Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS dan Badan Keahlian DPR RI Bahas Penguatan RUU Pengadaan Barang dan Jasa Publik

UMS dan Badan Keahlian DPR RI Bahas Penguatan RUU Pengadaan Barang dan Jasa Publik

  • account_circle Fika
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa publik tidak cukup hanya berorientasi pada efisiensi anggaran, tetapi juga harus menjamin keadilan, transparansi, integritas, serta manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam diskusi penyusunan Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengadaan Barang dan Jasa Publik yang diselenggarakan Badan Keahlian DPR RI bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (30/10/2026), dengan menghadirkan akademisi, praktisi pengadaan barang dan jasa, serta perancang peraturan perundang-undangan.

Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat (Ekkuinbangkesra) Badan Keahlian DPR RI, Dr. Wiwin Sri Rahyani, S.H., M.H., dalam pengantarnya menjelaskan bahwa penyusunan RUU tersebut merupakan tindak lanjut permintaan Komisi XI DPR RI pada 26 Agustus lalu.

Menurutnya, forum diskusi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan meaningful participation atau partisipasi publik yang bermakna dalam proses pembentukan undang-undang. Masukan dari akademisi dan masyarakat diperlukan agar regulasi yang disusun mampu menjawab berbagai persoalan pengadaan barang dan jasa di Indonesia.

Wiwin menjelaskan, saat ini pengadaan barang dan jasa pemerintah masih berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021. Sejumlah isu yang perlu mendapatkan perhatian dalam penyusunan RUU tersebut meliputi kejelasan subjek dan objek pengadaan, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), afirmasi bagi usaha mikro, kecil, dan koperasi, pengawasan, transformasi digital melalui e-procurement, penyelesaian sengketa, perlindungan hukum, serta kelembagaan dan koordinasi.

“Momentum kali ini adalah dalam tataran meaningful participation. Partisipasi publik menjadi bagian penting dalam proses pembentukan suatu undang-undang,” jelasnya.

Akademisi Fakultas Hukum dan Ilmu Politik UMS, Prof. Dr. Absori, S.H., M.Hum., menekankan bahwa RUU Pengadaan Barang dan Jasa Publik harus dibangun di atas asas fundamental yang memuat nilai moral dan etik. Menurutnya, asas integritas dan keadilan tidak boleh dikesampingkan oleh orientasi praktis seperti efisiensi, efektivitas, dan daya saing.

Ia juga menilai peningkatan landasan hukum dari Peraturan Presiden menjadi undang-undang diperlukan untuk memperkuat legitimasi dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa.

Lebih lanjut, Absori menyoroti sejumlah substansi yang perlu diperhatikan, mulai dari mekanisme tender dan penunjukan langsung, pemberdayaan produk dalam negeri, penguatan UMKM dan koperasi, hingga penerapan green procurement atau pengadaan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, mekanisme tender maupun penunjukan langsung harus memiliki batasan dan prosedur yang jelas agar tidak membuka peluang penyalahgunaan kewenangan dan praktik korupsi. Digitalisasi pengadaan juga perlu diikuti dengan pengawasan yang memadai sehingga prosesnya dapat diakses dan dipantau publik.

“Peran masyarakat harus diberi ruang dan akses sehingga nantinya produk perundang-undangan yang dihasilkan lebih baik. Hukum dibuat dan dilaksanakan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat (Ekkuinbangkesra) Badan Keahlian DPR RI, Dr. Wiwin Sri Rahyani, S.H., M.H

Perspektif efektivitas regulasi turut disampaikan akademisi Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Sapto Hermawan, S.H., M.H. Ia mengingatkan bahwa kualitas suatu regulasi tidak cukup diukur dari kelengkapan formalitas dan prosedur pembentukannya, tetapi juga dari efektivitas penerapannya.

Mengacu pada teori kualitas regulasi Maria Masomti, Sapto menjelaskan empat parameter norma yang baik, yakni tujuan (purpose), substansi (content), konteks kelembagaan dan struktur (context/structure), serta hasil atau efektivitas (result/effectiveness).

Ia menegaskan, pengadaan barang dan jasa menggunakan anggaran negara yang sebagian besar bersumber dari pajak masyarakat. Karena itu, setiap proses pengadaan harus menghasilkan nilai manfaat publik (public value), bukan justru menjadi pemborosan anggaran.

Sapto juga mengingatkan pentingnya integritas dalam seluruh tahapan pengadaan, termasuk menghindari konflik kepentingan, korupsi, dan manipulasi.

Dari perspektif ekonomi, akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menyoroti pentingnya regulasi pengadaan yang mampu mendorong penguatan industri nasional dan pemberdayaan UMKM.

Ia membandingkan perkembangan industri Indonesia dengan Korea Selatan yang dinilai mampu membangun industri keluarga sebagai salah satu penopang perekonomian. Menurutnya, UMKM di Indonesia juga perlu memperoleh ruang lebih besar untuk berkembang, terlebih dengan dukungan digitalisasi dalam pemasaran maupun pengelolaan keuangan.

Selain penguatan industri lokal, Ihwan menyoroti persoalan efektivitas pelaksanaan proyek pengadaan, termasuk kebiasaan pengerjaan proyek yang terkonsentrasi pada akhir tahun. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar pelaksanaan proyek tidak terkendala faktor cuaca maupun keterbatasan waktu.

Diskusi juga menghadirkan Dr. Labib Muttaqin, S.H., M.H., akademisi Fakultas Hukum dan Ilmu Politik UMS, serta Enika Nofida Andraini, S.T., M.T., Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Surakarta sebagai pemantik diskusi. (Fika/Humas)

  • Penulis: Fika
  • Editor: Annisa' Yasfa Azzahra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Casinoin Casino – Realgeld Casino mit kostenlosen Spins in Deutschland

    Casinoin Casino – Realgeld Casino mit kostenlosen Spins in Deutschland

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Ich möchte meine Ansichten zu Casinoin Casino mitteilen, einer Echtgeldplattform, die insbesondere für deutsche Spieler kostenlose Spins anbietet https://casinoin-el.gr/de-de/. Das Layout ist klar strukturiert und die Navigation durch die unterschiedlichen Spiele ist einfach. Mit einer Palette an Optionen von traditionellen Slots bis hin zu Live-Dealer-Erlebnissen ist für jeden etwas dabei. Besonders hervorzuheben sind jedoch die […]

  • Lomba Panahan Meriahkan Hari Jadi ke-67 UMS

    Lomba Panahan Meriahkan Hari Jadi ke-67 UMS

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana penuh semangat tampak di Lapangan Kampus II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) saat digelar Lomba Panahan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-67 UMS, Jumat (12/9). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, namun juga wadah silaturahmi serta pengenalan olahraga sunnah Rasul kepada civitas akademika. Panitia Hari Jadi ke-67 UMS, Hariyanto, SE, dalamsambutannya […]

  • Dari Ayunan Hingga Mihrab: Implementasi Pedagogik Al-Qur’an dalam Pendidikan Anak Usia Dini

    Dari Ayunan Hingga Mihrab: Implementasi Pedagogik Al-Qur’an dalam Pendidikan Anak Usia Dini

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Oleh : Amtsal Ajhar, KABID MEDKOM PK IMM Shabran Dalam setiap ayunan yang bergoyang, tersimpan potensi jiwa yang akan menentukan masa depan umat. Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi pembentukan karakter manusia berkualitas, sebuah proses transformasi dari innocence menuju wisdom. Masa golden age  bagaikan tanah subur yang menentukan perkembangan akhlak dan spiritualitas anak sebagaiama menurut […]

  • Perkuat Sinergi Gerakan Agenda Risalah Perempuan Berkemajuan di Ranah Mahasiswa, Silaturahmi PC IMM Sukoharjo ke Jajaran PP ‘Aisyiyah

    Perkuat Sinergi Gerakan Agenda Risalah Perempuan Berkemajuan di Ranah Mahasiswa, Silaturahmi PC IMM Sukoharjo ke Jajaran PP ‘Aisyiyah

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Aufa Ubadah An Nu’man
    • visibility 85
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Sukoharjo melaksanakan sowan dan silaturahmi dengan jajaran Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah di Gedung PP ‘Aisyiyah, Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Pertemuan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, bertukar gagasan, serta membangun sinergi gerakan dalam mengaktualisasikan agenda Risalah Perempuan Berkemajuan di ranah kemahasiswaan. Kedatangan jajaran PC IMM Sukoharjo […]

  • Spektakuler! Meriahnya Pengajian Rutin Ahad Pon PCM Kalibening dan Pandanarum

    Spektakuler! Meriahnya Pengajian Rutin Ahad Pon PCM Kalibening dan Pandanarum

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 204
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarnegara – Pagi yang begitu cerah, Pimpinan Cabang Kalibening dan Pandanarum bersama Organisasi Otonom Muhammadiyah baik itu Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, IPM, IMM, TS dan HW pada hari Ahad (08/09) menyelenggarakan Pengajian Ahad Pon di lingkungan SMA Muhammadiyah 4 Kalibening. Pengajian pagi ini dihadiri oleh Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah, Camat Kalibening, Kapolsek Kalibening, […]

  • Membumikan Filantropi Islam Berkemajuan: KL PPMTQ Al-Ijtihad Sirau Bersinar di Lazismu Award 2025

    Membumikan Filantropi Islam Berkemajuan: KL PPMTQ Al-Ijtihad Sirau Bersinar di Lazismu Award 2025

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – Kantor Layanan (KL) PPMTQ Al-Ijtihad Sirau kembali menegaskan watak gerakan LAZISMu sebagai filantropi Islam berkemajuan dengan meraih Penghargaan Program Pemberdayaan Paling Inovatif pada ajang LAZISMu Banyumas Award 2025, yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) LAZISMu Banyumas di Aula Abu Dardiri PDM Banyumas, Ahad (28/12/2025). RAKERDA ini menjadi ruang muhasabah gerakan sekaligus […]

expand_less