Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » TOT Kader Pintar 1000 Cahaya Muhammadiyah: Menyiapkan Pionir Transisi Energi dari Sekolah dan Pesantren Pionir untuk Indonesia Rendah Emisi

TOT Kader Pintar 1000 Cahaya Muhammadiyah: Menyiapkan Pionir Transisi Energi dari Sekolah dan Pesantren Pionir untuk Indonesia Rendah Emisi

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA — Di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata dan krisis energi yang membayangi masa depan bumi, Muhammadiyah memilih untuk tidak tinggal diam. Dengan semangat dakwah berkemajuan, organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia ini menyalakan obor perubahan melalui program 1000 Cahaya Muhammadiyah — sebuah gerakan yang menanamkan kesadaran ekologis dari ruang kelas hingga ruang ibadah.

Gerakan ini kini memasuki babak penting lewat Training of Trainer (TOT) Kader Pintar – Pionir Transisi Energi Indonesia Raya, yang digelar di Balai PMD Kalasan, Yogyakarta, pada 11–13 November 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program 1000 Cahaya bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah, Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, dan Forum Guru Muhammadiyah.

Selama tiga hari, 58 peserta dari sekolah dan pondok pesantren Muhammadiyah di seluruh Indonesia akan dibekali kemampuan dan pengetahuan untuk menjadi pelatih serta penggerak transisi energi di lingkungannya masing-masing.

Langkah Nyata Muhammadiyah untuk Green Energi

Direktur 1000 Cahaya, Hening Parlan, dalam sambutan pembukanya menegaskan bahwa krisis iklim bukan sekadar isu global, melainkan tanggung jawab moral setiap manusia beriman.

“Perubahan iklim itu nyata. Tapi kita sering abai menempatkannya sebagai prioritas. Melalui 1000 Cahaya, Muhammadiyah ingin menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari dakwah berkemajuan,” ujarnya.

Program ini menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah menuju Green Muhammadiyah — gerakan pendidikan dan dakwah yang memadukan ilmu, iman, dan aksi nyata dalam menjaga bumi.

Selama pelatihan, peserta mendalami tiga materi utama: efisiensi energi, pengenalan energi surya, dan pemanfaatan ulang panel surya tak terpakai. Hening mencontohkan, hingga kini 18 unit panel surya telah terpasang di lembaga pendidikan Muhammadiyah, menurunkan emisi karbon secara signifikan.

“Bayangkan bila 60 juta warga Muhammadiyah menggunakan energi surya, berapa juta ton emisi bisa kita kurangi. Ini bukan sekadar program, tapi bentuk ibadah,” tambahnya.

Gerakan Iklim sebagai Gerakan Akhlak

Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Supangkat, menilai pelatihan ini bukan hanya pelajaran teknis, melainkan gerakan akhlak ekologis.

“Dalam setahun, lebih dari 2.100 bencana terjadi di Indonesia, dan 82,8 persen disebabkan oleh ulah manusia. QS Ar-Rum ayat 41 sudah mengingatkan kita: telah nampak kerusakan di darat dan laut akibat ulah tangan manusia,” ujarnya.

Gatot menegaskan, akar dari krisis lingkungan adalah cara pandang yang keliru terhadap alam. Karena itu, pendidikan menjadi kunci perubahan.

“Akhlak tidak cukup diajarkan, tapi harus dicontohkan. Dari hemat listrik hingga memilah sampah—itu bagian dari dakwah. Inilah yang kita bangun melalui 1000 Cahaya,” katanya.

Pendidikan sebagai Pusat Perubahan

Perwakilan dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Dr. Hardi Santoso, menyebut gerakan ini sebagai jalan sunyi yang mulia.

“Berbicara tentang lingkungan memang jalan sepi. Tidak banyak yang tertarik. Tapi biarlah kita menjadi pelatih yang tidak mendapat panggung besar, asalkan kelak membawa keberkahan bagi anak cucu,” ungkapnya dengan nada haru.

Menurut Hardi, kesadaran ekologis di sekolah-sekolah Muhammadiyah adalah tolok ukur peradaban.

“Isu perubahan iklim bukan hanya pelajaran IPA, tapi refleksi moral kita sebagai umat beriman,” tegasnya.

Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan lingkungan, melainkan bagian dari amanat besar Muhammadiyah untuk mencerdaskan sekaligus mensejahterakan umat.

“Kalau pemerintah menargetkan nol emisi tahun 2060, Muhammadiyah bisa mempercepatnya. Kita punya ribuan sekolah, pesantren, dan amal usaha yang bisa menjadi pionir perubahan,” ujarnya penuh semangat.

Ia menekankan, mengurus lingkungan bukan hanya urusan kebersihan atau kebijakan teknis, melainkan tugas luhur manusia sebagai khalifah di muka bumi.

“Prinsip Kiai Ahmad Dahlan adalah mencerdaskan dan mensejahterakan. Maka mari kita tulus mengurus lingkungan, karena itu bagian dari ibadah kita—ibadah yang tidak hanya menyelamatkan manusia, tapi juga bumi tempat kita berpijak,” tuturnya.

Bagi Prof. Irwan, kepedulian terhadap energi dan alam bukanlah proyek sesaat, melainkan investasi moral dan spiritual bagi masa depan bangsa.

“Apa yang kita lakukan hari ini bukan untuk diri kita, tetapi untuk anak cucu kita. Jika setiap sekolah, pesantren, dan rumah tangga Muhammadiyah menyalakan satu cahaya perubahan, maka sejatinya kita sedang menyalakan harapan bagi Indonesia,” ujarnya menutup sambutan.***

Tentang Program 1000 Cahaya Muhammadiyah

Program “1000 Cahaya” adalah sebuah gerakan yang digagas oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mengatasi krisis iklim melalui pendekatan kolektif di tingkat ranting, sekolah, pondok pesantren, dan masjid. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, mempromosikan penggunaan energi bersih dan terbarukan, serta mendorong efisiensi energi di masyarakat, yang dianggap sebagai tanggung jawab moral dan spiritual.

Kontak Media:
Alif – 08192071298
Dinul – 085701035689

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Kandidat Terbaik Ikuti Fit and Proper Test Calon Kepala Sekolah Muhammadiyah PCM Bumiayu

    14 Kandidat Terbaik Ikuti Fit and Proper Test Calon Kepala Sekolah Muhammadiyah PCM Bumiayu

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bumiayu, 14 Juni 2025 — Dalam upaya menghadirkan pemimpin pendidikan yang profesional dan visioner, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu melalui Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal (PNF) menggelar seleksi calon kepala sekolah untuk empat lembaga pendidikan Muhammadiyah: SMA, SMP, MTs, dan SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS). Seleksi yang berlangsung di Aula SMA Muhammadiyah Bumiayu […]

  • UMS Dampingi Ibu-Ibu PKK Sekarwangi Desa Dibal Olah Limbah Rumah Tangga Jadi POC

    UMS Dampingi Ibu-Ibu PKK Sekarwangi Desa Dibal Olah Limbah Rumah Tangga Jadi POC

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pendampingan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah rumah tangga menggunakan komposter, bekerja sama dengan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Dibal, Boyolali. Kegiatan ini didanai oleh Kemdiktisaintek melalui DPPM Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut dipimpin oleh dosen Pendidikan Akuntansi, Dhany Efita Sari, S.Pd., […]

  • Bukan Untuk Setara

    Bukan Untuk Setara

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 496
    • 1Komentar

    Oleh: Rodiatun Mardiah* “mampukah tuhan yang maha pencipta, menciptakan pencipta yang setara dengan dia?” Sebuah pertanyaan sederhana yang bisa saja menodai keyakinan dalam kebingungan dan keraguan tatkala mencoba untuk mencari jawabannya. Kita analogikan seperti seseorang yang membuat kue misalnya. ia sangat handal dalam membuat kue dan juga manajemen produknya dengan berbagai sarana pendukung, sehingga menjadikan […]

  • Tingkatkan Kapasitas Kader, Muhammadiyah PPU Sukses Gelar Baitul Arqam

    Tingkatkan Kapasitas Kader, Muhammadiyah PPU Sukses Gelar Baitul Arqam

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    Bertempat di Komplek Dakwah Muhammadiyah KM. 2.5 Kelurahan Penajam Kecamatan Penajam Kab.  Penajam Paser Utara diadakan kegiatan pengkaderan Muhammadiyah yaitu Baitul Arqam. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 22 Oktober sd 24 Oktober 2021. “Seyogyanya  rencana kegiatan tersebut dilakukan sebelum terjadi wabah pandemi Covid-19, tepatnya satu setengah tahun yang lalu. Akan tetapi melihat situasi saat inilah […]

  • Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 278
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kebumen – Musyawarah Daerah (Musyda) XVIII Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kebumen secara resmi ditutup pada Ahad (7/6/2024) di SMP Muhammadiyah Sempor, Kebumen. Perhelatan akbar Musyawarah Daerah Pemuda Muhammadiyah Kebumen yang dibuka oleh Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto, MH tersebut telah berjalan dengan lancar. Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 4 tahunan adalah ajang untuk […]

  • Semarakan Milad ke 43, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Adakan Acara Jalan Sehat Bersama Warga

    Semarakan Milad ke 43, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Adakan Acara Jalan Sehat Bersama Warga

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID,SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) adakan acara jalan sehat bersama warga sekitar dalam rangka semarakan agenda milad pondok yang ke 43, yang dihadiri oleh seluruh mahasantri Pondok Shabran UMS dan segenap alumni yang hadir dari berbagai daerah pada Minggu, (11/1). Acara ini dimulai sejak pukul 06.00 pagi dengan rute start […]

expand_less