Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Beasmu, Inisiatif PWM Jabar Sejahterakan Petani dan Membangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan

Beasmu, Inisiatif PWM Jabar Sejahterakan Petani dan Membangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Majalengka – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat melalui progam bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) dan Lazismu akan meluncurkan program inovatif bernama Beasmu di Lengkong Wetan, Sindangwangi, Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (22/09/2024). Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat tani dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Ketua PWM Jawa Barat Prof Dr KH Ahmad Dahlan MAg menjelaskan bahwa program Beasmu merupakan bagian dari visi besar Muhammadiyah di abad kedua yang mengusung konsep Islam Berkemajuan. Menurutnya, visi ini lahir dari kebutuhan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang masih melilit umat dan bangsa, seperti kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, formalisme, dan tradisionalisme yang menghambat kemajuan.

”Sejak memasuki abad kedua, Muhammadiyah telah berkomitmen untuk terus membebaskan, memberdayakan, dan memajukan kehidupan masyarakat dari jerat kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan,” ujar Ahmad Dahlan.

Dalam konteks program Beasmu, hasil panen raya diorientasikan untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat tani, khususnya di daerah perdesaan. Program ini juga bertujuan membuka peluang bagi masyarakat agar dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada, seperti sawah, untuk memperbaiki taraf hidup mereka.

Ahmad Dahlan menekankan bahwa Muhammadiyah harus selalu hadir sebagai solusi bagi setiap masalah yang dihadapi masyarakat. Oleh karena itu, dalam dakwahnya, Muhammadiyah membentuk berbagai majelis, salah satunya Majelis Pemberdayaan Masyarakat, untuk menyentuh berbagai segmen sosial.

”Dalam kegiatan panen raya ini, kita melihat sinergi antar majelis dan lembaga di Muhammadiyah, seperti MPM dan Lazismu Jawa Barat yang mendukung penuh acara ini. Nantinya, hasil panen akan dikelola dan dipasarkan,” tambahnya.

Ahmad Dahlan berharap melalui program Beasmu, Muhammadiyah dapat berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah serta mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing tinggi, terutama di kalangan petani.

Sementara itu, Ketua MPM PWM Jawa Barat Lutfi Nurdianchah menambahkan bahwa latar belakang program ini berangkat dari kondisi dominasi beras non organik di Indonesia yang diproduksi dengan menggunakan pupuk dan pestisida kimia. “Beas dalam bahasa Sunda artinya beras. Mu itu Muhammadiyah. Program ini bertujuan untuk memberdayakan petani di wilayah Jawa Barat sekaligus menyediakan alternatif beras sehat yang terjangkau bagi masyarakat,” ujar Lutfi.

Beras non-organik yang umum dikonsumsi masyarakat Indonesia menggunakan pupuk dan pestisida kimia. Meski produktif, konsumsi beras ini dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, sedangkan harga beras organik yang bebas dari bahan kimia masih cukup tinggi dan sulit dijangkau oleh sebagian besar masyarakat.

“Selain itu, kebergantungan pada petani terhadap pupuk dan pestisida kimia juga menjadi persoalan yang menggerus kesejahteraan mereka. Biaya produksi yang tinggi tidak sebanding dengan penghasilan yang didapatkan sehingga kesejahteraan petani masih terbilang memprihatinkan,” kata Lutfi.

Program Beasmu diimplementasikan di Majalengka melalui kolaborasi antara MPM Jawa Barat dan Jatam (Jamaah Tani Muhammadiyah) Majalengka. Sistem pertanian yang digunakan mengandalkan hasil riset MPM dan Jatam Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan penggunaan mikrobakteri khusus bernama Jatam Pro. “Syafie Latuconsina sebagai Dewan Pakar MPM bertindak sebagai pendamping program ini,” katanya.

Lutfi berharap program Beasmu dapat memenuhi kebutuhan beras sehat di Jawa Barat dan menjadi ikon beras sehat di Indonesia. Selain itu, program ini juga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengurangan biaya produksi dan peningkatan hasil pertanian. “Melalui Beasmu, Muhammadiyah Jawa Barat berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat dan kesejahteraan petani, sekaligus membangun ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan,” pungkas Lutfi.*(FA/FK)

Editor : Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kyai Irzal: Tolak Ukur Pesantren Muhammadiyah adalah Jawa Tengah

    Kyai Irzal: Tolak Ukur Pesantren Muhammadiyah adalah Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 414
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah mengadakan Uji Publik di Pesantren IMBS Pekajangan Pekalongan, Sabtu (15/06/2024). Pesantren Muhammadiyah berjumlah 440 di seluruh Indonesia, dari jumah tersebut 45% nya ada di Jawa Tengah. Dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas pendidikan dan pengelolaan pesantren, Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) yang mendapatkan […]

  • Milad ke-24 Lazismu: Usung Tema “Integrasi Menguatkan Dampak” Guna Wujudkan Ekosistem ZISKA yang Berkelanjutan

    Milad ke-24 Lazismu: Usung Tema “Integrasi Menguatkan Dampak” Guna Wujudkan Ekosistem ZISKA yang Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Tepat pada hari ini, 4 Juli 2026, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) memperingati hari jadinya yang ke-24. Sejak didirikan pada 4 Juli 2002, Lazismu terus berupaya mengokohkan komitmennya dalam pemberdayaan umat. Pada milad tahun ini, Lazismu mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak”, sebuah langkah strategis untuk menyatukan gerak langkah kelembagaan […]

  • Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Munajat ajak Jamaah Menemukan Nikmatnya Ibadah

    Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Munajat ajak Jamaah Menemukan Nikmatnya Ibadah

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Anqiya Zaki Mushoddiq
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Masjid Al-Munajat Pondok Hajjah Nuriyah Shabran (HNS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Pengajian Ahad Pagi edisi ke-91 pada Ahad (12/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 22 jamaah, terdiri dari ibu-ibu warga sekitar pondok dan mahasantriwati Pondok Shabran UMS, menghadirkan dosen Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS, Ustaz Suwinarno, M.P.I., yang menyampaikan kajian bertema […]

  • Gema Inovasi dari Lampung Timur: Pondok Pesantren & SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari Raih Double Award di Universitas Gadjah Mada

    Gema Inovasi dari Lampung Timur: Pondok Pesantren & SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari Raih Double Award di Universitas Gadjah Mada

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; YOGYAKARTA – Sebuah prestasi membanggakan kembali lahir dari rahim pendidikan Lampung Timur. Pondok Pesantren & SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari berhasil mengukuhkan posisinya sebagai sekolah berbasis lingkungan di tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi Indonesia Green Principal Award (IGPA) Batch 8 yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Perdagangan Dunia Universitas Gadjah Mada (UGM), sekolah ini menyabet […]

  • Tim UMS Ajak Penyandang Disabilitas Praktik Vermikompos Secara Langsung

    Tim UMS Ajak Penyandang Disabilitas Praktik Vermikompos Secara Langsung

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Komitmen Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam memberdayakan masyarakat inklusif terus berlanjut. Usai memberikan pemaparan tentang vermikompos, tim HealSpace memberikan Pelatihan Vermikompos 2 dengan mengajak para teman disabilitas praktik langsung. Komunitas Disabilitas Karya Manunggal sebagai mitra program terjun langsung dalam aksi praktik lapangan guna […]

  • UMS Perkuat Hilirisasi Riset melalui Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Populer

    UMS Perkuat Hilirisasi Riset melalui Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Populer

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus mendorong hilirisasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Populer. Kegiatan tersebut menjadi upaya agar karya ilmiah dosen tidak hanya tersimpan dalam jurnal akademik, tetapi juga dapat diakses dan dipahami oleh masyarakat luas. Ketua Program Studi Pendidikan Geografi […]

expand_less