Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Masjid dan Generasi Muda: Menjemput yang Pergi, Merangkul yang Rindu

Masjid dan Generasi Muda: Menjemput yang Pergi, Merangkul yang Rindu

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Arif Rahmatullah, M. Pd, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas PWM Kalimantan Timur

Pernahkah kita merasa heran mengapa masjid kini lebih ramai oleh jamaah paruh baya, sementara wajah-wajah muda semakin jarang terlihat? Bukan berarti anak muda hilang imannya, tapi ada jarak yang membuat mereka merasa masjid bukan lagi ruang yang akrab.

Sebuah penelitian dari PPIM UIN Jakarta (2023) menunjukkan bahwa remaja lebih banyak belajar agama dari media digital, podcast, atau influencer ketimbang dari masjid. Mereka terbiasa dengan konten singkat, bahasa sederhana, dan ruang interaksi yang cair. Ketika masjid hanya menawarkan format lama yaitu ceramah panjang, komunikasi satu arah yang akhirnya menyebabkan mereka merasa kurang terhubung.

Padahal, masjid sejatinya bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat kehidupan sosial. Studi terbaru menegaskan bahwa shalat berjamaah bisa memperkuat ikatan sosial antarjamaah. Jika anak muda tidak ikut hadir, masjid kehilangan denyut kaderisasi dan energi generasi penerus.

Lantas, apa yang bisa kita lakukan? Pertama, kita perlu jujur melihat kenyataan. Masjid harus membuka ruang partisipasi bagi anak muda, bukan sekadar menjadikan mereka penonton. Bayangkan jika mereka dilibatkan sebagai penggerak acara, tim kreatif media sosial masjid, atau bahkan penanggung jawab kegiatan sosial—mereka akan merasa memiliki, bukan hanya mampir.

Kedua, mari benahi desain ruang masjid. Banyak remaja enggan datang bukan karena tidak mau beribadah, tetapi karena mereka merasa kaku, tidak punya ruang untuk belajar atau berdiskusi. Penelitian mutakhir tentang *youth-friendly mosque* menekankan pentingnya ruang ramah remaja: pojok baca, area diskusi, hingga fasilitas yang membuat mereka betah tanpa mengurangi kekhusyukan jamaah.

Ketiga, masjid bisa menjadi pusat pengembangan diri. Kita bisa hadirkan mentoring karier, kelas beasiswa, pelatihan digital, atau bazar UMKM pemuda. Hasil riset manajemen masjid menunjukkan bahwa ketika masjid menawarkan program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda, tingkat keterlibatan mereka meningkat signifikan.

Keempat, jangan lupakan organisasi remaja masjid. Banyak Remas vakum karena minim pendampingan. Padahal, riset terbaru menegaskan bahwa dengan pembagian peran yang jelas dan target program sederhana, organisasi pemuda bisa hidup kembali dan menjadi motor penggerak kegiatan masjid.

Intinya sederhana: anak muda bukanlah masalah, mereka adalah potensi. Tugas kita bukan menghakimi jarak mereka dari masjid, melainkan menjemput mereka dengan cara yang ramah, relevan, dan penuh kepercayaan. Jika masjid berhasil memberi ruang tumbuh, berkreasi, dan berkontribusi, maka saf-saf kita tidak lagi sunyi, justru akan kembali hidup dengan energi generasi penerus.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS Dorong Alumni Jadi Pilar Utama Pengembangan Kampus

    Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS Dorong Alumni Jadi Pilar Utama Pengembangan Kampus

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang merupakan alumni UMS. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman pada Jumat (10/4) dan dihadiri ratusan alumni yang kini mengabdi di lingkungan kampus. Acara ini […]

  • SISTEM BANK DAN SOLUSINYA DALAM BUKU PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS

    SISTEM BANK DAN SOLUSINYA DALAM BUKU PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 703
    • 0Komentar

    Oleh : Salsabila Rahmadhani Utami (202110230311006) Pendidikan adalah salah satu hal yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Pendidikan harusnya menghasilkan individu yang memiliki rasa kemanusiaan, produktif, bertanggung jawab, dan membawa perubahan dalam masyarakat. Pendidikan juga harus membebaskan manusia dari segala ketidaktahuan dan membebaskan diri memberi pendapat. Maka pendidikan yang baik sejatinya membebaskan dari segala rintangan, […]

  • Titah Pertama Sang Pencipta

    Titah Pertama Sang Pencipta

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ibnu Masngud, Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS 2021 Seberapa Agung Allah Di Hatimu? Tidakkah cukup menjadi motivasi bagi seorang yang dianugerahi status “mahasiswa” bahwa kata pertama yang diturunkan sang pencipta dalam kitab terakhir-Nya adalah Iqra (bacalah!). Perintah itu turun di tengah kecarut-marutan masyarakat jahiliah dengan segala problemnya, baik dari aspek sosial […]

  • Membumikan Filantropi Islam Berkemajuan: KL PPMTQ Al-Ijtihad Sirau Bersinar di Lazismu Award 2025

    Membumikan Filantropi Islam Berkemajuan: KL PPMTQ Al-Ijtihad Sirau Bersinar di Lazismu Award 2025

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – Kantor Layanan (KL) PPMTQ Al-Ijtihad Sirau kembali menegaskan watak gerakan LAZISMu sebagai filantropi Islam berkemajuan dengan meraih Penghargaan Program Pemberdayaan Paling Inovatif pada ajang LAZISMu Banyumas Award 2025, yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) LAZISMu Banyumas di Aula Abu Dardiri PDM Banyumas, Ahad (28/12/2025). RAKERDA ini menjadi ruang muhasabah gerakan sekaligus […]

  • Mengulik Bab-Bab Pada Buku ‘Pendidikan Kaum Tertindas’

    Mengulik Bab-Bab Pada Buku ‘Pendidikan Kaum Tertindas’

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Oleh : Noor Qonita Maulidina Salsabila (202110230311031) Pendidikan, merupakan hal yang sangat penting dari dulu hingga sekarang. Banyak sekali tokoh dunia yang memperjuangkan pendidikan dengan usaha yang tidak main-main. Salah satunya ialah Paulo Freier yang merupakan ahli ilmu pendidikan yang sangat berpengaruh dalam bidang pendidikan dunia. Ia lahir pada 19 September 1921 dan berasal dari […]

  • PWM Kaltim: “Wisuda UMKT Ke-13, Momentum Dakwah Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan”

    PWM Kaltim: “Wisuda UMKT Ke-13, Momentum Dakwah Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan”

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Samarinda — Gelaran Wisuda ke-13 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) di Convention Hall Sempaja, Selasa (14/10/2025), tidak sekadar menandai kelulusan para mahasiswa. Di mata Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, peristiwa ini adalah momentum dakwah yang menghidupkan kembali semangat keilmuan dan pengabdian dalam tubuh persyarikatan.   Dalam sambutannya, KH. Siswanto, Ketua PWM Kaltim, menyampaikan rasa […]

expand_less