Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dukung Gerakan Zero Waste, Tim Pengabdian UMS dan BUMDES Gajahan Sulap Limbah Pangan Jadi Pakan Ikan

Dukung Gerakan Zero Waste, Tim Pengabdian UMS dan BUMDES Gajahan Sulap Limbah Pangan Jadi Pakan Ikan

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi pengabdian masyarakat. Tim dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Biologi UMS berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Gajah Makmur Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, mengembangkan program “Cycling Zero Waste Pendukung Kemandirian Pangan” yang berhasil menyulap limbah makanan menjadi pakan ikan bernilai ekonomi. Pengabdian ini berhasil mendapatkan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) 2025.

Ketua tim pengabdian, Windi Wulandari, S.KM., M.PH., menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari permasalahan serius terkait penumpukan sampah organik di Desa Gajahan. “Sebagian besar masyarakat belum mampu mengelola limbah makanan rumah tangga dengan baik. Melalui program ini, kami ingin mengubah masalah menjadi peluang – mengurangi sampah, mendukung kemandirian pangan, sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru,” jelas Windi, Sabtu (11/10).

Menurut data analisis situasi, sampah makanan menyumbang hingga 39,41 persen dari total komposisi sampah di Indonesia, menjadikannya jenis limbah paling dominan. Di Desa Gajahan sendiri, sebagian besar sampah organik berasal dari rumah tangga, warung makan, dan kos – kosan yang belum memiliki sistem pengolahan terpadu. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gas metana (CH4) yang memperparah perubahan iklim dan menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit seperti lalat dan tikus.

Program pengabdian ini juga menjawab persoalan ekonomi lokal. BUMDES Gajah Makmur, yang mengelola usaha ternak lele dan gurami, selama ini terkendala biaya pakan yang tinggi. Dengan pelatihan produksi pelet ikan dari limbah pangan, biaya operasional dapat ditekan dan hasil budidaya berpotensi meningkat.

Peserta dilatih langsung mulai dari pemilihan bahan hingga proses pencetakan pelet menggunakan metode sederhana

“Dengan inovasi pelet berbasis food waste ini, kami berharap produksi ikan bisa kembali meningkat. Kami optimistis program ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tapi juga memperkuat ekonomi desa,” ungkap Joko Sutoyo, pembina kelompok perikanan Desa Gajahan.

Dalam kegiatan pelatihan pada Senin (22/9) lalu, tim UMS memperkenalkan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah limbah organik dan mesin pencetak pelet ikan. Peserta dilatih langsung mulai dari pemilihan bahan hingga proses pencetakan pelet menggunakan metode sederhana yang mudah diterapkan di tingkat rumah tangga maupun kelompok usaha. Program ini juga dilengkapi pendampingan dan evaluasi berkelanjutan agar kelompok BUMDES mampu memproduksi pakan ikan secara mandiri.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab) dan tujuan ke-13 (penanganan perubahan iklim). Program ini berkontribusi nyata dalam mengurangi emisi gas metana melalui pengelolaan sampah organik, sekaligus mendukung Asta Cita Ekonomi Hijau dan Biru dengan menciptakan produk ramah lingkungan yang berdaya guna.

Melalui kegiatan ini, UMS terus memperkuat perannya sebagai kampus berkemajuan yang mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi dengan solusi konkrit terhadap permasalahan sosial dan lingkungan. “Kami ingin UMS tidak hanya hadir sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan desa mandiri, bersih, dan berdaya saing,” pungkas Windi. (Alvian/Humas)

Editor: Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantang Padam Sebelum Aman: Edukasi & Simulsi Kebakaran di SMP Muhammadiyah 5 Surakarta Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Sekolah

    Pantang Padam Sebelum Aman: Edukasi & Simulsi Kebakaran di SMP Muhammadiyah 5 Surakarta Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Sekolah

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam upaya menumbuhkan budaya keselamatan dan meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi kebakaran, SMP Muhammadiyah 5 Surakarta bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Tanggap Bencana pada 16 Juli 2026 di halaman SMP Muhammadiyah 5 Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan. […]

  • Darul Arqam Madya IMM AR Fakhruddin: Momentum Peneguhan Ideologi dan Transformasi Kader

    Darul Arqam Madya IMM AR Fakhruddin: Momentum Peneguhan Ideologi dan Transformasi Kader

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, YOGYAKARTA — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) AR Fakhruddin Kota Yogyakarta secara resmi membuka kegiatan Darul Arqam Madya (DAM) 2025 dengan mengusung tema “Aktualisasi Ideologi sebagai Basis Gerakan Sosial IMM.” Kegiatan ini dibuka melalui Studium Generale yang berlangsung di Aula Drupadi, BBPPMPV DIY, pada Rabu (15/10). Kegiatan Darul Arqam Madya ini diselenggarakan […]

  • PDNA Sukoharjo

    Membangun Ruang Aman Bersama: Rahima Lakukan Monev SOP PPKS di Pondok Muhammadiyah Shiratunnajah dan PD Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Dalam upaya memperkuat implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), Rahima menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) bersama Pondok Muhammadiyah Shiratunnajah dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sukoharjo pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai di salah satu kedai kopi di Kota Solo ini diikuti oleh […]

  • Perkuat Pemberdayaan Desa Binaan, PK IMM Pondok Internasional KH Mas Mansur UMS Gelar Kegiatan Buka Bersama

    Perkuat Pemberdayaan Desa Binaan, PK IMM Pondok Internasional KH Mas Mansur UMS Gelar Kegiatan Buka Bersama

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 355
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Buka bersama adalah salah satu agenda yang sering dilaksanakan terkhusus di Bulan Ramadhan. Buka bersama telah menjadi tradisi sekaligus ajang untuk mempererat silaturahmi antar umat muslim di seluruh dunia. Tak ingin memutus tradisi, PK IMM Pondok Internasional KH Mas Mansur UMS turut menggelar serangkaian kegiatan buka bersama di desa binaan, yakni di […]

  • Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

    Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Muhammadiyah Kalimantan Timur menilai bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak dapat dilepaskan dari lemahnya kebijakan dan penegakan hukum lingkungan. Hal tersebut mengemuka dalam Lokakarya Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Kaltim yang digelar di Samarinda, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Belajar dari Bencana Banjir Sumatra: Membangun Pengelolaan Sumber […]

  • Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

    Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA (4/9/26) – Pasca gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo melanda 7 kabupaten di NTT, Muhammadiyah langsung bergerak melalui pilar kemanusiaan yang digawangi MDMC dan Lazismu. Tahap awal respons dilakukan dengan berkoordinasi pihak setempat dan mendirikan Pos Koordinasi Wilayah yang berlokasi di Klinik Muhammadiyah Ende, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, kabupaten Ende. Pos […]

expand_less