Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dzulfikar: Kokam Bukan Hanya Garda Muhammadiyah, Tapi Benteng NKRI!

Dzulfikar: Kokam Bukan Hanya Garda Muhammadiyah, Tapi Benteng NKRI!

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sleman – Sekitar 30.000 kader Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dari seluruh penjuru Indonesia memadati Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, Ahad siang (20/7/2025). Mereka hadir dalam gelaran Apel Akbar Kokam Nasional 2025, sebuah momentum monumental yang menegaskan posisi Kokam sebagai barisan muda pelindung umat dan penjaga bangsa.

Di hadapan ribuan kader Kokam, Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sekaligus Panglima Tinggi Kokam, menyampaikan orasi patriotik yang menggugah dan membakar semangat.

“Pasukan Kokam yang berdiri gagah di hadapan saya ini bukan pasukan biasa. Mereka adalah perisai NKRI, lahir di tengah pergolakan ideologi bangsa,” tegas Dzulfikar disambut takbir dan tepuk tangan membahana.

Apel Akbar ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan Muhammadiyah, di antaranya:

  • Prof. KH. Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah

  • Dr. Saleh Partaonan Daulay, Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah

  • Sunanto (Cak Nanto), Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah

  • Dahnil Anzar Simanjuntak, Mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah

  • Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Republik Indonesia

  • Kapolda DIY

  • Perwakilan seluruh ortom Muhammadiyah dan para tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Dzulfikar mengungkapkan bahwa sejarah panjang Kokam tidak lepas dari pembinaan TNI dan Polri. Ia menyebut peran penting Kapolri ke-4, Jenderal (Purn) Sucipto Judodiharjo, dalam proses pembentukan awal Kokam.

“Mereka ditempa oleh disiplin militer dan kepolisian. Maka jangan heran, Pak Kapolri, kalau pasukan Kokam ini tegas terhadap penjual miras ilegal dan perjudian,” ujarnya sambil bercanda.
“Tapi untuk sekadar izin hadir Apel Akbar pun, mereka tetap taat prosedur—harus tembus Panglima, bahkan tembus istri di rumah,” katanya yang langsung mengundang gelak tawa peserta.

Mengutip falsafah Bugis dan hikmah Imam Al-Ghazali, Dzulfikar merumuskan tiga prinsip utama yang menjadi landasan gerakan Kokam:

  1. Setia ing wacana (pada perkataan)

  2. Setia ing laku (pada perbuatan)

  3. Setia ing negara (pada bangsa dan negara)

“Kesetiaan adalah kemewahan dalam perjuangan. Jika kesetiaan mati, maka sirnalah semua harapan dan cita-cita,” ujarnya, mengutip Sayidina Ali bin Abi Thalib.

Ia juga menyandingkan Kokam dengan semangat pasukan Bhayangkara pada masa Majapahit yang menjunjung tinggi nilai Catur Prasetya.

Sebagai bagian dari agenda strategis nasional, acara ini turut menjadi saksi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemuda Muhammadiyah dan Kepolisian Republik Indonesia terkait program ketahanan pangan nasional.

“Bismillah, dalam empat bulan ke depan, kami mengundang kembali Ayahanda Ketua Umum dan Bapak Kapolri untuk menyaksikan panen raya jagung yang akan dilakukan kader Kokam. Ini bukan mimpi. Ini tekad,” ucap Dzulfikar penuh semangat.

Program ini menjadi wujud nyata jihad kebangsaan di sektor pangan dan bentuk kolaborasi kekuatan sipil dengan aparat negara.

Menutup orasinya, Dzulfikar menyerukan kepada seluruh kader Kokam agar senantiasa menjaga loyalitas dan keberanian dalam membela dakwah serta tanah air:

“Jangan hamburkan keberanianmu. Jadilah laki-laki sejati, yang apapun keadaannya, tidak akan pernah meninggalkan kesetiaan kepada Muhammadiyah dan Indonesia,” serunya lantang.

Sebagai penutup, Dzulfikar melontarkan kalimat penuh makna khas Yogyakarta:

“Tresnaku ra bakal ilang, ibarat kuto-ku Jogja, Pak Kapolri paling istimewa!”

Ucapan itu langsung disambut gemuruh takbir dan tepuk tangan dari seluruh peserta Apel Akbar. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa kain bertanda tangan Ketua PWM se-Indonesia, simbol persatuan dan kesetiaan Kokam terhadap dakwah dan bangsa.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eco Bhinneka Muhammadiyah Bangun Sinergi dengan Kesbangpol Halmahera Selatan untuk Perkuat Kepemimpinan Lintas Iman dan Isu Iklim

    Eco Bhinneka Muhammadiyah Bangun Sinergi dengan Kesbangpol Halmahera Selatan untuk Perkuat Kepemimpinan Lintas Iman dan Isu Iklim

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Halmahera Selatan — Eco Bhinneka Muhammadiyah melakukan audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Halmahera Selatan dalam rangka membangun kemitraan strategis serta menyinergikan program-program yang berorientasi pada penguatan keberagaman dan keadilan iklim. Dalam pertemuan tersebut, Fadila Syahril selaku Koordinator Program SMILE di Halmahera Selatan menegaskan bahwa Kesbangpol merupakan mitra strategis dalam mendorong […]

  • Ground Breaking TK ABA 6 Ketenong: Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq Dorong Kemajuan Pendidikan di Lebong

    Ground Breaking TK ABA 6 Ketenong: Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq Dorong Kemajuan Pendidikan di Lebong

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Suasana Desa Ketenong, Kabupaten Lebong, pada Ahad (10/8) terasa istimewa. Kegiatan ground breaking pembangunan TK ABA 6 Ketenong dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq. Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Lebong, unsur Forkopimda, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah […]

  • Meneladani Nyai Walidah, Ribuan Kader ‘Aisyiyah Lamongan Diajak Menyebar Kasih Sayang Lewat Aksi Nyata

    Meneladani Nyai Walidah, Ribuan Kader ‘Aisyiyah Lamongan Diajak Menyebar Kasih Sayang Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN – Suasana Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mendadak teduh sekaligus membakar semangat pada Ahad (26/7/2026). Ribuan perempuan berkebaya dan berkerudung rapi—mulai dari tingkatan Daerah hingga Ranting se-Kabupaten Lamongan—berkumpul dalam satu ikatan silaturahmi. Mereka hadir untuk memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-109, sebuah perjalanan panjang organisasi perempuan yang tak pernah lelah merawat peradaban. Acara yang berlangsung […]

  • Langkah Preventif, DPD IMM Kaltim Melakukan Sosialisasi Demi Meminimalisir Kecelakaan di Area Bekas Tambang

    Langkah Preventif, DPD IMM Kaltim Melakukan Sosialisasi Demi Meminimalisir Kecelakaan di Area Bekas Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 264
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya di area lubang bekas tambang, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi di salah satu lokasi tambang yang rawan kecelakaan pada Rabu (17/07/2024) di Kecamatan Palaran Kota Samarinda. Langkah ini diawali dengan pemasangan spanduk larangan berkegiatan dan police line di […]

  • Kopi Ngaji Bodeh Sleman: Jadilah Orang Tua yang Asyik!

    Kopi Ngaji Bodeh Sleman: Jadilah Orang Tua yang Asyik!

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 658
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sleman – Udara pagi segar dan burung yang saling bersautan, menyambut datangnya jama’ah “Kopi Ngaji” dari penjuru Jogja ke Bodeh, Sleman. Pengajian ini rutin diadakan setiap sabtu ba’da subuh. Mentari belum bersinar, tapi mata jama’ah sudah berbinar, melihat hamparan sawah hijau yang ada di kanan-kiri tempat ngaji ini. Cemilan, teh atau kopi hangat, jadi […]

  • Negeri di Atas Patahan: Benarkah Mitigasi Bencana Kita Sudah Memadai?

    Negeri di Atas Patahan: Benarkah Mitigasi Bencana Kita Sudah Memadai?

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Indonesia berada dalam kawasan bencana dengan risiko tinggi sebagai negara yang berdiri di atas Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, dengan 295 sesar aktif, 14 segmen sumber gempa subduksi, serta ratusan segmen patahan lain yang belum teridentifikasi menurut Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) 2024. Kondisi tektonik pertemuan lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan […]

expand_less