Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MPM PWM Lampung Bentuk Kader Penggerak Melalui SEKAM

MPM PWM Lampung Bentuk Kader Penggerak Melalui SEKAM

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
  • visibility 189
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Lampung – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung menyelenggarakan Sekolah Kader Pemberdayaan Masyarakat (SEKAM) wilayah Lampung Angkatan Pertama dengan tema Membentuk Kader Penggerak Untuk Ekosistem Pemberdayaan Masyarakat Yang Berkemajuan pada tanggal 6 – 8 Desemeber 2024, di Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.
Kegiatan dihadiri MPM Pimpinan Pusat (PP), PWM Lampung, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalirejo, Pimpinan Cabang Aisyiyah Kalirejo, IPM Lampung, IMM Lampung, Nasyi’atul ‘Aisyiyah Lampung, Pemuda Muhammadiyah Lampung, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kalirejo, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo, Bank DKI Syariah, BPRS Metro Madani, BMT Fajar Bina Sejahtera, Roti Surya dan 100 peserta SEKAM se-provinsi Lampung.

Empat periode sudah keberadaan MPM dalam berbagai kegiatan pemberdayaan kelompok kian berkembang. Banyak di antara kegiatan tersebut, termasuk bersifat model direplikasi oleh banyak MPM ditingkat Wilayah dan Daerah. Selain berbagai kreatifitas kegiatan pemberdayaan kelompok marjinal (dhu’afa) yang dikembangkan banyak MPM Wilayah dan MPM Daerah.

Konsekuensi perkembangan tersebut membutuhkan jumlah fasilitator atau kader pemberdayaan yang banyak. Tidak hanya jumlah, melainkan juga kualitas fasilitator yang lebih baik sesuai kaidah/konsepsi (ruh) pemberdayaan. Kebutuhan tersebut menjadi latar belakang SEKAM, sebuah pendidikan khusus penumbuhan kader pemberdayaan masyarakat atau fasilitator.

Jamhari Hadipurwanta Wakil Ketua PWM Lampung menyatakan rasa bangga atas terselenggaranya SEKAM. “Hadirnya MPM di PWM Lampung diharapkan mampu menjawab tantangan permasalahan sosial di tengah masyarakat dan pelatihan ini mampu mencetak kader Pemberdayaan Masyarakat yang profesional,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa kader Persyarikatan Muhammadiyah pada dasarnya manusia yang sangat dinamis. Hal itu merupakan implementasi dari firman Allah QS. Al-Insyirah ayat 7 dan QS. Al-Jumu’ah ayat 10. “Maka apabila kamu telah selesai dari sesuatu urusan, kerjakanlah sungguh-sungguh urusan yang lain. Dan pada Surat yang lain yang artinya Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung,” tambahnya.

Eddy Waluyo Ketua MPM PWM Lampung menyatakan SEKAM di wilayah Lampung ini didesain berbeda dengan SEKAM yang ada di daerah lain, dengan tujuan agar pejuang pertanian, peternakan dan perikanan memiliki nilai mahal layaknya direktur. “Banyak orang kaya dan kantoran ke desa pengen jadi petani, hanya untuk berfoto. Satu hari ini petani harus mengenakan kemeja dan dasi untuk belajar teori, dan hari esok live in terjun ke lapangan merasakan bagaimana penderitaan rakyat yang ada di Kalirejo,” Ujarnya.
Ia menyampaikan peserta SEKAM diterjunkan ke lapangan mengikuti aktivitas beberapa warga yang memiliki usaha, baik itu peternakan, perikanan, pertanian, dan perdagangan. “Kita terjunkan semua peserta SEKAM, agar merasakan bagaimana mencari uang dari hal yang kecil, tapi kalau dikelola secara besar menjadi pengusaha. Inilah fungsi dari pemberdayaan, dibanding kita bekerja di masing-masing daerah. Maka dari itu SEKAM mengikutsertakan Organisasi Otonom Muhammadiyah, Perguruan Tinggi Muhammadiyah, dan semua elemen masyarakat di luar Muhammadiyah,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwasannya semua gerakan pemberdayaan ada dalam Muhammadiyah, tidak hanya gerakan dakwah, namun juga ekonomi dan kerakyatan. “MPM itu hidupnya sederhana saja, tapi pikiran kita yang harus kaya raya. Kita di desa pakai sarung, tapi kita bisa bangun pabrik singkong, bisa bangun peternakan besar, bisa mengolah sawah padi organik. Jadi supaya kita sadar bahwa kita hidup itu tidak standar-standar saja, tapi pikiran kita harus menilai mencapai puncaknya,” tutupnya.

Buya Risman Muchtar selaku Wakil Ketua MPM PP menyampaikan bahwasanya kita ini sama-sama harus menjadi orang-orang yang melanjutkan tugas menjadi panji dakwah. “Menegakkan suatu perintah Allah subhanahu wa ta’ala bukan hanya pekerjaan Muhammadiyah, tapi perintah Allah. Dan penegakan Islam itu tidak hanya sekedar keputusan musyawarah, tapi kita harus tahu setiap pribadi kita ini, setiap Muslim yang sudah melakukan kebenaran maka di pundak mereka terpikul tugas dakwah, tugas melanjutkan,” ujarnya.

Ia pun menjelaskan mengenai makna kader yang merupakan inti dari sebuah jamaah. “Teman-teman merupakan kelompok inti yang memiliki fasilitas, memiliki semangat giat, mampu mengeksekusi program-program, mampu mematuhi tugas pimpinan, dan mampu melakukan sesuatu yang luar biasa,” tambahnya.

Pelaksanaan SEKAM menghadirkan pemateri dari MPM PP diantaranya Sobar M. Johari, Buya Risman, Jamaluddin, Ahmad Ma’ruf, dan Focus Group Discussion (FDG) oleh Agung Wijayanto. Selain itu pemateri MPM PWM Lampung yaitu Roeslan, Muhamad Arif Setyawan dan Hengki Yuliansyah. Dan menghadirkan juga pemateri dari Payungi Metro yaitu Tismayeti dan Dharma Setyawan.

SEKAM dilaksanakan sebagai langkah awal penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai fasilitator yang melakukan pendampingan kepada kelompok dampingan (komunitas), yang menjadi subjek pemberdayaan masyarakat. SEKAM menekankan pemahaman, transfer nilai, pengambil sikap pada tiap proses pemberdayaan masyarakat yang diterjemahkan kedalam materi-materi pelatihan yang dikelompokkan menjadi materi dasar, materi pokok, dan materi penunjang, serta mempraktekkannya ke dalam bentuk kelas lapang dengan menjalakan live-in di masyarakat.

Terlaksananya SEKAM Wilayah Lampung Angkatan Pertama tidak luput dari dukungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) PCM Kalirejo. Pelaksanaan SEKAM bertempat pada gedung SMK Muhammadiyah 1 Kalirejo dan SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo. Serta keterlibatan Universitas Muhammadiyah Metro, PWM Lampung, Roti Surya, Bank DKI Syariah, BPRS Aman Syariah, BPRS Metro Madani, BMT Fajar Bina Sejahtera dan RSUM Metro sebagai sponsor.

Tujuan dari SEKAM adalah untuk menumbuhkan fasilitator pemberdayaan masyarakat, membangun pemahaman dasar tentang pengorganisasian masyarakat dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan peran pendampingan serta pemberdayaan di basis masyarakat miskin.

Indikator keberhasilan SEKAM tersebut agar muncul bibit-bibit muda fasilitator pemberdayaan masyarakat di Lampung yang memiliki keterpanggilan kuat dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dan advokasi masyarakat miskin. Dan Fasilitator dapat merumuskan rencana kegiatan pemberdayaan atau advokasi bagi petani, nelayan, peternak, buruh, difabel dan sektor informal lainnya.

Penulis : Tri Priyo Saputro

Editor: Dwi Kurniadi

  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampaikan Hal Positif Lewat Seni : CIPRAT USF Adakan Pameran dengan Tema Eunoia

    Sampaikan Hal Positif Lewat Seni : CIPRAT USF Adakan Pameran dengan Tema Eunoia

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ciprat USF (Club Creative Inspiratif Painting Art) merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bagian dari Unit Seni dan Film (USF) yang berkecimpung di dunia seni rupa. Ciprat USF menggelar pameran pada tanggal 18 sampai 19 Septemer 2025 di Hall Auditorium Mohammad Djazman Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ciprat USF membawakan tema Eunoia pada pamerannya […]

  • PENGAPLIKASIAN METODE STUDENT-CENTERED LEARNING PADA SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

    PENGAPLIKASIAN METODE STUDENT-CENTERED LEARNING PADA SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Oleh: Tsabitah Zhafira (202110230311052) Peran guru di dalam sistem pendidikan di Indonesia adalah sebagai fasilitor bagi siswanya. Dalam sebuah proses pembelajaran, guru menjelaskan materi dari topik yang dibahas dan para siswa hanya harus menelan apa yang telah diberikan oleh guru. Proses pembelajaran ini disebut sebagai spoon-feeding. Setelah pembelajaran selesai, siswa diberikan evaluasi daya kemampuan mengingat […]

  • UMS Sabet Juara Umum 3 di Kejuaraan Nasional Tapak Suci SEMAR VI 2025

    UMS Sabet Juara Umum 3 di Kejuaraan Nasional Tapak Suci SEMAR VI 2025

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah olahraga nasional. Kontingen Tapak Suci UMS berhasil mengukir sejarah manis dengan meraih Juara Umum 3 dalam ajang Kejuaraan Nasional Tapak Suci Antar Perguruan Tinggi SEMAR 6 yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS). Kompetisi ini mempertemukan perguruan tinggi terbaik se-Indonesia […]

  • Seminar Nasional dan Kajian Akbar Meriahkan IQT Fair XII 2026, Usung Semangat Membaca Sejarah Membentuk Generasi Berakal

    Seminar Nasional dan Kajian Akbar Meriahkan IQT Fair XII 2026, Usung Semangat Membaca Sejarah Membentuk Generasi Berakal

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle M Nur Isholattudin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SURAKARTA – Seminar Nasional dan Kajian Akbar menjadi rangkaian puncak kegiatan IQT Fair XII 2026 yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 26 September 2026, bertempat di Gedung Graha 58 Serbaguna Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan ini mengangkat tema “Membaca Sejarah, Membentuk Generasi Berakal: Kuasa, Keadilan, dan Akar Perpecahan”. Acara IQT Fair-XII merupakan ajang kompetisi Al-Qur’an dan […]

  • Mahasiswi PGSD UMS : Menyemai Semangat Literasi lewat Narasi Tour IPM Jateng

    Mahasiswi PGSD UMS : Menyemai Semangat Literasi lewat Narasi Tour IPM Jateng

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Di tengah geliat gerakan literasi pelajar yang terus digelorakan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), nama Agita Asri Kusumawardani mencuat sebagai representasi intelektual muda yang menginspirasi. Mahasiswi Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini tampil memikat dalam agenda Narasi Tour yang digelar Pimpinan Wilayah IPM Jawa Tengah pada (7/7/ 2025) di Wedangan TS, […]

  • Gerakan Sholat Subuh Berjamaah SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan: Membangun Kebersamaan dan Kekuatan Iman

    Gerakan Sholat Subuh Berjamaah SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan: Membangun Kebersamaan dan Kekuatan Iman

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 195
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan meluncurkan program unggulan terbaru yang mengajak seluruh keluarga besar sekolah—guru, orang tua, dan siswa—untuk bersama-sama memperkuat ukhuwah islamiyah melalui “Gerakan Sholat Subuh Berjamaah” pada 22 Desember 2024. Kegiatan yang diadakan perdana pada hari Sabtu pagi ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan ibadah yang konsisten dan mengeratkan tali silaturahmi antar […]

expand_less