juga solusi jangka panjang yang terencana dan berkelanjutan. Maka LHKP Muhammadiyah Kota Samarinda menawarkan beberapa poin, diantaranya:

1. Rehabilitasi dan Reboisasi Daerah Aliran Sungai (DAS): Menghentikan deforestasi dan mengembalikan fungsi hutan sebagai penahan air.

2. Penataan Tata Ruang Wilayah yang Berbasis Risiko Bencana: Melarang pembangunan di zona rawan banjir dan longsor, serta memperkuat pengawasan terhadap izin pembangunan.

3. Pembangunan Infrastruktur Penanggulangan Banjir: Membangun dan memperbaiki kanal, embung, kolam retensi, serta sistem drainase yang terintegrasi.

4. Sistem Peringatan Dini dan Manajemen Bencana Berbasis Data: Mengembangkan sistem peringatan dini berbasis teknologi dan data iklim yang dapat diakses oleh masyarakat.

5. Edukasi dan Partisipasi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran warga dalam menghadapi potensi bencana serta pelatihan mitigasi di tingkat RT/RW.

Anderyan menegaskan bahwa tanpa komitmen politik dan kebijakan terintegrasi dari pemerintah provinsi, bencana serupa akan terus berulang dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Kami mendorong langkah konkret dan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, ormas, dan masyarakat sipil untuk membangun lingkungan yang berkelanjutan di Kalimantan Timur,” pungkasnya.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Hujan Abu Vulkanik, Dosen UMS Ingatkan Risikonya bagi Kesehatan

    Setelah Hujan Abu Vulkanik, Dosen UMS Ingatkan Risikonya bagi Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Hujan abu vulkanik akibat erupsi gunung api tidak serta-merta mengakhiri ancaman kesehatan bagi masyarakat. Abu vulkanik yang mengendap di jalan, rumah, sekolah, maupun tempat kerja dapat kembali beterbangan akibat angin, kendaraan, aktivitas manusia, hingga proses pembersihan yang tidak tepat. Dosen Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Astuti, […]

  • Dari Desa ke Kota, Haruskah Anak Muda Selalu Merantau?

    Dari Desa ke Kota, Haruskah Anak Muda Selalu Merantau?

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Oleh Muhammad Rofiqul Anam, Ketua Bidang Perkaderan PW IPM Lampung dan Penggerak Bumiloka Indonesia Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), mulai dari tahun 2010, 49,8 persen masyarakat Indonesia pergi dari desa untuk merantau ke kota, persentase tersebut meningkat hingga 56,7 persen di tahun 2020 dan diprediksi akan terus meningkat menjadi 66,6 persen pada tahun 2035, tren […]

  • Pj Bupati Majalengka Apresiasi Program Beasmu Muhammadiyah Untuk Kesejahteraan Petani

    Pj Bupati Majalengka Apresiasi Program Beasmu Muhammadiyah Untuk Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Majalengka – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) dan Lazismu, meluncurkan program inovatif bertajuk ”Beasmu” di Lengkong Wetan, Sindangwangi, Majalengka, pada Minggu (22/09/2024). Program ini bertujuan untuk memberdayakan petani lokal dan meningkatkan ketahanan pangan di Jawa Barat. Acara peluncuran dikemas dalam bentuk Sarasehan Panen Raya Padi Sehat dan Peringatan […]

  • Pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Grogol

    Pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Grogol

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 324
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi saksi berlangsungnya sebuah acara bersejarah pada hari ini. Acara pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Grogol resmi dilaksanakan, bersama dengan agenda tausyiyah bersama dengan KH Sholahuddin Sirezar, Lc., M.A, Sabtu (30/9/2023). Acara yang dihadiri oleh seluruh Ketua PDM Sukoharjo, Ketua PDA Sukoharjo, […]

  • Workshop Peduli Lingkungan PDA Aisyiyah Sukoharjo Dorong Gaya Hidup Hijau, Ekonomi Sirkular, dan Kemandirian Pangan Berbasis Komunitas

    Workshop Peduli Lingkungan PDA Aisyiyah Sukoharjo Dorong Gaya Hidup Hijau, Ekonomi Sirkular, dan Kemandirian Pangan Berbasis Komunitas

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sukoharjo melalui Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) menyelenggarakan Workshop Peduli Lingkungan bertema Gaya Hidup Hijau dan Keterlibatan Komunitas yang bertempat di Yoso Farm, Klaten. Kegiatan diselenggarakan pada hari Selasa, 23 Desember 2025. Acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan […]

  • Perkuat Komitmen Rumah Sakit Ramah Lingkungan, RS UMS A.R. Fachrudin Ikuti Sosialisasi Persetujuan Lingkungan DLH Surakarta

    Perkuat Komitmen Rumah Sakit Ramah Lingkungan, RS UMS A.R. Fachrudin Ikuti Sosialisasi Persetujuan Lingkungan DLH Surakarta

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Sidiq Pramudito
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA– RS UMS A.R. Fachrudin terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Persetujuan Lingkungan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Sukoharjo Room, Hotel Sahid Jaya Solo. Kegiatan ini merupakan bagian […]

expand_less