Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Gelar FGD RUU Sisdiknas Bersama Ketua Komisi X DPR RI

UMS Gelar FGD RUU Sisdiknas Bersama Ketua Komisi X DPR RI

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional” pada Jumat (19/9) di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS.

Agenda ini menghadirkan Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., sekaligus menjadi forum strategis dalam memberi masukan terhadap draf revisi UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pemaparan Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional” pada Jumat (19/9) di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS.

FGD tersebut dihadiri langsung Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., yang juga Direktur Pengembangan IT Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Hadir pula jajaran akademisi nasional, di antaranya Sekretaris Dewan Pembina Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (IPSI), Prof. Dr. Ahman, M.Pd.

Ketua Umum Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Ketua ISPI Jawa Tengah Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Si., serta Ketua Majelis Guru Besar UMS Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, M.Hum.

Selain itu, forum ini turut melibatkan Rektor Perguruan Tinggi se-Solo Raya, seperti Rektor UDB Dr. Singgih Purnama, Rektor UNS Prof. Dr. dr. Hartono, M.Si., dan Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Toto Suharto. Perwakilan organisasi mahasiswa UMS juga hadir, termasuk Presiden BEM Muh Naufal Fajat dan Ketua IMM Muhammad Fikri Azka.

Dalam paparannya, Hetifah menegaskan revisi UU Sisdiknas diperlukan agar lebih adaptif terhadap perubahan sosial, teknologi, dan tantangan global. Ia menyebut, UU No. 20/2003 sudah tidak memadai untuk mendukung pendidikan yang inklusif, fleksibel, dan berorientasi pada pembelajaran sepanjang hayat. “Revisi ini bertujuan menyatukan regulasi pendidikan yang selama ini tumpang tindih, sekaligus menyederhanakan sistem hukum pendidikan agar lebih terpadu,” ujarnya.

Hetifah juga menekankan pentingnya forum diskusi di UMS sebagai bagian dari proses penyusunan kebijakan. “Alhamdulillah acara FGD di UMS ini sangat produktif sekali dan memberikan kami banyak pencerahan, informasi, maupun aspirasi yang nanti akan kami cermati. Semua masukan ini akan menjadi amunisi pada saat kami menyempurnakan naskah akademik dan menyusun batang tubuh dari revisi UU Sisdiknas yang saat ini sedang berlangsung,” ucapnya.

Ia menambahkan, berbagai isu penting muncul dalam forum, mulai dari akses pendidikan agar lebih inklusif, penjenjangan dari PAUD hingga perguruan tinggi, pembagian peran antara negeri dan swasta, hingga kurikulum, pendanaan, dan pembiayaan. “Ya, nanti di DPR setelah akhir bulan ini kami akan menyerahkan draf yang ada ke Baleg. Jika sudah disepakati, maka draf tersebut bisa mulai kami sebarkan ke publik dan dibahas melalui konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan setelah Baleg menyetujui, di awal Oktober publik sudah dapat mengaksesnya. Saat ini pun kami sudah membuka ruang bagi siapa saja yang ingin memberikan masukan ke Komisi X, baik melalui email maupun media lain yang tersedia. Semua pihak, termasuk mahasiswa, orang tua murid, pelajar, hingga guru, dipersilakan memberikan pandangan dan masukan terhadap RUU ini, ” lanjut Hetifah.

Dalam draf RUU, salah satu pokok penting adalah penyelenggaraan wajib belajar 13 tahun sejak PAUD hingga pendidikan menengah. Pasal 32–69 mengatur jalur pendidikan umum, vokasi, dan pendidikan khusus dengan kurikulum yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Penjaminan mutu dilakukan baik secara internal maupun eksternal. “Kebijakan ini akan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak pendidikan secara setara dan bermutu sejak usia dini,” jelas Hetifah.

Ketua Umum ALPTKSI / Rektor UMS Periode 2017/2024 Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Negara harus meletakkan pendidikan sebagai pilar pembangunan tidak hanya sekedar persoalan teknis “Kalau Negara itu pengen maju harus meletakkan pendidikan sebagai prioritas atau pilar pembangunan tak hanya soal sekedar persoalan teknis tapi yang paling diutamakan adalah anggaran pendidikan yang memadai,” katanya.

Ketua Umum ALPTKSI sekaligus Rektor UMS Periode 2017–2024, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., saat menyampaikan pandangan dalam Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional di Ruang Meeting lantai 2 Edutorium UMS, Jumat (19/9)

Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno menegaskan komitmen UMS sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul. “UMS hadir untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi, pemerataan akses, dan penguatan karakter bangsa. Forum ini menjadi bagian penting kontribusi UMS dalam pembaharuan sistem pendidikan nasional,” jelasnya.

FGD ini juga menjadi wadah diskusi lintas pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga mahasiswa. Para peserta memberikan masukan mengenai urgensi digitalisasi pendidikan, akreditasi adaptif, hingga perluasan pendidikan inklusif.

Melalui forum ini, UMS menegaskan perannya sebagai pusat gagasan dan dialog strategis demi pendidikan nasional yang lebih maju, inklusif, dan progresif. Kehadiran berbagai tokoh pendidikan menandai UMS sebagai ruang kolaboratif untuk melahirkan kebijakan yang berpihak pada masa depan generasi bangsa.(Alvian/Humas)

Editor: Unaise albunayya

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebaikan Alat Manipulasi: Permainan Moral dalam Sudut Pandanng Eksploitasi Marxis

    Kebaikan Alat Manipulasi: Permainan Moral dalam Sudut Pandanng Eksploitasi Marxis

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Penulis: M. Nur Isholattudin Pernahkah anda ketika sesorang meminta bantuan kepada kita, kita menghambat tidak bisa menolaknya padahal ingin menolak? Ya, itu perasaan sungkan atau sering kita sebut tidak enakan (orang pleser) yang mungkin tanpa sadar kita sudah termasuk golongan orang senang. Sering terjadi dalam kehidupan kita, mungkin sesorang akan menganggap kita orang yang jahat […]

  • Launching Bikersmu Chapter Kota Batam

    Launching Bikersmu Chapter Kota Batam

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BATAM – Pengurus Bikersmu Chapter Kota Batam masa jabatan 2022-2027 secara resmi launching pada Ahad (12/10/2025) di Masjid HAMKAH Kompleks Muhammadiyah ASEAN di Batuaji, Kota Batam. Ini berdasarkan Keputusan Pimpinan Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batam, Nomor : 251/KEP/III.O/B/2025 tentang pengangkatan Bikersmu Chapter Kota Batam masa jabatan 2022-2027. Pengangkatan pengurus Bikersmu ini […]

  • KKN MAs Kelompok 15 Edukasi Warga Koto Ringin Cegah DBD dengan Larvasida Alami

    KKN MAs Kelompok 15 Edukasi Warga Koto Ringin Cegah DBD dengan Larvasida Alami

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Koto Ringin, Siak – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 15 menggelar kegiatan edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Posyandu Sejahtra, Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini meliputi penyuluhan, praktik pembuatan larvasida alami berbahan daun pepaya dan daun kemangi, serta aksi bersih lingkungan untuk […]

  • Generasi Muda Bijak Kelola Sampah melalui Workshop dan Edukasi TPS 3R di Jimbung

    Generasi Muda Bijak Kelola Sampah melalui Workshop dan Edukasi TPS 3R di Jimbung

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Klaten, 15 Agustus 2026 — KKN AKSARA Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Klaten menggelar Workshop Bijak Kelola Sampah di Balai Desa Jimbung dan TPS 3R Jimbung, Sabtu (15/8). Kegiatan diikuti 30 pemuda-pemudi Dusun Sorobujan dan AMM Jimbung untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam pengelolaan sampah. Khannan Rizqi selaku Ketua Panitia menuturkan bahwa kegiatan […]

  • Kopdar SUMU Bogor Raya Bekali Pelaku UMKM Strategi Menembus Pasar Global

    Kopdar SUMU Bogor Raya Bekali Pelaku UMKM Strategi Menembus Pasar Global

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BOGOR – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya mendorong pelaku usaha untuk memperkuat fondasi bisnis sekaligus mulai mempersiapkan diri memasuki pasar global. Dorongan tersebut mengemuka dalam kegiatan Kopi Darat (Kopdar) bertema “Membangun Fundamental Bisnis yang Berorientasi Pasar Global” yang digelar di PT Mudalaya Energy Indonesia, Jalan Raya Pemda, Karadenan, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu (27/9/26). […]

  • HPKP IMM dan BEM FAI UMP Gelar Diskusi Politik Perempuan: Perempuan Harus Bersuara

    HPKP IMM dan BEM FAI UMP Gelar Diskusi Politik Perempuan: Perempuan Harus Bersuara

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PURWOKERTO – Jum’at (24/4/2026), Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik (HPKP) IMM Komisariat Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Purwokerto bersama Kementerian Sosial Politik (Sospol) BEM Fakultas Agama Islam UMP menggelar diskusi politik perempuan dengan tema “Dari Raden Ajeng Kartini ke Generasi Kini: Antara Emansipasi, Relevansi Perjuangan, dan Realitas Kesetaraan dalam Politik Gender”. Kegiatan yang berlangsung […]

expand_less