Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Magister Fisioterapi UMS Raih Akreditasi Unggul, Jadi Pelopor Program S2 Pertama di Indonesia

Magister Fisioterapi UMS Raih Akreditasi Unggul, Jadi Pelopor Program S2 Pertama di Indonesia

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Magister Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan capaian membanggakan dengan meraih akreditasi unggul LAM-PTKes No. SK:0176/LAM-PTKes/Akr/Mag/III/2026, meskipun baru berdiri pada tahun 2024. Status ini sekaligus menegaskan posisi UMS sebagai pelopor penyelenggara program Magister Fisioterapi pertama di Indonesia.

Kepala Program Studi Magister Fisioterapi UMS, Dwi Rosella Komalasari, S.Fis., Ftr., M.Fis., Sp.Vest., Ph.D., menjelaskan bahwa program ini resmi berdiri berdasarkan SK Dikti Nomor 0264/EI/HK.03.00/2024. Pada tahun pertama pembukaan, program ini langsung menarik minat mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Alhamdulillah, pada angkatan pertama kami menerima 11 mahasiswa, tidak hanya dari UMS tetapi juga dari berbagai universitas lain baik dari pulau Jawa maupun luar Jawa,” ungkapnya saat diwawancarai, Senin, (6/4).

Meski tergolong program baru, Magister Fisioterapi UMS langsung mengajukan akreditasi dalam waktu dua tahun dan berhasil memperoleh predikat Unggul. Capaian ini tidak lepas dari keunggulan kurikulum yang mengintegrasikan pendekatan basic science, biomolekuler, dan ilmu gerak pada sistem tubuh manusia, khususnya muskuloskeletal dan neuromuskular.

Dwi Rosella menjelaskan bahwa visi program studi ini adalah menjadi pusat keunggulan dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi fisioterapi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Implementasi visi tersebut diwujudkan melalui kurikulum, penelitian, serta pengabdian masyarakat yang berbasis sains biomolekuler.

“Mahasiswa tidak hanya belajar fisioterapi sebagai ilmu dasar, tetapi juga mengkaji aspek biomolekuler. Ini yang membedakan kami dengan institusi lain,” jelasnya.

Sebagai program pionir di Indonesia, Magister Fisioterapi UMS menghadapi berbagai tantangan, terutama karena belum adanya referensi nasional sebagai acuan. Untuk mengatasinya, tim pengelola aktif melakukan kolaborasi dan konsultasi dengan institusi luar negeri, salah satunya Mahidol University di Thailand.

“Kami benar-benar meraba dari awal, karena belum ada contoh di Indonesia. Saya banyak belajar dari luar negeri, khususnya dari Mahidol University yang merupakan salah satu yang terbaik di Asia,” tambahnya.

Tantangan lain juga muncul dalam proses akreditasi yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan delapan kriteria, berbeda dari sistem sebelumnya yang berbasis kuantitatif. Dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar satu setengah tahun, program studi harus mampu memenuhi seluruh indikator penilaian tersebut.

“Ini menjadi tantangan besar bagi kami, terutama dalam menyusun Lembar Evaluasi Diri (LED) berbasis kualitatif. Namun alhamdulillah semua bisa kami lalui,” tuturnya.

Ke depan, Magister Fisioterapi UMS menargetkan penguatan reputasi di tingkat internasional. Salah satu langkah strategis yang telah dilakukan adalah mengirim mahasiswa untuk berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional, seperti International Physical Therapy Research and Symposium (IPTSR) tanggal 25 April 2026, di Universitas Chulalongkorn, Thailand.

“Kami sudah mulai membawa mahasiswa tampil di forum internasional sebagai upaya memperkenalkan Magister Fisioterapi UMS di kancah global. Ini menjadi langkah awal menuju internasionalisasi,” jelas Rosella. (Fika/Humas)

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Koto Ringin Antusias Ikuti Sosialisasi Briket dari Limbah Sawit Bareng KKN MAs 2025

    Warga Koto Ringin Antusias Ikuti Sosialisasi Briket dari Limbah Sawit Bareng KKN MAs 2025

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Siak — Kelompok Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 15 menggelar sosialisasi dan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah sawit menjadi briket di Balai Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Kamis (21/8/2025). Acara ini berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dengan diikuti oleh banyak warga, mulai dari ibu-ibu PKK, ketua RT/RW, pemuda, hingga […]

  • Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

    Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Kebebasan beragama atau berkeyakinan masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari penolakan rumah ibadah hingga pelarangan kegiatan keagamaan, kasus-kasus ini menunjukkan bahwa hidup dalam keberagaman tidak selalu berjalan mudah. Hal ini dibahas dalam sesi kedua Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah yang menghadirkan Ihsan Ali-Fauzi. Ia dikenal sebagai peneliti dan pemerhati […]

  • Konpicab PC IPM Sukoharjo 2025: Refleksi Tengah Periode dan Peneguhan Arah Kepemimpinan

    Konpicab PC IPM Sukoharjo 2025: Refleksi Tengah Periode dan Peneguhan Arah Kepemimpinan

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo — Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Kecamatan Sukoharjo menyelenggarakan Konferensi Pimpinan Cabang (Konpicab) pada Ahad, 14 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam rangka penyampaian laporan pertanggungjawaban tengah periode, evaluasi kinerja kepemimpinan, serta penataan ulang struktur kepemimpinan organisasi. Konpicab dihadiri oleh Ketua PC ‘Aisyiyah Sukoharjo Ibunda Hj. Sri Harjanti, S.Pd., Ketua PC […]

  • Dosen UMS Temukan Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

    Dosen UMS Temukan Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr. Ainur Rhain, M.Th.I., bersama tim peneliti berhasil mengungkap temuan baru mengenai manuskrip mushaf Al-Qur’an peninggalan Kasunanan Surakarta yang diperkirakan berusia lebih dari 200 tahun. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional ZAD Al-Mufassirin Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026 […]

  • Peksimida Jateng Penulisan Lakon di UMS Berakhir, Semangat Berkarya Terus Menyala

    Peksimida Jateng Penulisan Lakon di UMS Berakhir, Semangat Berkarya Terus Menyala

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026 Tangkai Lomba Penulisan Lakon resmi selesai. Perlombaan tangkai lomba ini digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 13-14 Juli 2026. Perwakilan Badan Pembina Seni Mahasiswa sekaligus Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., dalam penutupannya menyampaikan bahwa dengan berakhirnya Peksimida Jawa Tengah Tangkai Lomba […]

  • Lazismu Metro dan Payungi Cetak Penggerak Baru melalui Pelatihan Urban Farming dan Ruang Kreatif

    Lazismu Metro dan Payungi Cetak Penggerak Baru melalui Pelatihan Urban Farming dan Ruang Kreatif

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, METRO – Guna memperkuat kemandirian ekonomi berbasis komunitas, Lazismu Kota Metro berkolaborasi dengan Pesantren Wirausaha Payungi menggelar Pelatihan Penggerak Ruang Kreatif dan Urban Farming. Kegiatan ini berlangsung dan dipusatkan di kawasan Pesantren Wirausaha Payungi, Kota Metro. selama dua hari, Sabtu-Ahad 27–28 Desember 2025. Hal ini di ungkapkan H.Bekti Satriadi, selaku ketua LazisMu Kota Metro, […]

expand_less