Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tujuh Kader HW UMS Ikut Tanam 1.000 Pohon untuk Kelestarian Gunung Lawu

Tujuh Kader HW UMS Ikut Tanam 1.000 Pohon untuk Kelestarian Gunung Lawu

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, NGAWI– Komitmen terhadap pelestarian lingkungan diwujudkan tujuh pimpinan Kafilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) melalui kegiatan penanaman 1.000 pohon di kawasan Gunung Lawu via Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Minggu (15/2/2026). Aksi nyata ini menjadi bukti kepedulian generasi muda terhadap masa depan lingkungan.

Program yang digagas Lembaga Manajemen Infaq Ngawi ini bertujuan merehabilitasi kawasan hutan dan menguatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem. Penanaman dilakukan di area yang membutuhkan pemulihan vegetasi untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut, termasuk erosi, longsor, dan berkurangnya daerah resapan air.

Muhammad Azibsyah, Ketua Kafilah HW UMS, menilai kegiatan ini lebih dari sekadar aksi simbolis atau kegiatan seremonial. “Menanam pohon berarti menanam komitmen untuk masa depan. Ini bentuk pengabdian sekaligus pembelajaran kepemimpinan yang kontekstual bagi para kader. Kami ingin menunjukkan bahwa kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang peduli pada keberlanjutan,” paparnya.

Azibsyah menjelaskan, pilihan untuk terlibat dalam aksi konservasi ini sejalan dengan visi HW UMS untuk membentuk kader yang tidak hanya cakap secara organisatoris, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan lingkungan yang tinggi. “Di era krisis iklim seperti sekarang, setiap orang, termasuk mahasiswa dan organisasi kampus, harus ambil peran aktif dalam upaya penyelamatan lingkungan,” tegasnya.

Ketua BKM RGW Rizky menyebutkan aksi lapangan menjadi metode efektif penguatan karakter kepemimpinan yang tangguh dan adaptif. “Kepemimpinan dibentuk melalui aksi nyata, bukan hanya forum formal atau teori di kelas. Kegiatan ini mempererat solidaritas dan meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan yang memerlukan aksi segera dari semua pihak,” jelasnya.

Rizky menambahkan, pengalaman langsung di lapangan memberikan pembelajaran yang tidak bisa didapat di ruang kelas. “Para kader belajar tentang kerja tim, problem solving, dan yang terpenting adalah memahami bahwa perubahan dimulai dari tindakan kecil yang konsisten. Menanam satu pohon mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan bersama-sama, dampaknya bisa sangat besar,” paparnya.

tujuh pimpinan Kafilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS)

Ketujuh pimpinan kafilah yang berpartisipasi yakni Rakanda Fayyiz, Rakanda Farhah, Rakanda Rizky, Ayunda Aida, Ayunda Haura, Ayunda Kailla, dan Ayunda Farisya. Mereka menanam berbagai jenis bibit pohon di lokasi strategis yang telah ditentukan berdasarkan kajian teknis dari tim ahli, guna mendukung keberlanjutan sumber daya alam dan memulihkan fungsi ekologis kawasan.

Selain aspek lingkungan, kegiatan ini juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Para peserta berinteraksi dengan masyarakat setempat, mendengar cerita mereka tentang perubahan kondisi lingkungan, dan memahami dampak nyata dari degradasi hutan terhadap kehidupan sehari-hari. “Ini membuat aksi konservasi menjadi lebih bermakna karena kami melihat langsung siapa yang akan mendapat manfaat dari apa yang kami lakukan,” ujar salah satu peserta.

HW UMS berharap dapat terus berkontribusi dalam gerakan konservasi dan menginspirasi generasi muda untuk peduli lingkungan melalui aksi nyata berkelanjutan. Organisasi ini juga berencana membuat program monitoring dan evaluasi untuk memastikan pohon-pohon yang ditanam tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Ke depan, HW UMS akan mengajak lebih banyak anggota dan organisasi lain untuk bergabung dalam gerakan hijau ini.

Editor: Muhammad Farhan

 

 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  •  SUMU Tulungagung Hadirkan Seminar Proposal Bisnis dan Literasi Keuangan

     SUMU Tulungagung Hadirkan Seminar Proposal Bisnis dan Literasi Keuangan

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung (28/8/25) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung sukses menggelar Kopdar #2 yang dikemas dalam bentuk seminar dengan tema “Jurus Membuat Proposal Bisnis yang Memikat Investor”. Acara ini menghadirkan Agung Hartadi, Founder Pecah Telur, sebagai narasumber utama, serta Bapak Nur Syamsu, Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PDM Tulungagung sekaligus Direktur BTM Surya […]

  • Perkuat Semangat Dakwah Ikatan, PCA Colomadu Gelar Pengajian Perdana Pasca Musycab

    Perkuat Semangat Dakwah Ikatan, PCA Colomadu Gelar Pengajian Perdana Pasca Musycab

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 463
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Colomadu – Pengajian  ‘Aisyiyah Cabang Colomadu pasca Musycab dilaksanakan di kediaman Ibu Mulyani di Desa Ngasem (1/11). Pengajian ini dihadiri sekitar 40 anggota ‘Aisyiyah. Meskipun telah terbentuk kepengurusan PCA baru periode 2023-2027, kegiatan ini masih diselenggarakan oleh pengurus periode sebelumnya. Pengurus baru akan mulai melaksanakan program kerja setelah pelantikan oleh PDM. Ditemani hujan rintik […]

  • Dari Retret Karakter hingga Fortasi MBS Bumiayu Brebes: Jalan Awal Menuju Santri Tarjih

    Dari Retret Karakter hingga Fortasi MBS Bumiayu Brebes: Jalan Awal Menuju Santri Tarjih

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu menyelenggarakan rangkaian program orientasi dan pembinaan intensif bagi santri baru tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan, sejak 7 hingga 20 Juli 2025, dengan tujuan memperkuat pemahaman ideologi, membentuk karakter, serta mengasah keterampilan dasar santri., Senin, (21/7/2025). Kepala Bagian Tarbiyah MBS Bumiayu, […]

  • Muchamad Arifin Tegaskan MLC Bukan Akhir, tapi Awal Dakwah

    Muchamad Arifin Tegaskan MLC Bukan Akhir, tapi Awal Dakwah

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah meluncurkan Mualaf Learning Center (MLC) Muhammadiyah di RS Universitas Muhammadiyah Semarang, Sabtu (13/9). Peresmian dilakukan oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari tokoh Muhammadiyah, akademisi, aparat kepolisian, jajaran LDK se-Jawa Tengah, serta beberapa utusan […]

  • Dari Surakarta untuk Pendidikan Indonesia, FKIP UMS Perkuat Kolaborasi dengan Universitas Terbuka

    Dari Surakarta untuk Pendidikan Indonesia, FKIP UMS Perkuat Kolaborasi dengan Universitas Terbuka

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kerja sama akademik nasional melalui kunjungan akademik bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka (FKIP UT), Rabu (20/5). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FKIP UMS itu menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan antarperguruan tinggi, khususnya […]

  • Pakar Dunia Ungkap Pentingnya Integrasi Agama dalam Penanganan Depresi di UMS

    Pakar Dunia Ungkap Pentingnya Integrasi Agama dalam Penanganan Depresi di UMS

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Depresi saat ini menjadi penyebab utama disabilitas global, sehingga intervensi dini menjadi prioritas dalam kebijakan kesehatan internasional. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Ghazala Mir dari Nuffield Centre for International Health and Development University of Leeds yang menyoroti tingginya angka depresi pada populasi Muslim, khususnya di Inggris, Pakistan, dan Indonesia. Ia menyampaikan […]

expand_less