Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menyusuri Jejak Sejarah dan Dakwah Islam di Museum Wayang Banyumas

Menyusuri Jejak Sejarah dan Dakwah Islam di Museum Wayang Banyumas

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, – Ahad, 10 Mei 2026, Divisi Pemberdayaan Kebudayaan dan Olahraga (PKO) HMPS PAI UMP berkolaborasi dengan Bidang Seni Budaya dan Olahraga IMM Buya HAMKA UMP melaksanakan program kerja Karya Wisata Budaya melalui kunjungan ke Museum Wayang Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh delegasi pengurus HMPS PAI serta delegasi dari IMM Buya HAMKA UMP sebagai upaya mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Banyumas, termasuk perkembangan seni wayang di daerah tersebut.

Kegiatan diawali dengan doa bersama dan briefing peserta sebelum keberangkatan menuju museum. Suasana penuh antusias tampak menyertai para peserta yang telah bersiap mengikuti rangkaian kunjungan budaya tersebut. Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh pemandu wisata, Trijono Indra Winaryo atau yang akrab disapa Pak Indra.

Sebelum memasuki museum, seluruh peserta diarahkan untuk berkumpul di pelataran museum guna mendengarkan penjelasan mengenai sejarah Banyumas. Dalam pemaparannya, Pak Indra menjelaskan asal-usul nama Banyumas hingga proses pemekaran wilayah yang terjadi dari masa ke masa. Penjelasan tersebut disampaikan secara runtut dan komunikatif sehingga peserta dapat memahami perjalanan sejarah Banyumas dengan lebih mudah.

Selain membahas sejarah daerah, Pak Indra juga menjelaskan latar belakang berdirinya Museum Wayang Banyumas beserta tujuan pendiriannya sebagai sarana edukasi dan pelestarian budaya. Menurutnya, keberadaan museum memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya lokal agar tetap dikenal oleh generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Setelah sesi pengenalan selesai, peserta dipandu memasuki area museum untuk melihat berbagai koleksi wayang yang dipamerkan. Beragam jenis wayang dari berbagai daerah diperlihatkan kepada peserta sembari dijelaskan mengenai ciri khas, bentuk, serta asal daerah masing-masing wayang. Tidak hanya itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai alat yang biasa digunakan dalam pertunjukan pewayangan tradisional.

Dalam sesi tersebut, Pak Indra turut menjelaskan mengenai penggunaan wayang sebagai media dakwah Islam yang dipopulerkan oleh Sunan Kalijaga. Menurut penjelasannya, Sunan Kalijaga menggunakan pendekatan budaya melalui pertunjukan wayang agar ajaran Islam dapat diterima masyarakat dengan lebih mudah pada masa itu. Pendekatan dakwah yang memadukan nilai budaya dan agama tersebut menjadi salah satu pembahasan yang menarik perhatian peserta, terlebih karena sebagian besar peserta merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam yang memiliki keterkaitan dengan kajian dakwah dan pendidikan Islam.

Kurang lebih selama 45 menit, peserta diajak menyusuri bagian dalam museum sambil mendengarkan penjelasan sejarah di setiap sudut ruangan. Setelah itu, rombongan diarahkan menuju bangunan lain di sebelah museum utama yang menyimpan berbagai peninggalan arkeologis dan benda-benda bersejarah, seperti koin kuno, keris, serta artefak peninggalan masa lampau lainnya. Koleksi tersebut menjadi bukti kekayaan sejarah dan budaya masyarakat Banyumas yang masih terjaga hingga saat ini.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berjalan menuju bagian belakang kawasan wisata untuk melihat Sumur Mas. Di lokasi tersebut, peserta kembali mendapatkan penjelasan mengenai sejarah serta fungsi tempat-tempat yang dahulu memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat setempat.

Di akhir kunjungan, Pak Indra menyampaikan pesan kepada seluruh peserta bahwa “budaya adalah salah satu citra dan jati diri bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.” Pesan tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan Karya Wisata Budaya yang berlangsung dengan lancar, edukatif, dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin memiliki kesadaran untuk mencintai, menjaga, serta melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.

Editor: Unaise Albunayya

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khawatir

    Khawatir

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Syahidul Haqq “Nina… ayo sini itu udh mau difoto” derap langkah kaki mungil terdengar menghampiri panggilan tersebut, “semuanya lihat ke kamera… satu dua tiga…” cekrek. ~ Hai kenalin namaku Adit, aku adalah seorang remaja yang hidup sebagaimana remaja pada umumnya, saat ini aku sedang menempuh pendidikan perkuliahan di salah satu universitas yang ada di […]

  • Bangun Sinergi dan Ideologi: PDM Demak Rayakan Milad ke-113 dengan Semangat Pembaruan Dakwah

    Bangun Sinergi dan Ideologi: PDM Demak Rayakan Milad ke-113 dengan Semangat Pembaruan Dakwah

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, MAGELANG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Demak resmi membuka kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kinerja Ormas yang dirangkai dengan Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Hotel Front One Magelang, Sabtu (1/11). Acara yang berlangsung selama dua hari hingga Ahad (2/11) ini mengusung tema “Penguatan Ideologi Muhammadiyah di Tengah Beragamnya Idiologi Keagamaan”. Kegiatan ini dibuka secara […]

  • PekkaMu adakan pelatihan Pemberdayaan Perempuan Berkemajuan kolaborasi dengan MPM PCM Kalirejo

    PekkaMu adakan pelatihan Pemberdayaan Perempuan Berkemajuan kolaborasi dengan MPM PCM Kalirejo

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Tengah – Dalam rangka menuju mandiri pangan dari rumah, PekkaMu dan MPM PCM Kalirejo berkolaborasi adakan  Pelatihan PekkaMu (Perempuan Kepala Keluarga Berkemajuan) dengan tema Pemberdayaan Perempuan Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga pada hari Selasa, 29 Oktober 2024 di Saung Desa PPI Kalirejo, Kecamatan Kalirejo, Kab. Lampung Tengah, Lampung. Pelatihan diisi dari Balai Penyuluhan Pertanian […]

  • SMP Muhammadiyah 1 Anggana Buka Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027

    SMP Muhammadiyah 1 Anggana Buka Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SMP Muhammadiyah 1 Anggana resmi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah berkemajuan yang berada di Kecamatan Anggana ini mengajak para lulusan sekolah dasar untuk bergabung dan tumbuh bersama dalam lingkungan pendidikan Islami, modern, dan berkarakter. Kepala Sekolah Saryono, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah siap menyambut peserta didik baru dengan penuh […]

  • Upacara 17 Agustus 1945  SMA Muhammadiyah 1 Ketapang , Ini Amanah PDA Ketapang

    Upacara 17 Agustus 1945  SMA Muhammadiyah 1 Ketapang , Ini Amanah PDA Ketapang

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 168
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ketapang – Memperingati Upacara 17 Agustus 1945, sudah menjadi kewajiban instansi pendidikan dalam mengenang perjuangan para tokoh pahlawan Indonesia. SMA Muhammadiyah 1 Ketapang menggelar penaikan bendera memperingati kemerdekaan 17 Agustus 1945. Pada Sabtu (17/08/2024). Agenda Upacara ini di ikuti PDM dan PDA Muhammadiyah Ketapang. Instansi pendidikan SD, SMP, SMA Muhammadiyah Ketapang. Pembina upacara kali […]

  • Menjawab Tantangan Kebijakan Sampah Jakarta, Siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta Hadirkan Buku Panduan Pengurangan Sampah

    Menjawab Tantangan Kebijakan Sampah Jakarta, Siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta Hadirkan Buku Panduan Pengurangan Sampah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Pasca diberlakukannya kebijakan bahwa TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026, siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Jakarta meluncurkan buku panduan lingkungan berjudul “Jakarta Indah Tanpa Sampah: Buku Panduan Mengurangi Sampah dari Sumbernya”. Buku ini menjadi upaya edukasi publik untuk mendorong pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari rumah. […]

expand_less