Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muhammadiyah Kalimantan Timur menilai bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak dapat dilepaskan dari lemahnya kebijakan dan penegakan hukum lingkungan. Hal tersebut mengemuka dalam Lokakarya Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Kaltim yang digelar di Samarinda, Sabtu (24/1/2026).

Ketua LHKP PWM Kaltim, H.M. Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa Muhammadiyah berkepentingan mengawal kebijakan publik agar berpihak pada keselamatan rakyat. Ia menilai isu lingkungan bukan hanya persoalan aktivis, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat.

Kegiatan yang mengangkat tema “Belajar dari Bencana Banjir Sumatra: Membangun Pengelolaan Sumber Daya Alam Kalimantan Timur yang Aman, Berkelanjutan, dan Berkeadilan” itu menjadi ruang kritik sekaligus refleksi terhadap arah pembangunan nasional dan daerah.

Anggota DPD RI Komite I, Dr. dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.N., yang hadir sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa pendekatan teknis semata tidak cukup dalam menangani bencana ekologis. Menurutnya, negara harus berani melakukan pembenahan mendasar terhadap kebijakan sumber daya alam.

“Selama kebijakan masih permisif terhadap perusakan lingkungan dan penegakan hukumnya lemah, maka bencana hanya soal waktu,” ujarnya.

Ia menyoroti praktik pemberian izin pertambangan, perkebunan skala besar, dan alih fungsi lahan yang kerap mengabaikan kajian lingkungan. Dampaknya, kawasan resapan air berkurang drastis, sementara permukiman terus berkembang di wilayah rawan bencana.

Ketua LHKP PWM Kaltim, H.M. Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa Muhammadiyah berkepentingan mengawal kebijakan publik agar berpihak pada keselamatan rakyat. Ia menilai isu lingkungan bukan hanya persoalan aktivis, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat.

“Ketika negara abai, rakyat yang pertama menjadi korban. Karena itu, Muhammadiyah harus hadir memberi kritik, masukan, sekaligus solusi,” katanya.

Diskusi juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengawasan lingkungan. Peserta lokakarya sepakat bahwa tumpang tindih kewenangan dan lemahnya koordinasi sering dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk menghindari tanggung jawab ekologis.

Lokakarya ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain peninjauan ulang perizinan di wilayah rawan bencana, penguatan sanksi hukum bagi perusak lingkungan, serta pelibatan masyarakat sipil dan organisasi keagamaan dalam pengawasan kebijakan.

Muhammadiyah Kaltim berharap rekomendasi tersebut dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin keselamatan dan keberlanjutan lingkungan hidup.(ay.1)

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anwar Abbas: Bagaimana Yiwu Bisa Menjadi Kekuatan Ekonomi Dunia?

    Anwar Abbas: Bagaimana Yiwu Bisa Menjadi Kekuatan Ekonomi Dunia?

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Anwar Abbas
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YIWU – Perjalanan Yiwu, sebuah kota di Provinsi Zhejiang, China, dari pasar tradisional menjadi salah satu pusat perdagangan grosir terbesar di dunia menunjukkan pentingnya kebijakan ekonomi yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk berusaha. Transformasi tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi, tetapi juga oleh keberanian pemerintah membuka peluang bagi tumbuhnya […]

  • UMS Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    UMS Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis masjid. Melalui kolaborasi antara Pusat Studi Kewirausahaan dan Kewirausahaan Sosial (PUSWIRASOS), Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS, Bank Indonesia (BI), serta Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Muhammadiyah Jawa Tengah, […]

  • Ta’awun Sosial Dampak Covid-19, Aisyiyah Balikpapan Terus Bergerak

    Ta’awun Sosial Dampak Covid-19, Aisyiyah Balikpapan Terus Bergerak

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 912
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Balikpapan – Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Balikpapan melakukan gerakan Ta’awun Sosial Dampak Covid-19. Gerakan tersebut merupakan intruksi dari Pimpinan Pusat Aisyiyah untuk seluruh pengurus dan warga Aisyiyah se-Indonesia untuk bergerak memberi manfaat bagi masyarakat yang terdampak wabah Covid-19. Sebagai tindak lanjut dari hal itu, PD Aisyiyah Balikpapan bersama ortom Muhammadiyah lainnya terus bergerak dan […]

  • Semarak Hari Guru Santri Asy-Syifa’ Blimbingrejo Persembahkan Karya Terbaik

    Semarak Hari Guru Santri Asy-Syifa’ Blimbingrejo Persembahkan Karya Terbaik

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JEPARA – Hari Guru di Ponpes Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari Jepara pada Selasa, 25 November 2025 / 4 Jumadil Akhir 1447 H berlangsung penuh khidmat sekaligus semarak. Sejak jauh-jauh hari, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) telah menyiapkan konsep acara dengan matang. Sejak usai salat subuh, para santri IPM tampak sibuk mengatur segala kebutuhan: dari […]

  • Tim Abdimas FK UMS Wujudkan Edukasi Kesehatan Terpadu di SD Musamba Boyolali

    Tim Abdimas FK UMS Wujudkan Edukasi Kesehatan Terpadu di SD Musamba Boyolali

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melaksanakan program edukasi kesehatan terpadu di Sekolah Dasar Muhammadiyah Sambon (Musamba), Banyudono, Boyolali. Kegiatan ini berlangsung sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 dan dilanjutkan dengan monitoring pada bulan-bulan berikutnya. Program bertajuk “Edukasi Personal Hygiene dan Penyediaan Sarana Sanitasi Dasar untuk […]

  • “Perkokoh Islam Wasathiyah di Indonesia: MUI Kembali dipimpin 2 Tokoh dari Ormas Islam Moderat Terbesar”

    “Perkokoh Islam Wasathiyah di Indonesia: MUI Kembali dipimpin 2 Tokoh dari Ormas Islam Moderat Terbesar”

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.016
    • 1Komentar

    KABARMUH.COM – Jakarta (27/11/2020), Musyawarah Nasional Majelis Ulama Indonesia ke-X telah sukses digelar.  Tema yang diusung ialah “Meluruskan Arah Bangsa dengan Wasathiyatul Islam, Pancasila, serta UUD NKRI 1945 Secara Murni dan Konsekuen”. Ma’ruf Amin bersyukur acara dapat berjalan dengan harmonis dan lancar. “Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuaan hasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian […]

expand_less