Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FAI UMS Latih Guru SMP Muhammadiyah Kartasura Pendekatan Deep Learning

FAI UMS Latih Guru SMP Muhammadiyah Kartasura Pendekatan Deep Learning

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian dari Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat dengan agenda “Sosialisasi dan Pelatihan Guru Penggerak dan Pendekatan Pembelajaran “Deep Learning” Guru SMP Muhammadiyah PCM Kartasura Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sebagai wujud komitmen UMS dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan bertajuk Pelatihan dan Sosialisasi Guru Penggerak ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Wachidi, M.Pd., yang menyampaikan bahwa posisi guru penggerak saat ini masih berada di tingkatan ketiga atau hampir keempat. Padahal idealnya, peran mereka bisa ditingkatkan hingga ke level ketujuh sesuai konsep yang telah dikembangkan oleh mereka.

“Ini adalah bentuk ibadah kami sebagai dosen, di mana selain melakukan riset, kami juga memiliki kewajiban untuk mengabdi kepada masyarakat. Pengabdian hari ini menjadi tindak lanjut dari penelitian yang kami lakukan,” ujar Wachidi dalam sambutannya, Sabtu, (17/5).

Sosialisasi ini juga menjadi ruang diskusi bersama para guru terkait pembaruan pendekatan pembelajaran. Menurutnya, inovasi ini adalah upaya strategis dari Kementerian Pendidikan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Kami ingin tahu juga, apakah para guru di sekolah-sekolah Muhammadiyah sudah menerapkan Instructional Planning atau perencanaan pembelajaran yang disesuaikan dengan arah kebijakan baru ini,” tambahnya.

Wachidi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah hadir. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan praktisi pendidikan dalam mendukung implementasi program-program strategis pemerintah, seperti guru penggerak.

“Tanpa kegiatan seperti ini, kita mungkin tidak bisa saling mengenal dan saling mengisi. Ini bagian dari upaya bersama untuk memajukan pendidikan Indonesia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan II FAI UMS, Drs. Suharjianto, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari berbagai bentuk pengabdian masyarakat yang dapat dilakukan oleh sivitas akademika. Ia menekankan bahwa berbagai jalur pendanaan dan kerja sama dapat dimanfaatkan, baik melalui program studi, bidang kemahasiswaan, maupun Program Internal Dosen (PID).

“Silakan berkomunikasi dengan kami. Pintu pengabdian ini banyak, baik yang melalui program studi, PID, atau kemahasiswaan. Semua bisa dimaksimalkan,” terang Suharjianto.

Ia juga menyampaikan pentingnya menjalin kerja sama antara fakultas dan sekolah-sekolah mitra dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung kegiatan berkelanjutan.

“Semoga ini bukan kegiatan yang pertama dan terakhir. Kegiatan semacam ini akan terus kami dorong agar guru-guru tidak tertinggal oleh siswanya. Karena sekarang, ilmu tidak hanya ada di buku, tapi bisa diakses siapa saja, kapan saja,” tambahnya.

Suharjianto juga menekankan bahwa sasaran pengabdian akan diprioritaskan kepada komunitas masyarakat Muhammadiyah, baik di tingkat cabang, ranting, majelis, hingga lembaga pendidikan PAUD.

Forum ini diikuti oleh kepala sekolah dan guru-guru SMP Muhammadiyah di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Surakarta. Acara ditutup dengan ajakan untuk mendokumentasikan hasil kegiatan dan menjadikannya dasar pengembangan program kolaboratif ke depan.

Perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura, Drs. H. Qomarudin, M.Pd.I., yang turut hadir dan memberikan sambutan, mengungkapkan apresiasi atas kehadiran tim UMS di tengah-tengah para guru Muhammadiyah. Ia berharap kegiatan ini menjadi pemantik peningkatan kualitas guru, khususnya di lingkungan PCM Kartasura yang menaungi 11 sekolah dari jenjang SD hingga SMK.

“Guru-guru kami memang belum mendapatkan pembimbingan dari program Instructional Planning. Maka Insya Allah tahun ajaran baru nanti harus sudah mulai mempraktikkannya,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk serius dalam menyerap materi dan tidak sungkan bertanya.

“Jangan malu bertanya, nanti sesat di jalan. Kalau perlu sampai magrib pun tidak apa-apa, yang penting jelas dan gamblang,” katanya berseloroh.

Qomarudin menambahkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan menularkan ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekannya di sekolah masing-masing.

“Karena tidak semua guru bisa hadir, kami mohon nanti bisa ditularkan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa bergilir setiap bulan untuk sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kartasura,” pungkasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif dengan narasumber Wahyu Ratnawati, M.Pd., dengan materi Guru Penggerak dan materi kedua dengan topik Pendekatan Pembelajaran “Deep Learning” oleh Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd. Kemudian dilanjutkan rencana tindak lanjut berupa pendampingan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran inovatif berbasis riset. (Fika/Humas)

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa FH UMS Jalani PKL di Ngadirejo, Belajar Organisasi hingga Pengabdian Masyarakat

    Mahasiswa FH UMS Jalani PKL di Ngadirejo, Belajar Organisasi hingga Pengabdian Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menjalani kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan sosial masyarakat sekaligus memperkuat pengalaman berorganisasi di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah. […]

  • KOPDAR SUMU DKI Jakarta 2026 Siap Digelar, Perkuat Ekosistem Usaha Berkemajuan untuk Mendorong Industrialisasi Indonesia

    KOPDAR SUMU DKI Jakarta 2026 Siap Digelar, Perkuat Ekosistem Usaha Berkemajuan untuk Mendorong Industrialisasi Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, DKI JAKARTA – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Lembaga Pengembang UMKM PWM DKI Jakarta, dan Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar KOPDAR SUMU DKI Jakarta 2026 pada Sabtu, 8 Agustus 2026 di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta. Mengusung tema “Ekosistem Usaha Berkemajuan: Mewujudkan Industrialisasi Indonesia”, […]

  • Masta Batch II UMS, Mahasiswa Asal Afrika Pilih UMS karena Inklusif dan Lingkungan Islami

    Masta Batch II UMS, Mahasiswa Asal Afrika Pilih UMS karena Inklusif dan Lingkungan Islami

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mohamed Saidi Jalloh, mahasiswa asal Sierra Leone, Afrika Barat, menjadi salah satu wajah internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mahasiswa prodi Teknik Informatika Fakultas Komunikasi Informatika (FKI) ini mengaku memilih UMS karena kombinasi kualitas akademik dan lingkungan Islami yang ditawarkan. “Saya memilih UMS karena merupakan universitas Islam dan Indonesia dikenal sebagai negara yang […]

  • Tim Mahasiswa UMS Raih Hibah Innovillage, Kembangkan Karpet Terapi Multi-Tema untuk Anak Disabilitas

    Tim Mahasiswa UMS Raih Hibah Innovillage, Kembangkan Karpet Terapi Multi-Tema untuk Anak Disabilitas

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SURAKARTA – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih hibah dana tahap awal melalui kompetisi Innovillage 2025. Program Innovillage merupakan hasil kolaborasi antara Telkom Indonesia, Telkom University, dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang telah terlaksana di Bandung, Tahun ini, Innovillage hadir dengan tema “Drive Innovation, Create Impact, Build a Lasting Future”, bertujuan menjadi […]

  • Gerakan Beramal Baik Jadi Penggerak Utama, Muhammadiyah Kuatkan Jaringan Bantuan Air Bersih

    Gerakan Beramal Baik Jadi Penggerak Utama, Muhammadiyah Kuatkan Jaringan Bantuan Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Banyumas sejak pertengahan 2026 memicu krisis air bersih di puluhan desa. Menjawab kondisi tersebut, Yayasan Gerakan Beramal Baik menjadi penggerak utama penyaluran bantuan dengan memperkuat jaringan bersama organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah di Banyumas. Program Bantuan Air Bersih Banyumas 2026 resmi diluncurkan pada Selasa (25/8/2026). Mengusung tagar #GerakanBeramalBaik, […]

  • JATAM Lampung Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri, Dukung Penguatan UMKM Muhammadiyah

    JATAM Lampung Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri, Dukung Penguatan UMKM Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDAR LAMPUNG – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung menjalin komunikasi lanjutan dengan Bank Mandiri sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang sebelumnya digelar oleh Bank Indonesia Lampung. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Area Manager Bank Mandiri Malahayati, Bandar Lampung, dan membahas peluang kolaborasi strategis dalam penguatan sektor ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku UMKM binaan Muhammadiyah, pada […]

expand_less