Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cegah Stunting Berbasis Keluarga, PPK Ormawa PRISMA UMS Gandeng Pemkab Sukoharjo Perkuat Pendampingan 1.000 HPK

Cegah Stunting Berbasis Keluarga, PPK Ormawa PRISMA UMS Gandeng Pemkab Sukoharjo Perkuat Pendampingan 1.000 HPK

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID SURAKARTA – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukoharjo terus diperkuat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (UKM PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo untuk mengembangkan program pencegahan stunting berbasis keluarga di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.

Program tersebut dilaksanakan melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dengan pendekatan pendampingan keluarga sejak masa pranikah hingga periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Sasaran program meliputi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki balita.

Berdasarkan data tahun 2026, sebanyak 37 dari 266 balita di Desa Blimbing mengalami stunting atau mencapai 13,91 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Kecamatan Gatak yang berada pada angka 10,97 persen. Selain itu, persoalan kesehatan lingkungan juga menjadi perhatian setelah UPT Puskesmas Gatak mencatat 175 kasus diare akut sepanjang 2025, yang dipengaruhi oleh sanitasi lingkungan yang belum optimal serta perlunya penguatan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Untuk memperkuat sinergi lintas sektor, Tim PPK Ormawa UKM PRISMA UMS menggelar audiensi bersama Pemkab Sukoharjo, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sukoharjo pada Kamis (23/7/2026). Pertemuan tersebut membahas penyelarasan program mahasiswa dengan kebijakan pemerintah daerah, dukungan data, pelibatan tenaga kesehatan dan kader, hingga strategi keberlanjutan program setelah masa PPK Ormawa berakhir.

Ketua Tim PPK Ormawa UKM PRISMA UMS, Rengga Prayoga, menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi berbagai pihak agar dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi dengan Pemkab Sukoharjo, Dinas Kesehatan, dan DPPKBP3A dapat memperkuat dampak dan keberlanjutan program ini,” ujar Rengga, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan, program tidak hanya berfokus pada edukasi gizi, tetapi juga mengintegrasikan berbagai intervensi yang menyentuh akar persoalan kesehatan keluarga. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi Kelas Ibu Atasi Diare (KIAD), penyediaan fasilitas cuci tangan pakai sabun melalui program SEKAKI, gerakan gotong royong RINDANG, sosialisasi PHBS, hingga penguatan peran ayah dalam pencegahan stunting dan pemeliharaan kesehatan keluarga.

Dosen pendamping PPK Ormawa UKM PRISMA UMS, Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., menilai keterlibatan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar program pemberdayaan masyarakat dapat terus berjalan meskipun masa pendanaan telah selesai.

“Sinergi dengan dinas terkait dapat memperkuat mutu pelaksanaan sekaligus membuka peluang agar kegiatan dapat dilanjutkan oleh pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat setelah program PPK Ormawa selesai,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi tersebut, lanjutnya, PPK Ormawa UKM PRISMA UMS berharap program ini mampu meningkatkan pengetahuan dan perilaku keluarga dalam menjaga kesehatan, memperkuat praktik hidup bersih dan sehat, menurunkan angka stunting dan kasus diare, sekaligus menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Sukoharjo.

Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Sukoharjo, Sumini, menyampaikan bahwa pendampingan keluarga sejak masa calon pengantin hingga anak berusia dua tahun telah dijalankan melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh desa. Menurutnya, program yang diinisiasi mahasiswa UMS selaras dengan upaya pemerintah daerah sehingga berpotensi memperkuat efektivitas intervensi yang telah berjalan.

Ia menjelaskan, Kabupaten Sukoharjo memiliki sekitar 2.100 anggota Tim Pendamping Keluarga. Khusus di Desa Blimbing, pendampingan dilakukan oleh tiga tim yang masing-masing terdiri atas tiga orang, termasuk bidan desa. Selain itu, Kecamatan Gatak juga didukung enam petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) yang membina 14 desa.

Apresiasi juga disampaikan oleh Plt. Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, yang menilai program PPK Ormawa UKM PRISMA UMS sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pemkab Sukoharjo sendiri siap memfasilitasi koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, melibatkan tenaga kesehatan, kader PPKBD, serta PKK, menyediakan data pendukung, dan mendampingi implementasi program di lapangan.

Sebagai tindak lanjut, Tim PPK Ormawa bersama bidan desa, PKK, Kelompok Wanita Tani, dan Karang Taruna Desa Blimbing menyepakati penguatan peran ayah dalam pengasuhan serta pembahasan kegiatan keluarga sehat. Forum koordinasi rutin juga akan dibentuk dengan melibatkan PPKBD, tenaga kesehatan, dan perangkat desa guna memastikan program berjalan secara berkelanjutan. (Fika/Humas)

Editor: Muhamma Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PEDULI BANJIR MAHAKAM ULU, KOKAM PPU GALANG DONASI

    PEDULI BANJIR MAHAKAM ULU, KOKAM PPU GALANG DONASI

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Penajam – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar penggalangan dana. Hal itu sebagai respon bantuan bagi korban banjir yang ada di Kabupaten Kutai Barat dan Mahulu. Donasi ini merupakan kepedulian bagi warga persyarikatan yang juga termasuk penyintas bencana. Komandan Kokam PPU, Muhammad Junaidi mengatakan penggalangan dana hanya terfokus […]

  • Ketua PCM Bumiayu Lepas 31 Jama’ah Haji se-Brebes Selatan di Masjid Raya Muhammadiyah H. Arman Thayfuri Bumiayu Brebes

    Ketua PCM Bumiayu Lepas 31 Jama’ah Haji se-Brebes Selatan di Masjid Raya Muhammadiyah H. Arman Thayfuri Bumiayu Brebes

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 587
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Sebanyak 31 Calon Jama’ah Haji (CJH) se-Brebes Selatan Kloter 27 dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Arafah resmi dilepas oleh Ketua PCM Bumiayu di Masjid Raya Muhammadiyah H. Arman Thayfuri Bumiayu Brebes, Jum’at Dini Hari (17/5/24). Menurut H.Erma Muttaqin, S.Pd selaku pengurus KBIHU Arofah PDM Brebes, rencananya 1,052 Calon Jama’ah […]

  • Ribuan Warga Muhammadiyah Bogor Meriahkan Apel Akbar Milad ke-112 dengan Beragam Kegiatan

    Ribuan Warga Muhammadiyah Bogor Meriahkan Apel Akbar Milad ke-112 dengan Beragam Kegiatan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bogor – Ribuan warga Muhammadiyah se-Kabupaten Bogor berkumpul di Lapangan Tegar Beriman untuk mengikuti Apel Akbar dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-112, yang berlangsung pada tahun 2024. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor ini mengusung tema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. Hadir dalam acara tersebut sejumlah tamu undangan dan stakeholder penting, […]

  • UMS Bekali Calon Wisudawan dengan Resiliensi Karir dan Growth Mindset, Kunci Hadapi Persaingan Kerja

    UMS Bekali Calon Wisudawan dengan Resiliensi Karir dan Growth Mindset, Kunci Hadapi Persaingan Kerja

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Di tengah dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif,Lembaga Pengembangan Persyarikatan Pengkaderan dan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (LP3A UMS) mempersiapkan karir calon wisudawan dengan menyelenggarakan webinar. LP3A UMS menggandeng Tim Jobstreet Marketing Representative menyelenggarakan Webinar dengan tema “Persiapan Karir Kesehatan Mental & Ketahanan Karir: Bertahan dan Berkembang di Dunia Kerja Modern”. Kegiatan tersebut […]

  • PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Desa Musuk Olah Alpukat Menjadi Yoghurt

    PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Desa Musuk Olah Alpukat Menjadi Yoghurt

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui “Pelatihan Pembuatan Produk Turunan Alpukat berupa Yoghurt Alpukat” di Desa Musuk, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas alpukat sekaligus membekali […]

  • Pelajar, Pemerintah dan Rakyat

    Pelajar, Pemerintah dan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Oleh : Hakim Muttaqie Azka Ketua Advokasi dan Kebijakan Publik Pimpinan Daerah IPM Kota Tasikmalaya Tidak sama halnya dengan lagu “Aku, kamu dan Samudra” yang dirilis oleh band Rebellion Rose di albumnya yang berjudul Partai Anarki, dalam lagunya mereka mengangkat tema-tema seperti ketidakadilan sosial, perjuangan, kebebasan dan kisah cinta yang penuh tantangan. Sebuah narasi tentang […]

expand_less