Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aplikasi Brainlyt Karya Mahasiswa UMS Raih Perak GYIIF 2026

Aplikasi Brainlyt Karya Mahasiswa UMS Raih Perak GYIIF 2026

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Capaian tersebut ditorehkan Tim Brainlyt, yang sukses menyabet medali perak dalam Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2026 kategori Engineering and Technology.

Tim Brainlyt tengah berfoto bersama usai memenangi medali perak dalam Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2026 di IPB University, 20 Januari 2026.

GYIIF adalah kompetisi internasional riset dan inovasi untuk pelajar dan mahasiswa. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association. Gelaran tahun ini digelar di Institut Pertanian Bogor University pada 15-18 Januari 2026.

Ketua tim, Hafidh Erli Nurdin Pratama, menjelaskan timnya menggagas inovasi bernama “Brainlyt”. Brainlyt adalah aplikasi yang terintegrasi dengan smartwatch dan dirancang untuk membantu deteksi dini risiko stroke berulang pada pasien pascastroke. Aplikasi ini mengadopsi konsep anamnesis medis menjadi model deteksi otomatis.

“Fungsinya adalah memantau tanda-tanda vital pasien dan memberikan notifikasi real-time kepada keluarga serta rumah sakit mengenai kondisi pasien dan langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan,” ujar Hafidh, Rabu (21/1).

Hafidh menuturkan gagasan Brainlyt berangkat dari keprihatinan atas kondisi masyarakat yang kurang memahami pertolongan pertama saat terjadi serangan stroke. Hal ini menyebabkan penanganan medis seringkali terlambat hingga terjadi hal fatal.

“Padahal stroke memiliki golden period penanganan yang krusial. Oleh karenanya, kami menciptakan konsep deteksi dini dan notifikasi bantuan darurat ini,” imbuh mahasiswa semester 5 itu.

Hafidh kemudian mengajak lima mahasiswa UMS lainnya, yakni Arya Veda Setyanindito dari Prodi Pendidikan Teknik Informatika, Muhammad Cesarico Herlambang dari Prodi Fisioterapi, Dhiyaul Haq Athaullah dari Prodi Teknik Informatika, Nabil Okta Ramadhan dari Prodi Bisnis Digital, dan Urip Pamungkas Jati Dharma dari Prodi Fisioterapi, untuk merancang Brainlyt. Tim tersebut berada di bawah bimbingan dosen Fisioterapi UMS, Arif Pristianto, S.ST.Ftr., M.Fis.

Inovasi bertajuk “Brainlyt: A Smart Brain AI System for Early Detection and Emergency Routing in Stroke Care” mulai dikembangkan sejak Oktober 2025. Sebelum melaju ke GYIIF, Brainlyt telah diikutkan dalam berbagai kompetisi lainnya, seperti Aldeation, yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional, dan Prototype for Humanity, yang diselenggarakan oleh Dubai Future Foundation.

Prototip smartwatch dan aplikasi Brainlyt yang dilombakan dalam Global Youth Invention and Innovation Fair 2026.

Pengembangan Brainlyt, kata Hafidh, menemui sejumlah tantangan. Tahapan uji coba skala kecil membutuhkan responden riil, yakni pasien dengan kondisi pascastroke. Tujuannya untuk memastikan akurasi alat dalam mendeteksi kondisi kesehatan pasien.

“Kami ingin alat yang kami buat tidak hanya sekedar alat yang jadi, melainkan melalui proses akademik yang kuat dan relevan serta diyakini keakuratannya di dunia akademisi,” jelas mahasiswa asal Brebes, Jawa Tengah, itu.

Hafidh menjelaskan aplikasi Brainlyt sedang dalam proses ajuan ke platform Google Playstore. Rencananya, Hafidh dan timnya akan mengembangkan fitur tambahan pada Brainlyt, mengikuti kompetisi internasional lainnya, serta menyelesaikan publikasi artikel ilmiah berbasis research and development sesuai dengan tahapan akademik.

Disinggung mengenai pengembangan skala industri alias hilirisasi, Hafidh berujar, “Saat ini kami sedang dalam proses pematangan rencana bisnis untuk komersialisasi produk,” jawabnya.

Dosen pembimbing, Arif Pristianto, S.ST.Ftr., M.Fis., mendukung sekaligus mengapresiasi komitmen Tim Brainlyt dalam menghasilkan aplikasi yang bermanfaat bagi pasien pascastroke. Inovasi Brainlyt, ungkapnya, menunjukkan kreatifitas mahasiswa dan kolaborasi lintas disiplin ilmu.

“Semoga (Brainlyt) tidak hanya berhenti di ajang ini (GYIIF), namun juga inovasi dapat dikembangkan dan diajukan dalam ajang kompetisi selanjutnya serta hilirisasi sampai dapat digunakan oleh masyarakat,” harap Arif optimis. (Gede/Humas)

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hemat Energi, Gaya Hidup Islami: Peran Ibu dalam Mewujudkan Rumah yang Berkelanjutan

    Hemat Energi, Gaya Hidup Islami: Peran Ibu dalam Mewujudkan Rumah yang Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dalam upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghematan energi di lingkungan rumah tangga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) bekerja sama dengan Program 1000 Cahaya Muhammadiyah dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Sosialisasi Konservasi […]

  • BANGGA! FAHRI SUMBANG MEDALI DI TENGAH PANDEMI!

    BANGGA! FAHRI SUMBANG MEDALI DI TENGAH PANDEMI!

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 873
    • 0Komentar

      KABARMUH.COM, Balikpapan – Kabar membanggakan datang dari salah satu santri Pondok Pesantren Al-Mujahidin, Balikpapan. Ananda Muhammad Fahri Taqwa, siswa SMP Muhammadiyah 3 berhasil menyabet juara pertama Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) cabang olahraga pencak silat tingkat kota. Kompetisi ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Balikpapan. Di masa pandemi, […]

  • UKM Tapak Suci UMS Gelar Mabit Ramadhan, Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

    UKM Tapak Suci UMS Gelar Mabit Ramadhan, Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) dalam rangka memperkuat spiritualitas anggota selama bulan suci Ramadhan. Mengusung tema “Indahnya Kebersamaan Menggapai Iman dan Taqwa dalam Bingkai Ukhuwah Islamiyah”, kegiatan ini berlangsung pada 8-9 Maret 2025 di Gedung Pusat Program […]

  • Pengaruh Algoritma Media terhadap Personal Branding di Media Sosial

    Pengaruh Algoritma Media terhadap Personal Branding di Media Sosial

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pertumbuhan media sosial yang semakin pesat menyebabkan pergeseran fungsi personal branding. Dulu personal branding seringkali dijadikan sebagai tempat kampanye politik. Akan tetapi sekarang menjadi tempat untuk membangun ideal diri di hadapan publik. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Agus Triyono, S.Sos., M.Si., membedah penyebab pergeseran fungsi personal branding akibat kecanggihan media […]

  • 15 Proposal PKM UMS Raih Pendanaan, Masuk 20 Besar Nasional

    15 Proposal PKM UMS Raih Pendanaan, Masuk 20 Besar Nasional

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 15 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Bahkan raihan ini menjadikan UMS berada di 20 besar perguruan tinggi dengan proposal terbanyak yang mendapatkan pendanaan. Kabiro Kemahasiswaan UMS Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., mengatakan bahwa pada tahun 2025 […]

  • Ketika Eksistensi Lebih Penting dari Esensi: Refleksi Anak Muda Hari ini

    Ketika Eksistensi Lebih Penting dari Esensi: Refleksi Anak Muda Hari ini

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Hermanto, Mahasiswa Pendidikan Agama Islam FAI UM Metro dan Ketua Bidang Pengembangan Prestasi Keolahragaan PD IPM Lampung Timur Di zaman serba digital seperti sekarang, ketika segalanya diukur lewat angka like, views, followers, eksistensi manusia perlahan-lahan tak lagi dibentuk oleh nilai, kejujuran, atau kontribusi nyata, tapi oleh seberapa sering ia muncul di layar orang […]

expand_less