Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Jejak Si Kembar Nova-Novi: Jadi Kader Ortom, Hingga Berpasangan Suami Kader Muhammadiyah

Jejak Si Kembar Nova-Novi: Jadi Kader Ortom, Hingga Berpasangan Suami Kader Muhammadiyah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 1.882
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.COM, Samarinda -Tak menunggu waktu lama lagi. Beberapa jam kedepan, 1 Ramadhan akan segera tiba. Seperti biasanya, setiap anak organisasi dari Muhammadiyah, organisasi otonom (ortom), bersiap dalam mempersiapkan kegiatan pada bulan Ramadan.

Dari Ikatan Pelajar Muhammiyah hingga Pemuda Muhammadiyah kesemuanya saling berlomba dalam mencari berkah di bulan yang suci.

Namun, berbeda dengan ortom Angkatan Muda Muhammadiyah lainnya. Para pengurus Nasyiatul Aisyiyah (NA) ini harus ekstra dalam mempersiapkan kegiatan pada satu bulan mendatang.

Nova dan Novi yang semenjak masih bersekolah sudah dikenal sebagai aktivis Muhammadiyah ini, Kini kembali disibukkan dengan amanah sebagai ketua dan bendahara di PD NA Kota Samarinda hingga 2022 mendatang.

Pasangan saudara kembar ini memang semenjak dahulu sering terlihat aktif bersama. Hingga kini, saat aktif Bernasyiatul Aisyiyah dan berkeluargakan suami dari kader Muhammadiyah mereka juga tetap aktif bersama.

Nova menuturkan, awal dirinya bersama dengan sang adik Novi Ratih Sari saat aktif Bermuhamamdiyah dimulai semenjak mereka bersama duduk di bangku kelas 10.

“Mulai masuk  Muhammadiyah  pas kelas 1 SMK. Masuk IRM sekolah, menjadi Sekretaris Bidang  PIP IRM sekolah  2007,” ujar Nova Ratna Sari yang kini menjabat selaku Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Samarinda.

Awalnya. Sembari terdiam mengingat, dirinya melanjutkan percakapan. Saat dulu, dirinya diajak oleh seorang guru. Dikatakan oleh seorang guru tersebut, bahwa mereka cocok untuk mengembangkan diri di Muhammadiyah. Meskipun Nova mengatakan, dirinya bukan berasal dari keluarga Muhammadiyah.

“Dulu didatangin guru di bilangin  kalian  cocok masuk IRM. Begitu awal kita bergabung di Muhammadiyah, sampai sekarang masih aktif,” ujarnya sambil mempersiapkan perbekalan rumah tangga dan bersiap menuju kerja.

Bukan hal yang mudah baginya ketika aktif saat itu. Dirinya pernah sempat dilarang aktif Bermuhammadiyah dengan keluarganya bahkan menjadi pimpinan di ortom Muhammadiyah pun dirinya pernah ditentang.

“Banyak tantangan dalam menjalani aktivitas di Muhammadiyah.  Misalnya saat masih berada di IPM pernah dilarang aktif oleh orang tua, sampai harus sembunyi-sembunyi untuk ikut kegiatan. Selain itu juga karena statusnya masih pelajar jadi diharuskan fokus belajar.”

“Pernah jadi ketua cabang IPM Samarinda Ilir namun ditentang oleh beberapa ayahanda karena perempuan,” gemingnya sembari mengingat susahnya dahulu saat berdakwah.

Semenjak memilih untuk menikah pada 2015 silam. Pasangan saudara kembar ini, tidak memutuskan untuk purna Bermuhammadiyah. Sampai kini memiliki seorang anak, dirinya bersama sang adik tetap melanjutkan estafet dakwah.

Menurutnya, tidak ada beban yang berat saat telah berkeluarga. Semuanya tetap dijalankan dengan hati senang dan gembira.

“Gak ada repot, semua  dijalankan  aja. dibawa senang aja. Bawa anak kesana-kesini  biar terurus  berjalan semuanya. Organisasi  jalan, jaga anak terlaksana tanpa harus merepotkan yang lain. tanggung  jawab anak dan keluarga tetap utama.”

“Kalau di NA tentunya tidak mudah menjadi ketua sekaligus seorang ibu, apalagi anak harus turut serta dalam setiap kegiatan. karena semuanya harus dikondisikan dengan kebutuhan anak. Namun berkat dukungan penuh suami yang terkadang turut menemani saat ada kegiatan semua kendala yang berurusan dengan anak dapat dilalui dengan baik.”

Dirinya tak lupa memberikan tips bagi kader Muhammadiyah lainnya. Kebanyakan perempuan menurut Nova berhenti di tengah jalan dalam melanjutkan dakwah di Muhammadiyah. Hal itu, terkadang disebabkan tidak didukungnya oleh pasangan keluarga yang baru.

“Suami mendukung  selalu. Semua kegiatan saya suami  selalu ada mendukung  membantu  menjalankankan amanah organisasi. Semua dibantu persiapan kegiatan dari awal sampai akhir,” tambahnya.

Bukan tanpa kendala, setiap ada ide dan pendapat si kembar ini seringkali pastilah tak sama. Hal itupun tak jarang, membuat perdebatan antara Nova dan Novi semenjak menjadi pengurus di ortom hingga kini.

“Selama aktif  Bermuhammadiyah, kami saling  membantu dan tukar pendapat, curhat bareng. Namun gak jarang juga kita berantem  terus diam-diaman karena beda pendapat terus kadang juga salah satu dari kita ngalah  terus debat lagi di luar forum.”

“Itu bagian dari dinamika berorganisasi. Yang jelas kami tidak pernah saling bermusuhan,” tutup Nova.

| Red: CN | Editor : AM |

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen Farmasi UMY Edukasi Apotek Hidup dan Teknologi Hijau di Bantul

    Dosen Farmasi UMY Edukasi Apotek Hidup dan Teknologi Hijau di Bantul

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANTUL – Dosen Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Dr. apt. Rahma Artemisia, S.Farm., M.Sc., Apt., menggelar pelatihan Apotek Hidup dan pengenalan teknologi hijau ramah lingkungan kepada masyarakat di Gadingharjo, Sanden, Bantul, Ahad (12/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan warga mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) […]

  • Ketum PP Muhammadiyah Ingatkan SUMU Harus Bawa Manfaat: Jangan Slogan Saja, Tak Ada Tindak Lanjut

    Ketum PP Muhammadiyah Ingatkan SUMU Harus Bawa Manfaat: Jangan Slogan Saja, Tak Ada Tindak Lanjut

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 187
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si. mengingatkan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) yang sedang melaksanakan kopdarnas agar bisa membawa manfaat, tak hanya slogan tapi tak ada tindak lanjut. Pesan itu disampaikan melalui Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. mewakili Prof. Haedar yang berhalangan menghadiri Kopdarnas […]

  • Menakjubkan! RDK UAD Gelontarkan Ribuan Paket Santunan Dhuafa

    Menakjubkan! RDK UAD Gelontarkan Ribuan Paket Santunan Dhuafa

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 185
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Sabtu (23/03) Ramadhan Di Kampus Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan santunan Dhu’afa, ini merupakan salah satu dari berbagai agenda pada bulan Ramadhan 1445 H. Santunan Dhu’afa pada tahun ini, diselenggarakan setelah shalat tarawih di Masjid Islamic Center UAD. Dan dihadiri oleh BPH UAD yaitu Ir. Asman Latif kemudian Rektor UAD yaitu Prof. Dr. […]

  • SMP Muhammadiyah 2 Tulungagung Gelar Darul Arqam Ramadhan untuk Meningkatkan Akhlak dan Ketakwaan Siswa

    SMP Muhammadiyah 2 Tulungagung Gelar Darul Arqam Ramadhan untuk Meningkatkan Akhlak dan Ketakwaan Siswa

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – SMP Muhammadiyah 2 Tulungagung berkolaborasi dengan SMK Muhammadiyah Kalidawir mengadakan Darul Arqam Ramadhan. Acara tahunan ini diselenggarakan sebagai agenda wajib bagi siswa siswi SMP untuk mengisi bulan Ramadhan pada Rabu-Jum’at, 4-6 Maret 2026. Selain itu, kegiatan ini merupakan himbauan dari Kementerian Agama (Kemenag) bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) melalui surat edarannya untuk […]

  • Irwan Akib Dorong BikersMu Jadi Teladan Dakwah di Jalan Raya

    Irwan Akib Dorong BikersMu Jadi Teladan Dakwah di Jalan Raya

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, menyambut positif kehadiran Bikers Muhammadiyah (BikersMu) sebagai bentuk baru dakwah komunitas berbasis hobi pada Ahad (19/10). Dalam arahannya saat pengukuhan pengurus PP BikersMu periode 2025–2027 di Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Irwan menyampaikan pentingnya gerakan dakwah yang bersifat simultan dan kolaboratif. “Intinya bagaimana dakwah itu bisa […]

  • Apa yang Salah dari Belajar Online?

    Apa yang Salah dari Belajar Online?

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    Oleh: Andi Rezti Maharani*   Tahun ini kelak akan dikenang sebagai tahun yang banyak memakan korban. Mulai korban dari pandemi, bencana alam, PHK, demo RUU Cipta Kerja, sekolah online dan masih banyak lagi. Tentu kita berharap agar pandemi ini segera berlalu dan semuanya dapat kembali seperti sedia kala. Di balik kesedihan dan kesulitan selau ada […]

expand_less