Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Jejak Si Kembar Nova-Novi: Jadi Kader Ortom, Hingga Berpasangan Suami Kader Muhammadiyah

Jejak Si Kembar Nova-Novi: Jadi Kader Ortom, Hingga Berpasangan Suami Kader Muhammadiyah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
  • visibility 1.813
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.COM, Samarinda -Tak menunggu waktu lama lagi. Beberapa jam kedepan, 1 Ramadhan akan segera tiba. Seperti biasanya, setiap anak organisasi dari Muhammadiyah, organisasi otonom (ortom), bersiap dalam mempersiapkan kegiatan pada bulan Ramadan.

Dari Ikatan Pelajar Muhammiyah hingga Pemuda Muhammadiyah kesemuanya saling berlomba dalam mencari berkah di bulan yang suci.

Namun, berbeda dengan ortom Angkatan Muda Muhammadiyah lainnya. Para pengurus Nasyiatul Aisyiyah (NA) ini harus ekstra dalam mempersiapkan kegiatan pada satu bulan mendatang.

Nova dan Novi yang semenjak masih bersekolah sudah dikenal sebagai aktivis Muhammadiyah ini, Kini kembali disibukkan dengan amanah sebagai ketua dan bendahara di PD NA Kota Samarinda hingga 2022 mendatang.

Pasangan saudara kembar ini memang semenjak dahulu sering terlihat aktif bersama. Hingga kini, saat aktif Bernasyiatul Aisyiyah dan berkeluargakan suami dari kader Muhammadiyah mereka juga tetap aktif bersama.

Nova menuturkan, awal dirinya bersama dengan sang adik Novi Ratih Sari saat aktif Bermuhamamdiyah dimulai semenjak mereka bersama duduk di bangku kelas 10.

“Mulai masuk  Muhammadiyah  pas kelas 1 SMK. Masuk IRM sekolah, menjadi Sekretaris Bidang  PIP IRM sekolah  2007,” ujar Nova Ratna Sari yang kini menjabat selaku Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Samarinda.

Awalnya. Sembari terdiam mengingat, dirinya melanjutkan percakapan. Saat dulu, dirinya diajak oleh seorang guru. Dikatakan oleh seorang guru tersebut, bahwa mereka cocok untuk mengembangkan diri di Muhammadiyah. Meskipun Nova mengatakan, dirinya bukan berasal dari keluarga Muhammadiyah.

“Dulu didatangin guru di bilangin  kalian  cocok masuk IRM. Begitu awal kita bergabung di Muhammadiyah, sampai sekarang masih aktif,” ujarnya sambil mempersiapkan perbekalan rumah tangga dan bersiap menuju kerja.

Bukan hal yang mudah baginya ketika aktif saat itu. Dirinya pernah sempat dilarang aktif Bermuhammadiyah dengan keluarganya bahkan menjadi pimpinan di ortom Muhammadiyah pun dirinya pernah ditentang.

“Banyak tantangan dalam menjalani aktivitas di Muhammadiyah.  Misalnya saat masih berada di IPM pernah dilarang aktif oleh orang tua, sampai harus sembunyi-sembunyi untuk ikut kegiatan. Selain itu juga karena statusnya masih pelajar jadi diharuskan fokus belajar.”

“Pernah jadi ketua cabang IPM Samarinda Ilir namun ditentang oleh beberapa ayahanda karena perempuan,” gemingnya sembari mengingat susahnya dahulu saat berdakwah.

Semenjak memilih untuk menikah pada 2015 silam. Pasangan saudara kembar ini, tidak memutuskan untuk purna Bermuhammadiyah. Sampai kini memiliki seorang anak, dirinya bersama sang adik tetap melanjutkan estafet dakwah.

Menurutnya, tidak ada beban yang berat saat telah berkeluarga. Semuanya tetap dijalankan dengan hati senang dan gembira.

“Gak ada repot, semua  dijalankan  aja. dibawa senang aja. Bawa anak kesana-kesini  biar terurus  berjalan semuanya. Organisasi  jalan, jaga anak terlaksana tanpa harus merepotkan yang lain. tanggung  jawab anak dan keluarga tetap utama.”

“Kalau di NA tentunya tidak mudah menjadi ketua sekaligus seorang ibu, apalagi anak harus turut serta dalam setiap kegiatan. karena semuanya harus dikondisikan dengan kebutuhan anak. Namun berkat dukungan penuh suami yang terkadang turut menemani saat ada kegiatan semua kendala yang berurusan dengan anak dapat dilalui dengan baik.”

Dirinya tak lupa memberikan tips bagi kader Muhammadiyah lainnya. Kebanyakan perempuan menurut Nova berhenti di tengah jalan dalam melanjutkan dakwah di Muhammadiyah. Hal itu, terkadang disebabkan tidak didukungnya oleh pasangan keluarga yang baru.

“Suami mendukung  selalu. Semua kegiatan saya suami  selalu ada mendukung  membantu  menjalankankan amanah organisasi. Semua dibantu persiapan kegiatan dari awal sampai akhir,” tambahnya.

Bukan tanpa kendala, setiap ada ide dan pendapat si kembar ini seringkali pastilah tak sama. Hal itupun tak jarang, membuat perdebatan antara Nova dan Novi semenjak menjadi pengurus di ortom hingga kini.

“Selama aktif  Bermuhammadiyah, kami saling  membantu dan tukar pendapat, curhat bareng. Namun gak jarang juga kita berantem  terus diam-diaman karena beda pendapat terus kadang juga salah satu dari kita ngalah  terus debat lagi di luar forum.”

“Itu bagian dari dinamika berorganisasi. Yang jelas kami tidak pernah saling bermusuhan,” tutup Nova.

| Red: CN | Editor : AM |

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentuk Penindasan di Tempat Kerja yang Dikaitkan Dengan Buku Pendidikan Kaum Tertindas

    Bentuk Penindasan di Tempat Kerja yang Dikaitkan Dengan Buku Pendidikan Kaum Tertindas

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Oleh: Thariqah Syuffiyah (202110230311034) Buku “Pendidikan Kaum Tertindas” yang ditulis oleh Paulo Freire ini, mencari tahu tentang pemikiran mereka yang ingin melibatkan diri dalam merealisasikan cita-cita mereka secara nyata. Terdapat tiga pokok pembahasan yang dibahas pada buku ini. Pertama, menceritakan kisah pada perjalanan hidup seorang Freire. Hal ini dianggap penting karena pemikiran Freire yang timbul […]

  • Serikat Usaha Muhammadiyah dan FlazzTax Gelar Webinar Series Perpajakan untuk Dukung UMKM Melek Pajak

    Serikat Usaha Muhammadiyah dan FlazzTax Gelar Webinar Series Perpajakan untuk Dukung UMKM Melek Pajak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta (14/8/25) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bekerja sama dengan FlazzTax.com sukses menggelar rangkaian Webinar Series Perpajakan yang berlangsung dalam dua sesi pada 8 dan 13 Agustus 2025. Acara ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha, khususnya UMKM, agar lebih memahami regulasi perpajakan dan dapat mengelola kewajiban pajaknya dengan lebih baik. Webinar yang digelar […]

  • Cegah Pencemaran, HMP Kesmas UMS Edukasi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah

    Cegah Pencemaran, HMP Kesmas UMS Edukasi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID., SURAKARTA – Tim Pengabdian Masyarakat dari Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (Kesmas UMS) melakukan sosialisasi dan pelatihan dalam upaya mengatasi permasalahan pengelolaan limbah minyak, khususnya limbah minyak jelantah yang dihasilkan dari rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertemakan “ENCORE: Enriching Communities Revitalizing Lives”. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas 7-9 di […]

  • Doktor ke-63 PAI UMS, Ungkap Anomali Retensi Guru di Pesantren

    Doktor ke-63 PAI UMS, Ungkap Anomali Retensi Guru di Pesantren

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah deretan lulusan doktoralnya dengan mengukuhkan Muhammad Nur Latif sebagai doktor ke-63. Ia dinyatakan lulus setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor, sekaligus meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,89. Dalam proses akademiknya, Latif dibimbing oleh Promotor Prof. […]

  • Korban Kesalahan Sistem Pendidikan

    Korban Kesalahan Sistem Pendidikan

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Oleh : Anda Restu Nagiri (202110230311041) Pendidikan merupakan salah satu kunci dalam meraih kesuksesan sebuah bangsa, jika dalam suatu negara memiliki metode pendidikan yang baik maka dapat dipastikan bahwa generasi penerusnya bisa menjadi lebih unggul dibandingkan negara – negara lain yang memiliki sistem pendidikan yang buruk. Berbicara mengenai Pendidikan tentunya nama Paulo Freire tidak terdengar […]

  • Acción diaria con dinero real para España en Shuffle Casino

    Acción diaria con dinero real para España en Shuffle Casino

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Shuffle Casino ofrece a los jugadores españoles un ambiente de juego dinámico y lleno de oportunidades de ganar dinero real shuflecasino.com. El casino cuenta con una diversa selección de slots, juegos de mesa y interacciones con crupier en vivo, cada una creada para aumentar la satisfacción del jugador. Las promociones y bonos diarios enriquecen aún […]

expand_less