Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seminar Nasional dan Kajian Akbar Meriahkan IQT Fair XII 2026, Usung Semangat Membaca Sejarah Membentuk Generasi Berakal

Seminar Nasional dan Kajian Akbar Meriahkan IQT Fair XII 2026, Usung Semangat Membaca Sejarah Membentuk Generasi Berakal

  • account_circle M Nur Isholattudin
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURAKARTA – Seminar Nasional dan Kajian Akbar menjadi rangkaian puncak kegiatan IQT Fair XII 2026 yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 26 September 2026, bertempat di Gedung Graha 58 Serbaguna Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan ini mengangkat tema “Membaca Sejarah, Membentuk Generasi Berakal: Kuasa, Keadilan, dan Akar Perpecahan”.

Acara IQT Fair-XII merupakan ajang kompetisi Al-Qur’an dan keislaman tingkat nasional yang diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK/MA, santri pondok pesantren, mahasiswa/i, serta umum dengan rentang usia 15–24 tahun. Kegiatan ini terdiri dari empat cabang lomba yang dirancang untuk mengembangkan potensi peserta dalam bidang AlQur’an dan keislaman yaitu; Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ), Pidato Bahasa Indonesia, Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (MKTIQ).

Perlombaan ini diselenggarakan pada hari Ahad 20 September 2026 via zoom dan untuk finalnya dilaksanakan pada hari Sabtu 26 September 2026 mulai pukul 06.00 WIB, dilanjut dengan Seminar Nasional dan Kajian Akbar dan setelahnya pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.

Dalam sambutannya, Muhammad Hidayat Yunus selaku Ketua Panitia IQT Fair 2026 menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa dan masyarakat umum untuk membaca sejarah secara objektif.

“Sejarah tidak hanya menjadi pengetahuan tentang masa lalu, tetapi juga harus menjadi bekal dalam membentuk generasi berakal yang mampu menegakkan keadilan serta mengatasi berbagai bentuk perpecahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) UMS, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud. Dalam sambutannya ia menekankan pentingnya membentuk generasi berakal sebagaimana konsep ulul albab dalam Al-Qur’an. Ia mengawali sambutannya dengan membacakan Surah Ali Imran ayat 190–191 yang menjelaskan tentang orang-orang berakal yang senantiasa mengingat Allah dan merenungkan penciptaan langit dan bumi.

“Generasi berakal di dalam Al-Qur’an dikenal dengan istilah ulul albab. Mereka bukan hanya orang-orang yang menggunakan akalnya untuk berpikir, tetapi juga senantiasa mengingat Allah dan merenungkan ciptaan-Nya. Oleh karena itu, saya tadi membacakan Surah Ali Imran ayat 190–191 sebagai pengantar untuk memahami karakter generasi berakal tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Kharis mengutip pesan gurunya, K.H. Hasan Abdullah Sahal, yang pernah menyampaikan, “Kita jangan hanya membaca sejarah, tetapi juga harus bisa menciptakan sejarah.” Ia kemudian mengaitkan pesan tersebut dengan kisah-kisah dalam Al-Qur’an yang mengandung banyak pelajaran bagi umat manusia.

“Al-Qur’an telah memberikan banyak kisah umat terdahulu untuk kita ambil ibrahnya. Melalui tema ini, kita berharap dapat mengupas bagaimana sejarah umat terdahulu dan perjalanan peradaban Islam hingga mencapai kejayaannya. Kisah-kisah dalam Al-Qur’an menunjukkan bahwa ada banyak pelajaran penting dari masa lalu yang perlu kita pahami dan jadikan bekal untuk kehidupan saat ini,” tegasnya.

Seminar Nasional dan Kajian Akbar ini menghadirkan dua narasumber, yakni Ustadz Doni Riw seorang seniman dan budayawan serta Ustadz Tholhah pengajar Qiraat Asyrah.

Melalui kajian yang disampaikan, Ustadz Doni Riw dan Ustadz Tholhah turut memberikan perspektif mengenai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, Ustadz Doni Riw mengibaratkan sejarah seperti sebuah foto.

“Sejarah itu sama halnya dengan foto, keduanya sama-sama merekam suatu peristiwa yang dapat dilihat kembali pada waktu yang berbeda. Jika foto mengabadikan peristiwa dalam bentuk gambar, sejarah merekam kejadian masa lalu yang dapat dipelajari oleh generasi berikutnya,”ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejarah akan terasa lebih bermakna ketika seseorang mampu melihat keterlibatan dirinya di dalamnya.

“Sebagaimana sebuah foto menjadi lebih berarti ketika seseorang menemukan dirinya dalam gambar tersebut, sejarah pun dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam ketika seseorang menyadari keterkaitannya dengan peristiwa masa lalu,”jelasnya.

Sementara itu, Ustaz Tholhah menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai ibadah yang berlangsung sepanjang hayat.

“Menuntut ilmu itu merupakan salah satu ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia, yang dimulai sejak seseorang memasuki fase tamyiz, yakni ketika mulai mampu membedakan hal yang baik dan buruk, hingga akhir hayat,”ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehidupan yang berjalan ini juga dapat menjadi salah satu sarana untuk menuntut ilmu.

“Proses belajar tidak terbatas pada pendidikan formal, melainkan dapat berlangsung dalam berbagai aspek kehidupan. Menuntut ilmu menjadi amalan yang perlu terus dijaga dan diistiqamahkan sepanjang hayat,”ungkapnya.

Pemaparan dari kedua narasumber tersebut mengajak peserta untuk memandang sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan bagian dari kehidupan yang dapat memberikan pelajaran bagi masa kini. Di sisi lain, pentingnya menuntut ilmu sepanjang hayat menjadi pengingat bahwa proses belajar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, IQT Fair XII 2026 juga menggelar pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi dan pencapaian para peserta dalam berbagai kompetisi yang telah diselenggarakan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, IQT Fair XII 2026 diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan potensi dan prestasi mahasiswa, tetapi juga mendorong tumbuhnya generasi muda yang berkarakter Qur’ani, berwawasan luas, serta mampu mengambil pelajaran dari sejarah dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan.

*Unais/Didin

  • Penulis: M Nur Isholattudin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah KDRT, Mahasiswa UMS Edukasi Warga tentang Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak Perempuan

    Cegah KDRT, Mahasiswa UMS Edukasi Warga tentang Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak Perempuan

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Hukum dan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan workshop bertema “Peningkatan Kesadaran Hukum dan Perlindungan Hak-Hak Perempuan dalam Lingkup Keluarga”. Kegiatan ini berlangsung di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (BA) 5, Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Acara ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) […]

  • Meneladani Rasulullah dalam Ekonomi, ‘Aisyiyah Kaltim Gelar Pengajian Khusus

    Meneladani Rasulullah dalam Ekonomi, ‘Aisyiyah Kaltim Gelar Pengajian Khusus

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Timur telah menggelar pengajian ekonomi dengan tema “Meneladani Sifat Rasulullah dalam Berdagang dan Membangun Ekonomi” pada Jumat, 3/10/2025. Acara ini berlangsung pukul 19.45 hingga 21.00 Wita di Balai Lansia Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, Jalan Wiratama, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu. Pengajian disampaikan oleh K.H. Siswanto Sunandar, […]

  • Perkuat Ukhuwah, HMP IQT UMS Sukses Gelar Malam Keakraban Bersama Maba 2024

    Perkuat Ukhuwah, HMP IQT UMS Sukses Gelar Malam Keakraban Bersama Maba 2024

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kegiatan Malam Keakraban (Makrab) pada Sabtu-Ahad, 7-8 September 2024 yang bertempat di SMP Muhammadiyah 5 Surakarta dengan mengusung tema “Tumbuhkan Persahabatan Eratkan dengan Malam Keakraban” Kegiatan ini merupakan bagian dari  program kerja Bidang Kaderisasi yang […]

  • Tunjukkan Dakwah Inovatif, Mahasantri Pondok Shabran UMS Siapkan Jamaah Sambut Ramadan di Umbul Siblarak

    Tunjukkan Dakwah Inovatif, Mahasantri Pondok Shabran UMS Siapkan Jamaah Sambut Ramadan di Umbul Siblarak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Ngaji Outdoor (Ngador) bersama jamaah Masjid Munajat Pondok Shabran UMS. Diselenggarakan di Umbul Siblarak Klaten, Rabu (11/2). Kajian yang biasanya dilaksanakan di masjid, kini hadir dengan desain yang berbeda, menunjukkan bahwa dakwah dapat diselenggarakan secara inklusif. Berjumlah 48 Jamaah dan menghadirkan pemateri Sulchan […]

  • Pembekalan Dai Muda Shabran, LPPIK UMS Gelar Tahfidz Camp

    Pembekalan Dai Muda Shabran, LPPIK UMS Gelar Tahfidz Camp

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – LPPIK UMS menggelar Daurah Tahfidz untuk mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran di Masjid Al-Munajat, kompleks Pondok Shabran Timur, Dukuh Makamhaji Kartasura. Kegiatan Tahfidz Camp ini berlangsung mulai Jumat, 19 Juli hingga Selasa, 23 Juli 2024. Sebanyak 45 peserta dari program Idad dan reguler turut serta, dengan capaian minimal 10 juz dari kewajiban […]

  • FMIPA Unmul dan PW ‘Aisyiyah Kaltim Perkuat Kemitraan Bersama SMAN 8 Balikpapan, Dukung Pendidikan Berkualitas dan Pelestarian Mangrove

    FMIPA Unmul dan PW ‘Aisyiyah Kaltim Perkuat Kemitraan Bersama SMAN 8 Balikpapan, Dukung Pendidikan Berkualitas dan Pelestarian Mangrove

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan organisasi masyarakat kembali diperkuat untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman (Unmul) bersama Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Kalimantan Timur sepakat memperluas kemitraan dalam bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan melalui program penguatan literasi lingkungan serta penanaman mangrove di lingkungan […]

expand_less