Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ISETH 2025 UMS Angkat Isu Interdisipliner untuk Masa Depan Penelitian Global

ISETH 2025 UMS Angkat Isu Interdisipliner untuk Masa Depan Penelitian Global

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukuhkan posisi sebagai kampus dengan reputasi global melalui penyelenggaraan International Summit on Science, Technology, and Humanities (ISETH) 2025 dengan tema “Strategic Roles of University and Academia in Supporting Country Development”. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, M.Hum., pada Rabu (10/12) di Ruang Seminar lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Dalam sambutan pembukanya, Rektor UMS menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya forum akademik internasional yang dihadiri peserta dari berbagai belahan dunia. “Kami mengucapkan selamat datang di kampus kami. Suatu kehormatan bagi kami menyambut tamu, pembicara, dan peneliti dari 33 negara untuk bersama-sama berkontribusi dalam forum ini,” ujar Harun.

Rektor menegaskan bahwa perkembangan sains, teknologi, dan humaniora menjadi isu strategis yang perlu dibahas secara kolaboratif melalui peran universitas dan komunitas akademik global. Ia juga menyampaikan capaian internasional UMS yang menunjukkan kenaikan signifikan, termasuk keterlibatan UMS dalam radar THE World University Rankings 2026 dan raihan 7 Stars QS Rating, serta kontribusi penelitian yang terus meningkat.

Tidak hanya itu, UMS memperkuat posisinya sebagai kampus berbasis STEM, dengan 68 persen program studi berada pada rumpun tersebut. “Komitmen UMS adalah menjadi World Class University pada 2029, karena itu, kami terus memperluas kolaborasi internasional dan mendorong peningkatan publikasi, riset, serta pengabdian,” jelasnya.

Rektor UMS juga mengungkapkan bahwa dari total anggaran UMS sekitar Rp1 triliun, hampir 15 persen dialokasikan untuk penelitian dan pengabdian masyarakat, yang mencakup pengembangan teknologi, publikasi ilmiah, dan program pemberdayaan.

Ketua Panitia ISETH 2025, Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan ISETH tahun ini menghadirkan perkembangan signifikan. “ISETH 2025 menawarkan 17 sub-konferensi lintas disiplin, dari engineering, science, education, health, psychology, law, hingga Islamic studies. Tahun ini, sebanyak 865 paper dipresentasikan dalam seluruh sesi,” jelas Sarjito.

Ia menambahkan, peserta internasional yang ikut serta berasal dari 33 negara, di antaranya Australia, Belanda, Jepang, Malaysia, Turki, Singapura, Ghana, India, Pakistan, Inggris, hingga negara-negara di Afrika, Eropa, dan Oceania. Menurutnya, kolaborasi lintas negara ini menjadi bukti meningkatnya visibilitas akademik UMS di tingkat global.

“ISETH menjadi ruang interdisipliner yang mempertemukan ilmuwan, pendidik, peneliti sosial, dan inovator untuk berbagi gagasan, metode, dan solusi yang berdampak bagi humaniora,” tambahnya.

Sarjito juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia sub-konferensi, moderator, peneliti, reviewer, serta relawan yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan acara.

ISETH 2025 menghadirkan deretan pembicara utama tingkat dunia, di antaranya: Prof. Dr. Mohd Azizuddin Mohd Sani – Universiti Utara Malaysia, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A. – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dan Prof. Bambang Setiaji – Majelis Diktilitbang Muhammadiyah.

Dengan partisipasi akademisi global dan sajian riset terbaru, Sarjito berharap ISETH 2025 mampu memperkuat jejaring kolaborasi internasional serta membuka peluang penelitian baru yang berdampak luas. (Fika/Humas)

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKIP UMS Perkuat Jejaring Global melalui Visiting Professor di Cavite University Filipina

    FKIP UMS Perkuat Jejaring Global melalui Visiting Professor di Cavite University Filipina

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat jejaring akademik internasional melalui kegiatan Visiting Professor di College of Education, Cavite University (CvSU), Filipina, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pengakuan internasional, berbagi kepakaran dosen, sekaligus memperkuat implementasi kerja sama yang telah terjalin selama hampir satu dekade. […]

  • Kembali Tampil di Ruang Publik, SMP Muhammadiyah 1 Anggana Semarakkan Pawai HUT ke-81 RI

    Kembali Tampil di Ruang Publik, SMP Muhammadiyah 1 Anggana Semarakkan Pawai HUT ke-81 RI

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 85
    • 0Komentar

      ANGGANA – Semangat memperkenalkan diri kepada masyarakat terus ditunjukkan SMP Muhammadiyah 1 Anggana. Setelah sebelumnya tampil perdana dalam lomba gerak jalan tingkat Kecamatan Anggana, sekolah yang tengah tumbuh dan berkembang tersebut kembali tampil di ruang publik melalui pawai dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026). Keikutsertaan dalam pawai yang digelar di […]

  • Retajdid IMM Sukoharjo yang Mencerahkan

    Retajdid IMM Sukoharjo yang Mencerahkan

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Oleh: Izzul Khaq MPKSDI PDM Sukoharjo Peradaban manusia selalu dinakhodai oleh ide-ide brilian yang lahir dari pemikir-pemikir besar. Gagasan gagasan itulah yang menjadi rel bagi kereta peradaban umat manusia. Tanpa gagasan, peradaban akan berjalan tidak tentu arah. Sebuah bangsa, jika tidak ditopang oleh filosofi yang matang, seketika akan ambruk. Harus ada sebuah basis filosofi yang […]

  • Makna Filosofis Keris Naga Sapta dalam Gelaran POMNAS XIX di UMS

    Makna Filosofis Keris Naga Sapta dalam Gelaran POMNAS XIX di UMS

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perhelatan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 cabang olahraga pencak silat yang berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ditutup dengan nuansa filosofis yang kental. Simbol yang dihadirkan pada pembukaan hingga penutupan adalah keris Naga Sapta, pusaka sarat makna yang menjadi representasi keseimbangan dan kebijaksanaan. Dalam penutupan […]

  • DAD Kolosal IMM Sidoarjo 2025: Satukan Gerak, Siapkan Kader Berdaya dan Siap Berkolaborasi

    DAD Kolosal IMM Sidoarjo 2025: Satukan Gerak, Siapkan Kader Berdaya dan Siap Berkolaborasi

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 538
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sidoarjo – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam menggerakkan kaderisasi dengan menyelenggarakan Darul Arqam Dasar (DAD) Kolosal** pada 25–27 April 2025. Mengusung tema “Menguatkan Peran, Menyatukan Gerak: Kader IMM Siap Berdaya dan Berkolaborasi”, kegiatan ini berlangsung di Masjid Mukhlisin, Tulangan, Sidoarjo, dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai […]

  • PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS

    PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Oleh : Syafa Rahma Teha (202110230311009) Dalam buku Pendidikan Kaum Tertindas bisa dilihat bahwa buku ini membantu menggerakkan pemikiran-pemikiran positif serta kreatif untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Bisa dilihat bahwa negara kita tidak sedikit dari warga yang susah menggapai cita-citanya, maka tidak sedikit pula jika kita mendapati permasalahan-permasalahan yang muncul di negara kita. Tidak jarang tokoh-tokoh […]

expand_less