Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Meninjau Ulang Perbedaan Infak dan Sedekah serta Tasarufnya

Meninjau Ulang Perbedaan Infak dan Sedekah serta Tasarufnya

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Agama Islam merupakan agama yang tidak berkutat pada urusan spiritual. Islam juga menekankan penguatan pada aspek sosial. Terbukti bahwa Islam mengajarkan pada umatnya untuk saling tolong-menolong dan saling memberi kepada saudaranya yang kesusahan.

Infak dan sedekah merupakan implementasi dari adanya anjuran saling membantu dan memberi kepada yang membutuhkan. Namun, banyak di kalangan masyarakat yang bingung akan makna dan tasaruf atau pembagian dari tiga amalan tersebut. Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Yayuli, S.Ag., M.P.I.,  mengupas tuntas makna dan penyaluran daripada dua amalan tersebut.

Yayuli mengawali dengan menjelaskan definisi infak. Secara bahasa, infak berasal dari kata أنفق – ينفق yang berarti mengeluarkan, membelanjakan, dan menafkahkan. Secara istilah, infak berarti perbuatan atau pemberian yang diberikan oleh seseorang untuk menutupi kebutuhan orang lain.

Yayuli menyimpulkan bahwa infak merupakan pengeluaran atau pemberian sesuatu yang secara nilai relatif terbilang lebih tinggi dan harus bersifat material.

“Infak lebih sering terkait dengan pengeluaran sesuatu yang bersifat material untuk tujuan tertentu, seperti infak pembangunan umum atau infak kepada korban bencana,” terangnya Jumat, (17/4).

Yayuli mempertegas bahwa perintah berinfak telah dijelaskan Allah SWT pada QS Al-Baqarah ayat 267:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِۗ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ اِلَّآ اَنْ تُغْمِضُوْا فِيْهِۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ ۝٢٦٧

Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu tidak mau mengambilnya, kecuali dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji

Selanjutnya, Yayuli menjelaskan definisi dari sedekah. Secara bahasa sedekah berasal dari bahasa arab Shodaqoh yang berarti benar atau pemberian yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan disertai niat untuk mengharap pahala dari Allah SWT.

Jika ditinjau secara hukum, sedekah merupakan amalan sunnah. Namun dalam surah At-Taubah ayat 60 tertulis bahwa sedekah itu hukumnya wajib. Menurut Yayuli, yang dimaksud pada ayat tersebut merupakan kewajiban berzakat dengan menggunakan redaksi sedekah.

“Pada surat At-Taubah ayat 60 tentang kewajiban sedekah itu maksudnya adalah wajib memberikan zakat, yang secara tulisan menggunakan lafadz sedekah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sedekah secara makna luas bukan amalan yang menitikberatkan pada pemberian yang bersifat material, tapi pemberian non material juga termasuk dalam kategori sedekah.

“Dalam konteks Islam, sedekah maknanya lebih luas, tidak hanya yang bersifat material, non material juga dapat disebut sebagai sedekah,” tambahnya.

Yayuli menekankan banyak amalan-amalan sederhana yang masuk dalam kategori sedekah. Seperti hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abu Dzar. Bahkan sebuah senyuman sederhana kepada saudara muslim termasuk dalam kategori sedekah.

“Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah,” kata Yayuli mengutip hadis yang diriwayatkan Abu Dzar.

Kemudian, ia menjelaskan tasaruf atau pendistribusian infak dan sedekah tidak terikat oleh waktu, berbeda dengan zakat yang memiliki waktu pelaksanaan khusus. Ia juga merekomendasikan untuk menyalurkan infak maupun zakat melalui badan atau lembaga amil zakat.

“Hendaknya infak dan zakat itu disalurkan melalui lembaga zakat, seperti Lazismu dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yayuli menegaskan ulang esensi infak dan sedekah. Menurutnya, infak itu diberikan dalam bentuk yang bernilai ekonomis, sedangkan sedekah tidak terbatas pada yang bersifat materi, yang keduanya ditujukan kepada Allah SWT sebagai bentuk syukur atas nikmat-nikmatnya. (Affiq/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Media Pembelajaran Dengan Memperkenalkan Budaya Lokal Menggunakan Media Pop Up Book Budaya Lokal Kabupaten Gresik

    Inovasi Media Pembelajaran Dengan Memperkenalkan Budaya Lokal Menggunakan Media Pop Up Book Budaya Lokal Kabupaten Gresik

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 382
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Gresik – Pembelajaran yang kini dilaksanakan pada Sekolah Dasar haruslah berkembang dari setiap masa ke masa. Pembelajaran pun terus berinovasi seiring berjalannya waktu. Media pembelajaran menjadi wadah atau jembatan sebagai inovasi dalam suatu pembelajaran. Media pembelajaran berfungsi sebagai sumber informasi dan pengetahuan dan membantu para peserta didik memahami materi pembelajaran dengan lebih baik. Media […]

  • PCM Grogol Gelar Tarhib Ramadhan, Teguhkan Persaudaraan dan Pemahaman Kalender Hijriyah

    PCM Grogol Gelar Tarhib Ramadhan, Teguhkan Persaudaraan dan Pemahaman Kalender Hijriyah

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Tarhib Ramadhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grogol digelar pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Baitul Makmur Solo Baru, Sukoharjo. Masjid yang sejuk dan nyaman tersebut menjadi lokasi utama kegiatan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh seluruh pimpinan Cabang Muhammadiyah, ’Aisyiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta […]

  • Meramu Iman dan Ilmu! Olimpiade Qur’an-Sains Nasional Digelar oleh PPM Qursains Wonogiri

    Meramu Iman dan Ilmu! Olimpiade Qur’an-Sains Nasional Digelar oleh PPM Qursains Wonogiri

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Wonogiri – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PPM) Qur’an dan Sains (QURSAINS) SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri sukses menyelenggarakan Olimpiade Al-Qur’an dan Sains Nasional pada Senin, 14 April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 450 pelajar tingkat SMP/MTs dari berbagai daerah di Indonesia secara daring melalui sistem Computer-Based Test (CBT). Mengangkat tema integrasi antara nilai-nilai Al-Qur’an dan sains […]

  • Raih Investasi Rp5–8 Miliar: SUMU Buka Akses Networking Strategis bagi Brand D2C

    Raih Investasi Rp5–8 Miliar: SUMU Buka Akses Networking Strategis bagi Brand D2C

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus memperkuat komitmennya dalam membuka akses permodalan sekaligus memperluas jejaring strategis bagi para anggotanya. Salah satu langkah konkret yang saat ini tengah diupayakan adalah memfasilitasi koneksi antara pelaku usaha anggota SUMU dengan investor modal ventura (venture capital/VC) yang memiliki ketertarikan khusus pada sektor consumer brand di Indonesia. Inisiatif […]

  • Integrasi Nilai Moral dalam Transformasi IPTEKS: Upaya Menjaga Martabat Kemanusiaan

    Integrasi Nilai Moral dalam Transformasi IPTEKS: Upaya Menjaga Martabat Kemanusiaan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Oleh: Andryansyah Ramadhan Kita berdiri di ambang pintu peradaban baru. Transformasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) melaju dengan kecepatan eksponensial, menjanjikan efisiensi tanpa batas. Dari kecerdasan buatan hingga rekayasa genetika, inovasi telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Namun, di tengah gemerlap kemajuan fisik ini, muncul sebuah pertanyaan eksistensial yang mendesak: Apakah kemajuan […]

  • Menyalakan Api Kaderisasi: IMM FKM UMKT Gelar Darul Arqam Dasar Gelombang 3

    Menyalakan Api Kaderisasi: IMM FKM UMKT Gelar Darul Arqam Dasar Gelombang 3

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 11
    • 0Komentar

    “IMM di kampus Muhammadiyah bukan sekadar organisasi yang mengadakan kegiatan, tetapi ruan   Samarinda (10/11/2025) — Semangat kaderisasi kembali menyala di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Melalui kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) Gelombang 3, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMKT meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi muda berjiwa ilmu, amal, dan iman. […]

expand_less