Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen Hukum UMS Soroti Regulasi Medsos Anak, Literasi Digital Jadi Kunci

Dosen Hukum UMS Soroti Regulasi Medsos Anak, Literasi Digital Jadi Kunci

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam melindungi generasi muda dari risiko ruang digital. Namun Dosen Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Wardah Yuspin, S.H., M.Kn., Ph.D., mengingatkan bahwa regulasi saja tidak cukup tanpa penguatan literasi digital masyarakat.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau dikenal sebagai aturan PP Tunas.

Dalam aturan tersebut, sejumlah platform digital seperti TikTok, YouTube, Facebook, Instagram, Threads, Bigo Live, dan Roblox diwajibkan untuk menonaktifkan akun yang teridentifikasi dimiliki oleh pengguna di bawah usia 16 tahun.

Dosen Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Wardah Yuspin, S.H., M.Kn., Ph.D.,

Wardah menilai kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi risiko paparan konten digital yang tidak sesuai. Namun ia menilai implementasi pembatasan usia masih menghadapi sejumlah tantangan teknis.

Menurut Wardah, sistem verifikasi usia di Indonesia belum sepenuhnya didukung oleh integrasi data kependudukan yang kuat. Kondisi tersebut membuka kemungkinan dalam manipulasi identitas oleh pengguna.

“Anak yang belum cukup umur bisa saja menggunakan identitas orang tuanya ketika membuat akun. Karena data kita belum sepenuhnya terintegrasi, proses verifikasi itu akan sulit dilacak,” ujarnya, Selasa (17/3).

Selain mengenai persoalan teknis, Wardah juga menilai rendahnya akan kesadaran literasi digital di masyarakat menjadi tantangan utama dalam ruang digital di Indonesia. Banyak pengguna internet yang cenderung langsung membagikan informasi tanpa melakukan verifikasi terlebih kebenaran informasi yang diperoleh.

Ia mencontohkan pengalamannya saat menjadi dosen tamu di Swedia yang menunjukkan perbedaan budaya penggunaan teknologi digital. Mahasiswa di sana tetap fokus mengikuti diskusi di kelas meskipun diperbolehkan membawa gawai.

“Mereka tahu kapan waktunya belajar dan kapan waktunya menggunakan gadget. Ketika diskusi berlangsung, tidak ada yang membuka media sosial,” kata Wardah.

Karena itu, ia menilai menggunakan pendekatan metode pembatasan waktu dalam penggunaan perangkat digital dapat menjadi solusi alternatif yang lebih realistis dan efektif jika dibandingkan dengan pembatasan usia. Wardah mencontohkan praktik di Inggris yang membatasi tayangan televisi anak pada jam tertentu sebagai bentuk pengendalian konsumsi media.

Menurut Wardah, perlindungan anak di ruang digital harus dilakukan secara komprehensif. Selain regulasi, diperlukan literasi digital yang kuat, tanggung jawab bersama dalam mengelola platform digital, serta pengawasan orang tua agar anak tidak dibiarkan menghadapi risiko di ruang digital sendirian. (Alvian/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retajdid IMM Sukoharjo yang Mencerahkan

    Retajdid IMM Sukoharjo yang Mencerahkan

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Oleh: Izzul Khaq MPKSDI PDM Sukoharjo Peradaban manusia selalu dinakhodai oleh ide-ide brilian yang lahir dari pemikir-pemikir besar. Gagasan gagasan itulah yang menjadi rel bagi kereta peradaban umat manusia. Tanpa gagasan, peradaban akan berjalan tidak tentu arah. Sebuah bangsa, jika tidak ditopang oleh filosofi yang matang, seketika akan ambruk. Harus ada sebuah basis filosofi yang […]

  • Bahas Relasi Al-Quran dan Sains di Era Kontemporer, HMP IQT UMS Sukses Gelar Seminar Nasional Perdana Tahun 2024

    Bahas Relasi Al-Quran dan Sains di Era Kontemporer, HMP IQT UMS Sukses Gelar Seminar Nasional Perdana Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Al-Qur’an Nasional dengan tema “Relasi Al-Quran dan Sains di Era Kontemporer” pada Sabtu, (13/7) yang dilaksanakan di Ruang Seminar Siti Walidah Lantai 7. Acara ini merupakan salah satu program kerja dari Bidang Riset […]

  • PFA Jadi Bekal Penting Relawan di Tengah Situasi Krisis?

    PFA Jadi Bekal Penting Relawan di Tengah Situasi Krisis?

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MAGELANG – Setelah sesi materi umum mengenai psikologi sosial dan dinamika politik, kegiatan dilanjutkan dengan materi bertajuk “Urgensi dan Pengantar Psychological First Aid (PFA)” yang disampaikan oleh Wanodya Kusumastuti. (23/5/26) Materi ini memberikan pemahaman praktis mengenai pentingnya pertolongan pertama psikologis bagi penyintas bencana maupun situasi krisis. Kegiatan yang berlangsung di Magelang ini diawali dengan […]

  • Warga Koto Ringin Antusias Ikuti Sosialisasi Briket dari Limbah Sawit Bareng KKN MAs 2025

    Warga Koto Ringin Antusias Ikuti Sosialisasi Briket dari Limbah Sawit Bareng KKN MAs 2025

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Siak — Kelompok Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 15 menggelar sosialisasi dan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah sawit menjadi briket di Balai Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Kamis (21/8/2025). Acara ini berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dengan diikuti oleh banyak warga, mulai dari ibu-ibu PKK, ketua RT/RW, pemuda, hingga […]

  • UMS Hadirkan Presensi Digital 4.0 untuk Pengajian Muhammadiyah, Tata Kelola Dakwah Makin Efektif

    UMS Hadirkan Presensi Digital 4.0 untuk Pengajian Muhammadiyah, Tata Kelola Dakwah Makin Efektif

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Transformasi digital tidak hanya menyentuh dunia pendidikan dan industri, tetapi juga mulai diterapkan dalam tata kelola organisasi kemasyarakatan. Melihat pentingnya pengelolaan kegiatan dakwah yang lebih efektif dan berbasis data, tim dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan sistem presensi pintar berbasis Cloud untuk mendukung kegiatan Pengajian Ahad Pagi di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) […]

  • Jarak Antara Nilai dan Realitas dalam Tubuh Ikatan

    Jarak Antara Nilai dan Realitas dalam Tubuh Ikatan

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Oleh: Teguh Jairyanur Akbar, Ketua Umum IMM FEB UMS “Il n’y a pas des sots si incommodes que ceux qui ont de l’esprit – Tidak ada orang bodoh yang menyulitkan daripada yang punya sedikit akal” -Sherlock Holmes Dengan menyebut nama Allah. Tuhan segala alam yang menentukan awal dan yang menggariskan akhir. Dengan ini, kami persembahkan […]

expand_less