Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‘Aisyiyah Ranting se Gondokusuman Yogyakarta Tingkatkan Keterampilan Pengurangan Plastik Sekali Pakai di Pasar Tradisional

‘Aisyiyah Ranting se Gondokusuman Yogyakarta Tingkatkan Keterampilan Pengurangan Plastik Sekali Pakai di Pasar Tradisional

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Tingkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk pengelolaan pengurangan plastik sekali pakai di Pasar Demangan Kota Yogyakarta, Ibu-Ibu anggota Ranting ‘Aisyiyah se Cabang Gondokusuman dan warga sekitarnya, mengikuti kegiatan Capacity Building bertajuk ‘Pasarku Tempat Ibadahku’, pada Minggu (14/9).

Pertemuan yang berlangsung di SD Muhammadiyah Demangan – Yogyakarta ini, merupakan kegiatan kedua dalam rangkaian Program ‘Pasar Tradisional Bebas Plastik melalui Pendekatan Keagamaan untuk Mewujudkan Pelestarian Lingkungan’. Program tersebut diselenggarakan atas kerjasama Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah (LAZISMU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong upaya perubahan perilaku dari pengunjung dan pedagang pasar tradisional untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai,” ungkap Ketua LLHPB PP ’Aisyiyah, Rahmawati Husein.

Rahmawati mengatakan kegiatan ini bagian dari program Green ‘Aisyiyah sebagai upaya ‘Aisyiyah untuk berkontribusi melestarikan lingkungan. Ia juga berharap upaya ini menjadi sebuah jihad lingkungan yang berkelanjutan.

“Dengan semangat ‘Pasarku Tempat Ibadahku’, di pasar pun kita beribadah untuk menjaga lingkungan,” ajaknya. Ia juga berpesan meski program atau pelatihan sudah berakhir, perilaku praktik penggunaan wadah guna ulang -tidak menggunakan plastik sekali pakai- perlu terus menerus dijalankan di pasar.

Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Yogyakarta, Rowiyah.

Rowiyah, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta menjelaskan pentingnya program pasar bebas plastik. “Kota Yogyakarta sendiri beberapa tahun ke belakang dan sampai saat ini masih mengalami darurat sampah, baik itu sampah organik rumah tangga maupun sampah non organik seperti plastik,” ungkapnya.

Menurut Rowiyah, membangun kesadaran dan perubahan perilaku saat beraktivitas di pasar, menjadi langkah strategi dalam menghadapi permasalahan sampah. “Walaupun masih perlahan, in syaa Allah praktik baik ini akan menjadi sebuah pembiasaan diri, dan menginspirasi langkah dakwah kita kepada masyarakat luas. Dengan begitu, masyarakat turut mewujudkan lingkungan yang sehat,” ungkap Rowiyah yang turut mengawal kegiatan ini sejak pertemuan pertama.

Kegiatan Capacity Building ini menghadirkan narasumber Erwan Widyarto – Bidang Lingkungan Hidup ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Organisasi Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Orwil DIY), dan Intan Mustikasari – Anggota Divisi Lingkungan Hidup LLHPB PP ‘Aisyiyah.

Erwan Widyarto – Bidang Lingkungan Hidup ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Organisasi Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Orwil DIY).

Erwan memantik dengan paparan pentingnya circular economy, sebagai solusi masa depan melalui pengolahan sampah. Sedangkan Intan menjelaskan strategi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di Pasar Demangan.

“Saat ini kita benar-benar menghadapi darurat sampah plastik. Hal ini disebabkan oleh egoisme kita yang masih enggan memilah sampah dan membiarkannya menyatu dengan timbunan sampah lain,” ungkap Erwan.

Ia pun memaparkan contoh tragedi besar akibat tumpukan sampah, seperti meledaknya TPA Leuwigajah (Cimahi, Jawa Barat) tahun 2005, menyebabkan 2 desa tertimbun sampah, 157 korban meninggal dunia. “Ini adalah contoh nyata dampak yang akan terjadi ketika semua sampah menyatu dan tidak ada proses pemilahan. Dan banyak TPA di Indonesia yang gagal dalam mengelola sampah karena belum menerapkan sistem pemilahan antara sampah organik dan non-organik sehingga proses penguraian sampah terhambat dan memunculkan gas metana yang mudah terbakar atau meledak,” kata Erwan.

Erwan kemudian menjelaskan bahwa ekonomi sirkular membuka peluang untuk mewujudkan pemanfaatan sumber daya yang meminimalkan limbah melalui edukasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta konsep Zero Waste.

Narasumber kedua, Intan Mustikasari, mengajak peserta Capacity Building mendiskusikan persoalan sampah plastik dengan membentuk kelompok dan merumuskan strategi penerapan diet plastik di pasar.

“Kerap kita temukan masyarakat masih menggunakan plastik sekali pakai saat berbelanja di pasar. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama untuk mengajak pembeli maupun pedagang beralih ke tas belanja ramah lingkungan serta wadah yang dapat digunakan berulang,” ajaknya.

Ia menambahkan, melalui pendekatan keagamaan dapat disampaikan nilai-nilai agama tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menjelaskan dampak yang akan timbul bila manusia abai terhadap alam.

Sebanyak 60 orang peserta turut hadir pada kegiatan ini yang berlangsung sejak siang sampai sore. Mereka berasal dari Pimpinan Cabang Gondokusuman, Pimpinan Ranting se Cabang Gondokusuman, LLHPB Pimpinan Wilayah DIY dan Daerah Kota Yogyakarta, serta kelompok ibu-ibu sekitar Pasar Demangan.

Kontributor: Farah

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musuh atau Sahabat? Menemukan Titik Temu Agama dan Lingkungan

    Musuh atau Sahabat? Menemukan Titik Temu Agama dan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Perkumpulan Penulis Indonesia – Satupena melalui program HATIPENA menggelar diskusi daring bertajuk “Agama: Musuh atau Sahabat Lingkungan” pada Kamis, 4 September 2025, secara daring. Diskusi edisi ke 172 ini, menghadirkan Hening Parlan, aktivis lintas iman yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Wakil […]

  • Alumni FKIP UMS Berkiprah di Korps Brimob Mabes Polri, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

    Alumni FKIP UMS Berkiprah di Korps Brimob Mabes Polri, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 72
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tidak hanya dipersiapkan untuk berkarier di bidang pendidikan, tetapi juga memiliki peluang untuk berkiprah di berbagai sektor profesional. Pesan tersebut mengemuka dalam Yudisium dan Pembekalan Calon Wisudawan Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Moh. Djazman UMS, Kamis (24/9/2026). Mengusung tema […]

  • Muhammadiyah dan RCDS Inggris Perkuat Dialog Iman, Ketahanan Iklim, dan Kolaborasi Kemanusiaan Global

    Muhammadiyah dan RCDS Inggris Perkuat Dialog Iman, Ketahanan Iklim, dan Kolaborasi Kemanusiaan Global

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, konflik geopolitik, dan polarisasi global, Muhammadiyah menerima kunjungan delegasi Royal College of Defence Studies (RCDS) Inggris dalam forum strategis bertema Interfaith Engagement, Climate Resilience, and Humanitarian Collaboration di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Pertemuan ini mempertemukan tokoh keagamaan, diplomat, pejabat sipil, dan perwira tinggi […]

  • Mendorong Legalitas UMKM: Sertifikasi Halal sebagai Kunci Daya Saing Produk Lokal

    Mendorong Legalitas UMKM: Sertifikasi Halal sebagai Kunci Daya Saing Produk Lokal

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEMALANG – Indy Alfin Faujie, Mahasiswa S1 Bisnis Digital Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Purbalingga, mendapat kesempatan menjadi pemateri dalam kegiatan edukasi yang diselenggarakan di Desa Banjaranyar, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 109 UIN Saizu. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada para […]

  • Guru Besar UMS Tawarkan Inovasi Teknologi IoT dan Instrumentasi Elektronik Dukung Pembangunan Berkelanjutan

    Guru Besar UMS Tawarkan Inovasi Teknologi IoT dan Instrumentasi Elektronik Dukung Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memperkuat riset akademik dan mewujudkan tercapainya tujuan program keberlanjutan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai institusi pendidikan kembali mengukuhkan lima guru besar dalam berbagai lintas disiplin keilmuan. Pengukuhan ini berupaya memberikan pencapain akademik serta solusi jangka panjang berbasis keilmuan yang menjawab kebutuhan lingkungan masyarakat. Prof. Heru Supriyono, ST, MSc, PhD., Guru Besar Program […]

  • Hj. Lasiah dan Muhammad Sudiono Dianugerahi Penghargaan pada Milad ke-113 Muhammadiyah Kaltim

    Hj. Lasiah dan Muhammad Sudiono Dianugerahi Penghargaan pada Milad ke-113 Muhammadiyah Kaltim

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Ahad 23 November 2025, menjadi saksi penghormatan mendalam bagi dua tokoh yang telah mengabdikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan, dan gerakan pembaruan. PWM Kaltim memberikan Anugerah Kehormatan kepada Hj. Lasiah binti H. Imbran Saleh dan Muhammad Sudiono, dua figur bersejarah yang kontribusinya menjadi […]

expand_less