Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hadir di Banyumas, Rektor UMJ Dorong Santri MBS Zamzam Aktif Berorganisasi dan Bangun Kepemimpinan

Hadir di Banyumas, Rektor UMJ Dorong Santri MBS Zamzam Aktif Berorganisasi dan Bangun Kepemimpinan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; BANYUMAS – Pondok Pesantren Modern (PPM) Zam-Zam Muhammadiyah menggelar Haflah Takharruj Ke-12 di Aula Kampus 2 Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum pelepasan sekaligus apresiasi bagi 260 santri kelas XII SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Zam-Zam yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di lingkungan pesantren.

Acara berlangsung khidmat diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Kaila Nur Indriani, santriwati kelas XI C. Suasana semakin semarak saat lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Zam-Zam dikumandangkan oleh Paduan Suara Zam-Zam di bawah arahan Riswanto, S.Pd.

Prosesi wisuda menjadi puncak rangkaian kegiatan yang diikuti pembacaan ikrar alumni serta pemberian penghargaan kepada santri berprestasi. Sebanyak 19 penghargaan diberikan kepada 17 santri atas capaian di bidang tahfiz Al-Qur’an, prestasi akademik dan nonakademik, kemampuan bahasa, hingga keteladanan karakter.
Perwakilan wali santri, Dr. Ahmad Tahir, S.Si., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh guru, ustaz, dan ustazah yang telah mendampingi putra-putri mereka selama menempuh pendidikan di pesantren. Menurutnya, para santri tidak hanya pulang dengan capaian akademik dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membawa bekal adab dan karakter yang menjadi modal utama menghadapi kehidupan.

“Jaga nama baik almamater kalian, karena dalam diri kalian telah melekat gelar mulia sebagai seorang santri yang akan dibawa hingga akhir hayat,” pesannya kepada para wisudawan.

Kepala SMA MBS Zam-Zam, Pandi Yusron, B.Sh., M.H., menyampaikan dalam laporan pendidikan bahwa seluruh santri tahun ini berhasil lulus 100 persen. Ia menjelaskan bahwa dari total 260 lulusan yang terdiri atas 121 wisudawan dan 140 wisudawati, rata-rata nilai ujian sekolah mencapai 90,50 dengan nilai tertinggi 96,6.
Selain itu, para santri juga menunjukkan prestasi yang sangat baik di bidang keislaman dan pengembangan diri. Diketahui bahwa 84 persen santri telah menghafal 3–10 juz Al-Qur’an, 12 persen menghafal 10–20 juz, dan 4 persen berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz. Selama masa pendidikan, mereka juga meraih 365 medali dari berbagai kompetisi, mulai tingkat kabupaten hingga internasional.

Pandi Yusron menyatakan, “Data ini menunjukkan bahwa lulusan MBS Zam-Zam tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter, prestasi, dan kompetensi yang siap bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga global.”

Selain itu, dari sisi studi lanjut, sebanyak 157 santri telah diterima di berbagai perguruan tinggi. Di antaranya 77 santri diterima di perguruan tinggi negeri melalui berbagai jalur seleksi nasional, 2 santri diterima di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, serta 52 santri mengikuti program double track ke Jerman.

Direktur PPM Zam-Zam Muhammadiyah, Arif Fauzi, Lc., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pendidikan mereka. Ia menjelaskan bahwa sejak berdiri, MBS Zam-Zam telah meluluskan 1.576 alumni yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti kontribusi Muhammadiyah dalam mencetak kader umat dan bangsa melalui pendidikan pesantren. Ia berpesan kepada para lulusan agar berpegang teguh pada Al-Qur’an, menjaga hubungan baik dengan guru, serta memilih lingkungan pergaulan yang positif. Ia juga menyampaikan perkembangan pembangunan Masjid Kampus Putri yang berdiri di atas lahan 900 meter persegi, terdiri dari empat lantai, dengan anggaran sekitar Rp12,5 miliar dan ditargetkan selesai dalam satu tahun. “Berpegang pada Al-Qur’an, bersama orang saleh, dan menjaga silaturahmi dengan guru akan membantu melewati tantangan di luar sana.”

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, Maryanto, S.Pd., M.Sc., menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam mencetak generasi penerus bangsa. Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.
“Bangsa ini membutuhkan anak-anak yang tidak hanya pandai secara ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Drs. H. Agus Miftah, mengapresiasi para santri dan wali santri yang telah mempercayakan pendidikan kepada Muhammadiyah. Ia berharap para alumni mampu menjadi calon pemimpin bangsa yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia.

Puncak acara diisi dengan Khutbah Takharruj oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy, M.Si. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para alumni untuk terus mengembangkan tiga kecerdasan utama, yakni kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ).
Menurutnya, kesuksesan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan integritas yang dapat diasah melalui aktivitas organisasi.

“Jangan hanya berhenti pada nilai dan IPK yang tinggi. Aktiflah di organisasi kemahasiswaan untuk mengembangkan kepemimpinan dan pengalaman sosial,” pesannya.

Sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan mereka, para wisudawan dan wisudawati turut menyerahkan wakaf logam mulia seberat 8 gram kepada PPM Zam-Zam Muhammadiyah sebagai dukungan bagi pengembangan sarana dan prasarana pesantren.

Haflah Takharruj Ke-12 PPM Zam-Zam Muhammadiyah tidak hanya menjadi momen pelepasan santri, tetapi juga peneguhan komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, matang secara emosional, kokoh dalam spiritualitas, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah.

Kontributor: Tim Media MBS Zamzam

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembangkan Lab School, UMS Lakukan Benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida

    Kembangkan Lab School, UMS Lakukan Benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SIDOARJO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Fakultas Ilmu Pendidikan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melakukan kunjungan silaturahmi dan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi (SD Mica) Labschool Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Jumat (23/1). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya UMS dalam mempersiapkan pendirian dan pengelolaan sekolah laboratorium (lab school) yang berkelanjutan dan unggul. Rombongan […]

  • Inspirasi Merah IMM Al-Khawarizmi: Menyalurkan Ilmu, Membangun Generasi Penuh Makna

    Inspirasi Merah IMM Al-Khawarizmi: Menyalurkan Ilmu, Membangun Generasi Penuh Makna

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo kembali sukses menyelenggarakan program tahunan bertajuk Inspirasi Merah, yang digelar pada 20-22 Juni 2025 di Dusun Kali Alo, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi muda, khususnya mahasiswa, […]

  • Solusi Baru Budidaya Kepiting, Riset Dosen UMS Gagas ‘Crab House Vertikal’

    Solusi Baru Budidaya Kepiting, Riset Dosen UMS Gagas ‘Crab House Vertikal’

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Inovasi lahir dari keberanian untuk melihat peluang di balik keterbatasan. Hal itulah yang diwujudkan oleh Dr. Doan Perdana, M.T., dosen Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang berhasil meraih Hibah Riset RIIM Kompetisi Gelombang 9 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Riset yang didanai hingga Rp 1,419 miliar ini akan […]

  • MPKSDI PP Muhammadiyah Launching Buku Disabilitas di SM Tower

    MPKSDI PP Muhammadiyah Launching Buku Disabilitas di SM Tower

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Gelar Launching dan Bedah Buku Disabilitas; Interaksi Agama, Gender, dan Kebijakan Karya Islamiyatur Rokhmah pada Jumat, 4 Oktober 2024 di Graha Suara Muhammadiyah Lantai 4 Yogyakarta. Buku Islamiyatur Rokhmah merupakan hasil dari penelitian disertasi yang telah diselesaikan. Buku ini pun […]

  • Peringati Milad ke-19, MPQ UMS Gelar Qur’anic Festival 2025

    Peringati Milad ke-19, MPQ UMS Gelar Qur’anic Festival 2025

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Membumikan kalam Allah terus menjadi komitmen organisasi Mahasiswa Pencinta Al-Qur’an (MPQ) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Salah satunya lewat Qur’anic Festival 2025 yang sekaligus memperingati perjalanan 19 tahun berdirinya MPQ. Acara tersebut digelar di Auditorium Moh. Djazman, 14-15 Juni 2025. Qur’anic Festival merupakan kegiatan tahunan untuk menyambut hari jadi MPQ UMS. Mengusung tema […]

  • REFLEKSI BUKU “PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS” KARYA PAULO FREIRE

    REFLEKSI BUKU “PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS” KARYA PAULO FREIRE

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    Oleh : Anggi Nofinta Dwi Woro (202110230311045) Buku “Pendidikan Kaum Tertindas” ini merupakan hasil dari pengamatan Freire selama enam tahun dalam pengasingan politik. Freire telah menganalisis peran “penyadaran” untuk mewujudkan terciptanya pendidikan yang membebaskan manusia. Agar dapat membebaskan diri, kaum tertindas harus menghilangkan ketakutannya akan kebebasan terlebih dahulu melalui usaha penyadaran. Tanpa hal tersebut, kaum […]

expand_less