Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kekufuran Bani Israil sebagai Renungan Setiap Insan, UMS Gelar Kajian Tafsir Al-Baqarah Ayat 60-66

Kekufuran Bani Israil sebagai Renungan Setiap Insan, UMS Gelar Kajian Tafsir Al-Baqarah Ayat 60-66

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Kajian Tafsir Al-Qur’an, bersama Dr. Ainur Rha’in Bakrun, S.Th.I, M.Th., sebagai narasumber. Kali ini, pembahasan merefleksikan sejarah Bani Israil untuk dijadikan sebagai pelajaran dalam menjalani kehidupan.
Rhain-begitu sapaan akrabnya, memaparkan tafsir surat Al-Baqarah ayat 60-66, yang secara garis besar membahas tentang nikmat-nikmat yang didurhakai oleh Bani Israil, serta balasan atas perbuatan mereka. Mengawali pemaparan maternya, ia menjelaskan bahwa dalam ayat 60-66 terdapat beberapa  pengulangan kata yang sama dengan menunjukkan makna yang sama.
“Pada ayat 60-66 terdapat pengulangan kata “واذ” yang menunjukan pengingat Allah kepada bani israil atas perbuatannya selama di muka bumi ini,” jelasnya, Selasa (9/12).
Dalam ayat 60 berisi tentang kekufuran Bani Israil terhadap nikmat mata air yang diberikan oleh Allah SWT. Bani Israil tidak ada cukupnya ketika diberikan sumber mata air satu saja, mereka meminta sumber mata air yang jumlah lebih banyak dari pada itu.
Ia juga menegaskan bahwa pada ayat 60 terdapat karakteristik seorang pemimpin yang benar, seperti Nabi Musa yang tidak pernah memikirkan untuk mensejahterakan dirinya sendiri. Nabi Musa selalu memohon kepada Allah SWT untuk mensejahterakan kehidupan umatnya yaitu Bani Israil.
“Pemimpin yang bener tidak pernah menjadikan posisinya untuk mengambil manfaat bagi kepentingan dirinya sendiri, layaknya Nabi Musa AS, ” tegasnya dalam menafsirkan ayat itu.
Ayat 61 menjelaskan bahwa Bani Israil tidak pernah bersyukur atas nikmat berupa makanan yang diberikan oleh Allah SWT. Padahal, Allah telah memberikan makanan yang berkhasiat, namun, mereka justru meminta makanan yang biasa saja. Hal itu menunjukkan ketamakan Bani Israil terhadap pemberian Allah SWT.
Rhain juga menambahkan bahwa terdapat kunci hidup bahagia dengan merefleksikan ayat 61, di sisi lain juga menunjukan tidak pernah bahagianya Bani Israil pada saat itu.
“Kunci hidup bahagia itu dengan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah,” tambahnya.
Kemudian, pada ayat 62 terdapat definisi orang yang beriman, yaitu mempercayai dan mengikuti ajaran nabi yang datang pada zaman itu, misalnya Yahudi mengikuti ajaran Nabi Musa, Nasrani mengikuti ajaran Nabi Isa, dan Islam mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.
Selanjutnya, ayat 63-64 menjelaskan adanya perjanjian antara Bani Israil dengan Allah SWT, serta tipu daya yang mereka perbuat. Perjanjian yang mereka sepakati dengan Allah yaitu, mereka harus beriman kepada Allah SWT, atas nikmat yang mereka rasakan selama ini.
Namun, perjanjian itu mereka abaikan mentah-mentah. Mereka meninggalkan, bahkan menyelisihi kitab Taurat yang seharusnya mereka jadikan pedoman kehidupan. Hal itu menunjukkan sifat oportunis yang melekat pada diri mereka.
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ الَّذِيْنَ اعْتَدَوْا مِنْكُمْ فِى السَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُوْنُوْا قِرَدَةً خٰسِـِٕيْنَ ۝٦٥
Allah mengutuk Bani Israil dengan menjadikan mereka kera yang hina. Dalam artian bukan hanya perubahan fisik, tetapi mencakup kehinaan sosial dan spiritual. Mereka hina karena perbuatannya. Laknat seperti ini, sesuai dengan penjelasan pada ayat 65, serta diperkuat dengan hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Bukhari.
لَمَّا مُسِخَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ ، جُعِلَ الرِّجَالُ قِرَدَةً وَالنِّسَاءُ خَنَازِيرَ
“Ketika sebagian Bani Israil itu diubah (oleh Allah), maka laki-laki dijadikan kera, dan perempuan dijadikan babi.” HR. al-Bukhari
Ayat 66, sebagai penutup kajian, ia menekankan bahwa pada ayat ini menjadi pengingat bagi hamba pada saat itu dan hamba yang akan datang.
“Melalui ayat 66 terdapat pengingat kepada kita, agar tidak mengulangi kembali kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan oleh Bani Israil,” tutupnya. (Affiq/Humas).

 

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JAMAAH TANI MUHAMMADIYAH LAMPUNG SELENGGARAKAN PELATIHAN SEMBELIH HALAL MENJELANG IDUL ADHA

    JAMAAH TANI MUHAMMADIYAH LAMPUNG SELENGGARAKAN PELATIHAN SEMBELIH HALAL MENJELANG IDUL ADHA

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung mengadakan pelatihan penyembelihan halal di SD IT Muhammadiyah Gunung Terang pada Sabtu, 14 Juni 2024. Tujuan diadakannya pelatihan ini untuk membekali panitia kurban dan masyarakat umum dengan pengetahuan dan keterampilan menyembelih hewan sesuai syariat Islam. Pelatihan ini dihadiri 60 peserta dari berbagai daerah di Lampung, termasuk […]

  • Mahasiswa FH UMS Jalani PKL di Ngadirejo, Belajar Organisasi hingga Pengabdian Masyarakat

    Mahasiswa FH UMS Jalani PKL di Ngadirejo, Belajar Organisasi hingga Pengabdian Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menjalani kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan sosial masyarakat sekaligus memperkuat pengalaman berorganisasi di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah. […]

  • Tim UMS Raih Gold Award Internasional Berkat Inovasi MoriFresh untuk Luka Diabetes

    Tim UMS Raih Gold Award Internasional Berkat Inovasi MoriFresh untuk Luka Diabetes

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), sebuah inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba yang dirancang untuk membantu perawatan luka diabetes. Tim ini diketuai […]

  • Usung Tema Dialectics of Renaissance, Perkaderan Baret Merah XXVI PC IMM Sukoharjo Perkuat Intelektualitas Kader Muhammadiyah

    Usung Tema Dialectics of Renaissance, Perkaderan Baret Merah XXVI PC IMM Sukoharjo Perkuat Intelektualitas Kader Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam struktural Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukoharjo menggelar perkaderan Baret Merah XXVI pada 10-25 Juli 2026. Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah PCM Sawit, Boyolali. Mengusung tema “Dialectic of Renaissance”, kegiatan ini menjadi gerbang awal pengkaderan bagi 43 peserta untuk menempa kapasitas intelektual, spiritual, dan kepemimpinan […]

  • Sambut Peringatan Bulan PRB, MDMC bersama STIKes Muhammadiyah Aceh Gelar Seminar Nasional

    Sambut Peringatan Bulan PRB, MDMC bersama STIKes Muhammadiyah Aceh Gelar Seminar Nasional

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Aceh – Menyambut Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024, MDMC PP Muhammadiyah bekerja sama dengan STIKes Muhammadiyah Aceh, serta didukung oleh BNPB dan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, mengadakan seminar nasional dengan tema “Peran Komunitas dan Rumah Sakit dalam Kesiapsiagaan Bencana dan Dukungan pada Klaster Kesehatan”. (8/10/2024) Seminar ini menghadirkan berbagai pakar […]

  • Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan Meriahkan Lomba HKN ke-61

    Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan Meriahkan Lomba HKN ke-61

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan — Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan turut ambil bagian dalam Lomba Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Dinkes Lamongan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan pada Selasa (11/11/2025). Lomba HKN tahun ini diikuti oleh seluruh Puskesmas, klinik, rumah […]

expand_less