Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Strategi Soft Power Ikan Laut Tropis Indonesia untuk Menginspirasi Dunia

Strategi Soft Power Ikan Laut Tropis Indonesia untuk Menginspirasi Dunia

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Pemerhati Bangsa dan Masa Depan Indonesia (Rohmad Mucharom)

Pendahuluan

Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau dan perairan laut yang melimpah. Namun, hingga hari ini, kekuatan laut Indonesia lebih banyak dikenal sebagai sumber bahan mentah, bukan sebagai sumber identitas budaya dan kekuatan pengaruh. Negara seperti Jepang dan Korea Selatan, meskipun minim sumber daya alam, berhasil mengekspor budayanya lewat makanan, hiburan, dan gaya hidup. Kini saatnya Indonesia merancang strategi kebangkitan melalui soft power berbasis laut: melalui ikan tropis.

Inisiatif ini dirumuskan dalam visi besar menjadikan Indonesia sebagai pusat kekuatan budaya maritim dunia, dengan ikan laut tropis sebagai simbol utama.

 

 

Narasi Soft Power: Dari Gizi Menjadi Identitas Budaya

Soft power bukan tentang kekuatan militer atau ekspor komoditas mentah, tetapi tentang mempengaruhi persepsi, nilai, dan gaya hidup bangsa lain. Seperti sushi yang mewakili Jepang atau kimchi yang mewakili Korea, Indonesia harus menjadikan ikan tropis sebagai lambang peradaban pangan sehat tropis.

Narasi besar yang diusung adalah:

“Ikan Laut Tropis Indonesia bukan hanya makanan, tapi simbol hidup sehat, laut yang bersih, dan warisan budaya yang menyatukan.”

Ikan tidak hanya bergizi, tapi juga bisa dikemas sebagai gaya hidup perkotaan tropis: segar, bersih, minimalis, ramah lingkungan, dan penuh nilai tradisi.

Sebagai pembanding, kita bisa belajar dari strategi soft power dua negara Asia Timur yang sukses:

  • Korea Selatan mempromosikan K-Pop dan drama Korea sebagai pintu masuk globalisasi budaya mereka. Musik dan serial televisi mereka secara halus membawa serta gaya hidup, makanan (seperti kimchi dan ramyeon), kosmetik, hingga nilai-nilai sosial yang membuat dunia tertarik untuk meniru.
  • Jepang melalui anime dan manga tidak hanya menciptakan industri hiburan raksasa, tetapi juga memperkenalkan makanan khas seperti sushi dan ramen, gaya berpakaian, hingga filosofi hidup yang kini dianut di banyak negara.

Keduanya menggunakan budaya pop dan kuliner sebagai “alat halus” untuk mempengaruhi dan membentuk persepsi positif dunia terhadap bangsa mereka. Indonesia pun bisa melakukan hal yang sama melalui kekuatan laut dan kekayaan kuliner tropisnya.

Strategi Internal: Membangun Ekosistem Budaya Maritim Nasional

Untuk bisa menginspirasi dunia, Indonesia harus terlebih dahulu memperkuat fondasi internal:

  1. Edukasi Maritim Sejak Dini
    • Integrasi budaya laut dan pentingnya makan ikan ke dalam kurikulum sekolah.
    • Kampanye nasional: “Anak Indonesia Anak Laut”.
  2. Standarisasi Olahan Ikan Tradisional Lokal
    • Mendata, melestarikan, dan modernisasi makanan khas seperti pindang, ikan asap, abon, hingga sarden lokal.
    • Diberi label “Warisan Pangan Laut Tropis Indonesia”.
  3. Pusat Budaya Ikan Tropis
    • Mendirikan pusat edukasi dan inovasi kuliner laut di kota-kota pesisir utama.
    • Kolaborasi dengan koki, seniman, dan pencipta konten lokal.
  4. Festival Ikan Tropis Nusantara
    • Diselenggarakan tahunan di berbagai kota: lomba memasak, seni budaya laut, demo kuliner, hingga forum bisnis.
  5. Penguatan Sarana dan Prasarana Rantai Dingin (Rantai Dingin)
    • Pembangunan cold storage modern di sentra nelayan untuk menjaga mutu ikan sejak panen.
    • Menyediakan fasilitas pembekuan cepat (blast freezer) agar ikan dapat langsung membekukan di titik penangkapan.
    • Pengembangan logistik berpendingin (cold truck dan cold box) untuk distribusi ikan ke kota dan luar negeri.
    • Pelatihan dan pendampingan untuk koperasi nelayan agar mampu mengelola sarana ini secara berkelanjutan.

Langkah ini penting agar ikan Indonesia tidak hanya banyak, tetapi juga konsisten dalam kualitas premium yang diakui dunia internasional.

  1. Kebijakan Nasional Pengendalian Ekspor untuk Keseimbangan Domestik
    • Pemerintah dapat mengambil peran strategis dalam mengatur volume dan jenis ikan yang diekspor agar tetap tersedia untuk konsumsi nasional.
    • Sebagian keuntungan dari ekspor ikan berkelas premium bisa digunakan untuk subsidi harga ikan lokal, sehingga masyarakat Indonesia bisa tetap menikmati ikan berkualitas dengan harga terjangkau.
    • Model ini menciptakan keseimbangan antara ekspor dan kesejahteraan pangan, serta memastikan bahwa nelayan tetap mendapatkan keuntungan yang wajar.
    • Dengan mengendalikan ekspor dan mengelola margin keuntungan secara strategis, negara dapat memosisikan ikan sebagai alat geopolitik dan alat kesejahteraan sosial secara bersamaan.

Strategi Eksternal: Membangun Citra Global Ikan Laut Indonesia

  1. Diplomasi Gastronomi
    • Mengirimkan chef Indonesia ke KBRI dan pameran internasional.
    • Mengadakan Pekan Ikan Tropis Indonesia di luar negeri.
  2. Kolaborasi Budaya Pop
    • Menyisipkan makanan laut Indonesia dalam film, musik, dan web series.
    • Kolaborasi dengan K-pop, anime, atau influencer internasional.
  3. Merek Global: “Ikan Tropis dari Indonesia”
    • Produk ikan dengan label resmi dari negara.
    • Kampanye media sosial global: Ikan Indonesia = laut sehat tropis.
  4. Pariwisata Kuliner Laut Tropis
    • Paket wisata edukatif: tangkap, masak, makan.
    • Branding kota pesisir sebagai kota gastronomi laut (Banyuwangi, Ambon, Bitung).

 Pemetaan Daerah Potensial: Poros Maritim Budaya Tropis

  1. Banyuwangi & Muncar – Pusat produksi lemuru dan sarden lokal.
  2. Bitung (Sulut) – Gerbang ekspor perikanan timur Indonesia.
  3. Ambon & Maluku Tengah – Tradisi kuliner laut dan ikan asap yang kuat.
  4. Kupang & Larantuka – Ikan layang, tongkol, dan kearifan pengolahan lokal.
  5. Padang & Pesisir Selatan – Kekuatan tradisi masakan laut seperti pindang dan rendang ikan.

Penutup

Ini bukan sekadar program perikanan, tetapi strategi peradaban. Dengan menjadikan ikan laut tropis sebagai simbol kekuatan lunak Indonesia, kita tidak hanya membangun perekonomian, tetapi juga identitas bangsa di mata dunia. Ikan Indonesia harus naik kelas dari pasar lokal menjadi ikon global. Dari kampung nelayan menjadi kekuatan budaya yang menginspirasi dunia.

Sudah saatnya dunia mengenal Indonesia bukan hanya sebagai negara tropis, tapi juga sebagai rumah dari peradaban laut tropis yang penuh rasa, nilai, dan kebanggaan.

Redaktur : Al Fadhlil Raihan Yunan

 

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa MM UMKT Gelar Pengabdian Masyarakat di Pantai Manggar Segarasari Balikpapan

    Mahasiswa MM UMKT Gelar Pengabdian Masyarakat di Pantai Manggar Segarasari Balikpapan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 290
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Sebagaimana diketahui bahwa pengabdian masyarakat merupakan salahsatu kewajiban dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan mengangkat tema “Lautku Biru, Pantaiku Bersih” Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Menggelar Pengabdian Masyarakat dalam bentuk bensih-bersih sampah disekitaran Pantai Manggar Segarasari Kota Balikpapan (19/11). Walaupun di tengah terik matahari yang cukup panas, Para Dosen dan […]

  • Kepercayaan Dunia Meningkat, Pendaftar Mahasiswa Asing UMS Naik Tajam di Tahun 2025

    Kepercayaan Dunia Meningkat, Pendaftar Mahasiswa Asing UMS Naik Tajam di Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan pencapaian signifikan dalam penerimaan mahasiswa internasional. Pada batch pertama tahun 2025 saja, jumlah pendaftar mahasiswa asing telah mencapai 5.647 orang dari berbagai negara. Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa jumlah ini merupakan indikator positif meningkatnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap UMS. “Kalau […]

  • Ribuan Peserta Meriahkan Milad Muhammadiyah ke -113 di PCM Terbanggi Besar

    Ribuan Peserta Meriahkan Milad Muhammadiyah ke -113 di PCM Terbanggi Besar

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Jaya – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Terbanggi Besar selenggarakan semarak Milad Muhammadiyah ke-113 yang bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. Ribuan peserta hadir dari beragam kalangan. Mulai siswa, wali siswa, warga, simpatisan Muhammadiyah hingga masyarakat sekitar lokasi Acara. (22/11/2025) Acara yang diselenggarakan di Lapangan Prosida Bandar Jaya Tersebut diawali dengan proses Pawai siswa dan siswi […]

  • Mahasiswa KKN Kelompok 3 Bersama Posyandu Sukomoro Layani 60 Balita melalui Pemantauan Tumbuh Kembang

    Mahasiswa KKN Kelompok 3 Bersama Posyandu Sukomoro Layani 60 Balita melalui Pemantauan Tumbuh Kembang

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUUH.ID, SUKOMORO – Pemantauan kesehatan anak usia dini terus digencarkan. Pada tanggal 9 Juli lalu, kegiatan Posyandu Balita telah sukses diselenggarakan oleh pihak Kecamatan Sukomoro. Guna memastikan layanan dasar ini berjalan dengan lancar, mahasiswa KKN Kelompok 3 turun langsung ke lapangan untuk berkolaborasi bersama Bidan Kecamatan dan para Kader Posyandu. Tujuan utama dari penyelenggaraan Posyandu […]

  • Cegah Komplikasi Penyakit Kronis, Fisioterapis UMS Edukasi Aktivitas Fisik Lansia Lewat Prolanis

    Cegah Komplikasi Penyakit Kronis, Fisioterapis UMS Edukasi Aktivitas Fisik Lansia Lewat Prolanis

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) bagi lansia di Taman Dewi Sri, Desa Kunden, Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi tentang pemilihan aktivitas fisik yang aman dan tepat bagi penderita hipertensi serta diabetes melitus, sekaligus meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya gaya […]

  • Tapak Suci Pimda 159 Samarinda: Menjulang di GOR Segiri, Menginspirasi Lewat Prestasi

    Tapak Suci Pimda 159 Samarinda: Menjulang di GOR Segiri, Menginspirasi Lewat Prestasi

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda — Prestasi luar biasa berhasil ditorehkan oleh Tapak Suci Pimda 159 Kota Samarinda dalam event KONI Bayan Championship 2025 yang digelar pada 8 –10 Juli 2025 di GOR Segiri Samarinda. Dalam event bergengsi tersebut, Pimda 159 tampil dominan dan sukses keluar sebagai Juara Umum 1, sekaligus berhak membawa pulang dan menyimpan Piala Bergilir […]

expand_less