Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hapus Air Mata Penyintas, Muhammadiyah Salurkan Bantuan Operasional dan 1.400 Paket Rendangmu

Hapus Air Mata Penyintas, Muhammadiyah Salurkan Bantuan Operasional dan 1.400 Paket Rendangmu

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, MANGGARAI TIMUR – Di tenda pengungsian bantuan kemanusiaan telah dikemas untuk para penyintas. Bantuan logistik terdiri dari Rendangmu dan Family Kit serta School Kit yang telah tiba terlebih dahulu bersamaan dengan bantuan pendukung lainnya yang diperoleh dari hasil galang dana kemanusiaan Lazismu lewat program Indonesia Siaga.

Selain itu, Muhammadiyah menyalurkan bantuan operasional untuk Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah Type 1 Fixed, dalam bentuk Bantuan Operasional Posko Muhammadiyah serta 1.400 paket rendang untuk penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Ahad, (6/9/2026). Penyerahan bantuan dipusatkan di Pos Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Lapangan EMT Muhammadiyah, Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara (Sambi Rampas), Manggarai Timur.

Agenda ini dihadiri oleh Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief, Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pusat Budi Setiawan, Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur Tintin, Camat Lamba Leda Utara Emilianus Sarjanit, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais, Direktur Utama Lazismu Pusat Barry Adhitya, Direktur Fundraising Lazismu Pusat M. Sholeh Farabi, serta 27 personil tim relawan medis EMT.

Camat Lamba Leda Utara, Emilianus Sarjanit, menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat dan uluran tangan Muhammadiyah pascabencana yang melanda wilayahnya sejak 15 Agustus lalu.

“Kami benar-benar jatuh pascagempa. Bingung harus ke mana, dan uluran kasih dari Tim Muhammadiyah membangkitkan semangat kami kembali. Terima kasih telah menghapus air mata kami,” ujar Emilianus.

Emilianus melaporkan, sebanyak 2.294 rumah di wilayahnya mengalami rusak parah, sementara 8.333 jiwa masih bertahan di tenda pengungsian. Selain itu, dua Puskesmas setempat (Puskesmas Dampek dan Puskesmas Beleng) serta 80 persen fasilitas pendidikan mengalami kerusakan berat, sehingga layanan kesehatan dan kegiatan belajar mengajar (KBM) harus dilaksanakan di tenda darurat.

Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Timur, dokter Tintin, mengungkapkan, tantangan besar yang dihadapi daerahnya pada awal bencana akibat hilangnya jaringan komunikasi dan keterbatasan kesiapsiagaan darurat. Dari total 29 Puskesmas di wilayah tersebut, sebanyak 12 Puskesmas mengalami rusak parah (kategori merah) dan seluruh alat kesehatannya tidak dapat diselamatkan.

“Hadirnya MDMC, EMT Muhammadiyah, serta berbagai universitas dan relawan sangat membantu kami. Layanan Rumah Sakit Lapangan dari EMT membuat kepulihan masyarakat jauh lebih cepat teratasi,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Ketua LRB PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, menjelaskan bahwa MDMC langsung mengaktifkan simpul koordinasi (Poskornas di Jogja, Poskorwil di Ende, dan Poskorda di kabupaten terdampak) sejak hari pertama bencana. Rumah Sakit Lapangan EMT Muhammadiyah berstandar WHO ini diterjunkan dengan skema dua rotasi tim (shift) selama satu bulan penuh, bekerja sama dengan nakes lokal dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

“Bagi kami, kesehatan dan pendidikan adalah dua hal yang tidak boleh berhenti saat bencana. Selain layanan medis, Muhammadiyah bersama Kemendikdasmen juga merancang pembangunan ruang kelas darurat agar anak-anak tidak mengalami trauma berkepanjangan,” pungkasnya.

Dalam pengarahannya, Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief menekankan bahwa kehadiran Muhammadiyah adalah wujud dari gerakan kolektif dan komitmen solidaritas kemanusiaan.

“Misi kemanusiaan Muhammadiyah didasari spirit tolong-menolong dalam kebajikan. Menghadapi situasi sulit (aqabah) membutuhkan ketahanan mental dan kerja sama yang kuat. Tim EMT ini dipersiapkan matang bertahun-tahun sesuai standar WHO agar bisa bekerja profesional di mana pun bencana terjadi,” jelas Hilman.

Hilman menambahkan, Muhammadiyah akan terus mendampingi proses pemulihan masyarakat Manggarai Timur hingga masa tanggap darurat dan rekonstruksi usai melalui penggalangan dana dan penguatan jejaring relawan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hijaukan Desa Padangan: Kelompok 11 KKN UIN Syekh Wasil Kediri Refleksikan Semangat Ekoteologi Melalui Penanaman Bibit Pohon

    Hijaukan Desa Padangan: Kelompok 11 KKN UIN Syekh Wasil Kediri Refleksikan Semangat Ekoteologi Melalui Penanaman Bibit Pohon

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KEDIRI – Dalam rangka mengimplementasikan program strategis Kementerian Agama sekaligus mewujudkan kepedulian lingkungan, Kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Syekh Wasil Kediri melangsungkan seremonial simbolis penanaman bibit pohon produktif di Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, pada Kamis (15/01). Kegiatan bertajuk “Bumi Lestari” ini menjadi momen berharga bagi para mahasiswa untuk mengabdi secara nyata […]

  • PC IMM Balikpapan Gelar Mimbar Kebangsaan, Soroti Ketimpangan dalam Implementasi Pancasila

    PC IMM Balikpapan Gelar Mimbar Kebangsaan, Soroti Ketimpangan dalam Implementasi Pancasila

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Balikpapan menyelenggarakan kegiatan Mimbar Kebangsaan: Menafsir Ulang Pancasila secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (5/6/2026). Mengusung tema “Pancasila di Persimpangan: Antara Cita Keadilan Sosial dan Realitas Ketimpangan”, forum ini menghadirkan sejumlah pimpinan IMM dari berbagai daerah untuk mendiskusikan relevansi Pancasila dalam menjawab berbagai persoalan […]

  • PDM Lebong Umumkan Lokasi dan Petugas Sholat Idul Adha 1446 H

    PDM Lebong Umumkan Lokasi dan Petugas Sholat Idul Adha 1446 H

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lebong telah menetapkan lokasi pelaksanaan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah yang bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1446 H atau Jum’at, 6 Juni 2025 M. Pelaksanaan Sholat Idul Adha akan digelar di berbagai titik strategis di wilayah Lebong, dengan penugasan khatib dan imam yang telah ditetapkan secara resmi […]

  • SMP Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Predikat Sekolah Lestari Mandiri pada Ajang Anugerah Komunitas Lestari Lampung Timur

    SMP Muhammadiyah Al-Ghifari Raih Predikat Sekolah Lestari Mandiri pada Ajang Anugerah Komunitas Lestari Lampung Timur

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Timur – Prestasi gemilang kembali diraih SMP Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari. Dalam ajang Lamtim Sustainability Week 2026, sekolah ini sukses menyabet predikat “Sekolah Lestari Mandiri” pada kategori Green School dalam seremoni Anugerah Komunitas Lestari Lampung Timur. Acara ini dilaksanakan di Lapangan Merdeka Bandar Sribhawono, Lampung Timur, pada Sabtu 18 April 2026. Kegiatan ini merupakan […]

  • Postmodernisme: Echo Chambers dan Ilusi Kebenaran Digital

    Postmodernisme: Echo Chambers dan Ilusi Kebenaran Digital

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Oleh Adram Qaisullah Tihurua Jean-François Lyotard mendefinisikan postmodernisme sebagai “incredulity toward metanarratives“, yaitu ketidakpercayaan terhadap narasi-narasi besar yang selama berabad-abad menjadi fondasi peradaban manusia. Narasi tentang agama, kemajuan, sains, ideologi maupun sejarah tidak lagi diterima sebagai sumber kebenaran yang memiliki legitimasi universal. Postmodernisme dengan demikian tidak sekadar menghadirkan kritik terhadap modernitas, melainkan juga membongkar keyakinan […]

  • Tanfidz Tanwir PP IPM: Kabar Bahagia atau Malapetaka?

    Tanfidz Tanwir PP IPM: Kabar Bahagia atau Malapetaka?

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ibnu Fauzan (Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Timur Bidang Advokasi Dan Kebijakan Publik) Tanwir Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) telah 6 bulan berlalu, selama itu pula lah pelajar muhammadiyah se – Indonesia menunggu hasil keputusan induk dan pedoman berupa tanfidz hasil kerja kerja tanwir kemarin. 23 Juni 2025, tanfidz […]

expand_less