Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional: IMM Sukoharjo Adakan Diskusi Sebagai Bentuk Respon Keputusan Presiden Prabowo.

Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional: IMM Sukoharjo Adakan Diskusi Sebagai Bentuk Respon Keputusan Presiden Prabowo.

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA — Merespon pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional, IMM Sukoharjo bersama PMII Pabelan UMS dan HMI Ahmad Dahlan 1 mengadakan dialog kebangsaan dengan mengusung tema “Rekonstruksi Legitimasi Kekuasaan: Menimbang Kembali Peran Soeharto dalam Narasi Pahlawan Nasional” yang dilaksanakan pada kamis (20/11/25).

Selaku moderator, Oyan menyampaikan harapan dilaksanakannya acara tersebut, yaitu menjadi jawaban bagi kebingungan-kebingungan terhadap keputusan pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional.

“Mungkin dari kita masih cukup bingung terhadap sikap seperti apa yang harus kita bawa dalam merespon persoalan ini, dengan pemateri yang ada diharapkan bisa menjadi jawaban bagi teman-teman dalam kebingungan-kebingungan yang dihadapi mengenai persoalan ini,” ujarnya.

Pemantik pertama, Aria Gumilang, mengupas proses naiknya Soeharto melalui Supersemar dan dinamika MPRS. Ia membahas tindakan politik Soeharto yang dilegalkan dengan membuat undang-undang terlebih dahulu terkait tindakanya. Berbeda dengan Soekarno yang melakukan suatu tindakan kemudian membuat undang-undang yang melegalkan tindakannnya tersebut.

Ia juga membahas narasi pembangunan yang digunakan Soeharto. Menurutnya istilah “pembangunan” yang digunakan Soeharto dijadikan sebagai alat legitimasi dalam melaksanakan tindakannya.

“Memang ia sebenarnya ada jasanya dalam pembangunan indonesia, meskipun yang akhirnya melahirkan banyak ketimpangan dan kejahatan-kejahatan yang ia buat jauh lebih besar,” ungkapnya.

Pemantik kedua, Ahmad Hakim Maulana, memaparkan bahwa menjadinya Soeharto sebagai bapak pembangunan terdapat banyak kasus-kasus dan nepotisme dibelakangnya yang belum diusut hingga kini.

“Walaupun Soeharto menjadi bapak pembangunan, dibelakangnya terdapat banyak kasus-kasus nepotisme yang sampai sekarang belum diusut,” paparnya.

Ia juga menyampaikan bahwa upaya pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional pernah dilakukan pada tahun 2007 dan 2014, namun terdapat undang-undang yang menghalanginya.

Pemantik ketiga, Muhammad Zein, menyampaikan kriteria yang harus dimiliki oleh seseorang yang dijadikan pahlawan nasional dilihat dari keteladanan moral, integrasi moral, dan perjuangan serang makhluk. Ia juga menjelaskan karakteristik politik etnis yang dihubungkan dengan konsep filsafat yang dibawa oleh Immanuel Kant yang membahas bagaimana melihat bahwa seorang itu melakukan sesuatu apakah berdasarkan dengan kewajiban atau formalitas belaka.

Selain dari pemantik, Hasan Abiyyu Abdullah selaku peserta diskusi juga menyampaikan pendapatnya bahwa ilmu pengetahuan dikuasai oleh siapa yang memerintah pada saat itu, begitu juga dengan sejarah yang dalam penulisannya ada ditangan siapa yang berkuasa pada saat itu.

“Siapa yang memegang ilmu pengetahuan maka ialah yang memegang kekuasaan, jika kita relevansikan pada masa itu kekuasaan ada ditangan Soeharto yang mana golkar merupakan partainya sendiri, sehingga golkar dapat mengendalikan ilmu pengetahuan itu sendiri,” jelasnya.

Eky Mu’amar, selaku peserta diskusi juga mempersoalkan siapa yang jujur dalam menulis sejarah, menurutnya banyak hal-hal yang tidak dicantumkan atau dikurangkan dalam penulisan sejarah.

“Permasalahannya, dalam penulisan sejarah itu siapa yang dapat dipercaya? Sejarah itu yang bisa diolah dipilih sesuai dengan keinginan mereka, keinginan rezim, lagi-lagi,” ujarnya penuh antusias.

Di penghujung diskusi, para peserta tampak antusias dalam menyampaikan pandangan pandangan mereka mengenai penganugerahan gelar pahlawan kepada Soeharto dengan melihat sejarah-sejarah yang ada.

Kontributor: Choiril Amirah Farida

Editor: Adi Kurniawan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Digital Pemecah Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste

    Mahasiswa UMS Ciptakan Aplikasi Digital Pemecah Masalah Gizi, Ekonomi Lokal, dan Food Waste

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih medali emas pada ajang International Youthpreneur Competition (IYC) 2025. Ide yang dikembangkan oleh mereka bergerak dalam bidang aplikasi digital untuk memecahkan masalah gizi, ekonomi lokal, dan food waste. Ide ini dikemas dalam satu aplikasi yaitu Nutreasy. Kolaborasi mahasiswa ini terhimpun dari tiga prodi yakni […]

  • Tak Mau Kalah Berkontribusi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Paser Turut Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat.

    Tak Mau Kalah Berkontribusi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Paser Turut Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat.

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.769
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM – Tana Paser (23/04/2020) pelajar SMA Muhammadiyah di Tanah Grogot yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)  ikut berkontribusi dalam melawan penyebaran pandemi Covid-19. Dalam hal ini, mereka melakukan kegiatan pembagian masker gratis kepada masyarakat Kabupaten Paser. Kegiatan yang dilaksanakan atas inisiatif salah satu kader IPM tersebut berawal dari keresahan  terhadap kondisi bangsa saat […]

  • Meriahkan Ramadhan 1446 H: Pimpinan Cabang Aisyiyah Ngunut Gelar Bazar

    Meriahkan Ramadhan 1446 H: Pimpinan Cabang Aisyiyah Ngunut Gelar Bazar

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung – Bazar Ramadhan menjadi agenda tahunan bagi warga Muhammadiyah cabang Ngunut Tulungagung. Tahun ini, Majlis Ekonomi Pimpinan Cabang Aisyiyah Ngunut menggelar bazar selama 2 hari pada hari Sabtu dan Ahad, 15-16 Maret 2025 M/ 15-16 Ramadhan 1446 H. Bertemakan “Semangat Kebersamaan Memajukan Ekonomi Ummat” menjadi harapan dan motivasi ibunda Aisyiyah Ngunut untuk memajukan […]

  • UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

    UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah kegiatan pameran dan coaching clinic perlindungan varietas tanaman yang digelar oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan kerja sama antara Pusat PVTPP dengan 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. […]

  • Kaltim Jadi Titik Baru Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah, Perkuat Aksi Iklim Berkelanjutan

    Kaltim Jadi Titik Baru Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah, Perkuat Aksi Iklim Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 7
    • 0Komentar

      SAMARINDA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur resmi membuka Mainstreaming Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah di Samarinda, Jumat (5/12/2025). Kegiatan yang diikuti lima puluh peserta ini menjadi tonggak penting, karena untuk pertama kalinya program nasional tersebut digelar di luar Pulau Jawa. Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Kaltim, Taufan Tirkaamiana, menjelaskan bahwa Gerakan 1000 Cahaya […]

  • Lolos Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa UMS Dorong Pemanfaatan AI Secara Bijak

    Lolos Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa UMS Dorong Pemanfaatan AI Secara Bijak

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui keikutsertaannya dalam program Google Student Ambassador 2026. Program resmi yang diinisiasi langsung oleh Google tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, literasi teknologi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara positif. Muhammad Hasbi Assidiqi, mahasiswa UMS dari Prodi […]

expand_less