Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Pendidikan Karakter vs Kejar Nilai: Mencari Titik Tengah Krisis Empati Generasi Z

Pendidikan Karakter vs Kejar Nilai: Mencari Titik Tengah Krisis Empati Generasi Z

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

oleh: Muhammad Fahdhi Fauzi Akbar,

(Mahasiswa Doktoral Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka)

Dunia pendidikan sekarang sedang berada dalam keadaan dualisme, yang mana satu menuntut nilai pencapaian nilai secara akademis (nilai, skor UN/asesmen, kelulusan PTN) sementara sisi lain fokus pada pembentukan karakter, moral, dan etika (diperkuat dengan implementasi Kurikulum Merdeka dan isu sosial seperti bullying dan kurangnya empati di kalangan pelajar).

Generasi Z, yang tumbuh di era digital, sering diidentifikasi mengalami “krisis empati,” ditunjukkan dari meningkatnya kasus perundungan siber dan degradasi nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini berupaya menganalisis bagaimana orientasi sekolah yang berlebihan pada “kejar nilai” (penekanan kognitif) dapat berkontribusi pada penumpulan empati, dan mencari model integrasi yang efektif antara pendidikan karakter dan tuntutan akademis.

Melihat beberapa update berita dalam dunia maya dan media sosial sekarang krisis mental yang terjadi dalam dunia pendidikan menyebabkan, sogok-menyogok demi mendapatkan kursi dalam PTN untuk masuk dan tidak menggunakan nilai akademis, kekerasan dan bullying yang terjadi di lingkungan pendidikan yang menyebabkan jatuhnya korban, dan masih banyak contoh yang lain terjadi di dunia pendidikan saat ini.

Sudah banyak tulisan tulisan teori teori atau pun artikel ilmiah yang membahas tentang potensi akademik , nilai nilai karakter akan tetapi apakah hanya menjadi tulisan yang bisa di baca oleh kalangan akademis tapi tidak ada perubahan, oleh karna itu timbul sebuah pertanyaan “Bagaimana Generasi Z membangun karakter agar menggali potensi akademik untuk mendapatkan nilai nilai pendidikan?

Dalam era perkembangan teknologi yang semakin pesat, kreativitas dan inovasi menjadi kunci utama dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan ditengah perkembangan tersebut, pendidikan karakter memiliki peran yang sangat penting dalam menggali potensi kreativitas dan inovasi. Pendidikan karakater berfokus berfokus pada nilai nilai moral etika, dan sikap positif yang dapat membentuk kepribadian secara holistic, oleh karna itu pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi, kemampuan berkomunikasi yang baik, serta keterampilan sosial dan emosional yang kuat.

Pendekatan pendidikan yang sering kali berfokus pada hasil akademik semata kini harus diperbaharui dengan cara yang lebih holistik. Pendekatan holistik dalam pendidikan karakter memandang bahwa pembelajaran akademik dan pembentukan karakter harus dilakukan secara seimbang dan terintegrasi. Pendekatan ini bertujuan untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas dalam bidang ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga bijaksana, penuh empati, dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan mereka. Melalui pendekatan holistik, nilai-nilai karakter seperti rasa hormat, tanggung jawab, kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, dan kepemimpinan dapat dipelajari oleh generasi sekarang dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari, termasuk melalui interaksi sosial, kegiatan ekstrakurikuler, dan sikap mereka dalam menghadapi tantangan akademik.

Secara pribadi tulisan ini muncul dengan adanya realita yang ada di lingkungan sekitar. Sebagai mahasiswa yang sedang menempuh studi program doktoral (S3) , nilai-nilai aktualisasi dalam dunia pendidikan dan penanaman karakter, moral dan budaya sudah sangat hilang dalam dunia pendidikan. Bukan lagi saling menyalahkan menteri pendidikan dan sistem pendidikan tidak bisa di salahkan. Perlu adanya konsentrasi dan pendampingan secara berkala yang sistematis agar menciptakan cita-cita yang di inginkan bersama.

Kesimpulannya Generasi Z bukanlah kegagalan individu, melainkan terperangkap dalam sebuah sistem yang ada dalam menyelaraskan antara tuntutan pragmatis abad ke-21 dengan kebutuhan dasar manusia akan koneksi dan moralitas. Generasi Z dapat mencapai keseimbangan holistik antara potensi akademik dan nilai-nilai pendidikan dengan membangun karakter melalui disiplin, kerja keras, dan kemandirian, yang merupakan prasyarat untuk keunggulan kognitif. Nilai-nilai ini diperkaya oleh kreativitas, tanggung jawab, dan keterampilan komunikatif yang diperoleh dari interaksi sosial dan pengalaman, seperti yang dicerminkan dalam permainan tradisional yang menuntut kerja sama dan ketaatan pada aturan. Intinya, pembangunan karakter bagi Gen Z adalah proses di mana nilai moral berfungsi sebagai katalisator yang memungkinkan potensi akademik digali secara optimal, menghasilkan bukan hanya nilai tinggi, tetapi juga pribadi yang jujur, bertanggung jawab, dan berempati.

Editor: Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengawali Safari Ramadhan, PCM Muara Aman Tebarkan Cahaya Dakwah di Mushola Al Faruq

    Mengawali Safari Ramadhan, PCM Muara Aman Tebarkan Cahaya Dakwah di Mushola Al Faruq

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman secara resmi mengawali rangkaian Safari Ramadhan 1446 H dengan kunjungan pertamanya ke Mushola Al Faruq, Muara Aman, Kabupaten Lebong, Bengkulu pada Ahad, 2 Maret 2025. Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat dengan kehadiran berbagai elemen Muhammadiyah setempat. Safari Ramadhan ini dihadiri oleh Ketua PCM Muara Aman, Jefriyanto, […]

  • Wakaf Fenomenal: 388 Juta Rupiah Diterima di Haflah Akhirussanah Angkatan IX di SMA Trensains!

    Wakaf Fenomenal: 388 Juta Rupiah Diterima di Haflah Akhirussanah Angkatan IX di SMA Trensains!

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 360
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sragen – Pada Ahad, 31 Maret 2024, suasana haru dan kebersamaan menyelimuti Haflah Akhirussanah Angkatan IX di SMA Trensains Muhammadiyah Sragen. Dalam acara yang penuh makna ini, tidak hanya menjadi momentum penutup tahun ajaran, tetapi juga menyaksikan keajaiban solidaritas dan kecintaan akan pendidikan. Dengan semangat membara, para tokoh pendidikan seperti “Selamat telah menyelesaikan masa […]

  • Jam’iyah, Jamaah, dan Imamah : Pilar Kekuatan Persyarikatan

    Jam’iyah, Jamaah, dan Imamah : Pilar Kekuatan Persyarikatan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Persyarikatan Muhammadiyah bukan sekadar sebuah jam’iyah (organisasi), tetapi juga jamaah, yakni himpunan orang-orang yang dipersatukan oleh akidah, cita-cita, dan nilai perjuangan yang sama. Sebagaimana disampaikan K.H. Indra Cahyadi, dalam sambutan pada acara Pembukaan Muspimda PDM Kab. Berau, di Hotel SM Tower & Convention, Tanjung Redeb, (1/8/2026) bahwa unsur tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun gerakan […]

  • Resmi Dilantik, Ini Susunan Pengurus PWPM Kalimantan Tengah 2023-2027

    Resmi Dilantik, Ini Susunan Pengurus PWPM Kalimantan Tengah 2023-2027

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 257
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palangka Raya – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Kalimantan Tengah Periode 2023-2027 resmi dilantik. Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) Najih Prastiyo di Ballroom Hotel Best Western Kota Palangka Raya, Sabtu (13/7/24). Kepengurusan PW Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah yang dinahkodai oleh Yandi Novia itu dikukuhkan dalam surat lampiran […]

  • 32 ANAK IKUTI KHITAN KERJASAMA BPO KOKAM KALTIM DAN BAZNAS KUKAR

    32 ANAK IKUTI KHITAN KERJASAMA BPO KOKAM KALTIM DAN BAZNAS KUKAR

    • calendar_month Senin, 25 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 528
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Sebulu – Di penghujung tahun Badan Pelaksana Operasional Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (BPO KOKAM) Kalimantan Timur kembali menggelar khitanan massal. Kegiatan dilangsungkan di Sebulu Kutai Kertangera pada Ahad, 24 desember 2023. Pelaksanaan kegiatan diselenggarakan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sebulu dengan peserta sebanyak 32 anak yang melibatkan tim medis dari Puskesmas Sebulu dan […]

  • Dalam Rangka HKB 2021, MDMC Balikpapan Bersilaturahim Ke BPBD Kota Balikpapan Sekaligus Menyampaikan Laporan Respon Kebencanaan

    Dalam Rangka HKB 2021, MDMC Balikpapan Bersilaturahim Ke BPBD Kota Balikpapan Sekaligus Menyampaikan Laporan Respon Kebencanaan

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 941
    • 0Komentar

    KABARMUH, Balikpapan – Dalam memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2021 kali ini,  Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah Kota Balikpapan melakukan kunjungan dalam rangka silaturahim sekaligus menyerahkan laporan respon kebencanaan kepada BPBD Kota Balikpapan (26/04). Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) adalah inisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Yang tujuannya adalah untuk mengajak semua […]

expand_less