Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Bukti “Enaknya” Jadi Guru di Tengah Pandemi

Bukti “Enaknya” Jadi Guru di Tengah Pandemi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 20 Des 2020
  • visibility 1.522
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: M. Andhim*

 

Sulit dipungkiri, fitrah kita itu memang suka banding-bandingin orang. Mulai dari urusan makan, pendidikan hingga urusan rumah tangga seolah tak lepas dari topik dunia pergunjingan. Sikap bawaan itu semakin menjadi-jadi, saat situasi pandemi turut mengamini. Dalam pengamatanku, hampir bisa dipastikan di mana ada perkumpulan -kemungkinan besar- di situ ada rasan-rasan. “Enak ya jadi guru saat pandemi. Kerja kagak masuk, tapi bayaran tetap jalan”.  Sepenggal celotehan  yang keluar dari salah satu mulut seorang insan. Bukan di dunia nyata saja. Di dunia maya pun berjibun jumlahnya. Sebagai pemain garda depan dunia pendidikan, tentu aku tidak meyalahkan. Toh kenyataanya jadi guru saat pandemi ini memang enak banget kog, ini loh buktinya!

Siapa sih di dunia ini yang gak pengen terkenal? Dicariin banyak orang. Gak peduli pagi, siang atau malam diburu oleh banyak wartawan. Coba tengoklah mereka yang duduk di Senayan. Jangan salah! Dulu mereka itu rela melakukan apa saja untuk mendongkrak popularitasnya. Berpakaian sederhana dan makan di pinggir jalanan mereka lakukan. Supaya terkesan merakyat, hingga akhirnya dikenal banyak orang. Segitunya ya?, ya iya dong! Kan terkenal itu mengasyikan.

Yakin, gak jauh beda deh sama keseharian seorang guru, yang mendadak popularitasnya melesat seketika. Gak nyangka, gak terduga. Klunting, Hp menyala tanda  pesan masuk dari nomor tak dikenal. Nanya kabar anaknya lah, nanya tugas lah, minta penjelasan kembali materi lah atau sekadar basa-basi tanya sudah ditulis hadir atau belum saat pelajaran tadi.  Woiii, yang punya cita-cita jadi aktris terkenal. Yang pengin dicariin banyak orang. Aku saranin mending jadi guru dulu kalian, itung-itung buat latihan sebelum diburu barisan wartawan!

Mimpi apa aku semalam. Jadi pagi itu aku baca berita yang mengguncang jagad maya. Bukan aku yang mimpi apa, tapi pemerintah mimpi apa ya kog tiba-tiba memperhatikan kita. Betapa tidak, selama ini kan kita terbiasa mandiri. Diam-diam harapan saat coblosan pun mulai kami pendam dalam-dalam. Janji-janji tuan dan puan di senayan mulai kami lupakan. Tapi jujur, tidak dengan yang satu ini. Kabar gembira, katanya subsidi paket data akan segera dicairkan. Saking senangnya, tanpa basa-basi langsung kubagikan kepada kawan-kawan yang kukira juga akan ketularan senang. Ternyata benar! Tak butuh waktu lama emoticon senyum, tawa hingga tangis haru segera berdatangan di WA-ku. Benar tak seberapa jumlahnya, tapi tiba-tiba diperhatiin sama orang Istana itu loh yang luar biasa. Eh lupa, selama ini kan kita sering dimuliakan sama mereka. Apalagi barisan guru honorer, jelas sangat dimuliakan oleh Paduka di Singgasana. Ini masih sepersekian dari enaknya seorang guru lho ya.

Pernah gak sih, udah ngomong sampai berbusa-busa. Ladalah! ternyata gak ada yang serius menyimaknya. Ada sih beberapa yang nampaknya antusias di depan kita. Tapi kita kan gak tahu, bisa jadi jiwa mereka melayang ke mana-mana. Gak usah dibayangin, yang jelas menderita banget dah pokoknya! Eitss stop, malah jadi curhat ini nantinya.

Lah mau gimana lagi, memang benar kog nyatanya pandemi membawa keberkahan tersendiri. Ingat betul dulu pas ngajar di kelas, sering menjumpai guru-guru dicuekin sama muridnya. Berbagai strategi diupayakan, untuk cari-cari perhatian. Meski usaha telah sampai pada titik puncaknya, tapi tidak dengan hasilnya. Dicuekin itu bagai makanan pokok kita.

Nah, berbeda pada masa pandemi ini. Bukannya dicuekin, malah banyak yang nyariin buat konsultasi. Gak perlu ribut lagi nyari panggung kan. Orang cukup duduk manis  di sofa, banyak khalayak yang nyariin kita. Udah kayak konsultan profesional aja kan ya. 24 jam siap melayani dengan sepenuh hati. Bahkan saking sibuknya, seolah ngelebihin kesibukannya Presiden loh ya. Gimana, enak kan jadi guru itu?

Belum lagi tingkat literasi kita yang berpotensi meroket selama pandemi ini. Gimana gak tambah melek literasi? Orang pembelajaran daring kan serba penugasan. Tugas dulu, tugas lagi, tugas terus semboyannya. Tak heran banyak siswa yang memprotesnya. Aku pribadi kalau jadi siswa, pun juga akan melakukan hal yang sama. Oleh sebab itu, tidak susah-susah amat tugas yang aku berikan pada siswa.

Bukan apa-apa, hanya mencari jalan yang mudah untuk sesama. Lha wong, agama aja menganjurkan untuk cari kemudahan. Masak  iya kita –yang mendaku-  sebagai umat Islam, gak mau menjalankan. Yassiruu wa laa tuassiruu, permudah dan jangan persusah itu pesannya. Lah apa hubungannya dengan literasi? Jadi begini, dalam penugasan itu acapkali sering aku jumpai jawaban-jawaban yang dikirim siswa dalam bentuk tulis tangan. Bukan sekadar tulisan biasa, tapi goresan tangan yang memiliki seni tingkat tinggi. Saking estetiknya, sampai-sampai kaligrafinya mas Dery Sulaiman loh gak ada apa-apanya. Alih-alih lebih mirip manuskrip-nya Ulama abad 15-an. Yang jelas, butuh pemahaman tingkat tinggi untuk menela’ahnya. Keren kan!

Benar kata sebagian orang bahwa jadi guru itu memang enak.  Apalagi di masa pandemi ini. Jelas enaknya, udah kayak sarimi isi dua aja kan ya. Udah gaji tetap mengalir, yang –kata mereka- meski gak masuk kerja. Pakai banyak bonus lagi. Duh simbok! Kita juga bisa terkenal. Banyak yang ingin mendengar. Sampai level literasi kita pun meningkat sedemikian rupa. Saudara saksikanlah, ini baru secuil keenakan yang guru dapatkan loh ya. Artinya masih banyak lagi keenakan yang belum tersampaikan dalam curhatan ini. Seenggaknya bagi mereka yang menganggap bahwa guru adalah pihak yang paling “dienakkan” saat pandemi ini, semoga keyakinannya semakin kokoh tak terbantahkan. Salam damai sentosa.~

 

*Penulis adalah pemain garda depan dunia pendidikan.

Ilustrasi: https://www.roikansoekartun.com/2012/05/pak-raden-dan-game-tribute-to-pak-raden.html 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (1)

  • 开设Binance账户

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

    22 October 2026 8:21 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPM Harus Menjadi Teladan

    IPM Harus Menjadi Teladan

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 402
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Ponorogo kembali berupaya menunjukkan eksistensinya. Dalam rangka pergantian kepengurusan, PD IPM Ponorogo menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) IPM XXIII dengan mengusung tema “Inklusivitas Gerakan Menuju Era Baru IPM Ponorogo Maju dan Berkeadaban”. Bertempat di Sekolah Dasar Muhammadiyah Terpadu, (2-3/3/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pihak terkait, di […]

  • MDMC Perkuat Kesiapsiagaan Nasional, Relawan Muhammadiyah Kaltim Dikirim ke Aceh

    MDMC Perkuat Kesiapsiagaan Nasional, Relawan Muhammadiyah Kaltim Dikirim ke Aceh

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 137
    • 0Komentar

      Samarinda – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kesiapsiagaan dan respons kebencanaan nasional melalui pengiriman relawan ke Aceh. Pelepasan relawan tersebut dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim, Jalan KH. Siradj Salman, Samarinda, Sabtu (31/1/2026). Relawan dilepas langsung oleh Ketua PWM Kaltim, […]

  • Pendakian Bernilai Edukasi, HW UMS Gelar Giri Wana Education Trip di Gunung Merbabu

    Pendakian Bernilai Edukasi, HW UMS Gelar Giri Wana Education Trip di Gunung Merbabu

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali, 10 Juli 2026 – Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan Giri Wana Education Trip to Merbabu yang diselenggarakan pada 8–10 Juli 2026. Mengusung tema “Bukan Hanya Mendaki, Tapi Juga Mengedukasi”, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang memadukan petualangan alam dengan aksi nyata […]

  • Cetak Pendidik Berkemajuan, FKIP UMS Gelar Yudisium dan Pembekalan Calon Wisudawan

    Cetak Pendidik Berkemajuan, FKIP UMS Gelar Yudisium dan Pembekalan Calon Wisudawan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Keilmuan Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses selenggarakan acara Yudisium dan Pembekalan Calon Wisudawan Periode I tahun 2025/2026 pada Kamis, (18/12), di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Kampus 1 UMS. Kegiatan ini merupakan tradisi FKIP UMS dalam mengapresiasi para lulusan atas keberhasilannya menuntaskan studi dan memotivasi lulusan agar […]

  • Kopdar BikersMu Korwil Lampung dalam Rangka Menyambut Kedatangan Touringnya BikersMu Chapter Kabupaten Bandung di Metro Lampung

    Kopdar BikersMu Korwil Lampung dalam Rangka Menyambut Kedatangan Touringnya BikersMu Chapter Kabupaten Bandung di Metro Lampung

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – 5 September 2025, Bikersmu chapter Kabupaten Lampung Utara mengadakan kopdar di kantor PWM Lampung dalam rangka menyambut kedatangan Bikersmu Chapter Kabupaten Bandung. Setelah kordinasi dengan Dr. Slamet Haryadi M.H. selaku Penasehat Hukum Bikersmu Pusat, maka perjalanan dimulai dari rumah kediaman Bro Yuda Saputra (Bikersmu chapter Lampung Utara) pada pagi hari, namun dikarenakan […]

  • Tarawih Perdana 1447 H, Muhammadiyah Anggana Awali Ramadhan Sesuai Maklumat PP Muhammadiyah

    Tarawih Perdana 1447 H, Muhammadiyah Anggana Awali Ramadhan Sesuai Maklumat PP Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 84
    • 0Komentar

    ANGGANA, KUKAR – Warga Muhammadiyah Anggana menyambut datangnya Ramadhan 1447 H dengan melaksanakan salat tarawih perdana pada Selasa (17/2/2026) malam di Masjid Mujahiddin PRM Sidomulyo, Kecamatan Anggana. Pelaksanaan ini merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah 1447 H yang menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada 18 Februari […]

expand_less