Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Demi Masa Depan Kota Sehat, Mahasiswa UMS Dorong Efektivitas Perda Kawasan Tanpa Rokok

Demi Masa Depan Kota Sehat, Mahasiswa UMS Dorong Efektivitas Perda Kawasan Tanpa Rokok

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 36 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan keberanian bersuara demi udara bersih dan kota yang lebih sehat dengan melakukan advokasi legislatif langsung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik advokasi kebijakan yang mereka jalani sebagai mahasiswa dengan peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK).

Didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah, Dwi Linna Suswardany, S.KM., MPH., beserta tim laboran dan asisten praktik, para mahasiswa menyampaikan hasil kajian mereka tentang pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Surakarta. Kajian tersebut mereka kemas dalam bentuk Policy Brief (Ringkasan Kebijakan) yang dirancang dengan bahasa dan format khusus agar dapat diterima dan dipahami secara optimal oleh anggota legislatif.

“Isu Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dipilih sebagai tema advokasi karena relevansinya yang tinggi dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat,” kata Dosen UMS itu saat ditemui pada Selasa (15/7).

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO tahun 2022, Dwi Linna menyebut Indonesia menempati peringkat kedelapan dunia dalam jumlah perokok, dengan lebih dari 7 juta kematian akibat rokok setiap tahun, termasuk 1,6 juta kematian dari paparan asap rokok.

Meskipun Kota Surakarta telah memiliki regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang KTR, hasil observasi mahasiswa menunjukkan bahwa pelanggaran masih terjadi di berbagai titik.

“Ini menandakan pentingnya advokasi berkelanjutan agar kebijakan yang ada dapat diimplementasikan secara lebih efektif dan berdampak,” imbuhnya.

Dalam kurikulum nasional Program Studi atau Fakultas Kesehatan Masyarakat, mahasiswa memang dibekali pemahaman tentang pencegahan adiksi, termasuk adiksi rokok, serta prinsip pengembangan program berbasis pengurangan risiko. Oleh karena itu, tema KTR menjadi ideal untuk melatih keterampilan advokasi, pemetaan kepentingan, dan komunikasi lintas sektor.

Kegiatan ini juga mendukung visi UMS sebagai kampus penggerak dan berdampak, khususnya dalam program “Mahasiswa Berdampak” yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat dan bangsa. Melalui advokasi langsung, mahasiswa dilatih untuk menjadi komunikator, advokat, sekaligus pemimpin masa depan dalam kesehatan masyarakat.

Linna menambahkan bahwa metode pembelajaran advokasi langsung ini telah diterapkan selama empat tahun terakhir, dengan isu yang berganti setiap tahunnya seperti KTR dan disabilitas.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga keberanian dan karakter sebagai agen perubahan yang berpikir kritis dan berbasis bukti,” pungkasnya.

Salah satu peserta dari kelompok yang terpilih dengan presentasi terbaik, Khansa Nabila yang sekaligus demisioner Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Kesehatan Masyarakat UMS menyampaikan manfaat dari audiensi yang mereka lakukan.

“Diskusi itu menambah insight dan memancing critical thinking mahasiswa,” ungkap Khansa Nabila.

Kegiatan yang telah terlaksana pada Jumat (4/7) itu diterima secara langsung oleh anggota Komisi II DPRD Kota Surakarta, Herson Rikumahu, S.Kep. Dalam forum audiensi tersebut, delapan kelompok mahasiswa mempresentasikan hasil analisis mereka secara bergantian. Herson menyimak secara cermat setiap pemaparan dan menunjukkan antusiasme tinggi dengan membuka ruang diskusi terbuka yang menggugah nalar dan memperkaya perspektif peserta.

Proses yang dijalani mahasiswa Kesmas UMS tidak berhenti pada tahap presentasi. Sejak awal, mereka telah melakukan analisis terhadap Perda dan Perwali, dan regulasi pendukung lainnya. Mereka juga turun ke lapangan melakukan observasi serta mewawancarai para pemangku kepentingan sebagai bagian dari pendekatan advokasi berbasis data dan partisipatif.

Advokasi ke DPRD Kota Surakarta ini menjadi bukti bahwa suara mahasiswa, jika disampaikan dengan data dan pendekatan yang tepat, mampu membuka ruang dialog yang bermakna dengan para pengambil kebijakan demi masa depan kota yang lebih sehat dan ramah lingkungan. (Yusuf/Humas)

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hjälpkanaler på Boomzino Casino – Skaffa hjälp via ett antal kontaktvägar för Sverige

    Hjälpkanaler på Boomzino Casino – Skaffa hjälp via ett antal kontaktvägar för Sverige

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Till medlemmar i Sverige är effektiv och tillförlitlig kundsupport en central del till en bra spelupplevelse https://boomzincasino.com/sv-se/. Boomzino Casino har byggt ett supportnätverk som anpassas efter just svenska spelares önskemål. Med ett antal sätt att komma i kontakt och egna supportresurser säkerställer casinot till att alla användare kan skaffa besked på sina frågor eller hantera […]

  • About Us – 3199

    About Us – 3199

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Welcome to our website. We are dedicated to providing quality content and services to our visitors. https://leonofficial-au.com/

  • Wamendikdasmen Fajar Berkunjung ke SMA PGRI Plus Mnenalete , SMA Pembuat Mobil Listrik di Timor Tengah Selatan

    Wamendikdasmen Fajar Berkunjung ke SMA PGRI Plus Mnenalete , SMA Pembuat Mobil Listrik di Timor Tengah Selatan

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kupang  – Setelah pertemuan dengan pemerintah Nusa Tenggara Timur bertajuk “Mendikdasmen Mendengar Cerita Pendidikan di NTT” di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) (5/12/2024), Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq langsung menuju ke SMA PGRI Plus Mnenalete, Timor Tengah Selatan (TTS), dengan menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam dari Kota Kupang. Ada yang spesial […]

  • Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

    Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MANGGARAI TIMUR – Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) Muhammadiyah yang terverifikasi oleh WHO, telah dikerahkan ke Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memperkuat layanan kesehatan esensial pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah pada Program Indonesia Siaga, khususnya respons bencana […]

  • Mahasiswa UMS Gagas Kampanye Resik Ati, Resik Kali untuk Cegah Banjir di Surakarta

    Mahasiswa UMS Gagas Kampanye Resik Ati, Resik Kali untuk Cegah Banjir di Surakarta

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda, tim mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama komunitas Gorong-gorong Solo melakukan aksi membersihkan anak sungai Kali Pepe, Kadipiro, Surakarta, Sabtu (07/12). Kegiatan yang mengangkat tema “Resik Ati, Resik Kali!” ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas akhir mata kuliah Kampanye Public Relations. […]

  • Bangun Resiliensi Struktural, LRB PWM DIY Gandeng UMY dalam Program Kemitraan Penilaian Kerentanan Bangunan

    Bangun Resiliensi Struktural, LRB PWM DIY Gandeng UMY dalam Program Kemitraan Penilaian Kerentanan Bangunan

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Fakultas Tehnik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam program kemitraan menggelar pelatihan dasar penilaian kerentanan bangunan. (Ahad, 15 September 2024) Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan pembekalan awal yang telah dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting sebanyak 2 kali. Sasaran dari kegiatan ini […]

expand_less