Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IMM FKIP UMS Kembangkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

IMM FKIP UMS Kembangkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Siti Munjiyah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ berkolaborasi dengan IMM Fakultas Teknik dan IMM Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) mengembangkan sistem ketangguhan bencana berbasis teknologi dan inklusif. Program tersebut didesiminasikan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jumat (4/9/2026), setelah pembuatan video edukasi penanggulangan bencana pada Rabu, (2/9/2026) yang mendapat dukungan dari berbagai kalangan.

Mengusung tema “Kalibuntung Resilien: Pemberdayaan Masyarakat melalui Sistem Ketangguhan Banjir Terintegrasi Berbasis Teknologi Tepat Guna dan Inklusif Menuju Desa Carikan Tangguh Bencana”, program ini telah dilaksanakan selama tiga bulan di Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.

Salah satu luaran program berupa Early Warning System (EWS) yang dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh peringatan dini ketika ketinggian air sungai mulai meningkat sehingga dapat melakukan persiapan dan evakuasi sebelum banjir terjadi.

Dosen Pembimbing PPK Ormawa UMS, Siti Azizah Susilawati, S.Si., M.P., Ph.D., menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh mahasiswa.

“Kami dari tim PPK Ormawa UMS. Ini merupakan program dari kementerian dan bentuknya adalah pengabdian yang dijalankan oleh adik-adik mahasiswa. Alhamdulillah, kegiatan ini telah berjalan selama tiga bulan di Desa Carikan, Kecamatan Juwiring,” ungkapnya.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS, Ahmad Kholid Al Ghofari, S.T., M.T., menyampaikan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Klaten yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Kami dari UMS sangat berterima kasih karena telah menerima kami dan menerima tim mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian ini. Hari ini akan dilaporkan seluruh kegiatan yang telah dilakukan oleh adik-adik mahasiswa, termasuk alat early warning system untuk penanggulangan bencana banjir,” tuturnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten, Sri Yuwana Haris Yuliyanta, S.T., M.T., mengapresiasi kontribusi mahasiswa UMS dalam mendukung program Desa Tangguh Bencana, khususnya dalam menghadapi ancaman banjir di Desa Carikan.

“Program yang dilaksanakan oleh adik-adik IMM ini telah membantu program Desa Tangguh Bencana, terutama banjir di Desa Carikan. Kita harus berkompeten dalam bidang yang telah kita pilih, termasuk penanggulangan bencana, memberdayakan masyarakat, memanfaatkan potensi desa, berpikir kritis, dan membangun sinergitas,” jelasnya.

Camat Juwiring, Nindyarini Budi Wardhani, S.IP., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas dukungan UMS melalui teknologi tersebut.

“Kami dari Kecamatan Juwiring berterima kasih banyak kepada UMS karena telah memberikan alat canggih untuk mendeteksi banjir, yaitu early warning system,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan tim PPK Ormawa IMM FKIP UMS dan diskusi bersama sejumlah pihak terkait.

Koordinator Lapangan PPK Ormawa, M. Afif Muwaffaq, menjelaskan bahwa pelaksanaan program diawali dari penyusunan proposal hingga membangun partisipasi masyarakat yang semula masih minim.

“Awalnya partisipasi desa masih minim. Alhamdulillah, lama-kelamaan desa mulai terbuka dan menerima program. Sampai akhirnya kami bisa melaksanakan simulasi yang mengundang pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa,” jelasnya.

Afif menerangkan, sistem yang dikembangkan memiliki tiga tingkatan peringatan, yaitu normal, waspada, dan bahaya. Peringatan dikirimkan melalui WhatsApp kepada operator desa. Apabila jaringan terganggu, sistem dilengkapi sirine sebagai alternatif.

“Peringatan bahaya berarti air sudah melewati batas kritis, tetapi belum terjadi banjir. Peran utama sistem ini memberikan peringatan bahwa akan terjadi banjir sehingga bisa dilakukan evakuasi segera,” katanya.

Sistem tersebut juga dirancang dengan mempertimbangkan aspek inklusivitas. Tim telah melakukan pemetaan warga rentan, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, di tiga titik strategis. Data tersebut diintegrasikan dalam sistem pemetaan sehingga lokasi warga rentan dapat diketahui sebagai dasar prioritas evakuasi.

Dalam diskusi, peserta memberikan sejumlah masukan, di antaranya penambahan titik koordinat lokasi evakuasi dan titik kumpul, pengembangan infografis serta peta yang dapat ditempel di lokasi strategis, hingga pengembangan sensor tiga dimensi agar kondisi sungai dapat dipantau lebih detail.

Relawan sekaligus perangkat Desa Carikan, Victor Ilham Baskoro atau kerap kali disapa Mas Itong, menilai keberadaan EWS membantu masyarakat menghadapi banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan.

“Minimal kita sudah mempunyai indikator ketika sungai akan meluap. Sebelum terjadi banjir yang lebih besar, kita sudah tahu melalui alarm atau informasi WhatsApp kepada operator desa,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan alat tersebut dapat memberikan waktu bagi warga untuk mengamankan barang-barang penting sebelum banjir terjadi. Menurutnya, keberlanjutan alat juga perlu diperhatikan melalui penunjukan operator dan perawatan secara berkala.
Terakhir, Afif selaku Korlap berharap program tersebut dapat terus memberikan manfaat setelah PPK Ormawa selesai dan Desa Carikan mampu menjadi percontohan bagi desa lain.

“Harapannya bisa berlangsung dan memberikan kebermanfaatan secara berkelanjutan. Jangan sampai setelah program PPK Ormawa ini selesai, desa tidak merawat dan mengembangkan sistem ini. Ke depan, Desa Carikan bisa menjadi pilot sehingga desa-desa lain bisa mengambil kebermanfaatan dan menirunya,” pungkasnya. (Adi/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa MM UMKT Gelar Pengabdian Masyarakat di Pantai Manggar Segarasari Balikpapan

    Mahasiswa MM UMKT Gelar Pengabdian Masyarakat di Pantai Manggar Segarasari Balikpapan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 242
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Sebagaimana diketahui bahwa pengabdian masyarakat merupakan salahsatu kewajiban dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan mengangkat tema “Lautku Biru, Pantaiku Bersih” Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Menggelar Pengabdian Masyarakat dalam bentuk bensih-bersih sampah disekitaran Pantai Manggar Segarasari Kota Balikpapan (19/11). Walaupun di tengah terik matahari yang cukup panas, Para Dosen dan […]

  • WOMEN’S DAY: Kehidupan di Bawah Bayangan Konflik dan Penindasan

    WOMEN’S DAY: Kehidupan di Bawah Bayangan Konflik dan Penindasan

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Oleh: Hanif Syairafi Wiratama Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Pada setiap tanggal 8 Maret, dunia merayakan Hari Perempuan Internasional, sebuah momen untuk menghargai prestasi perempuan dalam berbagai bidang dan untuk memperjuangkan kesetaraan gender. Namun, di tengah perayaan ini, penting untuk mengingat bahwa banyak perempuan di seluruh dunia masih berjuang untuk hak-hak dasar mereka, […]

  • Harga Pertamax Naik, Kelas Menengah Kembali Kena Imbasnya

    Harga Pertamax Naik, Kelas Menengah Kembali Kena Imbasnya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – SURAKARTA – Kenaikan harga bensin Pertamax kembali memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Naiknya harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp 16.250 per liter menimbulkan berbagai spekulasi di media sosial, mulai dari ancaman inflasi yang melonjak hingga kekhawatiran kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi akibat perpindahan konsumen dari Pertamax ke Pertalite. Namun, menurut pengamat ekonomi […]

  • Kunjungan Studi Inspirasi SD Muhammadiyah Siboto ke SD Muhammadiyah Palur

    Kunjungan Studi Inspirasi SD Muhammadiyah Siboto ke SD Muhammadiyah Palur

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – SD Muhammadiyah Palur menerima kunjungan studi inspirasi dari SD Muhammadiyah Siboto Kalijambe, Sragen, pada Senin, 18 November 2024. Kunjungan ini diikuti oleh 15 orang, yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Nanang Ahsani, S.Pd.I. Tujuan kunjungan ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai pengelolaan sekolah, termasuk kegiatan belajar mengajar, kurikulum, program unggulan, dan sistem […]

  • Our Story – 9185

    Our Story – 9185

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Welcome to our website. We are dedicated to providing quality content and services to our visitors. Spinfest

  • 24 Tahun Melayani Umat | Integrasi Menguatkan Dampak: Menggerakkan Potensi Amil, Memperluas Manfaat bagi Mustahik

    24 Tahun Melayani Umat | Integrasi Menguatkan Dampak: Menggerakkan Potensi Amil, Memperluas Manfaat bagi Mustahik

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, JAKARTA PUSAT – Memasuki usia ke-24 tahun, Lazismu terus memperkuat perannya sebagai lembaga filantropi Islam yang profesional, terpercaya, dan berdampak. Sejak berdiri pada tahun 2002, Lazismu telah berkembang menjadi jaringan filantropi Islam yang hadir di berbagai daerah di Indonesia melalui program pemberdayaan berbasis enam pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan dakwah, kemanusiaan, serta […]

expand_less