Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kajian Tafsir UMS Bahas Surat Al-Baqarah Ayat 82-86, Refleksi Umat Muslim Melalui Sejarah Bani Israil

Kajian Tafsir UMS Bahas Surat Al-Baqarah Ayat 82-86, Refleksi Umat Muslim Melalui Sejarah Bani Israil

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan Kajian Tafsir Online yang disampaikan oleh Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I., dengan pembahasan surat Al-Baqarah ayat 82-86.

Mengawali pemaparan materi, Rhain-begitu sapaan akrabnya, menjelaskan definisi iman dan amal shalih melalui surat Al-baqarah ayat 82. Ia menerangkan bahwa iman adalah mempercayai Allah, Malaikat, Kitab-kitabnya, Rasul-rasul, hari kiamat, dan qadha dan qadar. Menurut At-Tirmidzi iman memiliki 77 jenis, 6 rukun iman dan 71 merupakan cabang dari iman.

Sedangkan definisi amal shaleh pada ayat 82, tidak hanya terbatas pada amalan ritual ceremonial saja, tapi segala perbuatan yang dijalankan atas dasar keikhlasan dan mengharap ridha Allah SWT dapat disebut sebagai amal shaleh.

Pemaparan materi Dr. Ainur Rha’in Bakrun, S.Th.I, M.Th.,

Rhain menegaskan bahwa 2 hal tersebut merupakan kunci hamba untuk masuk surga.
“Dua hal tersebut menjadi kunci umat muslim untuk bisa masuk surga Allah SWT,” ujarnya, Minggu, (28/12).

Pada ayat 83, Allah Kembali menceritakan sifat bani israil yang lalai dengan janji yang diikrarkan kepada Allah SWT.

Allah SWT mengingatkan Kembali kepada bani israil agar tidak mengingkari janji yang telah mereka sepakati. Dalam ayat tersebut terdapat isi perjanjian yang telah disepakati, diantaranya yaitu:
1. Tidak boleh menyekutukan allah.
2. Berbakti kepada kedua orang tua
3. Berbuat kebaikan kepada kerabat
4. Membantu anak yatim
5. Membantu fakir miskin
6. Berkata baik kepada manusia
7. Mendirikan shalat

Bani israil familiar dengan perbuatan saling membunuh dan mengusir sesama saudara untuk kepentingan ego mereka, maka pada ayat 84 Allah kembali mengingatkan kepada mereka agar menjauhi kebiasaan buruk mereka selama ini. Pembunuhan juga merupakan bentuk kekufuran seorang hamba.

Rha’in menyinggung sedikit fenomena palestina yang terjadi saat ini merupakan bagian dari kebiasaan bani israil.

“Fenomena di Palestina sekarang merupakan fenomena lama yang muncul kembali saat ini, mereka mendatangi suatu tempat, menguasainya, dan mengusir warga asli dari tempat tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut, ayat 85 menjelaskan tentang kecaman keras Allah SWT pada bani israil yang selektif dalam menjalankan syariat Allah, mereka memilih syariat yang dirasa bisa menguntungkan dirinya.

Dalam ayat ini, Rha’in mengibaratkan sifat selektif bani israil kala itu dengan kondisi masyarakat muslim saat ini yang mulai selektif dalam menjalankan syariat Allah.

“Masyarakat islam saat ini berani menegakkan hukum pada masyarakat kecil, namun, Ketika dihadapkan dengan permasalahan masyarakat besar (pejabat/orang kaya) mereka tidak berani menegakkan hukum tersebut,” terangnya.

Terakhir, dalam ayat 86 menerangkan bahwa bani israil menggadaikan atau mengorbankan kehidupan akhirat untuk mengejar kebahagiaan duniawiyah. Melalui kekufuran, pelanggaran perjanjian kepada Allah, dan penolakan terhadap kebenaran. Mereka juga akan mendapatkan balasan berupa azab yang tidak ada keringanan sedikit pun.

Sebagai penutup, Rha’in berpesan agar manusia menundukan logika dan ego, lebih mengedepankan keimanan. Karena ajaran yang diberikan oleh Allah itu jauh lebih baik daripada angan-angan manusia. Jangan pernah letakkan logika untuk mengalahkan ajaran islam dengan Hasrat dan ego.

Kontributor: Affiq

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riset Corner #2 DPD IMM Jawa Tengah: Penguatan Metodologi Riset Lingkungan dalam Merespons Perubahan Iklim

    Riset Corner #2 DPD IMM Jawa Tengah: Penguatan Metodologi Riset Lingkungan dalam Merespons Perubahan Iklim

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Bentuk komitmen Dewan Perwakilan Daerah Ikatan mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah dalam mendorong budaya riset yang kritis dan solutif atas semakin meningkatnya tantangan lingkungan akibat perubahan iklim yang berdampak luas disektor  kehidupan, dengan menyelenggarakan Riset Corner #2 dengan tema “Metodologi Riset Lingkungan untuk Analisis Dampak dan Adaptasi Perubahan Iklim”. Kegiatan ini […]

  • Pelatihan Pelatih Fisik Nasional Level 1, Komitmen Prodi Penjas FKIP UMS Tingkatkan Prestasi Olahraga

    Pelatihan Pelatih Fisik Nasional Level 1, Komitmen Prodi Penjas FKIP UMS Tingkatkan Prestasi Olahraga

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani (Penjas), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia olahraga nasional melalui kegiatan Pelatihan Pelatih Fisik Nasional Level 1. Kegiatan prestisius ini dilaksanakan pada (17-20/1) dan diikuti oleh 20 peserta dari berbagai cabang olahraga, di antaranya […]

  • DPP IMM Gelar Pembekalan Kader Mubaligh, Menyebarkan Dakwah ke Seluruh Nusantara

    DPP IMM Gelar Pembekalan Kader Mubaligh, Menyebarkan Dakwah ke Seluruh Nusantara

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 111
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar Pembekalan Kader Mubaligh pada Kamis, 27 Februari 2025. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 26 kader IMM dari Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (KM3Nas) DPP IMM dari berbagai daerah di Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan ini, M. Hasnan Nahar […]

  • PDNA Sukoharjo

    Membangun Ruang Aman Bersama: Rahima Lakukan Monev SOP PPKS di Pondok Muhammadiyah Shiratunnajah dan PD Nasyiatul Aisyiyah Sukoharjo

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Dalam upaya memperkuat implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), Rahima menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) bersama Pondok Muhammadiyah Shiratunnajah dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sukoharjo pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai di salah satu kedai kopi di Kota Solo ini diikuti oleh […]

  • Mengatasi Kegelisahan Jiwa melalui Takziyatun Nafs

    Mengatasi Kegelisahan Jiwa melalui Takziyatun Nafs

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Oleh: Nabila Putri Riansyah dan Nurlis Sifaun Nisa  Manusia adalah makhluk sempurna dan mulia dengan segala kelebihan  dan kemampuan mereka masing-masing dari makhluk lainnya, namun dari kelebihan dan kemampuanya itu manusia juga tidak luput dari keterbatasan dan kelemahan, sehingga dalam kehidupan sehari-hari mereka tidak mungkin terhindari dari permasalahan yang silih berganti mewarnai kehidupan. Membersihkan dan […]

  • Literasi Adalah Ruh Intelektual dalam Tubuh IMM

    Literasi Adalah Ruh Intelektual dalam Tubuh IMM

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Oleh: Agung Rezki (Ketua Umum PK IMM FAI UMY) Farid Fathoni dalam bukunya kelahiran yang dipersoalkan menjelaskan bahwa, salah satu sejarah kelahiran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah berdiri disaat kader Muhammadiyah memandang organisasi Muhammadiyah sudah meninggalkan budaya intelektualnya. Keresahan dari cendekiawan muda Muhammadiyah ini, menginisiasi terbentuknya IMM sebagai organisasi otonom di bawah naungan Muhammadiyah. Jika di analisa […]

expand_less