Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Audiensi dengan MPKSDI PP Muhammadiyah, DPD IMM Jawa Tengah Perkuat Kaderisasi Berkelanjutan

Audiensi dengan MPKSDI PP Muhammadiyah, DPD IMM Jawa Tengah Perkuat Kaderisasi Berkelanjutan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah di Gedung PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Senin (29/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat sistem kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, serta tata kelola organisasi yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Delegasi DPD IMM Jawa Tengah dipimpin oleh Abdul Afif Amrulloh, S.Psi., M.Psi., didampingi M. Adam Ilham Mizani, S.Pd., M.Pd., M. Fatahillah, S.T., Jundi Abdulloh, S.Sos., Fika Annisa Sholihah, S.Ars., M.Arch., serta perwakilan Pimpinan Cabang IMM se-Jawa Tengah. Sementara itu, MPKSDI PP Muhammadiyah diwakili oleh Drs. Mohammad Saleh Tjan dan Sucipto, Ph.D.

Dalam audiensi tersebut, DPD IMM Jawa Tengah menyampaikan perkembangan organisasi yang saat ini memiliki 22 cabang, lebih dari 130 komisariat, dan sekitar 13 ribu kader aktif hingga akhir 2025. Besarnya jumlah kader dinilai menjadi potensi besar yang perlu diimbangi dengan sistem kaderisasi yang mampu menjaga keberlanjutan regenerasi kepemimpinan.

Sekretaris DPD IMM Jawa Tengah, Abdul Afif Amrulloh, menyampaikan bahwa tantangan utama organisasi saat ini bukan lagi pada kuantitas kader, melainkan bagaimana memastikan kader mampu bertahan dan berkembang hingga jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi.

“Kami berharap memperoleh arahan dari MPKSDI PP Muhammadiyah untuk membangun sistem kaderisasi yang lebih berkelanjutan, memiliki indikator keberhasilan yang jelas, serta mampu mencetak kader yang siap memimpin organisasi maupun Persyarikatan,” ujarnya Selasa, (30/6/2026).

Ketua Bidang Kader DPD IMM Jawa Tengah, M. Adam Ilham Mirzani, mengungkapkan selain membahas regenerasi kepemimpinan, DPD IMM Jawa Tengah juga mengangkat sejumlah persoalan strategis, di antaranya perlunya standarisasi administrasi perkaderan, penyusunan Key Performance Indicator (KPI) kaderisasi, sistem monitoring dan evaluasi yang baku, hingga pemetaan diaspora kader berdasarkan potensi dan bidang pengabdiannya.

DPD IMM Jawa Tengah juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Pelatihan Instruktur Madya (PIM) yang akan berlangsung pada 8-12 Juli 2026 di Kebumen. Pada kesempatan tersebut, MPKSDI PP Muhammadiyah diharapkan dapat berpartisipasi sebagai narasumber, khususnya pada materi yang berkaitan dengan sistem perkaderan IMM.

Menanggapi berbagai isu yang disampaikan, MPKSDI PP Muhammadiyah, Drs. Mohammad Saleh Tjan menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi kader melalui proses permusyawaratan yang bebas dari politik praktis maupun kepentingan transaksional. IMM dipandang sebagai organisasi kader yang dipersiapkan untuk melahirkan calon pemimpin Muhammadiyah, sehingga setiap proses demokrasi organisasi harus tetap berlandaskan nilai-nilai perjuangan Persyarikatan.

“Kami juga mengingatkan bahwa tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Muhammadiyah merupakan aset yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, setiap kebijakan organisasi, termasuk penyelenggaraan kegiatan dan pemilihan narasumber, perlu mempertimbangkan kompetensi serta dampaknya terhadap citra Muhammadiyah dan IMM,” tegasnya.

Dalam pembahasan mengenai kaderisasi, MPKSDI PP Muhammadiyah, Sucipto menegaskan bahwa proses pembentukan kader tidak berhenti pada pelatihan formal seperti Darul Arqam. Internalisasi nilai melalui keteladanan senior, penguatan ideologi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan menjadi bagian penting dalam membangun kader Muhammadiyah yang berkemajuan.

Selain itu, kader IMM didorong untuk memiliki orientasi kepemimpinan jangka panjang yang tidak semata-mata mengejar jabatan organisasi. Setiap kader diharapkan mampu merancang pengembangan karier sejak dini, baik sebagai akademisi, dosen, peneliti, profesional, wirausahawan, politisi yang berintegritas, maupun penggerak organisasi sosial.

“Kami turut mendorong penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah melalui kolaborasi antarkader maupun kerja sama dengan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Di bidang dakwah, kader IMM juga diharapkan mampu mengoptimalkan hasil pelatihan jurnalistik, kepenulisan, dan dakwah digital, termasuk memanfaatkan strategi optimasi mesin pencari (SEO) agar pesan-pesan dakwah Muhammadiyah semakin luas menjangkau masyarakat,” pungkasnya.

Audiensi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara DPD IMM Jawa Tengah dan MPKSDI PP Muhammadiyah dalam membangun sistem kaderisasi yang lebih terukur, adaptif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan IMM mampu melahirkan kader-kader unggul yang memiliki karakter, integritas, kapasitas akademik, serta kesiapan memimpin organisasi dan berkontribusi bagi kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah maupun bangsa.

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa FIK UMS Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sosialisasi Agrobisnis dan Kebun Gizi

    Mahasiswa FIK UMS Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sosialisasi Agrobisnis dan Kebun Gizi

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA –Mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UKM UPPM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS) melaksanakan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ormawa (PPO) bertajuk “Desa Tumbuh: Transformasi Ketahanan Pangan Desa Denggungan melalui Edukasi Pertanian, Greenhouse Keluarga, dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.” Ketua pelaksana kegiatan, Maulia Hidayah, menyampaikan bahwa program ini […]

  • Mahasiswa dan Kultur Ngopi: Antara Kafein, Idealisme, dan Spiritualitas yang Tak Boleh Ketinggalan

    Mahasiswa dan Kultur Ngopi: Antara Kafein, Idealisme, dan Spiritualitas yang Tak Boleh Ketinggalan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Al Hafidz, S.Ag (Kader IMM Pondok Shabran UMS) Ngopi bagi mahasiswa bukan lagi sekadar menyeruput cairan pahit yang nendang di tenggorokan. Ini sudah jadi budaya. Gaya hidup. Ritual harian. Bahkan tempat pelarian. Entah dari tugas kuliah yang menumpuk, skripsi yang mandek, atau cuma pengen duduk sebentar tanpa mikirin apa-apa. Dari kafe estetik ber […]

  • Usung Tema Dialectics of Renaissance, Perkaderan Baret Merah XXVI PC IMM Sukoharjo Perkuat Intelektualitas Kader Muhammadiyah

    Usung Tema Dialectics of Renaissance, Perkaderan Baret Merah XXVI PC IMM Sukoharjo Perkuat Intelektualitas Kader Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam struktural Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukoharjo menggelar perkaderan Baret Merah XXVI pada 10-25 Juli 2026. Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah PCM Sawit, Boyolali. Mengusung tema “Dialectic of Renaissance”, kegiatan ini menjadi gerbang awal pengkaderan bagi 43 peserta untuk menempa kapasitas intelektual, spiritual, dan kepemimpinan […]

  • Rayakan Milad ke-43 dengan Tabligh Akbar dan Temu Alumni: Pondok Shabran UMS Teguhkan Dakwah, Ilmu, dan Kepedulian Sosial

    Rayakan Milad ke-43 dengan Tabligh Akbar dan Temu Alumni: Pondok Shabran UMS Teguhkan Dakwah, Ilmu, dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai lembaga kaderisasi ulama dan intelektual bangsa, melalui momentum Temu Alumni dan Milad ke-43, Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Tabligh Akbar, Ahad (11/1). Bertajuk tema “Dari Shabran untuk Umat dan Bangsa” tema ini menjadi pengingat bahwa alumni pondok Shabran memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan, dakwah, […]

  • PK IMM Ibnu Sina UMPwr adakan Diskusi Publik dan Bedah Buku

    PK IMM Ibnu Sina UMPwr adakan Diskusi Publik dan Bedah Buku

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 290
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purworejo – Pada hari Sabtu, 8 Juni 2024, telah dilaksanakan diskusi publik “Rekonstruksi Pergerakan Mahasiswa di Era Society 5.0” dan bedah buku “Simpul Romantika Ikatan” di Ruang Seminar Kampus Timur, Universitas Muhammadiyah Purworejo. Diskusi ini diadakan oleh PK IMM Ibnu Sina dan dihadiri oleh para mahasiswa dari berbagai program Studi dan organisasi mahasiswa yang […]

  • PENDIDIKAN DASAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    PENDIDIKAN DASAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 155
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Pada hari sabtu (23/03) masjid Islamic Center Kembali diramaikan dalam acara kajian menjelang buka puasa serta buka puasa bersama para jamaah. Kajian pada kali ini akan bertemakan Pendidikan dasar dan Islam yang akan disampaikan oleh Dr. Hendro Widodo, M.Pd. Pendidikan dasar merupakan jenjang Pendidikan yang melandasi jenjang Pendidikan menengah. Pendidikan dasar berbentuk […]

expand_less