Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Memasuki Era Pendidihan Global, Lazismu  Perlu Kolaborasi Lintas Sektor untuk Adaptasi Perubahan Iklim

Memasuki Era Pendidihan Global, Lazismu  Perlu Kolaborasi Lintas Sektor untuk Adaptasi Perubahan Iklim

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Tantangan perubahan iklim semakin dekat lingkungan manusia. Sekjend PBB, Antonio Guterres mengatakan bahwa era pemanasan global sudah berakhir, kini memasuki apa yang disebut era pendidihan global.

Dampak perubahan iklim semakin di depan mata, suhu udara yang belakangan ini begitu panas mengkonfirmasi fenomena perubahan iklim di era industrialisasi.

Problem perubahan iklim ini lalu dikaji oleh Lazismu dan Madani Berkelanjutan dalam acara “Workshop Dampak Perubahan Iklim” pada tanggal 3-4 Agustus di Menteng, Jakarta. Fokus kegiatan ini ada pada tata kelola mitigasi dan upaya adaptasi dari dampak perubahan iklim.

Ahmad Imam Mujadid Rais, Ketua Badan Pengurus Lazismu menyampaikan dalam acara ini akan ada materi yang sistematis yang dapat dikembangkan dalam suatu framework Lazismu pada pelaksanaan program lingkungan.

“Para peserta di hari pertama sampai hari kedua telah melakukan eksplorasi. Mereka melihat fakta-fakta perubahan iklim di daerah masing-masing. Misal dampak yang mereka rasakan di daerahnya terjadi kesulitan memperoleh air bersih, petani mendapati lahannya dalam situasi kering, dan suhu terasa panas. Apa yang mereka sampaikan dari kondisi daerahnya adalah bagian contoh kecil yang dialami,” sebutnya.

Mujadid Rais menjelaskan, analisis para peserta dari daerahnya masing-masing akan dibahas di dalam workshop, dan sejauh mana Lazismu sebagai lembaga filantropi dapat berkontribusi dalam kelola mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim.

“Kaitan perubahan iklim dan lingkungan bisa berkreasi menjadi saluran program menarik yang sumber dananya dikemas dalam aksi penghimpunan (fundraising),” imbuhnya.

Dia menyebut bahwa kontribusi Lazismu dalam program lingkungan dan perubahan iklim sangat strategis. “Lazismu berpeluang untuk berkolaborasi. Ini tidak bisa berjalan sendiri. Di internal persyarikatan bersama majelis, lembaga dan ortom akan ada sinergi yang kuat,” sambungnya.

Tak kalah penting dari itu, papar Mujadid Rais, inisiasi membangun aliansi lintas sektor seperti lintas agama untuk membangun kesadaran umat untuk perubahan iklim, termasuk berkolaborasi dengan pemerintah baik di pusat dan daerah juga media dalam realisasinya nanti.

Sementara itu, Sita Rahmi selaku Manajer Research and Development Lazismu mengatakan bahwa workshop dampak perubahan yang dilaksanakan Lazismu adalah rangkaian workshop sebelumnya tentang panduan kerangka kerja logis yang diikuti kawan-kawan dari wilayah dan daerah.

“Menyambung rangkaian itu, secara khusus pada isu lingkungan. Dengan metode partisipatoris, para peserta dirangsang untuk memetakan masalah dan identifikasi potensi lokalnya. Mereka diharapkan dapat memetakan kondisinya,” paparnya.

Sebagai contoh, tutur Sita, ketika daerah mereka mengalami kekeringan, mereka tau apa yang bisa dilakukan dengan potensi lokal agar bisa beradaptasi dengan musim kering sehingga aktivitas sosial dan perputaran roda ekonomi dapat terus berlanjut meningkatkan nilai bagi masyarakat setempat.

“Bagaimana berkoordinasi dengan aktor lokal dan jaringan Muhammadiyah sehingga rencana aksi bisa lebih konkret untuk berjalannya program perubahan iklim bisa direalisasikan. Workshop ini sebagai bekal dan pintu masuk kawan-kawan Lazismu wilayah dan daerah untuk menjalankan program adaptasi perubahan iklim berdasarkan kebutuhan lokal,” tandasnya.

Kontributor : Tim Media Lazismu PP Muhammadiyah

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Terima Hewan Kurban dari BSI, Total 7 Sapi Siap Disembelih Idul adha 2025

    UMS Terima Hewan Kurban dari BSI, Total 7 Sapi Siap Disembelih Idul adha 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima penyerahan hewan kurban dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Solo, Kamis siang (5/6). Serah terima dilakukan secara langsung oleh pihak BSI kepada Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, dan selanjutnya diteruskan kepada Takmir Masjid UMS sebagai pihak pelaksana kurban. Penyerahan ini melengkapi total tujuh ekor sapi […]

  • Fatwa Muhammadiyah Sebut Hukum Percepat Salat Demi Meringankan Jamaah Itu Tidak Dibenarkan

    Fatwa Muhammadiyah Sebut Hukum Percepat Salat Demi Meringankan Jamaah Itu Tidak Dibenarkan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih secara daring dengan menghadirkan Dr. Imron Rosyadi, M.Ag sebagai narasumber. Dalam kajian kali ini, pembahasan difokuskan pada tema hukum mempercepat salat dengan alasan meringankan jamaah, yang kerap terjadi di tengah masyarakat. Imron Rosyadi menjelaskan bahwa permasalahan tersebut berawal dari sebuah pertanyaan yang kemudian dibahas […]

  • Pembukaan Pengajian Ramadan Online Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantah Timur

    Pembukaan Pengajian Ramadan Online Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantah Timur

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.154
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Samarinda – Pandemi Covid -19 tidak menjadikan  surut semangat mengaji warga Muhammadiyah Kalimantan Timur.  Ramadan sebagai bulan tarbiyah harus terus dimanfaatkan terlebih dalam kondisi ujian menyeluruh saat ini dengan  menggunakan media online atau daring untuk mengganti pengajian tatap muka yang selama ini berlangsung merupakan ihtiyar paling aman dalam melakukan dakwah maupun pembinaan. Bertempat di […]

  • UMS Lakukan Benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida untuk Kembangkan Lab School

    UMS Lakukan Benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida untuk Kembangkan Lab School

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Fakultas Ilmu Pendidikan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melakukan kunjungan silaturahmi dan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi (SD Mica) Labschool Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Jumat (23/1). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya UMS dalam mempersiapkan pendirian dan pengelolaan sekolah laboratorium (lab school) yang berkelanjutan dan unggul. Rombongan […]

  • Pawai Kemerdekaan MI Muhammadiyah Digdaya Bolon Pukau Warga, Tampilkan Kreasi Fantastis Penuh Pesan Kebangsaan

    Pawai Kemerdekaan MI Muhammadiyah Digdaya Bolon Pukau Warga, Tampilkan Kreasi Fantastis Penuh Pesan Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar — Semangat perjuangan dan kreativitas anak bangsa begitu terasa di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. MI Muhammadiyah Digdaya Bolon menggelar pawai kemerdekaan yang penuh warna dan pesan mendalam, memukau ribuan pasang mata yang memadati sepanjang jalan. Digelar pada Sabtu (16/8) pagi, acara ini menjadi puncak dari serangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik […]

  • Teks 'ECONOMIC IMPACT' berwarna putih di atas latar merah panjang, dikelilingi oleh berbagai grafik statistik digital dan peta dunia berwarna biru

    Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-Amerika-Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS), Prof. Muhammad Sholahuddin, SE, M.Si., Ph.D., CSBA. Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan Timur […]

expand_less