DPP IMM Tetapkan Kalimantan Selatan Tuan Rumah Muktamar XXI
- account_circle Ahmad Ashim Muttaqin
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menetapkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Muktamar XXI IMM yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027. Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari proses pengusulan pada Tanwir XXXIII IMM di Malang, yang kemudian diputuskan melalui Rapat Pleno DPP IMM.
Sekretaris Jenderal DPP IMM, Muhammad Zaki Mubarak, mengatakan penetapan tersebut merupakan keputusan organisasi yang dilaksanakan melalui mekanisme permusyawaratan sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga (ART) IMM Pasal 26 tentang Muktamar.
“Berdasarkan proses pengusulan dalam Tanwir XXXIII dan tindak lanjut melalui Rapat Pleno DPP IMM, Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar XXI. Keputusan ini merupakan amanah organisasi yang harus dipersiapkan secara matang dengan melibatkan seluruh elemen Ikatan,” ujar Zaki.
Kalimantan Selatan memiliki catatan historis dalam perjalanan IMM. Daerah ini pernah menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) II IMM pada 26–30 November 1967. Kalimantan Selatan juga menjadi lokasi Tanwir XXXI pada tahun 12-14 Maret 2023 yang melahirkan Deklarasi Banjarmasin.
Penyelenggaraan Muktamar XXI di daerah tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan sejarah sekaligus meneguhkan kembali semangat intelektualitas, pengabdian, dan pembaruan gerakan IMM.
Sebelumnya, DPP IMM telah menyelenggarakan Tanwir XXXIV di Tangerang, Banten, pada 2–5 September 2026. Tanwir Pra-Muktamar tersebut menetapkan lima calon Ketua Umum DPP IMM dan 52 calon formatur DPP IMM, sekaligus membahas dan merumuskan materi tanfidz yang akan ditetapkan di forum Muktamar XXI.
DPP IMM mengajak seluruh pimpinan, kader, alumni, serta keluarga besar Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam menyukseskan Muktamar XXI. Kalimantan Selatan diharapkan dapat menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menghadirkan suasana Muktamar yang menggembirakan, inklusif, dan mencerminkan tradisi intelektual serta semangat persaudaraan kader IMM.
Zaki juga menekankan bahwa muktamar merupakan ruang bersama untuk menerima dan menyampaikan perbedaan pendapat.
“Muktamar adalah ruang bersama. Perbedaan gagasan dan dinamika kontestasi pemilihan kepemimpinan baru merupakan bagian dari demokrasi organisasi, tetapi semuanya harus bermuara pada kemajuan IMM serta kontribusi yang lebih besar bagi bangsa, umat, dan Persyarikatan Muhammadiyah,” kata Zaki.
Melalui momentum Muktamar XXI Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kali ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM menaruh harapan besar agar perhelatan akbar ini mampu menjadi titik balik penguatan konsolidasi organisasi di semua tingkatan. Selain itu, forum tertinggi organisasi ini diharapkan dapat terus merawat soliditas dan membakar semangat juang para kader di berbagai daerah, sehingga nilai-nilai ikatan tetap terjaga di tengah dinamika zaman yang bergerak dinamis. Lebih dari itu, hasil dari muktamar ini juga diproyeksikan mampu merumuskan arah dan strategi gerakan IMM ke depan agar semakin progresif, adaptif, dan relevan dalam menjawab berbagai tantangan zaman serta problematika kebangsaan yang kian kompleks.
- Penulis: Ahmad Ashim Muttaqin
- Editor: M. Nur Isholattudin