Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Doktor Hukum Pertama Unimugo Dikukuhkan UMS, Teliti Penegakan Hukum Penyalahgunaan Obat Ilegal untuk Aborsi

Doktor Hukum Pertama Unimugo Dikukuhkan UMS, Teliti Penegakan Hukum Penyalahgunaan Obat Ilegal untuk Aborsi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali mengukuhkan doktor baru dari Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) UMS. Dalam Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor yang digelar Rabu (22/7/2026), UMS mengukuhkan Dr. Noor Rahmad, S.H., M.H. sebagai Doktor Ilmu Hukum ke-109 dengan disertasi berjudul “Penyalahgunaan Obat Ilegal untuk Tindakan Aborsi melalui Platform Digital di Indonesia: Studi terhadap Penegakan Hukum Berbasis Transendental.”

Suasana Sidang Terbuka Promosi & Pengukuhan Doktor

Dalam pengukuhan tersebut, ia dinyatakan lulus dengan nilai 3,79. Penelitian disertasinya dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Absori, S.H., M.Hum. dan Ko Promotor Dr. Rizka, S.Ag., M.H.

Dalam keterangannya usai pengukuhan, Noor Rahmad menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena dirinya menjadi doktor pertama dengan kepakaran hukum di Prodi Hukum Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo), bahkan di Kabupaten Kebumen.

“Alhamdulillah, saya menghantarkan doktor ini menjadi doktor pertama di Fakultas Sains Humaniora, doktor pertama di Program Studi Hukum, dan doktor pertama di Kebumen,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa perjalanan studi doktoral di UMS menjadi tantangan sekaligus pengalaman berharga. Menurutnya, Program Doktor Ilmu Hukum UMS memiliki kekhasan karena mengembangkan kajian hukum berbasis transendental yang memadukan hukum normatif dengan nilai-nilai Islam.

“UMS ini sangat khusus karena berbasis transendental, memadukan antara hukum normatif dengan hukum Islam. Dalam penelitian saya, penyalahgunaan obat ilegal untuk aborsi harus dikaji tidak hanya dari hukum positif, tetapi juga pendekatan transendental agar penegakan hukum tidak hanya melihat kasus secara formal, tetapi juga mengedepankan upaya preventif untuk menjaga keutuhan jiwa dan raga manusia,” jelasnya.

Noor Rahmad memilih tema penyalahgunaan obat ilegal untuk tindakan aborsi karena fenomena peredaran obat tersebut melalui platform digital masih menjadi persoalan hukum di Indonesia. Menurutnya, kemudahan akses melalui media online menjadi tantangan tersendiri bagi aparat penegak hukum dan pemerintah.

“Obat-obatan ilegal saat ini banyak beredar, termasuk melalui media online. Hal tersebut menjadi alasan saya mengambil tema ini, mengapa sampai saat ini obat ilegal masih dapat beredar luas dan bagaimana efektivitas penegakan hukumnya,” ungkapnya.

Penyerahan Ijazah kepada oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., kepada Noor Rahmad

Dari hasil penelitian tersebut, ia merekomendasikan perlunya perubahan paradigma penegakan hukum yang tidak hanya bersifat represif setelah terjadi pelanggaran, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan.

“Pemerintah dan penegak hukum jangan hanya melihat penegakan hukum ketika sudah ada kasus, tetapi perlu memperkuat langkah preventif. Selain itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor karena persoalan ini tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja,” katanya.

Ia menyebut sejumlah pihak perlu terlibat dalam upaya pencegahan, seperti Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kepolisian, serta lembaga terkait lainnya untuk mengawasi peredaran obat ilegal melalui ruang digital.

Sementara itu, Promotor Program Doktor Ilmu Hukum UMS, Prof. Dr. Absori, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa Program Doktor Ilmu Hukum UMS secara konsisten menjaga visi pengembangan ilmu hukum berbasis nilai-nilai transendensi Islam.

Menurutnya, program doktor tersebut tidak berorientasi pada jumlah mahasiswa, melainkan pada kualitas lulusan yang mampu memberikan kontribusi akademik dan sosial.

“Kami memang tidak banyak menerima mahasiswa. Yang kami jaga adalah kualitas. Amanat para pendiri Program Doktor Ilmu Hukum UMS adalah jangan terlalu ekspansif menerima mahasiswa S3, tetapi lakukan seleksi yang baik agar menghasilkan doktor-doktor yang berkualitas,” ujarnya.

Ia mengapresiasi perjalanan akademik Noor Rahmad yang mampu menyelesaikan studi dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bagian dari kontribusi UMS dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang hukum.

“Dr. Noor Rahmad ini masih muda dan menjadi doktor pertamanya Unimugo. Ini menjadi kebanggaan karena dari institusi tersebut akan lahir lebih banyak akademisi dan profesional yang memiliki kapasitas keilmuan,” ujarnya.

Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor tersebut menjadi momentum pengukuhan lima doktor baru lainnya dari Program Doktor Ilmu Hukum FHIP UMS. Selain Dr. Noor Rahmad, UMS juga mengukuhkan Dr. Marita Fatimah, Dr. Hairu Mondosiyoko, Dr. Any Farida, dan Dr. Anna Azharniyah sebagai doktor baru dengan berbagai kajian yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu hukum di Indonesia. (Fika/Humas)

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWM Kaltim: Lulusan UMKT Harus Jadi Kader Berilmu, Beriman, dan Berkemajuan

    PWM Kaltim: Lulusan UMKT Harus Jadi Kader Berilmu, Beriman, dan Berkemajuan

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Samarinda – Wisuda ke-13 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) yang digelar pada Selasa (14 Oktober 2025) di Convention Hall Sempaja Samarinda bukan hanya seremoni akademik, melainkan juga peristiwa dakwah yang penuh makna bagi Persyarikatan Muhammadiyah Kalimantan Timur. Suasana khidmat wisuda ke-13 UMKT menjadi saksi kolaborasi antara dunia akademik dan semangat dakwah Muhammadiyah dalam membangun manusia […]

  • Mahasantri Pondok Shabran UMS Gencarkan Dakwah Muhammadiyah di Sangihe, Sulawesi Utara

    Mahasantri Pondok Shabran UMS Gencarkan Dakwah Muhammadiyah di Sangihe, Sulawesi Utara

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dai Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hanif Syairafi, S.Pd., menjadi pembicara utama dalam pengajian rutinan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) ibu-ibu Desa Tariang Baru, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Meskipun hujan mengguyur wilayah dataran tinggi dan menyebabkan sebagian jamaah tidak dapat hadir, semangat para ibu majelis taklim […]

  • Arifin Suparman: Muballigh Muhammadiyah Harus Berkarakter, Beretika, dan Beridentitas

    Arifin Suparman: Muballigh Muhammadiyah Harus Berkarakter, Beretika, dan Beridentitas

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Babulu, PPU – Suasana aula SMK Muhammadiyah Babulu, Ahad (26/10/2025), terasa hidup ketika Ketua Majelis Tabligh PWM Kalimantan Timur, Ustadz Arifin Suparman, yang akrab disapa Babe Arifin, memaparkan materi bertajuk “Profil dan Bekal Mubaligh Muhammadiyah.” Dalam paparannya, ia menekankan bahwa muballigh Muhammadiyah bukan sekadar penyampai dakwah, tetapi representasi dari wajah Islam berkemajuan. “Mubaligh itu bukan […]

  • Tanggap Bencana Banjir, Muhammadiyah Berau Salurkan Bantuan Air Minum dan Pembersihan Fasilitas Sosial

    Tanggap Bencana Banjir, Muhammadiyah Berau Salurkan Bantuan Air Minum dan Pembersihan Fasilitas Sosial

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Tanjung Redep – Dilansir dari Kabarmuh.com (24/5) bahwa telah terjadi bencana banjir di sejumlah titik Kabupaten Berau. Di antaranya adalah Kampung Tumbit Dayak, Long Lanuk,  Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Sambaliung dan Teluk Bayur. Mendengar kabar ini pihak BPO Kokam Kaltim berkoordinasi dengan Kokam Berau telah melakukan aksi gerak cepat. Pihaknya telah melakukan asesmen atau […]

  • PRA Jogokariyan dan Purwosari Bersatu di Bakti Sosial Milad ‘Aisyiyah ke-107

    PRA Jogokariyan dan Purwosari Bersatu di Bakti Sosial Milad ‘Aisyiyah ke-107

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-107, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Jogokariyan bersama PRA Purwosari menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta. Acara ini mengangkat tema “Mengokohkan dan Memperluas Dakwah Kemanusiaan Semesta” dengan tujuan memperkuat komitmen ‘Aisyiyah dalam menyebarkan dakwah kemanusiaan yang melampaui batas agama, bangsa, dan negara. Kegiatan […]

  • Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

    Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Kebebasan beragama atau berkeyakinan masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari penolakan rumah ibadah hingga pelarangan kegiatan keagamaan, kasus-kasus ini menunjukkan bahwa hidup dalam keberagaman tidak selalu berjalan mudah. Hal ini dibahas dalam sesi kedua Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah yang menghadirkan Ihsan Ali-Fauzi. Ia dikenal sebagai peneliti dan pemerhati […]

expand_less