Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FAI UMS Dorong Perspektif Global Mahasiswa melalui Sharing Session bersama Mahasiswa IIUM

FAI UMS Dorong Perspektif Global Mahasiswa melalui Sharing Session bersama Mahasiswa IIUM

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.DI, SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperoleh wawasan mengenai peluang studi lanjut, beasiswa, serta kehidupan mahasiswa di Malaysia melalui kegiatan sharing session dalam rangkaian Student Mobility 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di International Islamic University Malaysia (IIUM), Kuala Lumpur.

Sharing session menghadirkan tiga pembicara dari lingkungan IIUM yang memiliki pengalaman dalam bidang akademik maupun aktivitas kemahasiswaan di Malaysia. Ketiganya yakni Saddam Husain, S.Pd., M.Ed., Ph.D., Muhammad Taufiq, M.Phil., mahasiswa program doktoral di International Institute of Islamic Thought and Civilisation (ISTAC), IIUM; serta Ahmad Zaki, S.Pd., aktivis IMM di Malaysia.

Ketiga pembicara membawakan topik yang berbeda. Saddam Husain berbagi mengenai peluang beasiswa di Malaysia, Muhammad Taufiq membahas dinamika proses perkuliahan di Malaysia, sedangkan Ahmad Zaki membagikan pengalaman mengenai dinamika organisasi mahasiswa di Malaysia.

Saddam Husain berbagi pengalaman mengenai perjalanan studi magister di IIUM melalui beasiswa LPDP, mulai dari persiapan memperoleh beasiswa hingga pengalaman menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Malaysia.

Dalam pemaparannya, Saddam menjelaskan bahwa kesempatan memperoleh beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi di IIUM dapat mengalami perubahan. Perguruan tinggi yang dapat menjadi tujuan penerima beasiswa dievaluasi secara berkala, sehingga mahasiswa perlu selalu memperhatikan perkembangan informasi terbaru.

“Kalau ingin mendapatkan beasiswa LPDP, persiapannya harus dilakukan jauh-jauh hari. Bahkan bisa satu tahun sebelumnya sudah mulai mempersiapkan IELTS dan berbagai persyaratan lainnya,” jelas Saddam.

Zakiyyah, salah satu mahasiswa FAI UMS, yang mengikuti program tersebut merasa mendapatkan gambaran mengenai kehidupan akademik sekaligus pengalaman tinggal dan beradaptasi di Malaysia.

“Persiapan menjadi salah satu faktor penting bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi melalui jalur beasiswa. Kemampuan bahasa Inggris, dokumen akademik, serta berbagai persyaratan lainnya perlu dipersiapkan sebelum masa pendaftaran,” kata Zakiyyah, Selasa (8/9/2026).

Sementara itu, Muhammad Taufiq, M.Phil., yang sedang menempuh program doktoral di ISTAC, IIUM, menjelaskan mengenai peluang beasiswa di IIUM serta dinamika kehidupan mahasiswa di Kuala Lumpur.

“Selain melihat beasiswa, mahasiswa yang ingin kuliah di Malaysia juga perlu mempersiapkan diri dengan kehidupan di Kuala Lumpur dan memahami bagaimana proses perkuliahan berlangsung,” ungkap Taufiq.

Penjelasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa FAI UMS mengenai pengalaman menjalani kehidupan akademik di lingkungan perguruan tinggi Malaysia. Pembahasan tidak hanya berfokus pada kesempatan memperoleh beasiswa, tetapi juga mengenai pengalaman mahasiswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari selama berada di Kuala Lumpur.

Dalam sesi diskusi, Zakiyyah turut aktif menggali informasi mengenai sistem pendidikan di Malaysia. Ia menanyakan mengenai sistem pembelajaran dan sistem evaluasi yang diterapkan dalam perkuliahan.

“Bagaimana sistem pembelajarannya dan bagaimana sistem evaluasinya?” tanya Zakiyyah.

Menanggapi pertanyaannya, Taufiq menerangkan, sistem pembelajaran dan evaluasi di IIUM disesuaikan dengan karakteristik program dan capaian pembelajaran yang harus dicapai mahasiswa. IIUM menerapkan berbagai bentuk asesmen untuk mengukur capaian pembelajaran mahasiswa, tidak hanya melalui satu bentuk ujian. Untuk pendidikan pascasarjana, IIUM juga memiliki beberapa mode studi, antara lain coursework, mixed mode, dan research.

Penjelasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa FAI UMS bahwa persiapan studi lanjut tidak hanya berkaitan dengan proses mendapatkan beasiswa, tetapi juga memahami karakteristik program dan sistem akademik di perguruan tinggi tujuan.

Penyerahan Cinderamata

Selain aspek akademik, Ahmad Zaki, S.Pd., yang merupakan aktivis IMM di Malaysia sekaligus mahasiswa S2 Pendidikan di IIUM, membagikan pengalaman mengenai dinamika organisasi mahasiswa di Malaysia.

“Ketika berada di luar negeri, kegiatan akademik tetap menjadi prioritas, tetapi mahasiswa juga bisa membangun relasi dan tetap aktif dalam kegiatan organisasi,” jelas Zaki.

Pengalaman Zaki memberikan gambaran mengenai kehidupan mahasiswa Indonesia di Malaysia, khususnya bagaimana mahasiswa dapat menjalankan aktivitas organisasi di tengah kesibukan akademik.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki juga menjabarkan kembali sejumlah informasi yang telah disampaikan para pembicara sebelumnya agar lebih mudah dipahami oleh mahasiswa peserta kegiatan. Kehadirannya sekaligus memberikan perspektif dari mahasiswa yang saat ini sedang menjalani studi di Malaysia.

Sharing session tersebut berlangsung sebagai ruang diskusi antara mahasiswa FAI UMS dengan para pembicara yang memiliki pengalaman langsung dalam menjalani pendidikan dan kehidupan kemahasiswaan di IIUM.

Informasi mengenai beasiswa, persiapan IELTS, dinamika perkuliahan, sistem evaluasi, kehidupan di Kuala Lumpur, hingga aktivitas organisasi mahasiswa menjadi bekal tambahan bagi mahasiswa FAI UMS yang memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana di luar negeri.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya persiapan sejak dini bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi melalui jalur beasiswa. Pengalaman para pembicara dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dalam menentukan tujuan studi sekaligus mempersiapkan persyaratan akademik dan nonakademik.

Melalui kegiatan Student Mobility 2026, FAI UMS tidak hanya memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik di luar negeri, tetapi juga membuka akses terhadap informasi mengenai peluang pendidikan dan pengembangan diri setelah menyelesaikan studi sarjana.

Sharing session yang dilaksanakan pada Selasa (18/8/2026) tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa FAI UMS untuk lebih aktif mencari informasi mengenai peluang studi lanjut serta mempersiapkan diri sejak awal, sehingga kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi internasional dapat dimanfaatkan secara optimal. (Fika/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari Raih Dua Penghargaan Nasional IGPA di UGM

    Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari Raih Dua Penghargaan Nasional IGPA di UGM

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA — Kiprah sekolah Muhammadiyah dalam membangun pendidikan berkelanjutan berbasis pelestarian lingkungan kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari, Lampung Timur, sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Green Principal Award (IGPA) Batch 8 yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Perdagangan Dunia Universitas Gadjah Mada (PSPD UGM), […]

  • Permudah Pendaftar Luar Jawa, UMS Gelar Tes Pendaftaran Daring Besok

    Permudah Pendaftar Luar Jawa, UMS Gelar Tes Pendaftaran Daring Besok

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuka kesempatan tes pendaftaran daring bagi calon mahasiswa asal luar Pulau Jawa. Program tersebut menjadi strategi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai penjuru Tanah Air. Ketua Biro Administrasi Akademik UMS Dr. Triyono, S.E., M.Si., mengatakan tes tersebut akan digelar besok Sabtu, 26 Juli 2025. Sasaran […]

  • Rupiah Melemah, Pakar Ekonomi UMS Sebut Akibat Sentimen Geopolitik Global

    Rupiah Melemah, Pakar Ekonomi UMS Sebut Akibat Sentimen Geopolitik Global

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SURAKARTA – Tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang terjadi belakangan ini dinilai lebih dominan dipengaruhi oleh sentimen global dan ketidakstabilan geopolitik dunia, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa, 21 Januari 2025 anjlok ke level Rp 16.956 per dolar Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan oleh Pakar Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. […]

  • Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS, Ustadz Das’ad Latif Ajak Jaga Akidah dan Amalkan Nilai Islam dalam Kehidupan

    Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS, Ustadz Das’ad Latif Ajak Jaga Akidah dan Amalkan Nilai Islam dalam Kehidupan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle (Fika/Humas)
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Penguatan akidah, pendidikan agama dalam keluarga, dan pengamalan nilai-nilai Islam menjadi pesan utama Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, M.Si. dalam Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Di hadapan ribuan peserta yang memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Minggu (18/10/2026), ia mengajak umat Islam untuk menjalankan ajaran agama […]

  • Upaya Internasionalisasi Muhammadiyah, LPPIK UMS Adakan Daurah Tarjih, Mudir dan Tahfidz untuk Mahasantri Shabran

    Upaya Internasionalisasi Muhammadiyah, LPPIK UMS Adakan Daurah Tarjih, Mudir dan Tahfidz untuk Mahasantri Shabran

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 630
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM – Surakarta (26/06/2022), Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan pembekalan terhadap mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk daurah tarjih (17/6), daurah mudir pesantren (18-19/6) dan daurah tahfidzul-Qur’an (22-26/6). Seluruhnya diselenggarakan di kompleks asrama Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Maksud diadakannya serangkaian […]

  • Mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida Gelar Pembukaan Program di Balai Desa Sumurgayam

    Mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida Gelar Pembukaan Program di Balai Desa Sumurgayam

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 70 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kegiatan pembukaan program di Balai Desa Sumurgayam pada Sabtu (25/07/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan praktik mengajar di madrasah sekaligus praktik pengabdian kepada masyarakat di Desa Sumurgayam. Acara pembukaan dihadiri oleh perwakilan Kepala Desa beserta perangkat Desa Sumurgayam, […]

expand_less