Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FAI UMS Latih Guru SMP Muhammadiyah Kartasura Pendekatan Deep Learning

FAI UMS Latih Guru SMP Muhammadiyah Kartasura Pendekatan Deep Learning

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian dari Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat dengan agenda “Sosialisasi dan Pelatihan Guru Penggerak dan Pendekatan Pembelajaran “Deep Learning” Guru SMP Muhammadiyah PCM Kartasura Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, sebagai wujud komitmen UMS dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan bertajuk Pelatihan dan Sosialisasi Guru Penggerak ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Wachidi, M.Pd., yang menyampaikan bahwa posisi guru penggerak saat ini masih berada di tingkatan ketiga atau hampir keempat. Padahal idealnya, peran mereka bisa ditingkatkan hingga ke level ketujuh sesuai konsep yang telah dikembangkan oleh mereka.

“Ini adalah bentuk ibadah kami sebagai dosen, di mana selain melakukan riset, kami juga memiliki kewajiban untuk mengabdi kepada masyarakat. Pengabdian hari ini menjadi tindak lanjut dari penelitian yang kami lakukan,” ujar Wachidi dalam sambutannya, Sabtu, (17/5).

Sosialisasi ini juga menjadi ruang diskusi bersama para guru terkait pembaruan pendekatan pembelajaran. Menurutnya, inovasi ini adalah upaya strategis dari Kementerian Pendidikan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Kami ingin tahu juga, apakah para guru di sekolah-sekolah Muhammadiyah sudah menerapkan Instructional Planning atau perencanaan pembelajaran yang disesuaikan dengan arah kebijakan baru ini,” tambahnya.

Wachidi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah hadir. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan praktisi pendidikan dalam mendukung implementasi program-program strategis pemerintah, seperti guru penggerak.

“Tanpa kegiatan seperti ini, kita mungkin tidak bisa saling mengenal dan saling mengisi. Ini bagian dari upaya bersama untuk memajukan pendidikan Indonesia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan II FAI UMS, Drs. Suharjianto, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari berbagai bentuk pengabdian masyarakat yang dapat dilakukan oleh sivitas akademika. Ia menekankan bahwa berbagai jalur pendanaan dan kerja sama dapat dimanfaatkan, baik melalui program studi, bidang kemahasiswaan, maupun Program Internal Dosen (PID).

“Silakan berkomunikasi dengan kami. Pintu pengabdian ini banyak, baik yang melalui program studi, PID, atau kemahasiswaan. Semua bisa dimaksimalkan,” terang Suharjianto.

Ia juga menyampaikan pentingnya menjalin kerja sama antara fakultas dan sekolah-sekolah mitra dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung kegiatan berkelanjutan.

“Semoga ini bukan kegiatan yang pertama dan terakhir. Kegiatan semacam ini akan terus kami dorong agar guru-guru tidak tertinggal oleh siswanya. Karena sekarang, ilmu tidak hanya ada di buku, tapi bisa diakses siapa saja, kapan saja,” tambahnya.

Suharjianto juga menekankan bahwa sasaran pengabdian akan diprioritaskan kepada komunitas masyarakat Muhammadiyah, baik di tingkat cabang, ranting, majelis, hingga lembaga pendidikan PAUD.

Forum ini diikuti oleh kepala sekolah dan guru-guru SMP Muhammadiyah di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Surakarta. Acara ditutup dengan ajakan untuk mendokumentasikan hasil kegiatan dan menjadikannya dasar pengembangan program kolaboratif ke depan.

Perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura, Drs. H. Qomarudin, M.Pd.I., yang turut hadir dan memberikan sambutan, mengungkapkan apresiasi atas kehadiran tim UMS di tengah-tengah para guru Muhammadiyah. Ia berharap kegiatan ini menjadi pemantik peningkatan kualitas guru, khususnya di lingkungan PCM Kartasura yang menaungi 11 sekolah dari jenjang SD hingga SMK.

“Guru-guru kami memang belum mendapatkan pembimbingan dari program Instructional Planning. Maka Insya Allah tahun ajaran baru nanti harus sudah mulai mempraktikkannya,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk serius dalam menyerap materi dan tidak sungkan bertanya.

“Jangan malu bertanya, nanti sesat di jalan. Kalau perlu sampai magrib pun tidak apa-apa, yang penting jelas dan gamblang,” katanya berseloroh.

Qomarudin menambahkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan menularkan ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekannya di sekolah masing-masing.

“Karena tidak semua guru bisa hadir, kami mohon nanti bisa ditularkan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa bergilir setiap bulan untuk sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kartasura,” pungkasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif dengan narasumber Wahyu Ratnawati, M.Pd., dengan materi Guru Penggerak dan materi kedua dengan topik Pendekatan Pembelajaran “Deep Learning” oleh Anggara Aditya Kurniawan, S.Pd. Kemudian dilanjutkan rencana tindak lanjut berupa pendampingan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran inovatif berbasis riset. (Fika/Humas)

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Peringkat Lima Dunia, Hipertensi Ancam Remaja Usia Produktif

    Indonesia Peringkat Lima Dunia, Hipertensi Ancam Remaja Usia Produktif

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Prevalensi hipertensi di Indonesia saat ini mencapai angka mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 34,11% masyarakat Indonesia mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi. Angka tersebut menempatkan Indonesia di peringkat kelima dunia sebagai negara dengan jumlah penderita hipertensi terbanyak. Dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia yang jatuh setiap 17 […]

  • Green Youth Quake: Pemuda NU dan Muhammadiyah Bergerak Lawan Krisis Iklim

    Green Youth Quake: Pemuda NU dan Muhammadiyah Bergerak Lawan Krisis Iklim

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BOGOR — Krisis iklim bukan lagi ancaman masa depan. Ia sudah menjadi kenyataan yang dirasakan di banyak sudut dunia, termasuk Indonesia. Cuaca ekstrem, gagal panen, banjir rob, polusi udara, dan penyakit tropis yang meningkat adalah bagian dari dampaknya. Namun, kesadaran publik, khususnya kalangan muda, masih belum memadai. Menjawab tantangan itu, Greenfaith Indonesia, Enter Nusantara, […]

  • Pendidikan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan

    Pendidikan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kemiskinan menjadi permasalahan panjang yang dihadapi Indonesia. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk memutuskan rantai kemiskinan dan mensejahterakan rakyatnya. Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi pun memikirkan berbagai langkah untuk dapat mengendalikan angka kelahiran dan kemiskinan. Dedi Mulyadi mengusulkan vasektomi atau keluarga berencana (KB) pria sebagai syarat penerima bantuan sosial (bansos) […]

  • Melawan Politik Tanpa Etika: IMM Perkuat Fondasi Ideologi Kader di IDEOPOLITOR 2026

    Melawan Politik Tanpa Etika: IMM Perkuat Fondasi Ideologi Kader di IDEOPOLITOR 2026

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TASIKMALAYA — Di tengah dinamika politik nasional yang kian pragmatis serta melemahnya nilai-nilai ideologis dalam kehidupan publik, mahasiswa dituntut untuk tidak hanya menjadi penonton sejarah. Tantangan tersebut semakin kompleks ketika politik kerap dipersepsikan secara sempit sebagai sekadar perebutan kekuasaan, sehingga menjauhkan generasi muda dari ruang-ruang strategis pengambilan kebijakan. Merespons kondisi tersebut, PC IMM Kabupaten Tasikmalaya […]

  • Satukan Langkah Bersama, PCM & PCA Grogol Agendakan Baitul Arqam Pimpinan

    Satukan Langkah Bersama, PCM & PCA Grogol Agendakan Baitul Arqam Pimpinan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 274
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Grogol (PCM & PCA Grogol) melaksanakan Baitul Arqam tingkat Pimpinan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu hingga Ahad 7 September 2024 hingga 8 Septemer 2024 di Tawangmangu Kab Karanganyar. Dengan tema “Bergerak Bersama menuju Kader yang Berkemajuan”. Acara ini diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari 70 […]

  • Bangun Resiliensi Emosi, Magister Dikdas UMS Hadirkan Aisah Dahlan

    Bangun Resiliensi Emosi, Magister Dikdas UMS Hadirkan Aisah Dahlan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, SURAKARTA – Program Studi Magister Pendidikan Dasar (Dikdas) bersama alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar seminar nasional bertema self-healing dengan menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan, CM.NLP., CCHt., CI. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman, Senin (30/3). Ketua Program Studi Magister Dikdas UMS, Prof. Dr. Minsih, S.Ag, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan […]

expand_less