Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Indonesia Inventors Day 2025, Tim Mahasiswa UMS Bawa Pulang 5 Medali Bergengsi

Indonesia Inventors Day 2025, Tim Mahasiswa UMS Bawa Pulang 5 Medali Bergengsi

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi dalam ajang kompetisi Indonesia Inventors Day (IID) 2025 pada 11-14 September 2025 di Smesco Exhibition Hall, Jakarta, Indonesia. Sejumlah 5 tim UMS berhasil meraih 2 medali perak dan 3 medali perunggu, melalui inovasi dan kreativitas mahasiswa.

Tim Mynterke dengan inovasi Education Game untuk membantu siswa memahami mata pelajaran di sekolah dan Tim Phisio Connect tentang sebuah inovasi mengenai pengukuran standar posisi tulang secara mandiri berhasil membawa pulang medali perak.

Sementara itu, masing-masing tim Xantoria, Sadhara, dan Yica membawa pulang medali perunggu. Tim Xantoria.menciptakan obat analgesik yang terbuat dari kulit manggis.Tim Sadhara mengembangkan aplikasi dalam membantu kesehatan mental, sedangkan Tim Yica dengan inovasi pemanfaatan eceng gondok dalam komposisi sabun pembersih wajah.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Kholid Al Ghofari, S.T., M.T., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi internasional.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh tim-tim mahasiswa. Ini bukan sekadar kemenangan medali, tetapi kemenangan atas semangat kreativitas, kerja keras, dan komitmen untuk memberi solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Kholid saat dimintai keterangan pada Minggu, (21/9).

Menurutnya, strategi pendekatan proaktif dilakukan melalui tiga pilar, yakni Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), laboratorium inovasi fakultas, dan program talent scouting di awal semester diterapkan untuk menemukan mahasiswa berbakat. Kemenangan ini menurutnya menjadi bukti efektivitas implementasi strategi pendampingan, sekaligus menunjukkan konsistensi prestasi lintas fakultas.

Kholid berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk tidak pernah ragu dalam bermimpi besar. “Inovasi dimulai dari keberanian untuk bertanya, ‘Bagaimana jika?’ Jadilah agen perubahan, sekecil apapun sumbangsih Anda,” harapnya.

Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., selaku Kasubdit Talenta, Inovasi, dan Prestasi DKPTI, memaparkan UMS melakukan pendampingan penuh kepada setiap tim sejak awal proposal dibuat. Ia menegaskan bahwa UMS melakukan strategi jangka panjang dalam mengembangkan potensi mahasiswa.

“Pendampingan dilakukan sejak awal proposal dibuat, dengan menetapkan dosen pendamping untuk setiap tim, menetapkan tim reviewer, uji kelayakan proposal dengan mempresentasikan ide dan pemberian masukan oleh tim reviewer dan presentasi kesiapan sebelum berangkat dengan menghadirkan tim reviewer, dosen pendamping dan bapak/ibu wakil dekan kemahasiswaan,” ujarnya.

Fatih menyampaikan, hambatan dalam persiapan kompetisi IID 2025 adalah inovasi dan kreativitas ide yang harus memiliki nilai pengembangan bisnis cukup tinggi. Sehingga, menurutnya, dalam tingkat internal, tim pun diseleksi berdasarkan presentasi ide yang menunjukkan potensi bisnis dari inovasi yang diusulkan.

Selain itu, DKPTI UMS melakukan kerja sama dengan Wakil Dekan kemahasiswaan di setiap fakultas untuk mengidentifikasi dan mengelompokan minat dan bakat mahasiswa. Fatih menuturkan kompetisi merupakan bentuk nyata mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi diri.

“Untuk meningkatkan value atau nilai seorang mahasiswa, maka perlu adanya tantangan yang nyata. Semakin besar tantangan yang dihadapi, maka tentu semakin besar pula peningkatan value yang ada pada diri mahasiswa,” tambahnya. (Roselia/Humas)

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modernisasi Pendidikan Islam dalam Gagasan dan Gerakan K.H. Ahmad Dahlan

    Modernisasi Pendidikan Islam dalam Gagasan dan Gerakan K.H. Ahmad Dahlan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Oleh: Kukuh Prakosa Agustian, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu K.H. Ahmad Dahlan adalah salah satu tokoh pembaharu Islam paling berpengaruh di Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan. Ia lahir di Kauman, Yogyakarta, pada tahun 1868 dengan nama kecil Muhammad Darwis. Sejak kecil, ia hidup di lingkungan keluarga religius dan mendapat pendidikan agama secara tradisional. Perjalanan intelektualnya berkembang pesat […]

  • Delegasi SUMU Sambangi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026

    Delegasi SUMU Sambangi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 122
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, TIONGKOK – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) kembali membawa pengusaha Muhammadiyah untuk melihat lebih dekat perkembangan bisnis di Tiongkok melalui SUMU Business Trip to Beijing pada 8–14 September 2026. Salah satu agenda utama dalam bisnis trip tersebut adalah kunjungan delegasi SUMU ke China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026). Kunjungan ini menjadi kesempatan […]

  • KKN FIK UMS Edukasi Hipertensi dan Gelar Cek Kesehatan Gratis

    KKN FIK UMS Edukasi Hipertensi dan Gelar Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program edukasi hipertensi dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, 22-23 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan penyakit tidak menular, khususnya hipertensi yang […]

  • Muhammadiyah Hadir Perkuat Advokasi dan Perlindungan PMI di Malaysia, dari Legalitas hingga Peran Komunitas

    Muhammadiyah Hadir Perkuat Advokasi dan Perlindungan PMI di Malaysia, dari Legalitas hingga Peran Komunitas

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KUALA LUMPUR – Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, khususnya mereka yang tidak memiliki dokumen resmi masih menjadi tantangan tersendiri. Posisi pekerja migran tanpa status yang sah masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya advokasi dan perlindungan. Kondisi tersebut mendorong Muhammadiyah melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKI) PP Muhammadiyah memperkuat advokasi PMI […]

  • PPTQ Shirathun Najah Gelar Tahfidz Camp 2025, Perpaduan Al-Qur’an dan AI

    PPTQ Shirathun Najah Gelar Tahfidz Camp 2025, Perpaduan Al-Qur’an dan AI

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Shirathun Najah Muhammadiyah Ranting Miri sukses menggelar acara Tahfidz Camp 2025 pada 3-4 Maret 2025. Mengusung tema “Qur’an dan AI”, kegiatan ini mengangkat slogan “Al-Qur’an Dibaca, Gadget Dikelola, dan Lingkungan Dijaga” serta berlangsung di Dukuh Miri, Desa Bulu, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan yang digelar selama dua […]

  • Rakyat Kecil dan Pendidikannya yang Tertindas

    Rakyat Kecil dan Pendidikannya yang Tertindas

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Oleh : Desprevita Khairunnisa Ekananda (202110230311035) Buku Pendidikan Kaum Tertindas ini berisi tentang bagaimana pengaruh pemikiran Paulo Freire di bidang pendidikan juga bidang-bidang besar lainnya. Buku yang merupakan hasil pengamatan Paulo Freire selama 6 tahun dalam pengasingan politik, pengamatan yang diperkaya oleh apa yang telah lebih dahulu dihasilkan oleh Paulo Freire lewat kegiatan-kegiatan berpendidikannya di […]

expand_less