Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Green Iduladha 2026: Lentera Hijau Indonesia, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Eco Enzyme Nusantara Dorong Revolusi Kurban Ramah Lingkungan

Green Iduladha 2026: Lentera Hijau Indonesia, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Eco Enzyme Nusantara Dorong Revolusi Kurban Ramah Lingkungan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Jelang Iduladha 1447 Hijriah, isu limbah kurban kembali menjadi perhatian. Bau menyengat dari darah dan jeroan, area penyembelihan yang kurang higienis, hingga pembuangan limbah organik ke sungai masih menjadi persoalan tahunan di berbagai daerah.

Di tengah situasi itu, Lentera Hijau Indonesia bersama Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) dan Eco Enzyme Nusantara (EEN) mendorong lahirnya gerakan “Green Iduladha 2026” sebagai bagian dari revolusi kurban ramah lingkungan di Indonesia.

Gerakan tersebut diwujudkan melalui workshop daring bertajuk “Green Iduladha: Penggunaan Enzyme pada Penyembelihan Hewan Qurban” yang digelar pada Rabu (20/5/2026) secara daring. Kegiatan yang dipandu Ketua Bidang Immawati DPP IMM, Sumarni, itu diikuti 88 peserta dari berbagai daerah melalui Zoom.

Diskusi berlangsung hangat. Banyak peserta menunjukkan antusiasme dan rasa ingin tahu mengenai pemanfaatan eco enzyme untuk mengatasi limbah organik, mengurangi bau, hingga menjaga kebersihan area penyembelihan hewan kurban.

Fasilitator Nasional Lentera Hijau Indonesia, Syahrul Ramadan, yang mewakili Ketua Perkumpulan Lentera Hijau Indonesia Hening Parlan, mengatakan Green Iduladha lahir dari kesadaran bahwa praktik keagamaan perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga bumi.

“Sebagai gerakan lintas iman, kami melihat pentingnya menjawab pertanyaan mendasar: apakah ritual keagamaan menghasilkan limbah, atau justru ada kekeliruan dalam cara kita memahami dan menjalankan ajaran tersebut,” ujar Syahrul.

Menurut dia, praktik-praktik ritual keagamaan perlu terus ditafsirkan ulang agar selaras dengan upaya pelestarian lingkungan hidup. Melalui Green Iduladha, Lentera Hijau Indonesia ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai agama dapat menjadi bagian dari solusi atas krisis ekologis.

“Kami ingin memperlihatkan bahwa ibadah kurban dapat dilakukan dengan cara yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Agama sejatinya berjalan selaras dengan upaya menjaga bumi,” katanya.

Dalam workshop tersebut, Ketua Eco Enzyme Nusantara Kalimantan Selatan, Dr. Akbar Rahman, menjelaskan bahwa sampah organik menjadi salah satu penyumbang persoalan lingkungan yang serius. Ia mengutip data bahwa sekitar 60 persen sampah di tempat pembuangan akhir merupakan sampah organik yang dapat menghasilkan gas metana apabila tidak dikelola dengan baik.

Gas metana diketahui sebagai salah satu gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Karena itu, pengolahan limbah organik melalui eco enzyme dinilai menjadi langkah sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan.

Eco enzyme sendiri merupakan cairan alami hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran yang dicampur gula dan air. Cairan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga hingga pengelolaan limbah organik.

“Misi Eco Enzyme Nusantara adalah melindungi bumi agar anak cucu kita bisa hidup lebih baik di masa depan,” ujar Akbar.

Wakil Ketua Eco Enzyme Nusantara Kalimantan Selatan, Helda Mas’Ade, menjelaskan bahwa eco enzyme dapat menjadi alternatif alami pengganti bahan kimia sintetis yang selama ini banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ali Randani dari Eco Enzyme Banjarmasin memaparkan penggunaan eco enzyme dalam proses penyembelihan hewan kurban. Cairan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membersihkan darah, mengurangi bau amis, membersihkan lantai, hingga mencuci ember dan peralatan penyembelihan.

Eco enzyme juga dapat digunakan untuk merendam usus dan babat setelah dicuci menggunakan air mengalir agar bau dan kotoran lebih mudah dibersihkan. Namun, ia mengingatkan agar cairan tersebut tidak disemprotkan langsung pada daging kurban yang sedang diproses.

Ali juga menyoroti masih adanya praktik pembuangan isi perut hewan kurban ke sungai di sejumlah daerah. Menurut dia, penggunaan eco enzyme dapat menjadi salah satu solusi sederhana untuk membantu mengurangi pencemaran lingkungan saat Iduladha.

“Murah, mudah diterapkan, dan insyaallah membuat lingkungan lebih sehat dan ramah,” katanya.

Melalui Green Iduladha 2026, Lentera Hijau Indonesia, IMM, dan Eco Enzyme Nusantara berharap masyarakat semakin sadar bahwa ibadah kurban tidak hanya berbicara soal ritual keagamaan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menjaga bumi dan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.*

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN MAs Kelompok 53 Gelar Edukasi PHBS bagi Siswa MI Raden Patah

    KKN MAs Kelompok 53 Gelar Edukasi PHBS bagi Siswa MI Raden Patah

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MALANG – Suasana ceria dan penuh semangat tampak mewarnai ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raden Patah, Dusun Lebo, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Jumat (14/8/2026). Bagaimana tidak, sebanyak 53 siswa yang terdiri dari kelas 5C dan 5D mengikuti kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Misi Anak Sehat: Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di […]

  • Cegah Stunting Berbasis Keluarga, PPK Ormawa PRISMA UMS Gandeng Pemkab Sukoharjo Perkuat Pendampingan 1.000 HPK

    Cegah Stunting Berbasis Keluarga, PPK Ormawa PRISMA UMS Gandeng Pemkab Sukoharjo Perkuat Pendampingan 1.000 HPK

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukoharjo terus diperkuat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (UKM PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo untuk mengembangkan program pencegahan stunting berbasis keluarga di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Program […]

  • Perkuat Kepemimpinan Organisasi, Anggota Pimpinan PP ‘Aisyiyah Antusias Ikuti Baitul Arqam

    Perkuat Kepemimpinan Organisasi, Anggota Pimpinan PP ‘Aisyiyah Antusias Ikuti Baitul Arqam

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Depok – Perkuat ideologi dan kepemimpinan kader, Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menggelar Baitul Arqam di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen – Depok, pada 22-24 Agustus 2025. Dengan mengangkat tema ‘Reaktualisasi Gerakan Perempuan Islam Berkemajuan untuk Mencerahkan Peradaban Bangsa’, ‘Aisyiyah melalui Baitul Arqam berupaya mencetak kader-kader yang tidak hanya militan secara ideologis, tetapi […]

  • Rakerwil LPP PWM Jateng menghasilkan Program Stategis Pesantren Muhammadiyah Jawa Tengah

    Rakerwil LPP PWM Jateng menghasilkan Program Stategis Pesantren Muhammadiyah Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 231
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kudus – Rapat Kerja Pengurus Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah diselenggarakan 2 hari dari tanggal 19-20 Agustus 2023 di Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus menghasilkan banyak program strategis guna peningkatan mutu dan kualitas pesantren Muhammadiyah. Dalam Pembukaan Rakerwil, ketua LPP PWM Jateng KH. M. Irzal Fadholi menyampaikan peran penting Lembaga ini untuk […]

  • Kolaborasi Multidisiplin, Mahasiswa Fakultas Teknik UMS Tawarkan Solusi untuk Balai Yasa Kereta Api Yogyakarta

    Kolaborasi Multidisiplin, Mahasiswa Fakultas Teknik UMS Tawarkan Solusi untuk Balai Yasa Kereta Api Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar presentasi hasil rancangan mata kuliah Tugas Perancangan Multi Disiplin (TPMD), Senin (6/7/2026) di Gedung H Fakultas Teknik. Mata kuliah tersebut pada semester ini melibatkan mahasiswa lintas Program Studi Teknik Mesin, Teknik Kimia, dan Teknik Sipil untuk berkolaborasi memecahkan persoalan yang dihadapi mitra industri. […]

  • Perkuat Filantropi LAZISMU Lampung Timur Gelar Rakerda Perdana untuk Optimalisasi Zakat di 26 Kecamatan

    Perkuat Filantropi LAZISMU Lampung Timur Gelar Rakerda Perdana untuk Optimalisasi Zakat di 26 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Timur – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Daerah Lampung Timur resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana pada awal tahun 2026. Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru bagi lembaga tersebut sejak pertama kali didirikan pada tahun 2018 silam. Bertempat di pusat kegiatan Muhammadiyah Lampung Timur pada 1 Februari 2026, agenda […]

expand_less