Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Perkuat Fondasi Kesehatan Anak Melalui Modul Gizi untuk SD

UMS Perkuat Fondasi Kesehatan Anak Melalui Modul Gizi untuk SD

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pusat Studi School Nutrition Health Movement (SNHM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar diseminasi hasil Riset Hilirisasi Nasional 2025 SINERGI skema Hilirisasi Inovasi Sosial berupa modul gizi kesehatan untuk jenjang kelas 1-6 sekolah dasar. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah dengan diikuti oleh 204 sekolah dasar di Kota Surakarta, Selasa (16/12).

Riset ini mulanya mendapatkan pendanaan dari riset fundamental sejak tahun 2021. Lalu pada tahun ini mendapatkan pendanaan dari riset prioritas nasional 2025 untuk skema hilirisasi inovasi sosial.

Ketua tim peneliti sekaligus ketua SNHM UMS, Setyaningrum Rahmawaty, M.Kes, Ph.D., menyebut bahwa SNHM agenda ini berkolaborasi dengan UNESCO Chair Global Health and Education yang menjadi pionir dari Health Promoting School secara global di bawah WHO. Salah satu visinya adalah kesehatan adalah hak setiap anak.

“Jadi anak haknya bukan hanya makan, minum, dapat membaca, menulis, tidak. Tapi dia harus bisa sehat dan upaya untuk dia bisa sehat itu harus diedukasi,” ujar Setyaningrum Rahmawaty yang akrab disapa dengan Emma.

UNESCO Chair Global Health and Education sendiri sangat mendukung sekali agar Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dapat dimasukkan ke dalam kurikulum. “Bukan hanya sekadar masuk dalam mata pelajaran mungkin olahraga atau apa, hanya sedikit kayak gitu, tidak. Tapi benar-benar ke kurikulum, sehingga karakter sehat akan terbentuk sejak awal,” terang Emma.

Ketua tim peneliti sekaligus ketua SNHM UMS, Setyaningrum Rahmawaty, M.Kes, Ph.D.

Harapannya modul ini bisa diimplementasikan bukan hanya di Surakarta untuk jenjang sekolah dasar, tetapi juga di seluruh Indonesia, untuk membantu mengimplementasikan program UKS yang merupakan program nasional untuk mengatasi permasalah gizi dan kesehatan pada anak sekolah.

Wakil Rektor V UMS Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., dalam sambutannya juga menyepakati bahwa kesehatan anak menjadi satu fondasi yang kuat untuk membangun negara Indonesia ke depan. Pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan tahun emas melalui bonus demografinya dengan angka produktivitas atau angka penduduk usia produktif jauh lebih banyak dibanding penduduk yang berusia nonproduktif.

Supriyono menginginkan agar bonus demografi Indonesia tahun 2045 itu harus benar-benar disiapkan. “Jangan sampai menjadi bukan bonus demografi tetapi disaster demografi. Nah ini menjadi kesehatan anak yang saat ini di usia-usia anak, tahun 2045 itu akan menjadi generasi-generasi penerus kita. Kalau kemudian kesehatan mereka dari awal ini sudah kita persiapkan dengan baik, tentunya kita berharap benar-benar bonus demografi itu terwujud. Jangan sampai terjadi sebaliknya,” paparnya.

Supriyono menyatakan bahwa SNHM UMS ingin menjadi bagian dalam kerangka mempersiapkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan bermanfaat kepada kemajuan bangsa melalui upaya modul gizi kesehatan anak.

Wakil Rektor V UMS Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D. saat memberikan sambutan

Salah satu sekolah yang telah mengimplementasikan modul gizi dan kesehatan untuk jenjang kelas 1-6 sekolah dasar. Kepala Sekolah SD Alam Surya Mentari, Dwi Suparwanto, S.Pd., mengaku sekolahnya telah merasakan perbedaan dari sebelum mendapatkan modul dan setelah mendapatkannya.

“Alhamdulillah, untuk dampak yang kami rasakan di sekolah kami adalah kami betul-betul merasakan perubahan-perubahan yang nyata dari kegiatan-kegiatan anak yang ada modul gizi kesehatan yang sudah dibuat dari SNHM,” ujar Dwi Suparwanto.

Ia juga menyebut bahwa kegiatan sekolah dari sisi gizi dan kesehatan sudah mulai terjaga. Beberapa perubahan telah berjalan seperti kantin yang mulai tertata, menu makanan yang lebih sehat. Tidak hanya kepada siswa, guru dan orang tua juga mulai memahami menu dengan gizi yang seimbang.

Selain diikuti oleh 204 perwakilan sekolah dasar se-Surakarta, kegiatan ini juga menghadirkan Dinas Kesehatan Kota Surakarta dan Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Keduanya memberikan arahan dan pemaparan tentang penerapan UKS yang bisa dilakukan. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intip Pengalaman Mahasiswa UMS Jadi Classification Assistant IFCPF Men’s Asia-Oceania Cup 2025

    Intip Pengalaman Mahasiswa UMS Jadi Classification Assistant IFCPF Men’s Asia-Oceania Cup 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tak selamanya seorang mahasiswa menghabiskan waktu untuk belajar di dalam kelas. Bagi sebagian mahasiswa, praktik langsung di lapangan adalah pengalaman berharga. Mengimplementasikan pelajaran di dunia nyata. Itulah yang dirasakan Faris Rahman Kusdiana, mahasiswa Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Faris baru-baru ini terpilih sebagai classification assistant dalam International Federation of Cerebral Palsy Football […]

  • Haedar Nashir: Kalender Islam Global Bukan Hanya Milik Muhammadiyah, Tetapi Umat Islam di Seluruh Dunia

    Haedar Nashir: Kalender Islam Global Bukan Hanya Milik Muhammadiyah, Tetapi Umat Islam di Seluruh Dunia

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 325
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan — Salah satu agenda Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-32 ialah persiapan mengesahkan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT). Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa pengesahan ini bagian dari melunasi utang peradaban karena umat Islam selama 14 abad lamanya belum memiliki kalender terpadu yang unikatif. “Kami dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyambut baik […]

  • Dauroh Tarjih Pondok Shabran Mencetak Kader Berkemajuan

    Dauroh Tarjih Pondok Shabran Mencetak Kader Berkemajuan

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 384
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kegiatan Dauroh Tarjih dengan tema “Penanaman Ideologi Muhammadiyah” di Tawangmangu tepatnya di Villa Sandria Kecamatan Kalisoro, Karanganyar, 22 – 27 Januari 2024. Acara Dauroh tarjih diikuti oleh mahasantri i’dad Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS yang berjumlah 33 peserta, sebagai salah satu program wajib […]

  • Mahasiswa Prodi HKI UM Bandung Tingkatkan Kompetensi Melalui Praktikum Peradilan Agama

    Mahasiswa Prodi HKI UM Bandung Tingkatkan Kompetensi Melalui Praktikum Peradilan Agama

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar Praktikum Peradilan Agama (PPA) selama satu bulan penuh di Pengadilan Agama Kelas 1A Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktis bagi delapan belas mahasiswa semester tujuh yang menjadikannya sebagai prasyarat kelulusan. Ketua Program Studi HKI UM Bandung Yudi Daryadi menekankan […]

  • UMS Buka Pendaftaran Mahasiswa Kelas Internasional, Kuota 250 Setiap Tahunnya

    UMS Buka Pendaftaran Mahasiswa Kelas Internasional, Kuota 250 Setiap Tahunnya

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali membuka penerimaan mahasiswa baru kelas internasional untuk tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://pmb.ums.ac.id. Program ini dirancang untuk menjaring mahasiswa baik dari dalam maupun luar negeri yang siap menempuh perkuliahan dengan pengantar bahasa Inggris dan Arab. Staf Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) […]

  • Indonesia Subur Tapi Tak Makmur: Saatnya Pertanian Jadi Senjata Utama Negeri

    Indonesia Subur Tapi Tak Makmur: Saatnya Pertanian Jadi Senjata Utama Negeri

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Oleh: Pemerhati Bangsa dan Masa Depan Indonesia (Rohmad Mucharom) Indonesia adalah negeri yang diberkahi tanah yang subur, hujan yang cukup, dan sinar matahari sepanjang tahun. Kita memiliki kekayaan hayati yang luar biasa dan ribuan jenis tanaman pangan, buah, rempah, dan komoditas unggulan dunia. Namun, satu pertanyaan besar masih menggantung. Mengapa Thailand bisa mengekspor lebih banyak […]

expand_less