Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen Muda UMS Dapatkan Hibah Workshop Riset di Tampere University, Finlandia

Dosen Muda UMS Dapatkan Hibah Workshop Riset di Tampere University, Finlandia

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surakarta – Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapatkan hibah workshop riset untuk Journal of Moral Education (JME). Aktivitas yang dilakukan oleh dosen muda ini menjadi dukungan program internasionalisasi UMS yang saat ini memiliki visi untuk menjadi universitas Islam terbaik di dunia.

Dia adalah Obby Taufik Hidayat, S.Pd., M.Pd, seorang dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di UMS. Dia akan mengikuti konferensi dan pelatihan selama 10 hari di Finlandia yaitu 4-14 Agustus 2025 mendatang di Tampere University, Finlandia. Pelatihan ini merupakan pelatihan penulisan artikel jurnal internasional bereputasi Web of Science (WOS) and Scopus.

Sebagai tambahan, Finlandia dalam 8 tahun terakhir menjadi negara paling bahagia di dunia. Namun daya tarik sesungguhnya bagi para wisatawan terletak pada nilai-nilai negara ini yang sangat tinggi yaitu keseimbangan, alam, dan kepuasan hidup sehari-hari.

Journal of Moral Education (JME) merupakan jurnal internasional yang telah terindeks Q1 Scopus dan SSCI Web of Science. Jurnal ini menjadi forum diskusi interdisipliner analisis pendidikan dan pengembangan moral. Jurnal ini mendorong para peneliti untuk mengkaji skema dan topik penelitian berkaitan dengan moral, karakter, budaya, kewarganegaraan, guru, siswa, dan sebagainya.

Obby (35) mengawali dengan mengirimkan proposal hasil disertasinya yang membahas tentang pedagogi inovatif yang relatif baru di Indonesia. Disertasinya sendiri berjudul Service Learning in Higher Indonesia Education Institution for Golden Indonesia 2045.

Disertasinya ini adalah pedagogi yang mendorong atau memberdayakan mahasiswa untuk mengimplementasikan teori dan konsep yang mereka pelajari di bangku kuliah kepada masyarakat. Tetapi tidak berhenti pada memberikan pengabdian kepada masyarakat, tetapi kemudian ada banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh oleh mahasiswa.

“Terutama kuncinya itu adalah peningkatan pemahaman dan penguasaan materi. Karena sesuatu kalau dipakaikan atau diimplementasikan akan lebih baik dibandingkan hanya mereka membaca ataupun mendengarkan ataupun menulis saja,” kata Obby, Jumat (2/5).

Dia memandang dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Indonesia itu terlaksana kurang efektif. Kegiatan KKN cukup mirip dengan service learning, tetapi pada kegiatan KKN terdapat hal penting yang hilang karena mahasiswa lebih menekankan pada aspek pengabdian masyarakat seperti membuat ikon desa atau kegiatan yang tidak sesuai dengan latar belakangnya.

“Seperti itu. Memang itu positif ya, tapi kalau kita bandingkan dengan service learning, itu kurang begitu berdampak pada peningkatan pemahaman atau penguasaan teoritis mahasiswa,” tekannya.

Menurutnya manfaat pedagogi service learning ini adalah half and half dimana penerima manfaat dari service learning adalah mahasiswa dan masyarakat, sehingga berbeda dengan pengabdian masyarakat yang penerima manfaat utamanya adalah masyarakat.

Obby melakukan penelitiannya dengan studi komparasi terhadap mahasiswa KKN UMS yang melakukan service learning dengan mahasiswa KKN UMS tanpa service learning. Dari penelitiannya, service learning yang diintegrasikan dengan kuliah kerja nyata bisa meningkatkan pemahaman peserta didik atau mahasiswa. Karakter diri mahasiswa juga berkembang dengan bisa merasakan empati dan simpati karena menjadi bagian dari masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga merasa lebih solid dengan teman satu kelompoknya serta merasakan peningkatan kemampuan diri karena telah mengimplementasikan ilmunya.

Obby juga menyampaikan bahwa sebelum terjun ke masyarakat, ada hal yang paling krusial, yaitu pada tahap pra-KKN. Ketika di pra-KKN itu, mahasiswa itu didorong untuk mengidentifikasi mengenali dulu masyarakatnya lalu membuat perencanaan. Selain itu, inefesiensi apabila mahasiswa langsung terjun ke masyarakat.

“Nah dengan service KN ini dia ada structure service experience dari mulai pra (sebelum), during (saat), sampai post (setelah),” ungkap Obby.

Dosen muda UMS itu cukup aktif mengikuti penelitian-penelitian dan mendapatkan hibah dana internasional senilai 25.000 USD atau sekitar 400 juta rupiah. Seperti dari kementerian pendidikan Malaysia, Nippon Foundation, dan Tokyo Foundation yang memberikan hibah riset kepadanya. (Maysali/Humas)

  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eco Bhineka Muhammadiyah Gelar Festival Lintas Iman untuk Keselamatan Lingkungan

    Eco Bhineka Muhammadiyah Gelar Festival Lintas Iman untuk Keselamatan Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 234
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam rangka mempromosikan kerukunan antar umat beragama melalui pendekatan pelestarian lingkungan, Eco Bhineka Muhammadiyah selenggarakan Festival Eco Bhinneka 2024 dengan tema “Surakarta Beragam” digelar pada Sabtu (21/09) di Balai kota Surakarta. Turut hadir dalam acara tersebut beberapa instansi, tokoh masyarakat lintas agama, aktivis dan para pegiat lingkungan. Festival Eco Bhinneka merupakan sebuah […]

  • Ketika Cinta Tak Lagi Cukup untuk Bertahan di Organisasi

    Ketika Cinta Tak Lagi Cukup untuk Bertahan di Organisasi

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Indra, Ketua Umum PW IPM Kalimantan Timur Banyak dari kita bergabung ke sebuah organisasi karena rasa cinta pada orang-orang di dalamnya. Ide tentang perubahan yang bisa diciptakan bersama cinta membuat kita rela begadang demi program kerja, menunda urusan pribadi demi rapat tak berujung, dan tetap bertahan meski lelah menggerogoti dari dalam. Tapi ada […]

  • Mengulik Bab-Bab Pada Buku ‘Pendidikan Kaum Tertindas’

    Mengulik Bab-Bab Pada Buku ‘Pendidikan Kaum Tertindas’

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Oleh : Noor Qonita Maulidina Salsabila (202110230311031) Pendidikan, merupakan hal yang sangat penting dari dulu hingga sekarang. Banyak sekali tokoh dunia yang memperjuangkan pendidikan dengan usaha yang tidak main-main. Salah satunya ialah Paulo Freier yang merupakan ahli ilmu pendidikan yang sangat berpengaruh dalam bidang pendidikan dunia. Ia lahir pada 19 September 1921 dan berasal dari […]

  • Mengenal sang Penulis dan Mengintip Isi Buku Pendidikan Kaum Tertindas

    Mengenal sang Penulis dan Mengintip Isi Buku Pendidikan Kaum Tertindas

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Oleh : Lisa Salsabila Indonesia merupakan salah satu negara bekas jajahan Belanda, penjajahan ini  berdampak pada komponen yang sangat vital yaitu pola pikir masyarakat. Memang betul kemerdekaan sudah kita raih, akan tetapi efek penjajahan itu masih mengendap dalam kehidupan kita sehari-hari, di mana masyarakat sudah terbiasa dengan mental terjajah. Oleh karena itu, sistem pendidikan Indonesia […]

  • Superflu Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Epidemiolog UMS

    Superflu Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Epidemiolog UMS

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fenomena “Super Flu” sedang ramai menjadi perhatian publik sebenarnya merujuk pada varian virus influenza tipe A subvarian H3N2 dengan subclade K. Subclade K merupakan varian baru yang pertama kali teridentifikasi oleh Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025. Pakar Epidemiologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan bahwa fenomena […]

  • DPD IMM Jateng Gelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi: Dorong Penguatan Peran Peran Perempuan di Ruang Publik

    DPD IMM Jateng Gelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi: Dorong Penguatan Peran Peran Perempuan di Ruang Publik

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SALATIGA – Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah resmi menggelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi yang bertempat Hotel Laras Asri, Kota Salatiga pada Sabtu (18/7/2026). Acara yang dihadiri oleh sedikitnya 100 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah ini dirancang untuk merekonstruksi sekaligus meneguhkan peran perempuan di ruang […]

expand_less