Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » INILAH METODE HISAB UNTUK MENENTUKAN ARAH KIBLAT

INILAH METODE HISAB UNTUK MENENTUKAN ARAH KIBLAT

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
  • visibility 189
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Mempelajari tentang arah kiblat memang ada dua segmen yang penting dalam arah kiblat itu sendiri. Satu, mengetahui konsep arah kiblat dan perhitungannya, lalu yang kedua, pengukuran arah kiblat di lapangan, yang mana pengukuran ini perlu teori dan praktiknya. Prolog ustadz Oman Fathurrahman memulai penjelasannya terkait Arah Kiblat dan Metode Hisab Kiblat pada kajian Islamic Course di sore hari menjelang buka puasa hari Selasa (12/03).

Salah satu ayat Al-qur’an yang menjelaskan tentang arah kiblat ialah surah Al-baqarah ayat 144. Dalam ayat ini diterangkan bahwa; “Sungguh, kami sering melihat mukamu menengadah ke langit”.

Adapun yang dimaksud dengan kata “muka” adalah kepala Rasulullah SAW saat menengadah ke langit. Beliau berdoa meminta kepada Allah SWT agar kiblat dipindahkan ke Makkah atau ke Ka’bah, yang mana arah kiblat pada waktu itu masih berpusat di Masjidil Aqsha, Yerusalem, Palestina sekarang. Masjidil Haram atau Ka’bah sering disebut dengan qiblatain, masjid yang memiliki dua kiblat. Akan tetapi, makna sebenarnya disini “bukan dua kiblat” tapi karena orang-orang terdahulu melakukan shalat pertama menghadap ke utara Masjidil Aqsha lalu berbalik ke masjid selatan Ka’bah.

Hal ini menurutnya sesuai dengan petunjuk Rasulullah SAW, bahwa arah kiblat itu menghadap ke Ka’bah. Meskipun dari segi ilmu fiqih para ulama berbeda pendapat, tetapi untuk kepentingan bersama, ilmu falak lebih baik digunakan untuk menetapkan arah kiblat.

“Karena dengan menghadap Ka’bah berarti sudah menghadap Masjidil Haram. Namun jika menghadap ke Masjidil Haram belum tentu menghadap Ka’bah. Sebab Masjidil Haram itu lebih luas daripada Ka’bah, dan Ka’bah berada di dalam Masjidil Haram. Berdasarkan nas-nas Syar’i, bisa disimpulkan bahwa kiblat itu adalah Ka’bah, dan ini merupakan argumentasi yang jelas bahwa menghadap Ka’bah berarti menghadap Masjidil Haram.” Tegasnya.

Dalam konsep ilmu falak, menentukan arah kiblat adalah menentukan dua titik di permukaan bumi. Titik pertama Ka’bah, lalu titik yang kedua tempat shalat ataupun sebaliknya. Dengan perkembangan ilmu yang pesat saat ini, sudah bisa mendeteksi arah kiblat itu sendiri. Contohnya di Indonesia, shalat dengan arah kiblat ke Ka’bah cukup dengan menghadap ke barat saja.

Kemudian, Oman sampaikan ada tiga teori untuk menentukan arah kiblat. Pertama, teori geografi, yang mana sesuai dengan apa adanya bentuk bumi. Kedua, menggunakan  teori ilmu ukur bola. Jika kita mengukur arah dengan teori bola ini, maka bentuk bumi dianggap bulat sempurna.  Lalu yang ketiga, teori navigasi, teori ini biasa digunakan oleh para pelayar kapal api misalnya dari satu tempat menuju ke tempat lain. Teori navigasi ini tidak mencari arah yang terdekat, karena jika mengikuti arah terdekat, maka ia harus mengubah atau memutar setirnya setiap saat. Dari ketiga teori di atas, yang umum digunakan untuk kepentingan bersama, yakni mengukur arah kiblat, biasanya menggunakan teori bola, sehingga buminya dianggap bulat sempurna dan ini cukup akurat dengan ukuran-ukurannya.

Lalu arah kiblat berpatokan pada titik pusat, dan titik di tengah-tengah bumi yang dianggap bulat inilah yang disebut dengan titik pusat bumi. Jarak titik pusat ke semua arah di permukaan bumi adalah sama.

Konsep dalam bola ada yang dinamakan lingkaran besar ada lingkaran kecil. Arah pada permukaan bola atau bumi adalah busur lingkaran terpendek atau speris yang menghubungkan titik atau tempat-tempat di permukaan bola atau bumi.

Sebenarnya, arah yang ditunjukkan oleh lingkaran besar itu menghubungkan ka’bah dengan tempat shalat adalah yang jaraknya terpendek. Itulah yang dimaksud dengan arah kiblat. Maka, arah kiblat jika definisikan, adalah arah yang ditunjuk oleh busur lingkaran besar terpendek pada permukaan bumi yang menghubungkan letak geografis tempat shalat dengan letak geografis Ka’bah. Tuturnya.

Sebelum menutup kajian Islamic course, Dia memberikan kesimpulan singkat terkait pembahasan arah kiblat dan metode hisabnya;

“Jadi konsepnya seperti itu, sehingga nanti yang kita hitung atau yang kita cari dalam hisab arah kiblat itu adalah mencari lingkaran, mencari busur-busur yang menghubungkan tempat shalat dengan busur lingkaran besar, nah jarak yang terpendek itulah yang dicari. nanti mencarinya pakai ilmu ukur bola atau lebih khusus lagi segitiga bola, ilmu ukur segitiga bola bahasa kerennya itu spherical trigonometri,” tutupnya.

Kontributor: Siti Kamaria

Tags
  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halalbihalal PCM Sirampog, Jalin Kerja Sama Dengan Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)

    Halalbihalal PCM Sirampog, Jalin Kerja Sama Dengan Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 224
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pimpinan Cabang Muhammadiyah  (PCM) Sirampog menggelar acara halal bihalal dengan seluruh pengurus ranting, ortom dan seluruh Guru serta karyawan  amal usaha muhammadiyah yang ada di Cabang Sirampog. Acara ini digelar pada hari Rabu (17/5) bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sirampog beralamat di Jl.Sanganjaya Manggis Sirampog, dimulai dari waktu bada dzuhur sampai dengan […]

  • SUICIDE BOMBING : SELAMATKAN PERSATUAN!

    SUICIDE BOMBING : SELAMATKAN PERSATUAN!

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Oleh : Andi Rezti Maharani Kabar terorisme mulai menyapa kita lagi. Telah terjadi pengeboman di Gereja Katedral, Makassar pada Ahad pagi. Sontak, kejadian ini pun memicu banyak kontroversi. Guys, tentu kita tau bahwa terorisme selalu dikaitkan dengan seruan Jihad. Kalau kataku, terorisme itu bukan Jihad tapi Jahad. Kenapa jahad? Karena terorisme merupakan tindakan yang menciptakan […]

  • MDMC Lampung Timur Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Sumur Kucing

    MDMC Lampung Timur Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Sumur Kucing

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukadana  – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lampung Timur, bersama Relawan Muhammadiyah dan Lazismu menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Sumur Kucing, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu 18 Januari 2025. Bantuan tersebut diberikan kepada 63 kepala keluarga yang hingga kini masih mengalami dampak genangan banjir. Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan […]

  • Najbardziej lubiane automaty Lizaro Casino w Polsce

    Najbardziej lubiane automaty Lizaro Casino w Polsce

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Polscy gracze pragną emocji, ale kładą nacisk na sprawdzone i ciekawe tytuły. W lizaro casino server status zabiegamy, by nasza kolekcja slotów odpowiadała te potrzeby. Zestawiamy światowe hity z grami, które zwłaszcza docenili nasi użytkownicy. Ten artykuł przedstawi ci, które automaty wybierają najczęściej. Przedstawimy ich mechanikę, istotne cechy jak mnożniki czy bezpłatne spiny, i racje, […]

  • Setetes Darah, Sejuta Harapan: Semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026 dalam Aksi Kemanusiaan

    Setetes Darah, Sejuta Harapan: Semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026 dalam Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, RIAU – Rabu, 20 April 2026. Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2026, BEM KM FMIPAKES UMRI berkolaborasi dengan KSR PMI UNRI sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah bertajuk “Setetes Darah, Sejuta Harapan”. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap isu kemanusiaan sekaligus upaya menanamkan nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat. Kegiatan donor darah […]

  • PPTQ Shirathun Najah Gelar Tahfidz Camp 2025, Perpaduan Al-Qur’an dan AI

    PPTQ Shirathun Najah Gelar Tahfidz Camp 2025, Perpaduan Al-Qur’an dan AI

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Shirathun Najah Muhammadiyah Ranting Miri sukses menggelar acara Tahfidz Camp 2025 pada 3-4 Maret 2025. Mengusung tema “Qur’an dan AI”, kegiatan ini mengangkat slogan “Al-Qur’an Dibaca, Gadget Dikelola, dan Lingkungan Dijaga” serta berlangsung di Dukuh Miri, Desa Bulu, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan yang digelar selama dua […]

expand_less