Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ICIIP 2025 Jadi Komitmen UMS Kembangkan Psikologi Islam dan Indigenous

ICIIP 2025 Jadi Komitmen UMS Kembangkan Psikologi Islam dan Indigenous

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) senantiasa mengembangkan kajian psikologi berbasis nilai Islam dan indigenous. Salah satu strateginya adalah menggelar International Conference of Islamic and Indigenous Psychology (ICIIP) untuk ketiga kalinya tahun ini.

Chair ICIIP sekaligus Ketua Pusat Studi Psikologi Islam UMS Fajar Ruddin, S.Psi., M.Sc., M.A., mengatakan konferensi ini kian meneguhkan posisi UMS sebagai pusat pengembangan ilmu psikologi Islam dan indigenous di kancah global. Adapun tema yang kegiatan tahun ini adalah “Islamic & Indigenous Psychology for Global Challenges”.

“Konferensi yang dilaksanakan pada 23–24 September 2025 ini menjadi wadah akademik bagi para psikolog, peneliti, mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum yang memiliki perhatian pada pengembangan psikologi berbasis nilai-nilai Islam dan kearifan lokal,” kata Fajar saat dihubungi pada Jumat (10/10).

Lokakarya atau workshop menjadi kegiatan prakonferensi yang digelar pada 23 September 2025 di Fakultas Psikologi UMS. Fajar menuturkan kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa profesi, dosen, peneliti, psikolog, dan praktisi yang menaruh minat pada perkembangan psikologi Islam.

Dua fasilitator berpengalaman turut memandu jalannya workshop. Yakni dosen Fakultas Psikologi UMS, Dr. Nanik Prihartanti, M.Si., Psikolog., dengan tema “Mawas Diri: Journey to Self Transformation” dan psikolog dari International Association of Muslim Psychologists, Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog., dengan tema “Tazkiya Therapy: Theoretical Foundations and Practice of Tazkiya Therapy”.

“Kedua workshop tersebut dirancang dalam kegiatan sehari penuh untuk memberikan pemahaman mendalam sekaligus keterampilan praktis mengenai pengembangan diri serta terapi psikologi berbasis nilai Islam dan indigenous,” imbuh Fajar.

Sehari setelahnya, kegiatan konferensi pun digelar secara daring pada 24 September 2025 dengan menghadirkan empat pembicara. Yaitu Ketua International Association of Muslim Psychologists (IAMP) Bagus Riyono; Dosen Universiti Kebangsaan Malaysia sekaligus pendiri dan penulis Enlightening Parenting, Okina Fitriani, M.A., Ph.D., Psikolog; dosen Charles Sturt University Australia, Prof. Dr. G. Hussein Rassool; dan dosen Psikologi UMS Aad Satria Permadi, M.A., Ph.D.

Ketua International Association of Muslim Psychologists, Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog., mempresentasikan “Tazkiya Therapy: Theoretical Foundations and Practice of Tazkiya Therapy” dalam konferensi ICIIP 2025.

Keempat tokoh tersebut menyampaikan materi terkait perkembangan psikologi Islam dan indigenous dari aspek konseptual, praktik intervensi, hingga tantangan implementasi di tingkat global.

Konferensi ini diikuti oleh civitas academica UMS dan sejumlah kampus di Indonesia lainnya, seperti Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Jambi, Jakarta, sampai Jawa Barat. Sementara peserta yang berasal dari luar negeri berasal dari Malaysia dan Taiwan.

Rangkaian ICIIP 2025 diakhiri dengan presentasi peserta call for paper dengan tema besar “Islamic & Indigenous Psychology for Global Challenges”. Co-chair ICIIP 2025 Septian Wahyu Rahmanto, S.Psi., M.Psi., Psikolog. mengatakan call for paper menjadi wadah diskusi tentang peran nilai Islam dan kearifan lokal dalam menjawab tantangan psikologi global yang semakin kompleks.

Septian menyebut presentasi paper tersebut digelar secara hibrid dan diikuti 48 peserta. “Presenter berasal dari Indonesia, Taiwan, Malaysia, Kenya, Tanzania, Pakistan, dan Bangladesh,” ujarnya.

Sejumlah penelitian yang dipaparkan menawarkan model intervensi dan strategi preventif terhadap kasus-kasus psikologis. Ada pula penelitian yang menyoroti praktik keagamaan sebagai sumber daya psikologis.

Septian menyebut penelitian yang dijabarkan dalam ICIIP 2025 tidak melulu berfokus pada konteks Islam. Sejumlah penelitian pun menggali psikologi indigenous dalam kehidupan masyarakat.

Dengan menghadirkan perspektif lintas disiplin, acara ini memperlihatkan bagaimana psikologi Islam dan indigenous dapat berkontribusi dalam menjawab tantangan global seperti krisis kesehatan mental, disintegrasi sosial, hingga tuntutan dunia kerja modern,” tegas Septian.

Septian optimis konferensi ini dapat menunjukkan komitmen Fakultas Psikologi UMS untuk mengambil peran dalam mengembangkan ilmu psikologi berbasis Islam dan kearifan lokal. Perpaduan dua hal tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peradaban manusia masa kini di seluruh dunia.

“Konferensi ini bukan hanya sekadar forum akademik, tetapi juga upaya nyata UMS untuk menghadirkan psikologi dari sudut pandang yang lebih holistik. Selain itu juda dapat memberikan dampak bagi umat manusia dengan memadukan nilai spiritualitas dan kearifan lokal dalam menjawab tantangan global,” tandas Septian. (Gede/Humas)

Editor: Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukseskan Budaya Literasi, Tim P2AD UMS Adakan Pelatihan Majalah Digital di Sekolah

    Sukseskan Budaya Literasi, Tim P2AD UMS Adakan Pelatihan Majalah Digital di Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar pelatihan membuat majalah sekolah digital. Kegiatan ini dilakukan di Gedung Utara SMK Muhammadiyah Kartasura pada Jumat (9/5). Hadir pada kegiatan tersebut kepala sekolah Moh Prasetyo, S.T, M.Pd., Guru Bahasa Indonesia Sadiyah Nuraini, S.Pd., M.Pd., dan tim pengabdian masyarakat dari […]

  • Prof. Din Syamsuddin: Dakwah Muhammadiyah Harus Spesifik, Inklusif, dan Kontekstual

    Prof. Din Syamsuddin: Dakwah Muhammadiyah Harus Spesifik, Inklusif, dan Kontekstual

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 530
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Prof. Din Syamsuddin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015, menekankan pentingnya gerakan dakwah yang lebih terarah dan spesifik dalam menyasar kelompok-kelompok tertentu, sesuai dengan dinamika umat Islam dan keberagaman Indonesia. Hal ini disampaikan dalam acara Silaturahim Nasional (Silatnas) Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah pada Selasa (12/11) di Jakarta. […]

  • Bakti Sosial AMM di Desa Samiran: Menguatkan Tali Silaturahmi dan Pengabdian Sosial

    Bakti Sosial AMM di Desa Samiran: Menguatkan Tali Silaturahmi dan Pengabdian Sosial

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – Ahad, 23 Juni 2024 menjadi hari bersejarah bagi Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Pada hari tersebut, Bakti Sosial Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) diselenggarakan dengan penuh semangat dan dihadiri oleh 1000 tamu undangan. Acara berlangsung di Halaman Gedung Serbaguna Desa Samiran, dan dalam momen berharga ini, sebanyak 500 paket sembako disalurkan kepada […]

  • Kolaborasi Muhammadiyah dan KKP untuk Pulau-Pulau Kecil dan 3T

    Kolaborasi Muhammadiyah dan KKP untuk Pulau-Pulau Kecil dan 3T

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus memperluas jejaring kolaborasi strategis dalam dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Kali ini, LDK PP Muhammadiyah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk menindaklanjuti kerja sama antara PP Muhammadiyah dan KKP, khususnya dalam penguatan sektor masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil. Pertemuan […]

  • Mahasiswa PLP UMS Ajak Siswa SMA Batik 2 Surakarta Memahami Difusi dan Osmosis melalui Praktikum Sederhana

    Mahasiswa PLP UMS Ajak Siswa SMA Batik 2 Surakarta Memahami Difusi dan Osmosis melalui Praktikum Sederhana

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) turut berperan dalam menghadirkan pembelajaran biologi yang lebih interaktif di SMA Batik 2 Surakarta. Melalui kegiatan praktikum sederhana, mahasiswa mengajak siswa kelas XI memahami materi transportasi membran, khususnya konsep difusi […]

  • Karya Siswa SD Muhammadiyah 2 Balikpapan Mendapat Apresiasi Ketua Komisi X DPR RI dalam Agenda 1000 Cahaya ‘Aisyiyah

    Karya Siswa SD Muhammadiyah 2 Balikpapan Mendapat Apresiasi Ketua Komisi X DPR RI dalam Agenda 1000 Cahaya ‘Aisyiyah

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Kebanggaan dirasakan keluarga besar SD Muhammadiyah 2 Balikpapan ketika karya salah satu siswinya, Alea, mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua Komisi X DPR RI, Ibu Hetifah Sjaifudian, pada kegiatan 1000 Cahaya ‘Aisyiyah yang diselenggarakan di SMA Negeri 8 Balikpapan dalam rangka peringatan Milad ‘Aisyiyah. Karya gambar yang dibuat oleh Alea mengangkat tema pelestarian […]

expand_less