BeritaKaltimPersyarikatan

Guru Muhammadiyah Anggana Teguhkan Komitmen Dakwah Pendidikan

Pendidikan kembali ditegaskan sebagai jantung gerakan Muhammadiyah.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Anggana menyelenggarakan kegiatan Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad, 14–15 Maret 2026, di SD Muhammadiyah 1 Anggana.

ANGGANA – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Anggana menyelenggarakan kegiatan Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad, 14–15 Maret 2026, di SD Muhammadiyah 1 Anggana.

Program ini menjadi bagian dari ikhtiar konsolidasi ideologis dan penguatan spiritualitas bagi para pendidik Muhammadiyah, sekaligus meneguhkan kembali peran pendidikan sebagai jantung gerakan dakwah Muhammadiyah.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Anggana, H. Komari, S.Ag., menegaskan bahwa sekolah Muhammadiyah memiliki misi yang lebih luas dari sekadar lembaga pendidikan formal.
“Sekolah Muhammadiyah bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang kaderisasi, pembinaan akhlak, dan penanaman nilai-nilai Islam berkemajuan,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan AIK sangat penting bagi para guru agar tetap memiliki komitmen ideologis yang kuat dalam menjalankan amanah pendidikan.

Sementara itu, Ketua PCM Anggana, Suhono, S.Pd., menegaskan bahwa Muhammadiyah sejak awal menjadikan pendidikan sebagai sarana utama dakwah dan pembaruan masyarakat.
“Sekolah Muhammadiyah tidak boleh kehilangan ruh gerakan,” tegasnya saat membuka kegiatan.

Ia berharap para guru Muhammadiyah dapat menjadi teladan akhlak serta penggerak dakwah di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Kegiatan penguatan AIK ini menghadirkan sejumlah narasumber yang menyampaikan materi tentang manhaj tarjih, fiqih ibadah, ideologi dan gerakan Muhammadiyah, kepribadian Muhammadiyah, serta peran guru dalam dakwah pendidikan.

Melalui kegiatan ini, PCM Anggana berharap lahir pendidik Muhammadiyah yang tidak hanya profesional secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, komitmen ideologis, serta semangat dakwah yang tinggi.

Penguatan AIK ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun budaya sekolah Muhammadiyah yang lebih Islami, unggul, dan berkemajuan di wilayah Anggana.(ay.1)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button